• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Production Operation » Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun
zoom preview activate zoom

Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun

Rp 8.950.000
Stok Tersedia
Kategori Production Operation, Q-HSE

Trainer: Ir. Dwi Handaya, MK3

Jakarta, 8 - 10 October, 2025

Tentukan pilihan yang tersedia!

Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun

BACKGROUND:

Sertifikasi BNSP – Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun

Pencemaran limbah B3 dari aktivitas industri merupakan Pemerintah telah mengeluarkan aturan baru pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan non-B3. Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. PP ini merupakan salah satu turunan Undang-Undang No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Seseorang/ karyawan perusahaan yang mendapatkan Sertifikasi Kompetensi Ahli Pemantauan Pengelola Limbah B3  maka akan mendapatkan bukti pengakuan tertulis atas kompetensi yang dikuasainya. Sertifikat Kompetensi K3 tersebut dikeluarkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja, termasuk tenaga kerja di bidang Pemantauan Pengelolaan Limbah B3.

OBJECTIVES:

  • Mengetahui dan memahami aplikasi peraturan dan perundangan yang terkait dengan pengelolaan limbah B3
  • Mampu membuat perencanaan dan pelaksanaan minimasi Limbah B3 yang tepat
  • Memahami dan dapat mengaplikasikan proses penyimpanan serta pengumpulan limbah B3 yang tepat
  • Paham dan mengetahui teknik pemantauan pengelolaan limbah B3 yang benar
  • Mengetahui cara untuk mengevaluasi pengelolaan limbah B3
  • Dapat membuat pelaporan pengelolaan limbah B3
  • Mengetahui dan dapat mengaplikasikan teknologi yang tepat dalam pengemasan limbah B3
  • Dapat membangun dan mengimplementasikan K3 dalam proses pengelolaan limbah B3.

PERSYARATAN DOKUMEN SERTIFIKASI BNSP:

  1. Foto copy KTP
  2. Pas Photo Background Merah 3×4 sebanyak 4 lembar
  3. Foto copy Ijazah Terakhir;
  4. Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae);
  5. Surat Keterangan/Rekomendasi dari perusahan.

COURSE OUTLINE:

Unit Kompetensi  PPLB3, Acuan: SKKNI No. 187 Tahun 2016 dan SKKNI No. 191 Tahun 2019:

  1. Mengidentifikasi Sumber Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
  2. Menentukan Sumber dan Kategori Bahaya Timbulan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
  3. Melakukan Penyimpanan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
  4. Melakukan Evaluasi Hasil Analisis Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
  5. Melakukan Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
  6. Melakukan Evaluasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
  7. Melakukan Pemantauan Dampak Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
  8. Menyusun Laporan Kegiatan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
  9. Menyusun Rancangan Program Kedaruratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
  10. Melaksanakan Penanggulangan Kedaruratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
  11. Melakukan Tindakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Bahaya dalam Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
  12. Melakukan Pengurusan Perizinan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)

ABOUT THE COURSE LEADER:

Ir. Dwi Handaya., ST.,MK3., IPM – Praktisi Waste Water Treatment – Specialist

Berpengalaman praktisi lebih dari 25 tahun di bidang Waste Water Treatment baik nasional maupun internasional (Germany, Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Singapore, Malaysia, dan lain-lain. Mempunyai background S1 Teknik Kimia, dan S2 Magister Environment, HSE dari Universitas Indonesia. Saat ini menjabat sebagai dewan penasehat dan dewan pakar di Indonesian Water Association (www.idwa.or.id). Mensupport berbagai project bidang WWT, ETP, PWT, STP di berbagai bidang. Juga pernah mensupport berbagai industri pembangkit seperti PLTU Pangkalan Susu, PLTU Lontar, program daur ulang PLN UID Jakarta area dll.

Selain pengalaman praktis di industri, beliau telah mengajar di lebih dari 300 event training dan seminar.

Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun

Produk Terkait

Gas Turbine & Compressor Operation & Maintenance

BACKGROUND: Gas turbines and compressors are critical components in various industries, including power generation, oil and gas, and petrochemicals. Their efficient operation and maintenance are essential for ensuring reliability, optimizing performance, and minimizing downtime. This training program is designed to provide participants with a comprehensive understanding of gas turbine and compressor systems, including their principles…

Rp 7.950.000
Tersedia

Kalibrasi Coal Feeder & Weigher Belt

BACKGROUND: Ketepatan pengukuran debit, volume, berat & sejenisnya makin menjadi vital jika berhubungan dengan proses produksi atau komersial. Juga dalam kaitannya dengan batubara. Coal feeder merupakan peralatan utama pada PLTU yang berfungsi mengatur laju aliran batu bara yang masuk ke mill/penggiling untuk dihaluskan. Coal feeder bertugas mengatur banyak sedikitnya batu bara sesuai dengan kebutuhan yang…

Rp 7.950.000
Tersedia

Coal Dust Explosion

Background & Objectives: Coal dust explosion is one of the most hazardous risks in coal-fired power plants & coal handling facilities. Fine coal particles are highly combustible & under certain conditions, can lead to catastrophic explosions when exposed to ignition sources. The risk becomes even more critical as operations scale up & involve large quantities…

Rp 6.350.000
Tersedia

Gas & Diesel Engines Operation & Maintenance

BACKGROUND: Most facilities require some type of prime mover to supply mechanical power for pumping, electrical power generation, operation of heavy equipment, and to act as a backup electrical generator for emergency use during the loss of the normal power source. Although several types of prime movers are available (gasoline engines, steam and gas turbines),…

Rp 7.950.000
Tersedia

Basic Petroleum Resource Management System

Background Dalam industri minyak dan gas bumi, pengelolaan sumber daya dan cadangan hidrokarbon harus dilakukan secara terstandar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Petroleum Resource Management System (PRMS) merupakan kerangka kerja internasional yang digunakan untuk klasifikasi, estimasi, dan pelaporan sumber daya dan cadangan migas secara konsisten. Pemahaman dasar PRMS menjadi penting bagi personel yang terlibat dalam perencanaan…

Rp 7.950.000
Tersedia

Spare Parts Management

Background Spare parts merupakan elemen kritis dalam mendukung keandalan operasi, efektivitas pemeliharaan, dan ketersediaan aset di industri manufaktur, migas, pembangkit, dan petrokimia. Pengelolaan spare parts yang tidak optimal dapat menyebabkan downtime tinggi, pembengkakan biaya inventori, serta risiko kekurangan material kritis. Melalui sistem Spare Parts Management yang terencana dan terintegrasi, perusahaan dapat memastikan ketersediaan suku cadang…

Rp 7.950.000
Tersedia
Index
Chat with us on WhatsApp
Chat with Us