- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Bad Habits Bikin Madesu
Hindari 6 Bad Habits Bikin Madesu (Masa Depan Suram) dan cara menghindarinya.
Sering kali, hal-hal besar yang mengubah hidup kita tidak datang dari satu momen dramatis, melainkan dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari. Bahkan kebiasaan sejak kecil yang diabaikan oleh orang tuanya. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sepele justru bisa menggerogoti masa depan kita secara perlahan.
1. Menunda-nunda (Prokrastinasi)
Menunda pekerjaan kecil hari ini mungkin terasa ringan, tapi jika dilakukan terus-menerus, ia menciptakan pola pasif, tidak disiplin, stres kronis, dan kehilangan peluang besar. Prokrastinasi membuat kita merasa sibuk tapi tidak produktif.
Ali sering berkata, “Nanti saja belajar untuk ujian.” Saat ujian tiba, ia panik, hasilnya pun tidak maksimal. Setelah lulus kuliah, kebiasaan ini berlanjut dalam dunia kerja.
Saran Menghindari:
- Gunakan teknik Pomodoro (kerja 25 menit, istirahat 5 menit).
- Buat to-do list yang realistis.
- Biasakan menyelesaikan tugas kecil dalam 2 menit jika memungkinkan.
2. Mengabaikan Kesehatan Fisik (Mager, Malas Bergerak)
Jarang olahraga, tidur larut malam, dan konsumsi makanan cepat saji mungkin terasa tidak berbahaya sekarang, tapi akan menumpuk menjadi masalah besar di usia 30–40-an: kelelahan kronis, obesitas, bahkan penyakit serius misal diabetes. Kita harus mempunyai Time Management yang baik.
Jangan kaget kalau Indonesia sekarang termasuk the big-10 penduduk dengan populasi diatebes terbesar di dunia. Disamping itu prevalensi terkena diabetes sekarang makin ke umur muda. Beberapa kasus diabetes terjadi pada usia 30-an. Jaman tahun 7-80an, diabetes sangat didominasi usia tua di atas 50 bahkan 60.
Rina sering begadang sambil scroll media sosial dan ngemil tengah malam. Lima tahun kemudian, ia mengalami kelelahan, konsentrasi menurun, dan berat badan naik. Kombinasi kurang tidur, pola makan buruk, dan jarang bergerak adalah resep masalah kesehatan jangka panjang.
Saran Menghindari:
- Tetapkan jam tidur dan bangun yang konsisten.
- Luangkan 15–30 menit untuk aktivitas fisik ringan setiap hari.
- Perbanyak air putih dan kurangi gula berlebih.
3. Bergaul dengan Lingkungan yang Negatif
Lingkungan membentuk cara berpikir dan nilai hidup kita. Jika sering bergaul dengan orang-orang yang pesimis, toxic, atau tidak punya tujuan, kita pun akan kehilangan motivasi dan arah hidup.
Doni dulu bercita-cita menjadi entrepreneur, tapi lingkaran pertemanannya hanya membicarakan gosip dan mengeluh soal hidup. Lambat laun, semangatnya pudar. Ingat! Hati-hati memilih teman. Berteman dengan maling, bisa jadi maling, dengan koruptor terseret korupsi, berteman dengan pengusaha bisa dapat orderan dan jika ditekuni bisa juga jadi entrepreneur juga.
Saran Menghindari:
- Pilih lingkungan yang suportif dan mendorong pertumbuhan dan pengembangan diri
- Ikuti komunitas yang sejalan dengan passion atau value kamu
- Berani menjaga jarak dari orang yang terus-menerus membawa energi negatif.
4. Tidak Belajar Mengelola Keuangan dengan Baik
Kebiasaan kecil seperti jajan setiap hari, impulsif saat belanja online, atau tidak punya anggaran bulanan bisa berujung pada kesulitan finansial jangka panjang.
