- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) & Culinary
Rp 6.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Administration, Others, Q-HSE, Suply Chain |
Priyanto E. Hartono
Bandung, 17-19 Februari, 2025
Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) & Culinary
BACKGROUND:
Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) & Culinary Makanan yang aman & sehat sangat penting bagi karyawan untuk mendapatkan nutrisi yang sesuai. Makanan yang dimakan tidak boleh membahayakan konsumennya. Baik melalui faktor biologis, kimiawi atau melalui kontaminan lainnya. Melalui food safety dan kualitas yang dikontrol, akan menjamin didapatkannya makanan yang aman, baik melalui seluruh siklus pembuatannya, seperti produksi makan, penanganannya, proses, pengepakan, penyiapannya maupun penyajiannya.
Hal ini menjadi sangat penting jika supply makanan disediakan oleh perusahaan sehingga pihak Q-HSE atau pihak lain terkait sebaiknya terlibat untuk memastikan unsur HS dari makanan tersebut.
OBJECTIVES:
Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memastikan apakah upaya pengaturan penyediaan makanan telah secara efisien & secara efektif mengurangi risiko dari penyakit yang timbul akibat makanan, meliputi:
- Mengkaji apakah proses penyediaan makanan dimulai dari penyiapan sampai pada penyajiannya telah memenuhi norma keselamatan & kesehatan, serta mampu menekan kemungkinan penyakit bawaan makanan
- Menilai apakah peran organisasi & tanggung jawab di perusahaan telah mendukung program di atas
- Mengukur pencapaian dari kinerja upaya pendidikan & promosi kesehatan di bidang ini
- Menilai apakah persyaratan perundangan telah dilaksanakan dalam program ini, sesuai dengan apa yang diharapkan
RECOMMENDED PARTICIPANTS:
- Manager & Staffs Camp Services
- HSE & Quality Staffs
COURSE OUTLINE:
Lingkup kegiatan dari pelatihan ini, adalah memberikan pemahaman tentang proses dan audit (penilaian) terhadap:
- Proses produksi makan, meliputi :
-
- Aspek bangunan & fasilitas:
- Supply air, penanganan limbah domestik, fasilitas ganti dan toilet, fasilitas cuci tangan, fasilitas desinfeksi, pencahayaan, ventilasi, dsb.
- Food handling:
- Thawing, pendinginan, proses memasak, pemanasan ulang, penyajian, mencegah kontaminasi silang, dsb.
- Peralatan & Utensil
- Transportasi
- Persyaratan Hygiene & sanitasi, meliputi:
-
- Cleaning & disinfection
- Hygiene control
- Penampungan & pembuangan limbah
- Pest control & domestic animals
- Personal Hygiene & Aspek Kesehatan, mencakup:
-
- Pelatihan mengenai higiene
- Pemeriksaan kesehatan
- Kebersihan & kebiasan perorangan
- Penggunaan sarung tangan
- Supervisi, dsb.
- Quality Control, mencakup:
-
- Labeling, HACCP dan Safety samples.
ABOUT THE COURSE LEADER:
Priyanto E. Hartono
Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) & Culinary
Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
BACKGROUND: Failure mode and effect analysis adalah alat yang sangat bermanfaat untuk mencegah kegagalan proses dan produk. FMEA adalah metoda untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kegagalan potensial, menentukan tingkat resiko dari dari kegagalan dan skala prioritas untuk mengambil tindakan yang diperlukan. FMEA dapat menekan biaya karena kegagalan produk. Lebih dari itu, FMEA dapat berfungsi sebagai database…
Rp 7.950.000
Process Safety Management
BACKGROUND Process Safety Management (PSM) atau Manajemen Keselamatan Proses (MKP) dilaksanakan oleh perusahaan-perusahaan atau industri kimia/ petro-chemical, minyak & gas bumi (migas) setelah beberapa kejadian fatal yang telah banyak menelan korban jiwa dan harta benda seperti kasus Flixborough (Juni 1974), Seveso (Juli 1976), Bhopal (Desember 1984), Piper Alpha (Juli 1988), dan lain sebagainya . Dalam…
Rp 7.950.000
Non-Destructive Examination (NDE)
BACKGROUND: Non-Destructive Examination (NDE) adalah metode inspeksi yang digunakan secara luas di berbagai industri, termasuk minyak dan gas, manufaktur, dan pembangkit listrik. Pengujian ini dilakukan tanpa merusak material atau komponen, sehingga penting untuk menjaga integritas operasional peralatan. NDE memberikan informasi tentang kondisi internal dan eksternal material, memungkinkan deteksi cacat lebih dini untuk meminimalkan risiko kegagalan….
Rp 7.950.000
Basic Process Engineering Design
BACKGROUND: Process engineering is the core of industrial activities. It shows the steps how, when & thru what it happens, where, including symbolizing all processes & components involved. And it also involves various hardware such piping, vessel, electrical, instrumentation & control given in various disciplines in the university. People involved in O/G industries come from…
Rp 7.950.000
Training dan Sertifikasi BNSP: Pengendalian Pencemaran Udara
BACKGROUND: Penanggung Jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara (POIPPU) adalah personil yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap penyusunan rencana, pengoperasian dan pengoptimasian pengoperasian peralatan pengendalian pencemaran udara, perawatan peralatan pengendalian pencemaran udara, serta melaksanakan tanggap darurat dalam pengendalian pencemaran udara. Peraturan POIPPU: Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor. P.6/MENLHK/Setjen/Kum.1/2/2018 Tentang Standar…
Rp 8.950.000
Hazardous Area Classification & Installation
LATAR BELAKANG: Kawasan berbahaya didefinisikan dalam DSEAR (Dangerous Substances and Explosive Atmospheres Regulation) sebagai “setiap tempat di mana atmosfer yang mudah meledak dapat terjadi dalam jumlah yang memerlukan tindakan pencegahan khusus untuk melindungi keselamatan pekerja”. Dalam konteks ini, ‘tindakan pencegahan khusus’ sebaiknya diambil sehubungan dengan konstruksi, pemasangan dan penggunaan peralatan. Oleh karena itu Hazardous Area…
Rp 7.950.000
>



