• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » MARKETING FUNNEL

MARKETING FUNNEL

Diposting pada 30 August 2024 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 1.080 kali / Kategori:

Marketing Funnel

Mengapa kita perlu marketing Funnel?

Banyak orang berfikir bahwa berjualan adalah sekedar mempunyai produk yang akan dijual. Tidak peduli apakah itu barang, jasa atau barang dan jasa. Setelah itu kita menawarkan segencar dan sesering mungkin dimana-mana kepada orang yang mungkin berminat. Menawarkan produk bisa dengan membuka warung, toko, kantor, door to door atau berjualan keliling dengan pengeras suara.

Jika kita sebagai pembeli, apakah kita otomatis akan membeli kepada yang terlihat paling bagus atau yang teriakannya paling keras dalam menawarkan? Tentu tidak, atau paling tidak jarang sekali. Kecuali kalau memang kebetulan sekali kita sedang butuh. Misalnya ketika kita kehujanan dan banyak ojek payung, mungking kita akan menyewa payung kepada yang payungnya lebih bagus atau yang paling dekat.

Nah ternyata ada istilah yang namanya Marketing Funnel (corong pemasaran) yang sebaiknya dimengerti dan dilaksanakan dalam berwirausaha atau oleh marketer. Kenapa disebut corong? Karena memang bentuknya seperti corong. Dimana yang terbesar/tersibuk adalah step-1 adalah saat mulai memperkenalkan produk. Sampai dengan ada yang membeli, bahkan repeat order atau syukur-syukur jika pelanggan mau word of mouth (mereferensikan dagangan kita).

Seperti dalam gambar kita di atas, maka ada 5 tahapan sejak mulai memperkenalkan produk sampai pelanggan mungkin melakukan word of mouth. Ini hampir berrlaku untuk semua produk barang atau jasa.

Tahap 1 – Awareness (Perkenalan/menawarkan)

Awareness halo haloPada saat usaha baru mulai atau pada saat mulai berjualan, maka kita memperkenalkan produk atau jualan kita. Dengan harapan makin banyak yang tau tentang produk kita, atau kita jualan apa. Tau tentang produknya, tau tentang brand/mereknya. Pada tahap awal sebaiknya dihindarkan tembak langsung “saya jualan ini, bagus loh barangnya, silahkan beli”. Atau bahkan obral diskon. Tetapi sebaiknya langkah pertama adalah perkenalkan dulu, buat calon pembeli kenal dengan kita atau produk kita. Bisa dengan memperkenalkan diri kita pribadi dulu, setelah itu perlahan kita dapat menceritakan tentang produk.

Kalau lihat gambar di atas, step-1 ini paling luas. Memang, pada tahap ini kita mungkin harus: menyebarkan melalui medsos atau platform digital yang lain agar dikenal oleh ratusan atau bahkan jutaan orang. Jika kebetulan ada calon pembeli yang melihat produk kita di suatu tempat (fisik atau digital), maka dia akan mulai mempertimbangkan untuk membeli.

Jadi step ini kita membuat sebanyak mungkin orang tau dan brand/merek yang kita jual tertanam di benaknya. Sehingga jika belum saat ini, maka jika orang tersebut membutuhkan produk itu, maka yang akan teringat adalah salah satunya produk yang dia ingat (produk kita).

Awareness ini harus berkali-kali: kita itu apa, bagaimana membelinya, apa keunggulannya, apa manfaatnya, dst. Kita lihat saja iklan di televisi, sampai kita mungkin muak mendengarnya. Tetapi, justru alam bawah sadar kita akan merekamnya. Itulah kenapa Awareness ini corongnya paling besar, karena effort dalam stage ini boleh dikatakan paling sibuk dan mungkin paling melelahkan.