Setiap gajian, Tika langsung memborong barang-barang diskon. Akhir bulan, ia kesulitan bayar cicilan. Tanpa dana darurat, ia rentan terjebak utang. Harus bisa membedakan dan melakukan pilah-pilih “nice to have dan have to have”. Banyak yang sudah tahu ini tetapi tidak tahan mental untuk menjalankannya atau bahkan tidak paham sama sekali.
Saran Menghindari:
- Gunakan prinsip 30-20-10-50: 30% investasi, 20% keinginan/fun, 10% courtesy, 50% kebutuhan. Jadi invest/tabung dulu sisanya dipakai kebutuhan, jangan dipakai dulu, sisanya (kalau ada) ditabung. Kalau yang terakhir, biasanya invest/nabung terlupakan. Apalagi kalau punya habit berburu barang diskon (yang belum tentu perlu).
- Catat pengeluaran harian, meskipun kecil.
- Pertimbangkan belajar literasi keuangan dasar.
5. Tidak Belajar Hal Baru
Di era yang terus berubah, berhenti belajar berarti tertinggal. Tanpa upgrading skill, peluang karier semakin menyempit dan rasa percaya diri ikut menurun. Orang lain (mungkin secara diam-diam) sekolah lagi, ikut sertifikasi, kursus dan lainnya kita terjebak dalam rutinitas dan comfort zone. Nah Ketika umur sudah kepala 4, terbelalak menyesal orang lain/ bangsa lain sudah jauh meninggalkan.
Setelah kuliah, Fajar merasa cukup dengan ilmunya. Lima tahun kemudian, ia kesulitan bersaing di dunia kerja karena tidak familiar dengan teknologi terbaru.
Saran Menghindari:
- Luangkan waktu minimal 15–30 menit sehari untuk belajar sesuatu (buku, kursus online, podcast).
- Tetapkan target pembelajaran tiap bulan.
- Belajar dari pengalaman dan orang sekitar, tidak harus selalu formal.
6. Terlalu Asyik dengan Gadget (Digital Overload)
Di era digital, gadget adalah alat bantu luar biasa untuk belajar, bekerja, dan terhubung. Tapi jika tidak dikendalikan, gadget bisa menjadi candu yang menyita waktu dan merusak kualitas hidup. Terlalu sering scroll media sosial, nonton drama berseri tanpa henti, atau bermain game tanpa batas dapat menurunkan fokus, mengganggu pola tidur, dan bahkan mengikis kemampuan berpikir kritis.
Salah satu dampak jangka panjang dari kecanduan gadget adalah menurunnya kemampuan bersosialisasi di dunia nyata. Tidak jarang kita melihat seseorang sangat aktif di media sosial, tapi pas ketemu langsung malah kaku dan bingung bersikap. Ini bisa memengaruhi kemampuan berjejaring, membangun relasi, bahkan peluang karier.
Pengalaman semasa pandemi juga memberikan pelajaran penting: dunia digital tidak bisa menggantikan semua hal di dunia nyata. Kita tetap butuh interaksi langsung, dukungan nyata, dan kehadiran fisik dalam banyak aspek kehidupan.
Bima bangun tidur langsung cek HP, lalu berjam-jam habiskan waktu di TikTok dan YouTube. Ia sering merasa lelah, tidak produktif, dan sulit fokus saat belajar atau bekerja.
Saran Menghindari:
- Atur screen time limit di ponsel.
- Terapkan digital detox minimal satu hari dalam seminggu.
- Gunakan gadget untuk hal produktif: baca e-book, ikuti kursus online, dengarkan podcast edukatif.
- Jangan bawa HP ke tempat tidur — gunakan jam weker sebagai pengganti alarm.
Masa depan tidak dibentuk dalam semalam, tapi lewat pilihan-pilihan kecil yang kita buat setiap hari. Mungkin hari ini kita merasa baik-baik saja, tapi jika terus membiarkan kebiasaan buruk berakar, kita bisa kehilangan arah dan potensi terbaik dalam hidup.
