- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Metering and Measurement System
Metering and Measurement
Perhitungan dan pengukuran hasil produksi minyak dan gas adalah tahap terakhir dari rantai panjang proses eksplorasi dan produksi di mana upaya eksplorasi dan produksi (E&P) diharapkan akan menghasilkan keuntungan bagi operator, investor, dan pemangku kepentingan terkait lainnya. Mengukur atau menghitung hidrokarbon (oil and gas) dilakukan melalui beberapa, beberapa cara dan teknologi yang disepakati antara penjual dan pembeli komoditi tersebut.
Pengukuran Minyak dan Gas
Mengukur minyak dan gas adalah proses menghitung massa atau volume hidrokarbon yang diproduksi saat minyak & gas dijual kepada pembeli di sepanjang proses produksi dan pengiriman ke tangan pembeli. Metoda peralihan kepemilikan dilakukan tergantung kesepakatan antara penjual dan pembeli. Misal, di Amerika, pengukuran meteran minyak dan gas biasanya dimulai di lokasi sumur, sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang di sana. Di tempat lain pengukuran dilakukan di tempat yang mungkin berbeda, misalnya di terminal akhir sebelum dimasukkan ke dalam kapal tanker.
Sebelum pengalihan hak kepemilikan, operator akan memisahkan minyak atau gas bumi. Padatan, uap air, dan kotoran lainnya dihilangkan dari minyak mentah sebelum dihitung dan dijual. Demikian pula, uap air, belerang, dan kontaminan lainnya diekstrak dari gas alam. Setelah dibersihkan, minyak dan gas harus memenuhi spesifikasi tertentu agar memenuhi syarat untuk dijual yang ditentukan dalam kontrak jual beli.
Bagaimana Minyak Diukur di Lapangan?
Minyak mentah adalah campuran cairan hidrokarbon yang tidak dimurnikan yang diperoleh dari sumur minyak. Cairan ini terutama dijual sebagai komoditas. Satuan penjualannya adalah barel minyak mentah (BBL) yang setara dengan 42 galon AS. Setelah memisahkan molekul air dan sedimen ikutan dari minyak mentah.
Untuk volume kecil (1-100 barel minyak per hari), pengukuran minyak dilakukan langsung dari tangki penyimpanan secara terus menerus. Run adalah proses pengambilan minyak yang diambil dari lokasi konsesi dan kemudian mengangkutnya ke luar lokasi.
Pertama, kami mengambil sampel minyak mentah dan menempatkannya di centrifuge untuk uji ‘shake-out test‘ yang memisahkan molekul air dan sedimen dari campuran minyak mentah. Setelah itu, volume run diukur dengan menurunkan tali pengukur ke dalam tangki penyimpanan. Perangkat ini dibebani di salah satu ujungnya dan berisi katup keluar yang terbuka untuk mengalirkan cairan ke saluran pipa atau truk di dekatnya. Saat tangki penyimpanan hampir kosong, pembacaan tali pengukur kedua diambil (dan volumenya dibandingkan) untuk menemukan volume yang tepat dari minyak yang ditarik. Gunakan peralatan khusus dan presisi tinggi untuk memastikan keakuratannya.
Pengukuran Gas Bumi
Pengukuran gas alam dapat dilakukan dengan menggunakan Orifice meter. Orifice meter membantu menentukan aliran volumetrik gas alam dengan menemukan perbedaan tekanan antara bagian hulu dan hilir pipa (lubang) yang sebagian terhambat. Satuan penjualan gas alam adalah ribuan kaki kubik (MCF) atau British Thermal Units (MMBTU).
Teknologi Pengukuran Minyak dan Gas yang Biasa Digunakan
Berbagai peralatan untuk pengukuran aliran minyak dan gas tersedia di pasar. Memilih peralatan yang tepat akan bergantung pada jenis cairan yang akan diukur. Beberapa contoh umum adalah:
1.LACT Units
Lease Automatic Custody Transfer (LACT) mengukur volume bersih dan kualitas hidrokarbon selama transfer produk di proses hulu operasi minyak dan gas. Unit LACT adalah sistem otomatis untuk pengukuran, pengambilan sampel, dan transfer hidrokarbon cair dengan volume berkisar antara 100 – 1000 barel/jam antara tangki stok dan pipa saluran masuk.
2.Skid Pengukuran
Skid metering adalah sistem otomatis untuk mengukur minyak mentah atau gas alam yang terdiri dari beberapa instrumen pengukuran yang dipasang pada rangka baja. Mereka digunakan untuk menentukan perkiraan keuangan selama pengukuran transfer tahanan. Skid pengukur biasanya terdiri dari beberapa pengukur aliran untuk mengukur aliran fluida, sistem pembuktian dan kromatografi gas untuk menganalisa dan mengukur hidrokarbon gas.
Unit LACT dan Metering skid dapat secara akurat mengukur dan mengambil sampel cairan hidrokarbon dengan viskositas berkisar antara 2 – 5000 centistokes.
