• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » MARKETING FUNNEL

MARKETING FUNNEL

Diposting pada 30 August 2024 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 1.025 kali / Kategori:

Marketing Funnel

Mengapa kita perlu marketing Funnel?

Banyak orang berfikir bahwa berjualan adalah sekedar mempunyai produk yang akan dijual. Tidak peduli apakah itu barang, jasa atau barang dan jasa. Setelah itu kita menawarkan segencar dan sesering mungkin dimana-mana kepada orang yang mungkin berminat. Menawarkan produk bisa dengan membuka warung, toko, kantor, door to door atau berjualan keliling dengan pengeras suara.

Jika kita sebagai pembeli, apakah kita otomatis akan membeli kepada yang terlihat paling bagus atau yang teriakannya paling keras dalam menawarkan? Tentu tidak, atau paling tidak jarang sekali. Kecuali kalau memang kebetulan sekali kita sedang butuh. Misalnya ketika kita kehujanan dan banyak ojek payung, mungking kita akan menyewa payung kepada yang payungnya lebih bagus atau yang paling dekat.

Nah ternyata ada istilah yang namanya Marketing Funnel (corong pemasaran) yang sebaiknya dimengerti dan dilaksanakan dalam berwirausaha atau oleh marketer. Kenapa disebut corong? Karena memang bentuknya seperti corong. Dimana yang terbesar/tersibuk adalah step-1 adalah saat mulai memperkenalkan produk. Sampai dengan ada yang membeli, bahkan repeat order atau syukur-syukur jika pelanggan mau word of mouth (mereferensikan dagangan kita).

Seperti dalam gambar kita di atas, maka ada 5 tahapan sejak mulai memperkenalkan produk sampai pelanggan mungkin melakukan word of mouth. Ini hampir berrlaku untuk semua produk barang atau jasa.

Tahap 1 – Awareness (Perkenalan/menawarkan)

Awareness halo haloPada saat usaha baru mulai atau pada saat mulai berjualan, maka kita memperkenalkan produk atau jualan kita. Dengan harapan makin banyak yang tau tentang produk kita, atau kita jualan apa. Tau tentang produknya, tau tentang brand/mereknya. Pada tahap awal sebaiknya dihindarkan tembak langsung “saya jualan ini, bagus loh barangnya, silahkan beli”. Atau bahkan obral diskon. Tetapi sebaiknya langkah pertama adalah perkenalkan dulu, buat calon pembeli kenal dengan kita atau produk kita. Bisa dengan memperkenalkan diri kita pribadi dulu, setelah itu perlahan kita dapat menceritakan tentang produk.

Kalau lihat gambar di atas, step-1 ini paling luas. Memang, pada tahap ini kita mungkin harus: menyebarkan melalui medsos atau platform digital yang lain agar dikenal oleh ratusan atau bahkan jutaan orang. Jika kebetulan ada calon pembeli yang melihat produk kita di suatu tempat (fisik atau digital), maka dia akan mulai mempertimbangkan untuk membeli.

Jadi step ini kita membuat sebanyak mungkin orang tau dan brand/merek yang kita jual tertanam di benaknya. Sehingga jika belum saat ini, maka jika orang tersebut membutuhkan produk itu, maka yang akan teringat adalah salah satunya produk yang dia ingat (produk kita).

Awareness ini harus berkali-kali: kita itu apa, bagaimana membelinya, apa keunggulannya, apa manfaatnya, dst. Kita lihat saja iklan di televisi, sampai kita mungkin muak mendengarnya. Tetapi, justru alam bawah sadar kita akan merekamnya. Itulah kenapa Awareness ini corongnya paling besar, karena effort dalam stage ini boleh dikatakan paling sibuk dan mungkin paling melelahkan.

