• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » Fishing Techniques in Oil Wells

Fishing Techniques in Oil Wells

Diposting pada 13 October 2025 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 350 kali / Kategori: ,

Fishing Techniques di Oil Wells, gas atau panas bumi merupakan suatu skills yang sangat dibutuhkan. Fishing atau mengambil peralatan atau yang terjatuh, tertinggal atau terputus di dalam sumur dapat terjadi pada tahap pengeboran atau setelah sumur diproduksi. Dalam operasi sumur migas, ada dua fase utama sub-surface yang sangat kritis:

  1. Selama Drilling
    Saat pengeboran (drilling), rig akan menembus formasi batuan secara bertahap, memasang casing dan cementing, mengelola lumpur (mud), mengontrol tekanan formasi, menggunakan logging tools, dan sebagainya. Sudah banyak variabel teknis yang harus dijaga agar pengeboran aman dan efisien.

  2. Setelah Completion/ Workover/ Produksi
    Setelah sumur diselesaikan (completed) dan mulai diproduksi, ada aktivitas seperti penggantian tubing, injeksi, remediasi (jika ada kerusakan), hingga operasi workover untuk memperbaiki atau meningkatkan produksi. Di masa ini pun peralatan bawah tanah (downhole) dan di dalam casing / tubing dapat mengalami kegagalan, kerusakan, atau bahkan tertinggal (“left behind”) di dalam lubang sumur.

Dalam kedua fase (drilling & post-completion), kadang terjadi masalah seperti bagian peralatan yang patah, stuck pipe (pipa terjepit), bagian casing atau tubing yang gagal diangkat, atau bahkan peralatan kecil yang jatuh ke dalam lubang sumur. Ketika itu terjadi, proses fishing seringkali menjadi solusi yang diperlukan agar operasi bisa dilanjutkan.

Apa itu Fishing dalam Operasi Migas

Fishing dalam konteks migas adalah operasi untuk mengambil kembali benda-benda yang tidak seharusnya berada di dalam lubang sumur, yang disebut fish. Fish bisa berupa:

  • Bagian pipa (drill pipe, drill collars, tubing, casing) yang terpisah dari keseluruhan string (twist-off / parted string)

  • Peralatan bawah tanah yang patah atau rusak (downhole tools)

  • Debris (sisa cement, potongan bit, batu, sampah kecil)

  • Peralatan logging atau wireline yang gagal diangkat atau tertinggal

Tujuan fishing adalah agar lubang sumur bebas dari hambatan, agar drilling, logging, completion, atau produksi bisa dilanjutkan dengan aman dan efisien.

Teknik dan Peralatan Fishing Sumur Migas

Berikut teknik-teknik umum dan alat-alat yang sering digunakan dalam operasi fishing di industri minyak & gas:

Kategori Fish / Masalah Teknik / Peralatan Fishing Penjelasan
Fish Tubaular (pipa, collars, tubing, casing) Overshot
Spear
External / Internal catch tools
Wall hook
Jars (surface jar, hydraulic jar)
Overshot menangkap fish dari luar (external), misalnya menutup seluruh OD fish. Spear biasanya masuk ke dalam fish melalui ID (Internal Diameter). Wall hook, washover shoe/piping, safety joint, dll. Jars digunakan untuk memberi kejutan (impact) agar fish terlepas dari stuck-nya. oilfieldteam.com+3drillingforgas.com+3petroleum-drilling.com+3
Junk / Debris (non-tubular fish) Junk baskets
Magnets (junk magnet)
Circulating junk baskets
Wireline spear
Mills (flat mill, junk mill)
Ditch magnets
Reverse / chemical cutters
Digunakan untuk mengambil benda-benda kecil seperti potongan bit yang rusak, sampah permukaan, fragmen yang tidak berbentuk pipa. Mills digunakan untuk menghaluskan / memotong bahan jika fish tidak bisa diangkat utuh. Magnets & junk baskets untuk kategori non-magnetik kecil. Drilling Manual+2petroleum-drilling.com+2
Disengagement / Free-point fish Free point indicator
Impression blocks
Cutter tools (tubing / casing cutter)
Safety joint
Bumper subs
Misalnya pipa terjebak (stuck) karena tekanan diferensial, korosi, ledakan formasi, dll. Teknik free-point digunakan untuk mengidentifikasi bagian mana yang ‘fixed’ dan mana yang bisa digerakkan, sebelum mengambil tindakan selanjutnya. drillingforgas.com
Milling / Cutting Fish Flat mills
Casing / tubing cutters
Chemical cutters
Jet cutters
Digunakan ketika fish tidak bisa diangkat secara “grab / catch” karena tertanam, terjepit, atau terikat strongly pada formasi atau casing. Mill / cutter dapat memotong fish agar bagian atasnya bisa diambil. drillingforgas.com+1
Fishing Tool Accessories Washover tools
Safety joints
Accerelators
Hydraulic / Mechanical jars
Guide subs / Oversized guide shoes
Washer subs / Bumper subs
Alat-pendukung ini membantu memperlancar operasi fishing, melindungi fish string, memfasilitasi alignment, dan mengurangi risiko further damage pada casing atau borehole. drillingforgas.com