Mulailah dari yang sederhana: sadar, ubah, dan disiplin. Karena kebiasaan kecil hari ini adalah pondasi nasib kita esok hari.
Bad Habits Bikin Madesu
Fishing Techniques in Oil Wells
Diposting oleh Teguh Imam SantosoFishing Techniques di Oil Wells, gas atau panas bumi merupakan suatu skills yang sangat dibutuhkan. Fishing atau mengambil peralatan atau yang terjatuh, tertinggal atau terputus di dalam sumur dapat terjadi pada tahap pengeboran atau setelah sumur diproduksi. Dalam operasi sumur migas, ada dua fase utama sub-surface yang sangat kritis: Selama DrillingSaat pengeboran (drilling), rig akan menembus…
SelengkapnyaPeran IT dalam Meningkatkan Pengalaman Pelanggan
Diposting oleh adminDalam era digital saat ini, pengalaman pelanggan (customer experience) menjadi faktor kunci yang menentukan keberhasilan suatu bisnis. Teknologi Informasi (IT) memegang peran vital dalam menciptakan interaksi yang positif antara perusahaan dan pelanggan. Berikut adalah beberapa cara IT berkontribusi dalam meningkatkan pengalaman pelanggan. Personalisasi Layanan Sistem manajemen pelanggan (CRM) dan analitik data memungkinkan perusahaan untuk memahami…
SelengkapnyaISO 50001
Diposting oleh Teguh Imam SantosoISO 50001 adalah standar internasional untuk Energy Management System (EnMS) yang dirancang untuk membantu organisasi mengelola energi secara efisien, sistematis, dan berkelanjutan. Standar ini memberikan kerangka kerja berbasis Plan–Do–Check–Act (PDCA) untuk meningkatkan kinerja energi, mengurangi biaya operasional, dan menurunkan emisi gas rumah kaca. Di tengah tuntutan efisiensi dan komitmen Net Zero, jenis ISO ini semakin…
SelengkapnyaAnalisis HIRA Komprehensif: Panduan Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Kontrol
Diposting oleh adminAnalisis Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) yang Komprehensif Dalam setiap lingkungan kerja, potensi bahaya dan risiko selalu mengintai. Baik itu di kantor, di lantai pabrik, maupun di lokasi konstruksi, manajemen yang proaktif terhadap keselamatan adalah suatu keharusan legal dan etika. Oleh karena itu, Analisis HIRA Komprehensif (Hazard Identification and Risk Assessment) adalah fondasi utama…
SelengkapnyaAnalisis & Strategi Cerdas Meningkatkan Efisiensi Termal Boiler Industri (Panduan Lengkap)
Diposting oleh adminAnalisis dan Peningkatan Efisiensi Termal pada Boiler Industri Efisiensi termal pada boiler industri merupakan salah satu parameter paling penting dalam operasional fasilitas energi dan proses. Tingkat efisiensi yang tinggi tidak hanya menurunkan biaya produksi, tetapi juga menekan penggunaan bahan bakar serta mengurangi jejak karbon. Artikel ini membahas secara mendalam bagaimana analisis dan peningkatan efisiensi termal…
SelengkapnyaApa Itu Asset Integrity Management System (AIMS)?
Diposting oleh adminApa Itu Asset Integrity Management System (AIMS)? Konsep, Prinsip, dan Standar Internasional Pendahuluan Asset Integrity Management System (AIMS) adalah sistem manajemen terintegrasi yang dirancang untuk memastikan bahwa aset industri beroperasi secara aman, andal, dan sesuai regulasi sepanjang siklus hidupnya. Dalam industri berisiko tinggi seperti minyak dan gas, petrokimia, pembangkit listrik, pertambangan, dan manufaktur berat, integritas…
Selengkapnya
>
Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.