Beberapa instrumen tambahan yang dapat ditemukan pada skid metering termasuk Coriolis Flowmeter, turbin flowmeter atau perpindahan positif, densitometer, tekanan balik dan katup pelepas panas, eliminator udara, koneksi pembuktian, dan sistem kontrol PLC.
Mari kita lihat sekilas dua flow meter tersebut:
Pengukur Aliran Coriolis
Flowmeter Coriolis adalah jenis flow meter khusus yang mengukur massa fluida berdasarkan inersia. ‘Efek Coriolis’ adalah fenomena fisik di mana inersia yang diciptakan oleh massa fluida yang mengalir melalui tabung berosilasi menyebabkan tabung berputar secara proporsional dengan laju aliran massa. Dalam prakteknya, cairan hidrokarbon atau gas alam yang mengalir melalui tabung inlet pada flowmeter Coriolis digetarkan dengan aktuator yang menyebabkan turbulensi pada fluida yang akan diukur.
Pengukur aliran Coriolis secara luas dianggap sebagai beberapa instrumen pengukuran paling akurat di industri. Namun, instrumen ini dapat memiliki margin kesalahan saat cairan yang diuji mengandung gelembung.
Turbine or Positive Displacement Flowmeters
Jenis flowmeter minyak dan gas lainnya termasuk flowmeter turbin atau positive displacement (PD). Ini adalah alat pengukur minyak dan gas khusus yang menentukan volume cairan yang mengalir melaluinya dengan berulang kali menjebak sejumlah cairan dan melepaskannya.
Pengukur aliran perpindahan positif menggunakan beberapa bagian berputar yang ‘menyatu’ bersama seperti sepasang roda gigi. Pengukur aliran PD dapat mengukur aliran volumetrik melalui pipa untuk berbagai cairan termasuk air, hidrokarbon, cairan korosif, dll.
Metering and Measurement System
ISO 14001 Standar EMS
Diposting oleh Teguh Imam SantosoISO 14001 adalah Standar Sistem Manajemen Lingkungan (Environmental Management System/EMS) untuk Kinerja Bisnis Berkelanjutan membantu organisasi mengelola dampak lingkungan secara sistematis. Standar ini digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia untuk memastikan operasional yang lebih ramah lingkungan, efisien, serta mematuhi regulasi yang berlaku. Implementasi ISO 14001 tidak hanya fokus pada pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi…
SelengkapnyaReal Time Monitoring
Diposting oleh adminPerlukah real time monitoring dalam industri migas? Pertanyaan ini semakin sering muncul seiring meningkatnya kompleksitas operasional dan tuntutan efisiensi. Di era digital, perusahaan energi dituntut mampu mengambil keputusan cepat berbasis data akurat. Realtime monitoring bukan lagi sekadar fitur tambahan. Sistem ini telah menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga keselamatan, meningkatkan produksi, dan mengurangi risiko kerugian operasional….
SelengkapnyaDrilling Equipment & System
Diposting oleh adminKeberhasilan operasi pengeboran sangat ditentukan oleh kombinasi antara peralatan (equipment) dan sistem kerja (system) yang digunakan. Drilling bukan hanya soal menembus batuan, tetapi bagaimana seluruh komponen—mulai dari rig, fluida, hingga sistem kontrol—bekerja secara terintegrasi dan efisien. Baik pada operasi migas maupun geothermal, prinsip dasar peralatan drilling relatif sama. Namun, perbedaan kondisi reservoir—terutama dari sisi temperatur…
SelengkapnyaISO 45001 OHSMS
Diposting oleh Teguh Imam SantosoISO 45001 adalah tentang OHSMS yaitu tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3 / OH&S Management System) yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO). Standar ini dirancang untuk membantu organisasi mengendalikan risiko K3, mencegah kecelakaan kerja, melindungi kesehatan tenaga kerja, serta menciptakan tempat kerja yang aman dan produktif. Di tengah meningkatnya tuntutan keselamatan…
SelengkapnyaBullwhip Effect dan Solusinya
Diposting oleh adminBullwhip Effect dan Solusinya: Mengelola Volatilitas dalam Rantai Pasok Salah satu tantangan klasik dan krusial dalam manajemen rantai pasok (supply chain) adalah fenomena Bullwhip Effect. Istilah ini mengacu pada terjadinya amplifikasi permintaan di sepanjang rantai pasok, dari konsumen akhir hingga produsen hulu. Permintaan kecil di tingkat pengecer dapat menyebabkan fluktuasi besar dalam pesanan ke distributor,…
SelengkapnyaOil & Gas Production System: From Well Completion to Export
Diposting oleh adminOil & Gas Production System: Complete Guide from Well Completion to Export. Industri minyak dan gas bumi merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam ketahanan energi nasional. Di Indonesia, sebagian besar kegiatan hulu migas saat ini dikelola oleh Pertamina bersama mitra kerja melalui skema kerja sama. Dalam praktiknya, produksi minyak dan gas tidak…
Selengkapnya
>
Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.