Tahap 2 – Consideration (Mulai menimbang perlu atau tidak)

Tahapan dimana konsumen mulai mencari info atau berfikir lebih banyakConsider to buy soal produk yang diinginkan (termasuk membanding-bandingkan satu merek dengan merek lainnya). Yang mana yang cocok untuk saya? beli atau tidak? beli dari yang mana? Mungkin calon pembeli mulai melihat-lihat medsos, platform digital, website dan lain-lain. Mereka mulai melihat features, functionality, harga dan sejenisnya. Intinya calon pembeli sudah mulai ada kebetuhan untuk membeli. Dibandingkan apakah sesuai atau tidak dengan yang diinginkan oleh calon pembeli. Nah disini kita dapat mulai lebih intens untuk menawarkan apa manfaat dan kelebihan yang dapat diberikan oleh dagangan kita.

Consideration ini corongnya lebih kecil dari Awareness. Logikanya adalah bahwa dari sekian ribu yang jadi follower/subscriber kita atau yang melihat iklan kita, mungkin hanya sekian puluh yang mempunyai kebutuhan tarhadap produk sejenis. Dan hanya beberapa belas yang serius untuk melihat produk yang kita jual dan mungkin pada akhirnya sampai ke Tahap 3 yaitu Convertion (membeli produk yang kiita jual).

Tahap 3 – Conversion (Membeli untuk pertama)

buyTahap ini Konsumen memutuskan untuk membeli produk. Conversion ini ada banyak caranya: mungkin datang ke toko, kirim konfirmasi melalui medsos, atau mungkin juga platform yang kita punya. Bagi yang evolusi digital marketing-nya sudah tahap lanjut, mungkin tinggal memasukkan ke tanda keranjang dan bayar kemudian pilih moda pengiriman.

Atau pada tahap ini kita dapat mendongkrak penjualan dengan iming-iming early bird atau diskon, buy one get one free dan lain-lain. Sebagai Sales, sebaiknya JANGAN hanya stop disini. Banyak Sales yang kalau sudah terjual, ya sudah tugas selesai, apalagi target tahunan sudah tercapai. Sangat disayangkan. Untuk itu sebaiknya setelah pada Tahap 3 ini, momentum dilanjutkan ke Tahap 4, yaitu Loyality (beli lagi).

Tahap 4 – Loyalty (Membeli lagi/langganan)

Repeat OrderKetika barhasil menjual produk, sebaiknya Sales memanfaatkan momentum ini untuk menjaga Customer Loyalty. Apa lagi jika terlihat Customer merasa puas dengan pembelian pertama dan memutuskan untuk kembali membeli produk (repeat order).

Disini ada istilah keren yang namanya CRM (Customer Relationship Management). Kita jaga agar pembeli merasa lebih puas, apalagi jika sudah merasa cocok dengan produk yang kita jual. Kita bisa reach out lagi ke mereka. Usahakan kita mempunyai kontak misalnya melalui nomor HP, e-mail atau medsosnya.

Kita bisa menawarkan feature-feature lain dan bangun relasi dengan pembeli agar brand kita tetap lekat di benaknya. Jika mereka butuh, maka mereka akan membeli lagi dari kita. Kebanyakan bisnis sudah happy sampai di tahap ini. Secara regular klien membeli produk kita dengan nilai yang lumayan. Padahal seharusnya, kita lanjut ke Tahap 5, yaitu Referal atau agar words of mouth.

Tahap 5 – Advocacy/referral 

Words of mouthKarena selalu merasa puas, konsumen menjadi bukan hanya loyal tetapi bahkan memberikan testimoni kapada relasi atau keluarga untuk juga membeli produk kita. Ia memberi testimoni bagus dan merekomendasikan produk atau layanan kita kepada orang lain. Hal ini menjadi tahapan paling puncak dari marketing, karena jika ini tercapai maka bisnis dapat melejit dengan pertumbuhan yang dahsyat sekali.

