• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
zoom preview activate zoom

Safety Integrity Level (SIL)

Rp 7.950.000
Stok Tersedia
Kategori Maintenance, Production Operation, Q-HSE

11 - 13 Agustus 2026, Bandung

16 - 18 November 2026, Bandung

Trainer: Ir. In Jumanda Kasdadi, MT

Tentukan pilihan yang tersedia!

Safety Integrity Level (SIL)

BACKGROUND:

Dalam keselamatan fungsional, Safety Integrity Level (SIL) (dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai tingkat integritas keselamatan) didefinisikan sebagai tingkat relatif pengurangan risiko yang disediakan oleh fungsi instrumen keselamatan (SIF, Safety Instrumented System), yaitu pengukuran kinerja yang dibutuhkan SIF.

Dalam standar keselamatan fungsional berdasarkan standar IEC 61508, empat SIL didefinisikan, dengan SIL4 sebagai yang paling dapat diandalkan dan SIL1 sebagai yang paling tidak dapat diandalkan. SIL yang berlaku ditentukan berdasarkan sejumlah faktor kuantitatif yang dikombinasikan dengan faktor kualitatif, seperti penilaian risiko dan manajemen siklus hidup keselamatan. Namun, standar lain mungkin memiliki definisi nomor SIL yang berbeda.

Desain dimulai dari proses pembelian barang, pekerjaan engineering, konstruksi sampai dengan commissioning. Sejalan denga proses tersebut, factor keamanan seharusnya masuk dalam semua tahapan.

Karena itu program pelatihan Safety Integrity Level (SIL) ini sangat berguna bagi peserta untuk mendapatkan kemampuan tentang cara perancangan serta pembuatan desain, analisis, dan engineering report pada project dengan juga mempertimbangkan tentang factor keamanan produk desain yang kita buat.

OBJECTIVES:

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memahami konsep dasar dan pentingnya Safety Integrity Level (SIL) dalam sistem keselamatan industri.
  • Menjelaskan hubungan antara risiko operasional dan kebutuhan tingkat integritas keselamatan dalam suatu proses.
  • Mengidentifikasi metode untuk menentukan SIL yang sesuai berdasarkan analisis risiko dan kebutuhan sistem.
  • Memahami standar internasional seperti IEC 61508 dan IEC 61511 yang relevan dengan SIL.
  • Memberikan pengetahuan tentang pemilihan, penerapan, dan evaluasi perangkat keras dan perangkat lunak untuk mencapai SIL yang ditargetkan.
  • Mengembangkan kemampuan untuk melakukan verifikasi dan validasi SIL dalam sistem instrumentasi keselamatan.
  • Meningkatkan kesadaran akan keselamatan fungsional dan dampaknya terhadap kinerja operasi.

COURSE OUTLINE:

  1. Functional Safety Overview & Safety Instrumented System Scope
  2. Safety Integrity Level Engineering Fundamental
  3. Process ControlOverview
  4. Control Loop Components
  5. Safety Integrity Level Analysis Steps
  6. Hazard Identification
  7. Risk Estimate/ Calculation
  8. Risk Reduction Requirement & Tolerable Risk
  9. Determine Safety Function/ SIL Target
  10. Safety Integrity Levels, RRF & Probability of Failure
  11. SIL Management and Lifecycle
  12. Case Studies

ABOUT THE COURSE LEADER:

Ir. In Jumanda Kasdadi, M.T

Mr. Jumanda, a dedicated lecturer, has conducted nearly 280 training sessions (both public and in-house) for various industries, with a strong focus on oil and gas companies since 1997. He holds both Bachelor’s and Master’s degrees in Chemical Engineering from the Institute Technology Bandung. In addition, he has completed nine specialized courses in the oil and gas sector at PETEX (Petroleum Extension), University of Texas at Austin, in Houston, Texas, USA, in 2018.

