• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » HIRADC: Contoh dan Cara Penyusunannya

HIRADC: Contoh dan Cara Penyusunannya

Diposting pada 28 June 2025 oleh admin / Dilihat: 811 kali / Kategori: ,

HIRADC: Contoh dan Cara Penyusunannya dalam Sistem HSE

Dalam dunia kerja, terutama di industri manufaktur, konstruksi, pertambangan, dan sektor energi, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi prioritas utama. Salah satu tools penting dalam sistem manajemen HSE (Health, Safety, and Environment) adalah HIRADC, singkatan dari Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control. Artikel ini akan membahas pengertian HIRADC, pentingnya dalam sistem HSE, serta contoh dan cara penyusunannya secara sistematis.

Apa Itu HIRADC?

HIRADC adalah proses sistematis yang digunakan untuk:

  1. Mengidentifikasi Bahaya (Hazard Identification)
    Menentukan potensi bahaya yang mungkin muncul dalam suatu aktivitas atau proses kerja.

  2. Menilai Risiko (Risk Assessment)
    Menentukan tingkat risiko berdasarkan kemungkinan terjadinya dan dampaknya.

  3. Menentukan Pengendalian (Determining Control)
    Menetapkan tindakan pengendalian untuk mengeliminasi atau meminimalkan risiko ke level yang dapat diterima.

HIRADC merupakan bagian krusial dalam sistem manajemen K3 karena memastikan bahwa semua potensi bahaya telah dipetakan dan dikendalikan sebelum suatu pekerjaan dilakukan.

Mengapa HIRADC Penting?

Beberapa alasan utama mengapa HIRADC harus disusun dan diimplementasikan adalah:

  • Mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
    Dengan mengetahui bahaya lebih awal, tindakan preventif bisa segera diambil.

  • Mendukung kepatuhan hukum
    Banyak regulasi K3 mewajibkan pelaksanaan risk assessment sebagai bagian dari prosedur kerja aman.

  • Menjadi dasar penyusunan SOP dan Izin Kerja
    SOP (Standard Operating Procedure) yang aman disusun berdasarkan analisis risiko dari HIRADC.

  • Menumbuhkan budaya K3 di tempat kerja
    Karyawan akan terbiasa berpikir kritis terhadap potensi bahaya dan berperilaku aman.

Langkah-langkah Penyusunan HIRADC

Penyusunan HIRADC memerlukan keterlibatan tim lintas fungsi dan pendekatan sistematis. Berikut adalah langkah-langkah umum yang dapat diikuti:

1. Identifikasi Aktivitas Kerja

Tuliskan secara rinci seluruh aktivitas kerja di suatu area atau proses, misalnya: pemotongan logam, pengelasan, perawatan mesin, pembersihan tangki, dll.

2. Identifikasi Bahaya (Hazard)

Setiap aktivitas dievaluasi untuk melihat apa potensi bahayanya. Bahaya dapat diklasifikasikan menjadi:

  • Fisik (panas, kebisingan, radiasi)

  • Kimia (uap, gas beracun)

  • Biologi (virus, bakteri)

  • Ergonomi (postur tidak wajar)

  • Psikososial (tekanan kerja berlebih)

3. Penilaian Risiko (Risk Assessment)

Penilaian risiko dilakukan berdasarkan dua parameter utama:

  • Likelihood (Kemungkinan Terjadi): skala 1–5

  • Severity (Keparahan Dampak): skala 1–5

Contoh:
Jika aktivitas pengelasan memiliki kemungkinan terbakar (Likelihood = 4) dan dampaknya bisa fatal (Severity = 5), maka skor risikonya adalah 4 x 5 = 20.

Berdasarkan skor total, risiko dikategorikan:

  • Rendah (1–6): bisa diterima, kontrol minimum

  • Sedang (7–12): kontrol tambahan diperlukan

  • Tinggi (13–25): tindakan segera, kemungkinan hentikan pekerjaan

4. Menentukan Tindakan Pengendalian

Gunakan prinsip hierarki pengendalian risiko:

  1. Eliminasi bahaya

  2. Substitusi (mengganti bahan/alat lebih aman)

  3. Rekayasa teknis (penambahan pelindung)

  4. Administratif (SOP, pelatihan, rotasi kerja)

  5. Alat Pelindung Diri (APD)

Tindakan pengendalian harus didokumentasikan dan dilaksanakan dengan konsisten.