Advokasi artinya kalau klien sendiri yang akan menyarankan kepada relasinya dengan sendirinya tanpa kita minta. Karena mereka puas dengan produk atau layanan kita. Untuk mencapai hal ini, CRM dapat lebih ditingkatkan dari pada hanya sekedar ordinary marketing Step 1 – 3. Bagaimana kita bisa memberikan servis yang super extra ordinary di samping memang produknya bermanfaat dan bagus. Sampai pada suatu titik dimana customer tanpa kita minta, merekomendasikan kepada relasinya. Memang ada effort lain yang dapat kita lakukan untuk ini misal “member get member” dan sejenisnya. Tetapi ini adalah non-pure advocacy.

Ada 3 alasan kenapa marketing funnel penting bagi sebuah bisnis:

Melalui marketing funnel, kita bisa memahami bagaimana calon pelanggan mengetahui brand (bisnis) kita dan akhirnya memutuskan untuk melalukukan pembelian.

  1. Memaksimalkan strategi marketing yang telah kita buat sebelumnya.
  2. Meningkatkan kemungkinan konversi di tiap tahapan customer journey.
  3. Petimbangan untuk saat penggunaan budget yang akan kita gunakan untuk menjalankan sebuah strategi marketing.

Manfaat besar yang bisa diambil dengan penerapan strategi funnel marketing yaitu terjadi lonjakan penjualan yang didapat dari loyal customer. Karena dengan rekomendasi yang diberikan loyal customer kepada kolega, saudara dan keluarganya akan menciptakan efek domino dalam meningkatkan kepercayaan customer baru terhadap layanan dan produk bisnis kita. Namun, tentu saja hal ini bisa tercapai dengan kesabaran membangun elemen-elemen yang dibutuhkan dalam funnel marketing seperti website, sosial media, customer service hingga layanan dan produk yang memang dibutuhkan oleh customer.

ooOoo

MARKETING FUNNEL

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Project Risk Management

Diposting oleh admin

 Setiap proyek, terlepas dari ukuran, kompleksitas, maupun industrinya, selalu menghadapi ketidakpastian. Mulai dari perubahan desain, keterlambatan material, cuaca ekstrem, keterbatasan sumber daya, hingga perubahan regulasi, semuanya berpotensi memengaruhi keberhasilan proyek. Ketidakpastian inilah yang dikenal sebagai risiko proyek. Project Risk Management adalah pengelolaan ketidakpastian untuk meningkatkan keberhasilan Proyek. Banyak proyek mengalami keterlambatan, pembengkakan biaya, bahkan kegagalan…

Selengkapnya
6 Jun

Boiler, Tipe dan Sertifikasinya

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Definisi Boiler Boiler adalah bejana tertutup tempat air dipanaskan untuk menghasilkan uap atau air panas dengan energi panas dari bahan bakar. Uap atau air panas tersebut kemudian digunakan untuk berbagai keperluan, aplikasi industri termasuk pembangkit Listrik, memanaskan bangunan, dan mensterilkan peralatan. Boiler mengubah air menjadi uap atau air panas, yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan,…

Selengkapnya
17 Feb

Audit Maintenance Tahunan

Diposting oleh admin

Audit Maintenance Tahunan: Kunci Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan Dalam dunia industri dan pengelolaan fasilitas, keberhasilan sebuah program pemeliharaan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering kegiatan maintenance dilakukan, tetapi juga seberapa baik proses tersebut dievaluasi dan ditingkatkan secara berkala. Di sinilah pentingnya audit maintenance tahunan—sebuah proses sistematis untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap standar dalam…

Selengkapnya
2 Aug

Effective Project Management

Diposting oleh admin

Effective Project Management adalah Strategi Meningkatkan Keberhasilan Proyek di Dunia Industri. Dalam dunia industri modern, keberhasilan sebuah proyek tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan proyek secara menyeluruh. Banyak proyek mengalami keterlambatan, pembengkakan biaya, konflik antar tim, hingga kegagalan mencapai target karena lemahnya sistem Project Management yang diterapkan. Di sektor Oil &…