Kapan Fishing Dipertimbangkan dan Strategi

  • Fishing biasanya dipertimbangkan segera setelah fish teridentifikasi dan tidak bisa diabaikan karena akan menghalangi lubang, menimbulkan risiko stuck lanjutan, atau berpotensi merusak alat lain jika terus didiamkan.

  • Kadangkala keputusan muncul antara melanjutkan fishing vs side-tracking (membuat jalur baru menghindari fish) jika fishing terlalu mahal atau tidak praktis. Ada formula keputusan ekonomi: kapan biaya fishing + NPT yang dihasilkan lebih besar daripada biaya side-track. LDI Training

  • Perencanaan fishing harus memasukkan alat yang tepat, personel dengan pengalaman, prakiraan jenis fish, kondisi lubang (cased / open hole / deviasi / sudut / kedalaman), dan strategi mitigasi seperti hole cleaning, pengendalian lumpur, dan praktik drilling yang baik.

Estimasi Biaya Fishing

  • Penelitian dari Universitas Islam Riau mengenai sumur “BT21” menunjukkan bahwa total cost fishing untuk operasi tersebut sekitar USD 28,657.70 untuk waktu fishing ekonomis (Economic Fishing Time, EFT) ≈ 3 hari. repository.uir.ac.id

  • Biaya fishing sangat bervariasi tergantung: lokasi (onshore / offshore), kedalaman, jenis fish, alat dan teknik yang dibutuhkan, apakah perlu milling, speed rig, akses ke rig, kondisi lubang, biaya rig, suku cadang. Operasi sederhana (fish kecil, overshot) mungkin hanya hitungan ribuan sampai puluhan ribu dolar AS, tetapi operasi kompleks (deep, banyak alat, deviasi tinggi, offshore) bisa jauh lebih mahal, bahkan ratusan ribu sampai jutaan dolar tergantung durasi rig time.

  • Contoh lain: proyek sumur YS13 (sebuah studi ekonomi fishing) menunjukkan biaya USD 28.657,70 untuk masa produksi yang hilang dan fishing job. journal.uir.ac.id+1

Tantangan dan Best Practice

Beberapa tantangan dalam fishing operations:

  • Identifikasi yang tidak tepat terhadap jenis fish → bisa salah pilih tool → gagal atau memicu kerusakan lebih lanjut.

  • Lubang sumur yang bermasalah (runtuh, deviasi, sumbu tidak lurus) sehingga sulit tool mencapai fish dengan alignment yang baik.

  • Kondisi formasi (abrasi, korosi, tekanan).

  • Biaya rig time yang tinggi; setiap jam rig idle (termasuk selama fishing) biaya tinggi.

  • Keamanan / risiko lingkungan bila terjadi kegagalan fishing yang menyebabkan kebocoran, kerusakan casing, dll.

