- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
CV Fresh Graduate Yang Dilirik oleh HRD/ Recruiter
Tips Membuat CV Fresh Graduate Recruiter yang Menarik dan Efektif
CV Fresh Graduate yang dilirik oleh HRD/ Recruiter adalah yang terstruktur dan informatif serta tidak terlalu panjang.
Kamu mau bu
at CV tapi ragu karena masih Fresh Graduate minim pengalaman kerja? Yuk simak tips dan contoh-contoh berikut. Ada contohnya dan free down-load (tapi dalam artikel-artikel berikutnya).
Orang yang baru lulus dari perguruan tinggi dan mendapat gelar akademik baik sarjana maupun diploma, biasa disebut fresh graduate. Bahkan ada yang nyebut masih hijau, ngeselin yach……. Mereka kan dulu pernah juga jadi fresh grad dan mungkin juga kirim-kirim lamaran. Gapapa, kita buktikan yuk, bahwa CV fresh grad juga bisa menarik. Paling tidak kita sudah berusaha maksimal, selanjutnya tentu dibarengi dengan do’a.
Ini 5 tips membuat CV fresh graduate yang menarik di mata HRD, dan cara-cara menonjolkan kemampuan yang dimiliki oleh fresh graduate dalam selembar kertas. Cocok untuk kalian yang sedang ingin membuat CV dengan pengalaman intern yang masih minim.
1. Buat Cover Letter yang Menarik
Cover letter adalah bagian penting dalam lamaran kerja. Ibarat pakaian, cover letter yang rapi dan menarik membuat kesan pertama yang baik. Bandingkan antara memakai baju yang kusut dengan baju yang rapi—tentu yang rapi lebih menarik, bukan? Begitu juga dengan lamaran kerja. Jika lamaranmu tidak disertai cover letter, kemungkinan besar akan disisihkan oleh recruiter.
Jika mengirim lamaran via email, jadikan cover letter sebagai isi utama dalam body email. Jangan lupa, tuliskan subject yang jelas seperti: “Lamaran untuk Posisi Marketing Intern – Nama Lengkap.”
2. Buat Karir Objectives atau Summary yang Menonjol
Karir objective atau summary adalah bagian penting yang memberikan gambaran singkat tentang dirimu. Buatlah karir objective yang menunjukkan keunggulanmu, dan harus terkesan percaya diri serta optimis. Karir objective yang baik akan menunjukkan fokusmu dan relevansi dengan posisi yang dilamar.
Misalnya, jika melamar posisi marketing, sertakan keterampilan seperti kemampuan komunikasi, analisis data, atau pengalaman dalam event organizing.
3. Tonjolkan Skills dan Pendidikan
Sebagai fresh graduate, pengalaman akademik dan kegiatan selama kuliah sangat penting. Sertakan hal-hal berikut di CV kamu:
- IPK yang kamu capai
- Sub-jurusan atau spesialisasi, jika mendukung posisi yang dilamar
- Prestasi akademik, terutama jika memiliki sertifikat
- Judul skripsi, jika relevan dengan pekerjaan yang diinginkan
- Pengalaman organisasi di kampus atau komunitas
- Kemampuan bahasa (baik lokal maupun asing)
- Keahlian software yang kamu kuasai
Bagian ini menunjukkan bahwa kamu aktif dalam berbagai kegiatan dan memiliki potensi untuk bekerja dalam tim.
4. Sertakan Sertifikat dan Penghargaan
Jika memiliki sertifikat, jangan ragu untuk mencantumkannya. Sertifikat dapat meningkatkan kredibilitas CV kamu. Contoh sertifikat yang relevan meliputi:
- Skor TOEFL atau IELTS
- Sertifikat kursus profesional atau seminar
- Sertifikat dari BNSP atau lembaga terkait lainnya
5. Masukkan Kegiatan atau Proyek yang Relevan
Jika kamu terlibat dalam proyek di kampus atau kegiatan lain di luar kuliah, pastikan untuk mencantumkannya. Beberapa contoh kegiatan yang bisa ditulis di CV adalah:
- Proyek selama magang
- Pengalaman menjadi sekretaris himpunan mahasiswa
- Penulisan artikel atau menjadi panitia acara kampus
- Kerja paruh waktu atau wirausaha
- Menjadi content creator di media sosial
Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kamu bisa bekerja dalam tim dan memiliki tanggung jawab.