Apart from his formal education, Mr. Jumanda possesses numerous professional certifications. These include a Lecturer Certificate from the Indonesian Minister of Education, Construction, Electrical, and Fire Protection Certificates from the HSE Association Indonesia (ALPK3), and Risk-Based Inspection (RBI) Facilitator certification. He is also certified in Instrumentation Engineering Design for Oil & Gas Projects with INtools (Ref. No OGC01-170516200516-2839), HAZOPS, and HAZID by the Indonesian Certifying Agency (BNSP).

Mr. Jumanda has delivered training to prestigious companies, primarily in capital-intensive industries. His clients include Pertamina, PHE, PHI, PHR, PHKT, PGN, Chevron, ConocoPhillips, Total Indonesie, CNOOC, Medco, PetroChina, Star Energy, Freeport, Mubadala, Indonesia Power, geothermal companies, KAI, the US Consulate, SKK Migas, Titas (Bangladesh), as well as companies in the petrochemical and mining sectors.

Ir. Jumanda K, MT, has also been directly involved in key projects such as Feasibility Studies (FS), Front-End Engineering Design (FEED), Detail Engineering Design for Construction (DEDC), Risk-Based Inspection (RBI), HAZID, HAZOPS, QRA, FTA, and SIL Classification. His work spans national and international companies, showcasing his extensive expertise and experience in the oil and gas industry.

Safety Integrity Level (SIL)

Produk Terkait

Flow & Level Custody Measurement

BACKGROUND: This course is designed to acquaint users with the problems and solutions for high accuracy transfer of liquid and gas petroleum products from supplier to customer. These needs have been brought about by major changes in manufacturing processes and because of several dramatic circumstantial changes such as: the increase in the cost of fuel…

Rp 7.950.000
Tersedia

Training dan Sertifikasi BNSP Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air

BACKGROUND: Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA) merupakan personil yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab internal terhadap pencegahan dan penanggulangan pencemaran air yang disebabkan dari seluruh kegiatan produksi. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018 Tentang Standar Dan Sertifikasi Kompetensi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah Dan Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran…

Rp 8.950.000
Tersedia

Technical Project Documentation Management

BACKGROUND: Every good project produces documentation that is well organized and easy to find. Return when information is needed to proceed to the next project phase or operation/maintenance process. It can be done manually although using software is much better. Nevertheless, it is very important that it shall exist & well managed   OBJECTIVES: This…

Rp 5.500.000
Tersedia

Supervisi Pengoperasian dan Pemeliharaan Pembangkit Tenaga Listrik

BACKGROUND: Supervisi pengoperasian dan pemeliharaan pembangki tenaga listrik sangat dibutuhkan untuk menjaga mutu, keandalan, keamanan dan kelancaran operasi dan pemeliharaan pembangkit. Dengan supervisi operasi dan pemeliharaan pembangkit dapat diketahui apakah tatakelola unit pembangkit sudah dilaksanakan dengan baik. Tata kelola operasi dan pemeliharaan unit pembangkit yang baik merupakan pedoman dalam menjalankan seluruh proses bisnis untuk meningkatkan…

Rp 7.950.000
Tersedia

Process Hazard Analysis (PHA)

BACKGROUND: In industrial operations, particularly those involving hazardous processes, the identification, evaluation, and control of potential risks are critical to ensuring safety, environmental compliance, and operational continuity. Process Hazard Analysis (PHA) serves as a systematic approach to identifying hazards, analyzing potential consequences, and implementing measures to mitigate risks. As industrial processes become increasingly complex, the…

Rp 7.950.000
Tersedia

Non-Destructive Examination (NDE)

BACKGROUND: Non-Destructive Examination (NDE) adalah metode inspeksi yang digunakan secara luas di berbagai industri, termasuk minyak dan gas, manufaktur, dan pembangkit listrik. Pengujian ini dilakukan tanpa merusak material atau komponen, sehingga penting untuk menjaga integritas operasional peralatan. NDE memberikan informasi tentang kondisi internal dan eksternal material, memungkinkan deteksi cacat lebih dini untuk meminimalkan risiko kegagalan….

Rp 7.950.000
Tersedia
Chat with us on WhatsApp
Chat with Us