Tahap 2 – Consideration (Mulai menimbang perlu atau tidak)

Tahapan dimana konsumen mulai mencari info atau berfikir lebih banyakConsider to buy soal produk yang diinginkan (termasuk membanding-bandingkan satu merek dengan merek lainnya). Yang mana yang cocok untuk saya? beli atau tidak? beli dari yang mana? Mungkin calon pembeli mulai melihat-lihat medsos, platform digital, website dan lain-lain. Mereka mulai melihat features, functionality, harga dan sejenisnya. Intinya calon pembeli sudah mulai ada kebetuhan untuk membeli. Dibandingkan apakah sesuai atau tidak dengan yang diinginkan oleh calon pembeli. Nah disini kita dapat mulai lebih intens untuk menawarkan apa manfaat dan kelebihan yang dapat diberikan oleh dagangan kita.

Consideration ini corongnya lebih kecil dari Awareness. Logikanya adalah bahwa dari sekian ribu yang jadi follower/subscriber kita atau yang melihat iklan kita, mungkin hanya sekian puluh yang mempunyai kebutuhan tarhadap produk sejenis. Dan hanya beberapa belas yang serius untuk melihat produk yang kita jual dan mungkin pada akhirnya sampai ke Tahap 3 yaitu Convertion (membeli produk yang kiita jual).

Tahap 3 – Conversion (Membeli untuk pertama)

buyTahap ini Konsumen memutuskan untuk membeli produk. Conversion ini ada banyak caranya: mungkin datang ke toko, kirim konfirmasi melalui medsos, atau mungkin juga platform yang kita punya. Bagi yang evolusi digital marketing-nya sudah tahap lanjut, mungkin tinggal memasukkan ke tanda keranjang dan bayar kemudian pilih moda pengiriman.

Atau pada tahap ini kita dapat mendongkrak penjualan dengan iming-iming early bird atau diskon, buy one get one free dan lain-lain. Sebagai Sales, sebaiknya JANGAN hanya stop disini. Banyak Sales yang kalau sudah terjual, ya sudah tugas selesai, apalagi target tahunan sudah tercapai. Sangat disayangkan. Untuk itu sebaiknya setelah pada Tahap 3 ini, momentum dilanjutkan ke Tahap 4, yaitu Loyality (beli lagi).

Tahap 4 – Loyalty (Membeli lagi/langganan)

Repeat OrderKetika barhasil menjual produk, sebaiknya Sales memanfaatkan momentum ini untuk menjaga Customer Loyalty. Apa lagi jika terlihat Customer merasa puas dengan pembelian pertama dan memutuskan untuk kembali membeli produk (repeat order).

Disini ada istilah keren yang namanya CRM (Customer Relationship Management). Kita jaga agar pembeli merasa lebih puas, apalagi jika sudah merasa cocok dengan produk yang kita jual. Kita bisa reach out lagi ke mereka. Usahakan kita mempunyai kontak misalnya melalui nomor HP, e-mail atau medsosnya.

Kita bisa menawarkan feature-feature lain dan bangun relasi dengan pembeli agar brand kita tetap lekat di benaknya. Jika mereka butuh, maka mereka akan membeli lagi dari kita. Kebanyakan bisnis sudah happy sampai di tahap ini. Secara regular klien membeli produk kita dengan nilai yang lumayan. Padahal seharusnya, kita lanjut ke Tahap 5, yaitu Referal atau agar words of mouth.

Tahap 5 – Advocacy/referral 

Words of mouthKarena selalu merasa puas, konsumen menjadi bukan hanya loyal tetapi bahkan memberikan testimoni kapada relasi atau keluarga untuk juga membeli produk kita. Ia memberi testimoni bagus dan merekomendasikan produk atau layanan kita kepada orang lain. Hal ini menjadi tahapan paling puncak dari marketing, karena jika ini tercapai maka bisnis dapat melejit dengan pertumbuhan yang dahsyat sekali.

