Title

Login Register

Training 

Title
: Aspek Hukum Hubungan Kerja, Perjanjian Kerja & Outsourcing
When
: 25 Apr 2018 - 27 Apr 2018 || Time : 08.00 - 16.00
Where
: The 101 Bandung Dago - Bandung
Category
: Operation, Maintenance

Description

INTRODUCTION :
Perjanjian kerja merupakan unsur utama lahirnya hubungan kerja. Dengan adanya hubungan kerja akan timbul hak dan kewajiban antara pengusaha dan pekerja.

Dalam hubungan kerja harus ada keseimbangan antara hak dan kewajiban untuk pengusaha dan pekerja, artinya pengusaha tidak  hanya mementingkan mencari keuntungan semata sehingga memperlakukan pekerja sebagai alat produksi. Dan sebaliknya pekerja pun tidak  hanya menuntut hak-haknya saja tanpa harus melaksanakan kewajibannya dengan baik. Hak dan kewajiban harus diatur secara jelas melalui peraturan perundangan, perjanjian kerja, peraturan perusahaan, dan/atau perjanjian kerja bersama agar ada kepastian bagi kedua belah pihak untuk tercapainya hubungan kerja yang serasi dan harmonis antara pengusaha dan pekerja. Dengan demikian perusahaan diharapkan dapat tumbuh dan berkembang demi kepenmtingan pemilik modal dan kesejahteraan pekerja serta keluarganya. Dengan kelangsungan usaha dan ketenangan kerja maka perselisihan dapat ditekan seminimal mungkin dan kalau pun ada perbedaan pendapat akan dapat diselesaikan sendiri oleh para pihak secara damai.

Demikian juga penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan melalui outsourcing telah diatur secara resmi dalam U.U No 13 Th 2003, yang berarti outsourcing dibolehkan untuk dilaksanakan di Indonesia. Namun kebebasan penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan melalui outsourcing tersebut dibatasi dalam beberapa hal antara lain menyangkut syarat pekerjaan yang dapat dioutsourcing dan syarat perusahaan pemborong, serta akibat hukum atas pelanggaran syarat-syarat tersebut. Tetapi dalam praktek masih sering terjadi berbagai permasalahan antara lain akibat masih adanya perbedaan penafsiran terhadap syarat pekerjaan yang dapat dioutsourcing.

Adanya perbedaan penafsiran tersebut ada kalanya dilandasi oleh unsur kepentingan dari pihak-pihak yang terkait dengan masalah outsourcing.

Untuk mengatasi masalah tersebut perlu ada kesamaan pemahaman dan penafsiran dari semua pihak yang terkait masalah outsourcing maupun PKWT agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi penyimpangan.

COURSE OUTLINE :
1.    Pengertian hubungan kerja dan perjanjian kerja

2.    Pengaturan hak dan kewajiban melalui:
        a.    peraturan perundang-undangan;
        b.    perjanjian kerja, peraturan perusahaan dan PKB.

3.    Bentuk dan jenis perjanjian kerja.

4.    Pengaturan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT ).

5.    Pengaturan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT):
        a.    jenis/sifat pekerjaan yang dapat dibuat PKWT;
        b.    jangka waktu, perpanjangan dan pembaharuan PKWT;
        c.    berakhirnya PKWT;
        d.    akibat hukum atas pelanggaran syarat pembuatan PKWT.

6.    Pengertian outsourcing.

7.    Tujuan pengusaha melakukan outsourcing.

8.    Segi positif dan negatif outsourcing.

9.    Syarat yang harus diperhatikan oleh pengusaha pemberi pekerjaan.

10.    Syarat yang harus diperhatikan oleh perusahaan pemborong dan perusahaan jasa pekerja.

11.    Akibat hukum atas pelanggaran syarat outsourcing

12.    Outsourcing dalam pratek dan study kasus

OBJECTIVES :
Dengan mengikuti pelatihan mengenai hubungan kerja dan perjanjian kerja, peserta akan memahami bagaimana melaksanakan hak dan kewajiban secara baik dan benar dalam hubungan kerja.
Peserta akan mengetahui dan memahami bagaimana melaksanakan outsourcing agar tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku.
Dengan memahami dan melaksanakan syarat-syarat pembuatan PKWT dan outsourcing perusahaan akan terhindar dari akibat hukum atas pelanggarannya.

RECOMMENDED PARTICIPANTS :
Training ini akan sangat bermanfaat untuk para professional di bidang Human Reseources seperti dan pihak-pihak yang terkait:
  1. Pejabat/ staf pada Departemen Personalia (Human Resources)
  2. Pejabat/ staf pada Departemen Legal
  3. Para wakil dan aktifis Serikat Pekerja
  4. Para wakil dan aktifis lembaga bipartit 
  5. Para pejabat yang sering berhubungan dengan masalah-masalah ketenaga-kerjaan
  6. Mereka yang berminat mengetahui seluk beluk hukum-hukum ketenaga kerjaan dan penyelesaian konflik perburuhan.

COURSE LEADER
FJM TEAM

PRICE :
Please Contact Us

Venue

Venue
: The 101 Bandung Dago
Street
: Dago
City
: Bandung

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.