- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Fishing Techniques in Oil Wells
Fishing Techniques di Oil Wells, gas atau panas bumi merupakan suatu skills yang sangat dibutuhkan. Fishing atau mengambil peralatan atau yang terjatuh, tertinggal atau terputus di dalam sumur dapat terjadi pada tahap pengeboran atau setelah sumur diproduksi. Dalam operasi sumur migas, ada dua fase utama sub-surface yang sangat kritis:
-
Selama Drilling
Saat pengeboran (drilling), rig akan menembus formasi batuan secara bertahap, memasang casing dan cementing, mengelola lumpur (mud), mengontrol tekanan formasi, menggunakan logging tools, dan sebagainya. Sudah banyak variabel teknis yang harus dijaga agar pengeboran aman dan efisien. -
Setelah Completion/ Workover/ Produksi
Setelah sumur diselesaikan (completed) dan mulai diproduksi, ada aktivitas seperti penggantian tubing, injeksi, remediasi (jika ada kerusakan), hingga operasi workover untuk memperbaiki atau meningkatkan produksi. Di masa ini pun peralatan bawah tanah (downhole) dan di dalam casing / tubing dapat mengalami kegagalan, kerusakan, atau bahkan tertinggal (“left behind”) di dalam lubang sumur.
Dalam kedua fase (drilling & post-completion), kadang terjadi masalah seperti bagian peralatan yang patah, stuck pipe (pipa terjepit), bagian casing atau tubing yang gagal diangkat, atau bahkan peralatan kecil yang jatuh ke dalam lubang sumur. Ketika itu terjadi, proses fishing seringkali menjadi solusi yang diperlukan agar operasi bisa dilanjutkan.
Apa itu Fishing dalam Operasi Migas
Fishing dalam konteks migas adalah operasi untuk mengambil kembali benda-benda yang tidak seharusnya berada di dalam lubang sumur, yang disebut fish. Fish bisa berupa:
-
Bagian pipa (drill pipe, drill collars, tubing, casing) yang terpisah dari keseluruhan string (twist-off / parted string)
-
Peralatan bawah tanah yang patah atau rusak (downhole tools)
-
Debris (sisa cement, potongan bit, batu, sampah kecil)
-
Peralatan logging atau wireline yang gagal diangkat atau tertinggal
Tujuan fishing adalah agar lubang sumur bebas dari hambatan, agar drilling, logging, completion, atau produksi bisa dilanjutkan dengan aman dan efisien.
Teknik dan Peralatan Fishing Sumur Migas
Berikut teknik-teknik umum dan alat-alat yang sering digunakan dalam operasi fishing di industri minyak & gas:
| Kategori Fish / Masalah | Teknik / Peralatan Fishing | Penjelasan |
|---|---|---|
| Fish Tubaular (pipa, collars, tubing, casing) | Overshot Spear External / Internal catch tools Wall hook Jars (surface jar, hydraulic jar) |
Overshot menangkap fish dari luar (external), misalnya menutup seluruh OD fish. Spear biasanya masuk ke dalam fish melalui ID (Internal Diameter). Wall hook, washover shoe/piping, safety joint, dll. Jars digunakan untuk memberi kejutan (impact) agar fish terlepas dari stuck-nya. oilfieldteam.com+3drillingforgas.com+3petroleum-drilling.com+3 |
| Junk / Debris (non-tubular fish) | Junk baskets Magnets (junk magnet) Circulating junk baskets Wireline spear Mills (flat mill, junk mill) Ditch magnets Reverse / chemical cutters |
Digunakan untuk mengambil benda-benda kecil seperti potongan bit yang rusak, sampah permukaan, fragmen yang tidak berbentuk pipa. Mills digunakan untuk menghaluskan / memotong bahan jika fish tidak bisa diangkat utuh. Magnets & junk baskets untuk kategori non-magnetik kecil. Drilling Manual+2petroleum-drilling.com+2 |
| Disengagement / Free-point fish | Free point indicator Impression blocks Cutter tools (tubing / casing cutter) Safety joint Bumper subs |
Misalnya pipa terjebak (stuck) karena tekanan diferensial, korosi, ledakan formasi, dll. Teknik free-point digunakan untuk mengidentifikasi bagian mana yang ‘fixed’ dan mana yang bisa digerakkan, sebelum mengambil tindakan selanjutnya. drillingforgas.com |
| Milling / Cutting Fish | Flat mills Casing / tubing cutters Chemical cutters Jet cutters |
Digunakan ketika fish tidak bisa diangkat secara “grab / catch” karena tertanam, terjepit, atau terikat strongly pada formasi atau casing. Mill / cutter dapat memotong fish agar bagian atasnya bisa diambil. drillingforgas.com+1 |
| Fishing Tool Accessories | Washover tools Safety joints Accerelators Hydraulic / Mechanical jars Guide subs / Oversized guide shoes Washer subs / Bumper subs |
Alat-pendukung ini membantu memperlancar operasi fishing, melindungi fish string, memfasilitasi alignment, dan mengurangi risiko further damage pada casing atau borehole. drillingforgas.com |
Kapan Fishing Dipertimbangkan dan Strategi
-
Fishing biasanya dipertimbangkan segera setelah fish teridentifikasi dan tidak bisa diabaikan karena akan menghalangi lubang, menimbulkan risiko stuck lanjutan, atau berpotensi merusak alat lain jika terus didiamkan.
