• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
zoom preview activate zoom

Operasi dan Perawatan PLTU

Rp 7.950.000
Stok Tersedia
Kategori Maintenance, Power Generation, Production Operation

22 - 24 Juni 2026, Bandung

11 - 13 November 2026, Bandung

Cecep Slamet Abadi, S.T., M.T.

Tentukan pilihan yang tersedia!

Operasi dan Perawatan PLTU

Background

Manajemen operasi dan pembangkitan merupakan upaya memahami serta mengelola proses operasi sistem pembangkit tenaga listrik dan sistem penyaluran secara rasional, ekonomis, dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan mutu, efisiensi, dan keandalan operasi.

Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), keberhasilan operasi sangat dipengaruhi oleh efektivitas perawatan. Perawatan pembangkitan yang terencana dan dilaksanakan secara efektif akan meningkatkan kinerja unit, memperpanjang umur aset, menekan biaya operasi, serta menjadikan perusahaan unggul dan kompetitif di bidang pembangkitan.

Training ini dirancang untuk mempersiapkan dan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia dalam pengelolaan operasi sistem pembangkit, sekaligus memperluas pemahaman terhadap aspek-aspek engineering pada sistem pembangkitan tenaga listrik.
Melalui program ini, diharapkan pengelolaan PLTU dapat dilakukan secara handal, efisien, aman, dan ramah lingkungan, sehingga mampu menjamin kontinuitas pasokan energi listrik.

Objectives

Setelah mengikuti pelatihan Operasi dan Perawatan PLTU, peserta diharapkan mampu:

  1. Merencanakan dan mengoperasikan unit pembangkit secara optimal.

  2. Merencanakan dan mengevaluasi keandalan operasi serta faktor-faktor operasi lainnya.

  3. Memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengoptimalkan Equivalent Availability Factor (EAF).

  4. Melaksanakan first line maintenance secara benar dan aman.

  5. Melakukan optimasi serta evaluasi kinerja operasi pembangkit.

  6. Merencanakan dan mengelola bahan bakar serta mengevaluasi ketersediaannya sesuai kebutuhan operasi.

  7. Merencanakan dan mengevaluasi transaksi jual beli tenaga listrik berdasarkan parameter dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL/PPA).

Course Outline

A. Dasar-Dasar Manajemen Operasi

  • Konsep dasar manajemen operasi pembangkit

  • Peran operasi dalam keandalan dan efisiensi PLTU

B. Ruang Lingkup Program Operasi Sistem Pembangkit

  • Sistem utama dan pendukung PLTU

  • Keterkaitan operasi, pemeliharaan, dan keselamatan

C. Perencanaan Pemeliharaan

  • Aspek-aspek pemeliharaan terpadu

  • Pemeliharaan periodik dan berbasis kondisi

  • Strategi perawatan untuk peningkatan keandalan

D. Prosedur Pemeliharaan Pembangkit

  • First line maintenance

  • Koordinasi operasi dan pemeliharaan

  • Dokumentasi dan pelaporan teknis

E. Perencanaan Operasi

  • Perencanaan beban dan kesiapan unit

  • Pengelolaan bahan bakar dan operasi ekonomis

F. Manajemen Efisiensi PLTU

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi

  • Upaya peningkatan efisiensi operasi

G. Indeks Kinerja Pembangkit

  • Definisi indeks kinerja pembangkit

  • Durasi outage dan derating

  • Formula dan perhitungan indeks kinerja (EAF, EFOR, dll.)

H. Studi Kasus dan Diskusi

  • Studi kasus operasi dan perawatan PLTU

  • Diskusi permasalahan nyata di lapangan

About The Course Leader

Cecep Slamet Abadi, S.T., M.T.

Operasi dan Perawatan PLTU

Produk Terkait

RAMS (Reliability, Availability, Maintainability & Safety)

Background Dalam industri modern—khususnya manufaktur, energi, transportasi, dan infrastruktur—kinerja sistem dan aset tidak hanya diukur dari kemampuan beroperasi, tetapi juga dari keandalan (Reliability), ketersediaan (Availability), kemudahan pemeliharaan (Maintainability), serta keselamatan (Safety). Konsep RAMS menjadi pendekatan terintegrasi untuk memastikan sistem mampu beroperasi secara optimal, aman, dan berkelanjutan sepanjang siklus hidupnya (life cycle). Penerapan RAMS yang baik…

Rp 9.500.000
Tersedia

Safety Shutdown System

BACKGROUND: Safety Shutdown Systems (SSS) are critical in ensuring the safe operation of industrial plants, machinery, and equipment. These systems are designed to automatically detect hazardous conditions and initiate a controlled shutdown to prevent accidents, equipment damage, or catastrophic failures. In industries such as oil and gas, manufacturing, and power generation, where processes often operate…

Rp 7.950.000
Tersedia

Supervisi Pengoperasian Sistem BOP (Balance of Plant)

BACKGROUND: Pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara, areanya dikelompokkan menjadi beberapa bagian utama: Main Power Equipment, Balance of Plant (BOP), dan Coal Handling. Secara khusus, Main Power Equipment mencakup boiler, turbin, generator, transformator, dan kondensor. Sementara itu, BOP (Balance of Plant) meliputi beberapa sistem penting seperti Water Treatment Plant (MED, Mixed…

Rp 7.950.000
Tersedia

Rotating Equipment Operation & Maintenance

BACKGROUND: Rotating equipment is commonly used in the industry & plays a vital role in end-to-end production operations. Hence, mastering the principles of rotating equipment is very essential. Identification of failure modes & monitoring methods of failure symptoms are important as well, for establishing the most effective maintenance program. This course begins with discussing the…

Rp 7.950.000
Tersedia

Power Plant Performance Test

BACKGROUND: The main reasons to conduct a power plant performance test are: Identify the baseline performance of the power plant in different operating cases Quantify the prior/after performance improvement due to a major maintenance outage. Verify if the power plant meets the specifications of the applicable purchase contract, therefore if liquidated damages or “make good”…

Rp 7.950.000
Tersedia

Maintenance & Repair Process: Strategi Efektif Tingkatkan Keandalan Aset

Background Dalam dunia industri, efektivitas proses maintenance dan repair sangat menentukan keandalan aset, kelancaran produksi, serta pengendalian biaya operasional. Banyak organisasi masih menghadapi masalah seperti downtime tinggi, perbaikan berulang, pekerjaan reaktif, serta kurangnya standar kerja yang jelas dalam proses maintenance dan repair. Proses maintenance dan repair yang tidak terstruktur sering menyebabkan inefisiensi, pemborosan sumber daya,…

Rp 7.950.000
Tersedia
Index
Chat with us on WhatsApp
Chat with Us