- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Info Lengkap Pembinaan K3 Sertifikasi Kemnaker
Perusahaan yang secara operasional memiliki potensi risiko besar diharuskan untuk menerapkan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Selain itu, perusahaan dengan potensi risiko kecil tetapi memiliki lebih dari 100 karyawan juga wajib menerapkan program K3. Alasan utama penerapan K3 adalah melindungi pekerja dari potensi kecelakaan kerja yang mungkin terjadi. Lebih dari itu, perusahaan juga memperoleh keuntungan dari lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien.
Dengan demikian, ketika K3 diterapkan secara benar, para stakeholder tentu saja akan yakin bahwa perusahaan telah menjalankan prosedur operasional dengan baik. Selanjutnya, K3 juga berfungsi sebagai tolok ukur untuk pelaksanaan SOP (Standar Operating Procedure). Jika kecelakaan kerja terjadi, perusahaan akan lebih mudah mengidentifikasi bagian proses kerja yang salah, sehingga langkah perbaikan dapat dilakukan dengan cepat.
Selain itu, penerapan K3 yang tepat akan meningkatkan produktivitas karena karyawan merasa aman dan terlindungi, sehingga mereka dapat fokus pada pekerjaan mereka tanpa kekhawatiran.
Apa Itu K3?
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) mencakup berbagai kegiatan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja. Secara khusus, tujuan K3 adalah mencegah kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja. Selain itu, Ahli K3 adalah seorang profesional yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja untuk memastikan pelaksanaan UU No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja. Dengan kata lain, tugas utama Ahli K3 adalah memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat melalui pencegahan kecelakaan dan penyakit, serta sosialisasi kesehatan di tempat kerja.
Dasar Hukum K3 di Indonesia
Di Indonesia, K3 diatur oleh beberapa undang-undang yang bertujuan melindungi tenaga kerja. Pertama, ada UU No. 1 Tahun 1970 yang mengatur keselamatan kerja. Selanjutnya, UU No. 23 Tahun 1992 tentang kesehatan dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan juga mengatur hal serupa.
Pemerintah telah mengeluarkan beberapa peraturan tambahan terkait K3, seperti:
- PP No. 11 Tahun 1979 tentang keselamatan kerja di pengelolaan minyak dan gas bumi.
- PP No. 7 Tahun 1973 tentang penggunaan dan peredaran pestisida.
- Keputusan Presiden No. 22 Tahun 1993 tentang penyakit akibat kerja.
Pembinaan K3: Mengapa Ini Penting?
Pembinaan K3 adalah pelatihan untuk membekali pekerja dengan pengetahuan mengenai prosedur keselamatan dan bahaya yang ada di tempat kerja. Sebagai contoh, perusahaan di sektor kontraktor, kimia, gas, dan listrik memiliki risiko tinggi, sehingga mereka membutuhkan Ahli K3 umum yang tersertifikasi KEMNAKER. Dengan demikian, perusahaan yang memiliki Ahli K3 menunjukkan bahwa mereka serius dalam mengurangi potensi kerugian dari kecelakaan kerja.
Tujuan dan Manfaat Pembinaan K3 KEMNAKER
Pembinaan K3 KEMNAKER memiliki beberapa tujuan utama:
- Pertama, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja tentang K3.
- Kedua, membantu pekerja melaksanakan pekerjaannya dengan aman tanpa risiko terhadap kesehatan.
- Pembinaan K3 juga bertujuan untuk mengurangi kecelakaan kerja dan absensi akibat penyakit kerja.
- Penerapan K3 yang baik dapat mengurangi biaya kompensasi kecelakaan dan perawatan alat kerja.
- K3 akan meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja serta membangun komunikasi yang lebih baik di antara pekerja.
- Pada akhirnya, ini menciptakan budaya K3 yang positif di lingkungan kerja.
Syarat Mengikuti Pembinaan K3 KEMNAKER
Untuk mengikuti Pembinaan K3 KEMNAKER, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:
- Fotokopi ijazah terakhir.