-
Kadangkala keputusan muncul antara melanjutkan fishing vs side-tracking (membuat jalur baru menghindari fish) jika fishing terlalu mahal atau tidak praktis. Ada formula keputusan ekonomi: kapan biaya fishing + NPT yang dihasilkan lebih besar daripada biaya side-track. LDI Training
-
Perencanaan fishing harus memasukkan alat yang tepat, personel dengan pengalaman, prakiraan jenis fish, kondisi lubang (cased / open hole / deviasi / sudut / kedalaman), dan strategi mitigasi seperti hole cleaning, pengendalian lumpur, dan praktik drilling yang baik.
Estimasi Biaya Fishing
-
Penelitian dari Universitas Islam Riau mengenai sumur “BT21” menunjukkan bahwa total cost fishing untuk operasi tersebut sekitar USD 28,657.70 untuk waktu fishing ekonomis (Economic Fishing Time, EFT) ≈ 3 hari. repository.uir.ac.id
-
Biaya fishing sangat bervariasi tergantung: lokasi (onshore / offshore), kedalaman, jenis fish, alat dan teknik yang dibutuhkan, apakah perlu milling, speed rig, akses ke rig, kondisi lubang, biaya rig, suku cadang. Operasi sederhana (fish kecil, overshot) mungkin hanya hitungan ribuan sampai puluhan ribu dolar AS, tetapi operasi kompleks (deep, banyak alat, deviasi tinggi, offshore) bisa jauh lebih mahal, bahkan ratusan ribu sampai jutaan dolar tergantung durasi rig time.
-
Contoh lain: proyek sumur YS13 (sebuah studi ekonomi fishing) menunjukkan biaya USD 28.657,70 untuk masa produksi yang hilang dan fishing job. journal.uir.ac.id+1
Tantangan dan Best Practice
Beberapa tantangan dalam fishing operations:
-
Identifikasi yang tidak tepat terhadap jenis fish → bisa salah pilih tool → gagal atau memicu kerusakan lebih lanjut.
-
Lubang sumur yang bermasalah (runtuh, deviasi, sumbu tidak lurus) sehingga sulit tool mencapai fish dengan alignment yang baik.
-
Kondisi formasi (abrasi, korosi, tekanan).
-
Biaya rig time yang tinggi; setiap jam rig idle (termasuk selama fishing) biaya tinggi.
-
Keamanan / risiko lingkungan bila terjadi kegagalan fishing yang menyebabkan kebocoran, kerusakan casing, dll.
Best practices untuk meminimalkan risiko dan biaya fishing:
-
Melakukan hole cleaning yang baik agar tidak banyak debris jatuh dan menumpuk.
-
Pemilihan lumpur (mud) yang sesuai, kontrol sirkulasi, kontrol tekanan diferensial.
-
Pemeriksaan dan penggunaan peralatan berkualitas, inspeksi, pemeliharaan.
-
Perencanaan fishing tool kit yang lengkap di rig.