5. Dokumentasi dan Review

Semua hasil HIRADC dituangkan dalam dokumen tabel yang mudah dibaca dan digunakan. HIRADC harus ditinjau ulang secara berkala atau saat terjadi perubahan proses, insiden, atau setelah audit internal.


Contoh Tabel HIRADC Sederhana

No Aktivitas Kerja Bahaya Dampak L (1–5) S (1–5) Skor Tingkat Risiko Pengendalian yang Ada Rencana Tindakan
1 Pengelasan besi Percikan api Luka bakar 4 3 12 Sedang APD, pelatihan Tambah tirai las
2 Pembersihan tangki Gas beracun Keracunan, kematian 5 5 25 Tinggi Ventilasi, SCBA Permit to Work
3 Pengangkatan barang Postur membungkuk Cedera punggung 3 3 9 Sedang SOP angkat beban Pelatihan manual handling

Tips Praktis dalam Menyusun HIRADC

  • Libatkan pekerja langsung dalam proses identifikasi bahaya karena mereka paling tahu kondisi lapangan.

  • Gunakan inspeksi langsung ke lapangan untuk mendeteksi bahaya tersembunyi.

  • Perbaharui HIRADC secara berkala, terutama setelah insiden atau perubahan prosedur kerja.

  • Sosialisasikan hasil HIRADC kepada seluruh tim kerja, agar mereka paham dan patuh terhadap tindakan pengendalian.

Penutup

HIRADC adalah alat fundamental dalam memastikan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja yang berisiko. Dengan menyusun HIRADC secara sistematis, tidak hanya perusahaan yang terlindungi dari potensi kerugian, tetapi juga para pekerja yang menjadi aset utama organisasi. Implementasi HIRADC yang baik mencerminkan komitmen perusahaan terhadap budaya HSE yang kuat dan berkelanjutan.

Baca juga artikel: Safety Talk

HIRADC: Contoh dan Cara Penyusunannya

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Maintenance Cost Reduction Tanpa Mengorbankan Keandalan

Diposting oleh Dudus Kudus

Maintenance Cost Reduction harus dilakukan tanpa mengorbankan keandalan (Reliability). Dalam lanskap bisnis yang kompetitif saat ini, efisiensi operasional bukan lagi sekadar keunggulan, melainkan suatu keharusan. Setiap pengeluaran harus dipertimbangkan dengan cermat, dan biaya pemeliharaan seringkali menjadi salah satu pos pengeluaran terbesar yang sering terabaikan atau dianggap sebagai “biaya tak terhindarkan”. Namun, dengan strategi yang tepat,…

Selengkapnya
20 Jul

Gagal Bukan Akhir Segalanya

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Dalam hidup, siapa pun pasti pernah mengalami kegagalan. Entah itu gagal dalam studi, pekerjaan, bisnis, percintaan, atau dalam meraih impian yang sudah lama diidam-idamkan. Rasa kecewa, sedih, bahkan kehilangan arah adalah respons yang sangat manusiawi. Namun satu hal yang perlu diingat: gagal bukan akhir segalanya. Kegagalan hanyalah bagian dari proses. Bahkan, dalam banyak kasus, kegagalan…

Selengkapnya
16 Jul

Membangun Aplikasi Berbasis AI

Diposting oleh imam

Selamat datang di era revolusi kecerdasan buatan (AI)! Jika Anda pernah bertanya-tanya bagaimana sistem rekomendasi di Netflix atau fitur pengenalan wajah di ponsel Anda bekerja, jawabannya ada pada aplikasi berbasis AI. Kecerdasan buatan bukan lagi fiksi ilmiah, melainkan kekuatan transformatif yang membentuk cara kita hidup dan bekerja. Artikel ini akan memandu Anda, para pemula, dalam…

Selengkapnya
26 Jun

MARKETING FUNNEL

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Mengapa kita perlu marketing Funnel? Banyak orang berfikir bahwa berjualan adalah sekedar mempunyai produk yang akan dijual. Tidak peduli apakah itu barang, jasa atau barang dan jasa. Setelah itu kita menawarkan segencar dan sesering mungkin dimana-mana kepada orang yang mungkin berminat. Menawarkan produk bisa dengan membuka warung, toko, kantor, door to door atau berjualan keliling dengan…