Advokasi artinya kalau klien sendiri yang akan menyarankan kepada relasinya dengan sendirinya tanpa kita minta. Karena mereka puas dengan produk atau layanan kita. Untuk mencapai hal ini, CRM dapat lebih ditingkatkan dari pada hanya sekedar ordinary marketing Step 1 – 3. Bagaimana kita bisa memberikan servis yang super extra ordinary di samping memang produknya bermanfaat dan bagus. Sampai pada suatu titik dimana customer tanpa kita minta, merekomendasikan kepada relasinya. Memang ada effort lain yang dapat kita lakukan untuk ini misal “member get member” dan sejenisnya. Tetapi ini adalah non-pure advocacy.

Ada 3 alasan kenapa marketing funnel penting bagi sebuah bisnis:

Melalui marketing funnel, kita bisa memahami bagaimana calon pelanggan mengetahui brand (bisnis) kita dan akhirnya memutuskan untuk melalukukan pembelian.

  1. Memaksimalkan strategi marketing yang telah kita buat sebelumnya.
  2. Meningkatkan kemungkinan konversi di tiap tahapan customer journey.
  3. Petimbangan untuk saat penggunaan budget yang akan kita gunakan untuk menjalankan sebuah strategi marketing.

Manfaat besar yang bisa diambil dengan penerapan strategi funnel marketing yaitu terjadi lonjakan penjualan yang didapat dari loyal customer. Karena dengan rekomendasi yang diberikan loyal customer kepada kolega, saudara dan keluarganya akan menciptakan efek domino dalam meningkatkan kepercayaan customer baru terhadap layanan dan produk bisnis kita. Namun, tentu saja hal ini bisa tercapai dengan kesabaran membangun elemen-elemen yang dibutuhkan dalam funnel marketing seperti website, sosial media, customer service hingga layanan dan produk yang memang dibutuhkan oleh customer.

ooOoo

MARKETING FUNNEL

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Fishing Techniques in Oil Wells

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Fishing Techniques di Oil Wells, gas atau panas bumi merupakan suatu skills yang sangat dibutuhkan. Fishing atau mengambil peralatan atau yang terjatuh, tertinggal atau terputus di dalam sumur dapat terjadi pada tahap pengeboran atau setelah sumur diproduksi. Dalam operasi sumur migas, ada dua fase utama sub-surface yang sangat kritis: Selama DrillingSaat pengeboran (drilling), rig akan menembus…

Selengkapnya
13 Oct

Behavior-Based Safety: Pendekatan Modern HSE di Industri

Diposting oleh admin

Behavior-Based Safety: Pendekatan Modern HSE Keselamatan dan kesehatan kerja (HSE – Health, Safety, and Environment) terus berkembang mengikuti dinamika industri modern. Di tengah tuntutan produktivitas, efisiensi, dan kepatuhan regulasi, perusahaan tidak lagi cukup hanya mengandalkan prosedur dan alat pelindung diri. Diperlukan pendekatan yang menyentuh akar permasalahan kecelakaan kerja: perilaku manusia. Salah satu metode yang semakin…

Selengkapnya
12 Feb

Hydraulic Fracturing

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Hydraulic Fracturing (HF) merupakan salah satu teknologi workover sumur migas dalam industri minyak dan gas yang digunakan untuk meningkatkan laju produksi dari formasi yang sulit dialiri fluida secara alami. Dengan cara menciptakan rekahan buatan di dalam formasi batuan melalui penyuntikan fluida bertekanan tinggi, metode ini memungkinkan aliran hidrokarbon menjadi lebih efisien menuju lubang sumur. Hydraulic…

Selengkapnya
21 Jul

Mengenal Grit dan Cara Membangunnya untuk Kesuksesan

Diposting oleh admin

Mengenal Grit dan Cara Membangunnya untuk Kesuksesan Pendahuluan Kesuksesan sering kali dikaitkan dengan kecerdasan, bakat, atau keberuntungan. Namun, penelitian menunjukkan ada faktor lain yang jauh lebih menentukan: grit. Istilah ini dipopulerkan oleh Angela Duckworth, seorang psikolog dari University of Pennsylvania, dalam bukunya Grit: The Power of Passion and Perseverance. Grit bukan sekadar kerja keras, melainkan…