Selengkapnya
15 May

Training Oil & Gas Operation Terlengkap 2026 | Jadwal & Materi

Diposting oleh admin

TRAINING OIL & GAS OPERATION: PANDUAN LENGKAP KOMPETENSI, PROSES, DAN PROSPEK KARIER 2026 Industri minyak dan gas (Oil & Gas) masih menjadi salah satu sektor strategis di Indonesia dan dunia. Meskipun transisi energi terus berkembang, kebutuhan terhadap profesional yang kompeten dalam Oil & Gas Operation tetap tinggi, terutama untuk memastikan produksi berjalan aman, efisien, dan…

Selengkapnya
17 Feb

Cara Mengoptimumkan Lead Time

Diposting oleh admin

Cara Mengoptimumkan Lead Time dalam Supply Chain Dalam dunia supply chain, lead time merupakan salah satu faktor krusial yang menentukan efisiensi dan kepuasan pelanggan. Lead time adalah total waktu yang dibutuhkan sejak pemesanan dilakukan hingga barang atau jasa diterima oleh pelanggan. Semakin singkat dan terkendali lead time, semakin baik pula kinerja rantai pasok. Namun, dalam…

Selengkapnya
19 Aug

Reliability Instrument and Control

BACKGROUND: Kehandalan (reliability) sebuah plant menjadi kritikal untuk kesuksesan sebuah perusahaan. Kehandalan sebuah plant dibangaun dari kehandalan masing – masing peralatan yang berfungsi secara bersama. Plant yang handal akan mengasilkan availability waktu produksi yang tinggi. Peralatan instrumentasi dan control memeiliki peran penting sebagai fungsi proteksi dan juga control dan monitoring proses produksi. Kegagalan peralatan instrumentasi…

Rp 7.950.000
Tersedia

Gas Gathering, Piping & Measurement System

Background: Natural gas production requires an integrated surface system that ensures safe, efficient, and accurate transportation of gas from the wellhead to processing or delivery points. Unlike oil-dominated systems, gas facilities demand specific design considerations related to pressure, flow behavior, safety, and measurement accuracy. This training provides participants with a focused understanding of gas gathering,…

Rp 12.950.000
Tersedia

Contractor Safety Management System

BACKGROUND: Contractor Safety Management System (CSMS), yaitu sistem manajemen yang dirancang untuk mengelola dan memitigasi risiko keselamatan bagi kontraktor yang bekerja di lokasi atau proyek tertentu. Dari sisi pemberi kerja (owner), owner ingin memastikan bahawa suatu pekerjaan dilaksanakan sesuai kaidah Q-HSE yang berlaku. Sehingga dibuatlah suatu standar & ketentuan yang harus dipenuhi oleh penyedia barang…

Rp 7.950.000
Tersedia

Fundamental Project Management

BACKGROUND: As an individual or as an employee, we often experience challenges in managing unique, non-routine (non-recurring) project activities that involve many parties. The challenges that are often faced are generally how to start and guide the project activities to be completed on schedule with the expected quality and efficient costs. The success of a…

Rp 7.950.000
Tersedia

Programmable Logic Controller (PLC) Principle, Practice & Trouble Shooting

BACKGROUND: Programmable Logic Controller (PLCs) are integral to modern industrial automation systems. They control machinery and processes in industries such as manufacturing, oil and gas, automotive, and food production. A PLC consists of hardware and software designed to automate processes that require high reliability, ease of programming, and robustness to environmental factors. As industries increasingly rely…

Rp 7.950.000
Tersedia

Drilling Engineering & Well Planning

Background Dalam industri migas, kegiatan pengeboran merupakan salah satu proses yang paling kritis dan memerlukan perencanaan yang matang serta keahlian teknis yang tinggi. Drilling Engineering and Well Planning adalah elemen fundamental yang memastikan operasi pengeboran berjalan dengan aman, efisien, dan sesuai anggaran. Melalui perencanaan dan teknik pengeboran yang optimal, perusahaan dapat meminimalkan risiko, mengurangi biaya…

Rp 14.950.000
Tersedia

MARKETING FUNNEL

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us