Tags: Hiring, Recruiting
CV Fresh Graduate Yang Dilirik oleh HRD/ Recruiter
Contract & Procurement Management
Diposting oleh adminContract & Procurement Management yang baik merupakan salah satu kunci mengendalikan biaya, risiko, dan sangat mendukung keberhasilan Proyek. Dalam dunia project management modern, keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tim atau kecanggihan teknologi yang digunakan. Banyak proyek mengalami keterlambatan, pembengkakan biaya, hingga sengketa karena lemahnya pengelolaan kontrak dan proses pengadaan. Di sinilah Contract &…
SelengkapnyaKekuatan Meditasi: Cara Ampuh Meningkatkan Fokus dan Ketenangan
Diposting oleh adminPendahuluan Di tengah ritme hidup yang serba cepat dan penuh tekanan, banyak orang mengalami kesulitan untuk tetap fokus dan menjaga ketenangan batin. Tuntutan pekerjaan, informasi yang berlimpah, serta tekanan sosial sering kali membuat pikiran mudah terdistraksi dan emosi menjadi tidak stabil. Dalam konteks inilah, kekuatan meditasi untuk meningkatkan fokus dan ketenangan semakin mendapat perhatian sebagai…
SelengkapnyaISO 27001 Information Safety
Diposting oleh Teguh Imam SantosoIntroduction Di era digital saat ini, data telah menjadi aset paling bernilai bagi perusahaan. Informasi pelanggan, data operasional, dokumen keuangan, hingga rahasia bisnis harus dikelola dengan tingkat keamanan yang tinggi. Ancaman seperti peretasan, kebocoran data, malware, hingga kesalahan manusia dapat menimbulkan kerugian besar, baik secara finansial maupun reputasi. Oleh karena itu, organisasi modern membutuhkan sistem…
SelengkapnyaAnalisis Loss Time: Strategi Efektif Tingkatkan Produktivitas
Diposting oleh admintoc] Pendahuluan Dalam dunia industri dan operasional modern, waktu adalah aset yang sangat berharga. Setiap menit keterlambatan, gangguan, atau aktivitas tidak produktif dapat berdampak langsung pada biaya, produktivitas, dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, analisis loss time dan strategi perbaikannya menjadi elemen penting dalam upaya meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan. Loss time sering kali terjadi…
SelengkapnyaEmotional Intelligence di Dunia Kerja: Kunci Sukses Profesional
Diposting oleh adminPendahuluan Di era kerja modern yang sarat tekanan, kolaborasi lintas fungsi, dan perubahan cepat, kecerdasan intelektual (IQ) saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan karier. Banyak konflik, miskomunikasi, dan penurunan kinerja terjadi bukan karena kurangnya kompetensi teknis, melainkan karena lemahnya pengelolaan emosi. Inilah mengapa emotional intelligence di dunia kerja menjadi faktor penentu kinerja individu dan keberhasilan…
SelengkapnyaSCRUM vs Waterfall
Diposting oleh adminSCRUM vs Waterfall: Metodologi Proyek yang Tepat untuk Tim Anda Dalam dunia manajemen proyek, khususnya di bidang teknologi informasi, dua metodologi yang sering dibandingkan adalah SCRUM dan Waterfall. Keduanya memiliki karakteristik, keunggulan, serta keterbatasan masing-masing. Pemilihan metode yang tepat akan sangat memengaruhi keberhasilan proyek, terutama dalam hal kecepatan, fleksibilitas, dan kualitas hasil akhir. Artikel ini…
Selengkapnya
Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.