Selengkapnya
30 Aug

Adaptability Dunia VUCA: Menguasai Keterampilan Adaptasi & Kepemimpinan di Era Penuh Perubahan

Diposting oleh admin

Adaptability: Skill Penting di Dunia VUCA Kita hidup di era yang didefinisikan oleh akronim VUCA: Volatile (Volatil), Uncertain (Tidak Pasti), Complex (Kompleks), dan Ambiguous (Ambiguitas). Teknologi disruptif, perubahan pasar yang cepat, dan krisis global yang tak terduga telah mengubah aturan main bisnis. Di tengah badai ketidakpastian ini, kemampuan teknis tidak lagi cukup. Oleh karena itu,…

Selengkapnya
15 Nov

Well Control and Safety

Diposting oleh admin

Dalam operasi pengeboran migas, tidak ada aspek yang lebih kritis dibandingkan keselamatan. Sumur yang sedang dibor selalu berada dalam kondisi dinamis, di mana tekanan bawah permukaan dapat berubah secara tiba-tiba. Jika tidak dikendalikan dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi kejadian serius seperti kick hingga blowout. Sejarah industri menunjukkan bahwa kegagalan dalam well control dan safety…

Selengkapnya
1 May

Pengoperasian Unit Pembangkit Listrik

BACKGROUND: Unit pembangkit listrik adalah komponen vital dalam penyediaan energi listrik yang andal untuk memenuhi kebutuhan industri, komersial, dan rumah tangga. Pengoperasian yang efisien dan aman dari unit pembangkit ini memerlukan pemahaman mendalam tentang prinsip kerja mesin pembangkit, sistem kelistrikan, serta peralatan pendukung lainnya. Dalam era modern ini, penggunaan teknologi canggih pada unit pembangkit listrik…

Rp 7.950.000
Tersedia

Electric Motor Operation, Maintenance dan Troubleshooting

 BACKGROUND: Electric Motors dipakai di hampir industri besar maupun kecil. Aspek penting yang terkait dengan motor adalah pengendalian motor baik menyangkut tentang kinerja, pengereman, kecepatan, pembalikan putaran dan sebagainya. Meski bukan komponen inti, tetapi electric motor harus selalu bekerja dengan baik. Untuk menjaga keberlangsungan operasi, komponen ini harus di-maintained dan operators atau teknisi juga harus…

Rp 7.950.000
Tersedia

Perencanaan & Pengendalian Operasi Pembangkit

BACKGROUND: Perencanaan dan pengendalian operasi adalah proses perencanaan kegiatan-kegiatan produksi bertujuan supaya apa yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan sesuai yang diharapkan. Perencanaan operasi adalah aktivitas untuk menetapkan produk yang diproduksi, jumlah yang dibutuhkan, jangka waktu proses kerja produk dan sumber sumber yang dibutuhkan, sedangkan pengendalian operasi adalah aktivitas yang menetapkan kemampuan sumber-sumber…

Rp 7.950.000
Tersedia

Petroleum Resources Management System

Background: The Petroleum Resources Management System (PRMS) is an internationally recognized framework used to classify, evaluate, and report petroleum resources and reserves in a consistent and transparent manner. PRMS goes beyond volumetric estimation by integrating technical maturity, commercial viability, risk, and uncertainty into a project-based decision framework. For professionals outside the subsurface discipline, PRMS provides…

*Harga Hubungi CS
Tersedia

Pemeliharaan Proteksi Peralatan Elektrikal & Supervisory Pembangkit

BACKGROUND: Peralatan elektrikal pada pembangkit listrik merupakan elemen vital dalam menjaga kontinuitas operasi, keamanan, dan efisiensi sistem. Salah satu komponen utama dalam sistem elektrikal adalah proteksi peralatan yang dirancang untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan atau kerusakan yang dapat menyebabkan downtime maupun kecelakaan kerja. Selain itu, sistem supervisory memastikan pengawasan dan kendali berjalan secara optimal…

Rp 7.950.000
Tersedia

Wells Performance & Surveillance

BACKGROUND: Effective monitoring and surveillance of well performance are critical to optimizing production, identifying operational inefficiencies, and maintaining the integrity of wells over time. Wells Performance & Surveillance is a comprehensive approach that involves the collection, analysis, and interpretation of data from wells to improve performance and decision-making. This training provides participants with the knowledge…

Rp 13.950.000
Tersedia

HIRADC: Contoh dan Cara Penyusunannya

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us