- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Production Safety System
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Oil & Gas, Q-HSE |
10 - 12 Agustus 2026, Bandung
10 - 12 November 2026, Bandung
INSTRUCTOR: Ir. In Jumanda Kasdadi, MT
Production Safety System
BACKGROUND:
Risks yang bisa terjadi pada semua fasilitas produksi oil/gas di darat dan di lepas pantai pada umumnya: kebakaran atau ledakan; masalah lingkungan, kerusakan alat produksi, & cedera pada orang atau personel. Tujuan dari desain sistem keselamatan produksi adalah untuk mengurangi risiko bahaya yang teridentifikasi ke tingkat yang wajar dan diantisipasi dengan baik.
Pembahasan akan dimulai dengan prinsip-prinsip keselamatan produksi, lapis-lapis perlindungan (layer of protection), safety instrumentation hingga safety management. Code/standard API RP 14C tentang Surface Safety Systems for Offshore Production juga akan di refresh dalam pelatihan ini.
OBJECTIVES:
Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai sistem keselamatan produksi (production safety system).
Setelah pelatihan ini, diharapkan mendapatkan pengetahuan & pemahaman mengenai production safety system secara menyeluruh. Dengan itu dapat bekerja lebih safe, technically sound & environmental friendly tanpa mengurangi produktivitas.
RECOMMENDED PARTICIPANTS:
- Engineers, Supervisor/ Superintendent, Petroleum, Production, Operational, Instrument, Maintenance
- Everybody or professional who want to get benefit or broaden knowledge from this course
COURSE OUTLINE:
- Introduction
- Overview of Occupational Safety and Health (hazard, risk, incident, accident, hierarchy of hazard control, etc)
- Hierarchy of Hazard Control (elimination, substitution, engineering, administration, etc)
- Protection Concepts and Layer of Protection (BPCS, alarm system, SIS, etc)
- Safety Instrumented System (SIS) and Risk Reduction
- Safety Management/Administration System
- Overview of API RP 14C (Surface Safety Systems for Offshore Production)
- Safety in Field Instruments & Devices
- Hazard Study & Identification
- Effect of Gas Properties to Production Safety System (pressured gas, toxic gas, etc)
- Fire and Gas Detectors
- Safety Symbol & MSDS (Material Safety Data Sheet)
- Emergency Shutdown Systems
- Discussion, Case Study and Film
ABOUT THE COURSE LEADER:
Ir. In Jumanda Kasdadi, MT (IJK) is an experienced instructor and he has been conducting training for oil and gas companies since 1997.
He has BS and MS in chemical engineering degrees from the Institute Technology Bandung.
Companies that have received Mr. Kasdadi’s in-house training include Chevron, PertaminaHulu Energi–ONWJ, ConocoPhillips, Total, Medco, Petrochina, Pertamina, Star Energy, Freeport, and many others.
Ir. In Jumanda Kasdadi, MT was involved in several projects of Front-End Engineering Design (FEED), Risk-Based Inspection (RBI), HAZID, HAZOPS, QRA, FTA, etc; for national and international companies.
IJK has also taken courses for 9 topics in The Oil & Gas fields at PETEX (Petroleum Extension), University of Texas at Austin, in Houston, Texas, USA (2018)
Production Safety System
Contractor Safety Management System
BACKGROUND: Contractor Safety Management System (CSMS), yaitu sistem manajemen yang dirancang untuk mengelola dan memitigasi risiko keselamatan bagi kontraktor yang bekerja di lokasi atau proyek tertentu. Dari sisi pemberi kerja (owner), owner ingin memastikan bahawa suatu pekerjaan dilaksanakan sesuai kaidah Q-HSE yang berlaku. Sehingga dibuatlah suatu standar & ketentuan yang harus dipenuhi oleh penyedia barang…
Rp 7.950.000
Monobore Drilling and Completion
BACKGROUND: Monobore Drilling & Completion diangap suatu terobosan baru yang akan lebih ekonomis dan membutuhkan waktu yang lebih cepat jika diterapkan. Dengan semakin menipisnya cadangan minyak dan gas, maka reservoir minyak dan gas yang marginal dengan type reservoir yang berlapis akan tidak ekonomis lagi jika di bor dan di komplesi dengan cara konvensional. Agar kegiatan…
Rp 14.950.000
Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) & Culinary
BACKGROUND: Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) & Culinary Makanan yang aman & sehat sangat penting bagi karyawan untuk mendapatkan nutrisi yang sesuai. Makanan yang dimakan tidak boleh membahayakan konsumennya. Baik melalui faktor biologis, kimiawi atau melalui kontaminan lainnya. Melalui food safety dan kualitas yang dikontrol, akan menjamin didapatkannya makanan yang aman, baik melalui seluruh…
Rp 6.950.000
Advance Project Economics & Risk Analysis Strategic Planning & Portfolio Management of Oil and Gas Upstream Business in Indonesia
BACKGROUND: The oil and gas industry in Indonesia is navigating a transformative period, characterized by evolving regulatory frameworks, advancing technologies, and shifting market dynamics. As the country aims to enhance its energy security and sustainability, the role of advanced project economics and risk analysis has become increasingly crucial. Understanding the intricacies of Production Sharing Contracts…
Rp 14.500.000
Hazardous Area Classification & Installation
LATAR BELAKANG: Kawasan berbahaya didefinisikan dalam DSEAR (Dangerous Substances and Explosive Atmospheres Regulation) sebagai “setiap tempat di mana atmosfer yang mudah meledak dapat terjadi dalam jumlah yang memerlukan tindakan pencegahan khusus untuk melindungi keselamatan pekerja”. Dalam konteks ini, ‘tindakan pencegahan khusus’ sebaiknya diambil sehubungan dengan konstruksi, pemasangan dan penggunaan peralatan. Oleh karena itu Hazardous Area…
Rp 7.950.000
Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun
BACKGROUND: Sertifikasi BNSP – Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Pencemaran limbah B3 dari aktivitas industri merupakan Pemerintah telah mengeluarkan aturan baru pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan non-B3. Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. PP ini merupakan salah satu turunan…
Rp 8.950.000
>