Selengkapnya
30 Sep

ISO 45001 di Industri Energi

Diposting oleh admin

ISO 45001 di Industri Energi: Membangun Budaya K3 yang Berkelanjutan Industri energi merupakan sektor dengan tingkat risiko tinggi, baik dalam hal keselamatan kerja maupun kesehatan pekerja. Operasional yang melibatkan tekanan tinggi, bahan berbahaya, hingga pekerjaan di ketinggian membuat penerapan sistem manajemen keselamatan menjadi hal yang mutlak. Salah satu standar internasional yang menjadi acuan global dalam…

Selengkapnya
30 Oct

Analisis Loss Time: Strategi Efektif Tingkatkan Produktivitas

Diposting oleh admin

toc] Pendahuluan Dalam dunia industri dan operasional modern, waktu adalah aset yang sangat berharga. Setiap menit keterlambatan, gangguan, atau aktivitas tidak produktif dapat berdampak langsung pada biaya, produktivitas, dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, analisis loss time dan strategi perbaikannya menjadi elemen penting dalam upaya meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan. Loss time sering kali terjadi…

Selengkapnya
20 Jan

Integrity Chemical Treatment and Selection

Background: Dalam industri migas, Integrity Chemical Treatment & Management menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasi, efisiensi produksi, dan keselamatan kerja. Salah satu aspek penting dalam pengelolaan integritas aset adalah pemilihan dan penggunaan chemical treatment. Treatment ini  tepat untuk mengatasi berbagai tantangan seperti emulsi, wax, scale, korosi, dan pembentukan hydrate. Ketepatan dalam diagnosis dan penanganan…

Rp 7.950.000
Tersedia

Taxation, Legal and Financial Aspects of PSC

BACKGROUND: Taxation, Legal, and Financial Aspects of Production Sharing Contracts (PSC) focuses on equipping participants with a comprehensive understanding of the complex tax regulations and legal frameworks governing PSCs in Indonesia. As one of the primary models for oil and gas exploration and production, PSCs involve intricate financial structures, cost recovery mechanisms, and tax obligations…

Rp 14.500.000
Tersedia

Wells Performance & Surveillance

BACKGROUND: Effective monitoring and surveillance of well performance are critical to optimizing production, identifying operational inefficiencies, and maintaining the integrity of wells over time. Wells Performance & Surveillance is a comprehensive approach that involves the collection, analysis, and interpretation of data from wells to improve performance and decision-making. This training provides participants with the knowledge…

Rp 13.950.000
Tersedia

Asset Performance Management

BACKGROUND: When it comes down to the nuts and bolts of industry success, nothing quite matches the importance of Asset Performance Management: Maximizing Equipment Efficiency and Reliability. In a world where operational downtime is not an option, ensuring your assets are running at peak performance isn’t just beneficial; it’s critical. Diving deep into making our…

Rp 7.950.000
Tersedia

Sistem Kontrol RHVAC

LATAR BELAKANG: Fungsi Refrigeration Heating Ventilating and Air Conditioning (RHAC) adalah untuk mengendalikan kondisi udara di dalam ruang yang ditentukan seperti suhu, kelembaban, kualitas udara, pasokan udara segar dari luar untuk mengendalikan kadar oksigen dan karbon dioksida, dan terakhir, mengendalikan pergerakan udara atau aliran udara. Selama bertahun-tahun, AC telah berubah dari sekadar mendinginkan ruangan menjadi…

Rp 6.950.000
Tersedia

Plant Turn Around & Strategic Management

Background Management Outage plays a crucial role in achieving safe, efficient, and cost-effective operational performance. Outage management involves policies, coordination, safety measures, regulatory compliance, technical requirements, and hazardous activities before and after an outage. This training focuses on equipping participants with a comprehensive understanding of the synergistic and continuous processes involved in Planned Outage (PO)…

Rp 8.950.000
Tersedia

MARKETING FUNNEL

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us