Best practices untuk meminimalkan risiko dan biaya fishing:

  • Melakukan hole cleaning yang baik agar tidak banyak debris jatuh dan menumpuk.

  • Pemilihan lumpur (mud) yang sesuai, kontrol sirkulasi, kontrol tekanan diferensial.

  • Pemeriksaan dan penggunaan peralatan berkualitas, inspeksi, pemeliharaan.

  • Perencanaan fishing tool kit yang lengkap di rig.

  • Pelatihan dan pengalaman personel fishing; pengambilan keputusan yang cepat dan tepat saat fish terjadi.

Fishing Techniques in oil wells, gas atau geothermal adalah bagian penting dari operasi pengeboran dan produksi sumur migas yang tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi bisa dikelola agar dampak negatifnya minimal. Dengan teknik dan peralatan yang benar, perencanaan yang matang, dan analisis ekonomi yang baik, biaya dan waktu yang hilang karena fishing bisa ditekan.

Estimasi biaya fishing di Indonesia yang pernah tercatat sekitar USD 28,657.70 untuk kasus aktivitas ekonomi fishing (contoh: sumur BT21) dapat menjadi acuan bahwa meski biaya bisa signifikan, fishing yang direncanakan dengan baik masih dianggap layak secara finansial.

Fishing Techniques in Oil Wells

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Project Charter & Manfaatnya dalam Project

Diposting oleh admin

Project Charter & Manfaatnya dalam Project Dalam dunia manajemen proyek, keberhasilan sebuah proyek sangat bergantung pada kejelasan perencanaan dan kesepakatan di awal pelaksanaan. Salah satu dokumen penting yang menjadi fondasi utama proyek adalah Project Charter. Meski sering dianggap sekadar formalitas, Project Charter sebenarnya merupakan dokumen yang sangat strategis untuk memastikan semua pihak memahami tujuan proyek,…

Selengkapnya
15 Jul

Six Sigma

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Dalam dunia industri yang kompetitif, perusahaan harus menjaga kualitas produk sambil menekan biaya operasional. Six Sigma hadir sebagai metode manajemen kualitas yang efektif untuk mencapai kedua tujuan tersebut. Metode ini membantu organisasi mendeteksi kesalahan sejak dini, mengurangi variasi proses, dan meningkatkan efisiensi kerja di seluruh lini bisnis. Apa Itu Six Sigma Suatu adalah pendekatan manajemen…

Selengkapnya
7 Nov

Laporan Proyek Efektif

Diposting oleh admin

Laporan Proyek Efektif: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Proyek Dalam dunia manajemen proyek, laporan bukan sekadar dokumen formalitas. Laporan proyek berfungsi sebagai alat komunikasi utama yang menghubungkan tim proyek, manajemen, hingga para stakeholder. Melalui laporan, perkembangan, hambatan, risiko, dan capaian proyek dapat tersampaikan secara transparan dan akurat. Namun, tidak semua laporan memiliki nilai yang sama. Laporan…

Selengkapnya
18 Sep

Managing Upstream Oil and Gas Assets

Diposting oleh admin

🔥 Managing Upstream Oil & Gas Assets: Pelatihan Premium untuk Profesional Migas Indonesia Ingin naik level dalam karier di industri minyak dan gas? Dunia migas terus berubah cepat. Hanya mereka yang memahami Upstream Oil Management dan mampu mengelola Oil & Gas Assets secara strategis yang bisa bertahan. Pelatihan Managing Upstream Oil & Gas Assets dari…

Selengkapnya
26 Oct

Training Oil & Gas Operation Terlengkap 2026 | Jadwal & Materi

Diposting oleh admin

TRAINING OIL & GAS OPERATION: PANDUAN LENGKAP KOMPETENSI, PROSES, DAN PROSPEK KARIER 2026 Industri minyak dan gas (Oil & Gas) masih menjadi salah satu sektor strategis di Indonesia dan dunia. Meskipun transisi energi terus berkembang, kebutuhan terhadap profesional yang kompeten dalam Oil & Gas Operation tetap tinggi, terutama untuk memastikan produksi berjalan aman, efisien, dan…