-
Pelatihan dan pengalaman personel fishing; pengambilan keputusan yang cepat dan tepat saat fish terjadi.
Fishing Techniques in oil wells, gas atau geothermal adalah bagian penting dari operasi pengeboran dan produksi sumur migas yang tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi bisa dikelola agar dampak negatifnya minimal. Dengan teknik dan peralatan yang benar, perencanaan yang matang, dan analisis ekonomi yang baik, biaya dan waktu yang hilang karena fishing bisa ditekan.
Estimasi biaya fishing di Indonesia yang pernah tercatat sekitar USD 28,657.70 untuk kasus aktivitas ekonomi fishing (contoh: sumur BT21) dapat menjadi acuan bahwa meski biaya bisa signifikan, fishing yang direncanakan dengan baik masih dianggap layak secara finansial.
Fishing Techniques in Oil Wells
Digital Marketing
Diposting oleh adminApa Itu Digital Marketing? Digital marketing (DM) adalah upaya pemasaran yang dilakukan secara online menggunakan perangkat seperti komputer, smartphone, dan tablet. Digital marketing mencakup berbagai bentuk, termasuk video online, iklan bergambar, pemasaran mesin pencari , iklan sosial berbayar, dan postingan media sosial. Digital marketing sering dibandingkan dengan pemasaran tradisional, seperti iklan majalah, papan reklame, dan…
SelengkapnyaCV Fresh Graduate Yang Dilirik oleh HRD/ Recruiter
Diposting oleh Teguh Imam SantosoTips Membuat CV Fresh Graduate Recruiter yang Menarik dan Efektif CV Fresh Graduate yang dilirik oleh HRD/ Recruiter adalah yang terstruktur dan informatif serta tidak terlalu panjang. Kamu mau buat CV tapi ragu karena masih Fresh Graduate minim pengalaman kerja? Yuk simak tips dan contoh-contoh berikut. Ada contohnya dan free down-load (tapi dalam artikel-artikel berikutnya)….
SelengkapnyaKonsistensi Versus Motivasi
Diposting oleh adminDalam dunia kerja, bisnis, dan pengembangan diri, dua kata yang sering muncul adalah motivasi dan konsistensi. Banyak orang percaya bahwa motivasi adalah kunci utama keberhasilan. Namun, semakin banyak praktisi manajemen, psikologi organisasi, dan pemimpin bisnis menyadari bahwa motivasi saja tidak cukup. Tanpa konsistensi, motivasi sering kali hanya menjadi energi sesaat yang cepat padam. Artikel ini…
SelengkapnyaManajemen Kontrak Bisnis – 1
Diposting oleh Teguh Imam SantosoKunci Keberhasilan Proyek dan Operasi Bisnis Apakah Contract Management Manajemen kontrak bisnis (contract management) adalah suatu proses sistematis dalam mengelola kontrak dari tahap perencanaan, negosiasi, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi. Biasanya Kontrak Manajemen diperlukan dalam kondisi dimana jumlah kontrak yang dijalankan sudah cukup banyak, atau sedikit tetapi nilainya sangat besar. Atau juga bisa juga karena…
SelengkapnyaRisiko dalam Supply Chain
Diposting oleh adminRisiko dalam Supply Chain: Tantangan dan Cara Mengelolanya Rantai pasok (supply chain) merupakan sistem yang kompleks, melibatkan pemasok, produsen, distributor, hingga pelanggan akhir. Kompleksitas ini membuat supply chain rentan terhadap berbagai risiko yang dapat mengganggu kelancaran aliran barang, informasi, maupun keuangan. Dalam era globalisasi dan ketidakpastian pasar saat ini, memahami risiko supply chain dan cara…
SelengkapnyaContoh Limbah B3 di Industri Migas dan Cara Penanganannya
Diposting oleh adminContoh Limbah B3 di Industri Migas dan Cara Penanganannya Industri minyak dan gas (migas) menghasilkan berbagai jenis limbah dari proses eksplorasi, produksi, hingga pengolahan. Sebagian limbah tersebut termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang memiliki potensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu, penting untuk memahami contoh limbah B3 di…
Selengkapnya
>



Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.