Selengkapnya
17 Feb

ISO 22000: Sistem Manajemen Keamanan Pangan di Seluruh Rantai Makanan

Diposting oleh admin

Keamanan pangan adalah isu global yang menyangkut kesehatan masyarakat dan perdagangan internasional. Setiap tahap dalam rantai makanan—mulai dari pertanian, pengolahan, hingga penyajian—memiliki potensi risiko kontaminasi yang dapat menyebabkan kerugian besar. Oleh karena itu, ISO 22000 Keamanan Pangan hadir sebagai kerangka kerja internasional yang menyatukan persyaratan keamanan pangan di seluruh rantai pasokan. ISO 22000 (Food safety…

Selengkapnya
10 Nov

Programmable Logic Controller (PLC) Principle, Practice & Trouble Shooting

BACKGROUND: Programmable Logic Controller (PLCs) are integral to modern industrial automation systems. They control machinery and processes in industries such as manufacturing, oil and gas, automotive, and food production. A PLC consists of hardware and software designed to automate processes that require high reliability, ease of programming, and robustness to environmental factors. As industries increasingly rely…

Rp 7.950.000
Tersedia

Integrity Chemical Treatment and Selection

Background: Dalam industri migas, Integrity Chemical Treatment & Management menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasi, efisiensi produksi, dan keselamatan kerja. Salah satu aspek penting dalam pengelolaan integritas aset adalah pemilihan dan penggunaan chemical treatment. Treatment ini  tepat untuk mengatasi berbagai tantangan seperti emulsi, wax, scale, korosi, dan pembentukan hydrate. Ketepatan dalam diagnosis dan penanganan…

Rp 7.950.000
Tersedia

Taxation, Legal and Financial Aspects of PSC

BACKGROUND: Taxation, Legal, and Financial Aspects of Production Sharing Contracts (PSC) focuses on equipping participants with a comprehensive understanding of the complex tax regulations and legal frameworks governing PSCs in Indonesia. As one of the primary models for oil and gas exploration and production, PSCs involve intricate financial structures, cost recovery mechanisms, and tax obligations…

Rp 14.500.000
Tersedia

API 580 Risk Based Inspection

API 580 – Risk Based Inspection and Maintenance, Repair Background Dalam industri proses berisiko tinggi, kegagalan peralatan seperti pressure vessel, piping, heat exchanger, dan storage tank dapat menimbulkan dampak serius terhadap keselamatan, lingkungan, dan kontinuitas operasi. Pendekatan inspeksi konvensional berbasis waktu (time-based inspection) sering kali tidak efektif dan kurang optimal dari sisi biaya dan risiko….

Rp 7.950.000
Tersedia

Power Plant Waste Water Teatment (WWT)

BACKGROUND: Pengelolaan Air Limbah (WWT) sangat perlu dilakukan sejalan dengan program Q-HSE dan operasional, terutama industri skala besar. Disamping itu Waste Water Treatment adalah suatu kewajiban menurut peraturan perundangan di Indonesia. Mengacu kepada regulasi pemerintah terbaru PP 22 tahun 2021, tentang perlindungan lingkungan bahwa semua industry harus mematuhi baku mutu yang telah di tetapkan. Regulasi…

Rp 6.950.000
Tersedia

Powerful Database Analysis and Dashboard Reporting using Microsoft Excel

BACKGROUND: Proses menganalisa data dan membuat dashboard summary report dari file text hasil import aplikasi besar, seperti SAP/ERP, masih sering dilakukan dalam proses yang lama, memakan waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari meskipun sudah menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Padahal apabila dilakukan dengan metode yang canggih, yang sebenarnya sudah disediakan dalam Excel serta dengan penggunaan fungsi-fungsi terbarunya, pekerjaan…

Rp 6.950.000
Tersedia

Fishing Techniques in Oil Wells

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us