- Fotokopi KTP.
- Pas foto 1,5×2 cm dan 4×6 cm (3 lembar).
- Surat pengantar dari perusahaan.
- Surat keterangan sehat dari klinik atau rumah sakit.
Berapa Biaya Pembinaan K3?
Biaya Pembinaan K3 bervariasi, tergantung pada bidang kompetensi dan jumlah peserta. Semakin banyak peserta yang didaftarkan, semakin menarik penawaran yang akan diberikan. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menghubungi tim kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Selain Public Training, PJK3 PT. Fiqry Jaya Manunggal (FJM) juga menyelenggarakan In-house Training bagi perusahaan-perusahaan yang membutuhkan. Silahkan kunjungi www.fiqry.com
Bersambung disini.
Info Lengkap Pembinaan K3 Sertifikasi Kemnaker
Load Dispatch Center Nasional
Diposting oleh adminLoad Dispatch Center (LDC) merupakan pusat kendali sistem kelistrikan yang andal dan efisien. Dalam sistem kelistrikan modern, keseimbangan antara produksi dan konsumsi listrik harus dijaga setiap saat. Ketidakseimbangan sekecil apa pun dapat menyebabkan gangguan, bahkan blackout. Di sinilah peran load dispatch center merata secara nasional menjadi sangat vital. Load Dispatch Center berfungsi sebagai “otak” sistem…
Selengkapnya5 Langkah Mitigasi Risiko Proyek
Diposting oleh admin5 Langkah Mitigasi Risiko Proyek Risiko adalah bagian yang tidak terpisahkan dari setiap proyek, baik proyek kecil maupun besar. Jika tidak diantisipasi dengan baik, risiko dapat menyebabkan keterlambatan, pembengkakan biaya, bahkan kegagalan proyek. Oleh karena itu, diperlukan proses mitigasi risiko yang sistematis untuk meminimalkan dampaknya. Berikut 5 langkah mitigasi risiko proyek yang umum diterapkan dalam…
SelengkapnyaApplied Reservoir Engineering
Diposting oleh adminPendahuluan Reservoir engineering merupakan inti dari rekayasa perminyakan, yang mencakup pengelolaan cadangan minyak dan gas secara efektif untuk memaksimalkan umur reservoir. Pelatihan Applied Reservoir Engineering dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip rekayasa reservoir, mulai dari analisis sifat batuan hingga simulasi perencanaan lapangan. Untuk informasi lebih lanjut atau pendaftaran, hubungi WA 6282130176197. Apa Itu Applied…
SelengkapnyaKomunikasi Antar Tim Production Operation
Diposting oleh adminDalam sistem produksi — baik di pembangkit listrik, industri migas, manufaktur, maupun fasilitas proses — gangguan operasional sering kali bukan disebabkan oleh kegagalan peralatan, tetapi oleh kegagalan komunikasi. Data berbagai studi keselamatan industri menunjukkan bahwa sebagian besar insiden operasional memiliki elemen human factor, dan salah satu penyebab utamanya adalah miskomunikasi antar tim. Di lingkungan produksi yang…
SelengkapnyaUI vs. UX: Apa Bedanya dan Mengapa Keduanya Penting?
Diposting oleh adminUI vs. UX: Apa Bedanya? Dalam dunia desain digital, memahami perbedaan antara UI (User Interface) dan UX (User Experience) sangat penting. UI vs. UX sering disalahartikan sebagai hal yang sama, padahal keduanya memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. UI berkaitan dengan tampilan visual produk, sementara UX berfokus pada keseluruhan pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan…
SelengkapnyaAnalisis Dampak Perubahan Iklim Industri
Diposting oleh adminAnalisis Dampak Perubahan Iklim Terhadap Operasional Industri Perubahan iklim bukan lagi ancaman hipotetis di masa depan; ia adalah risiko bisnis yang nyata dan segera yang memengaruhi bottom line perusahaan di seluruh dunia. Bagi sektor industri, fenomena ini menimbulkan serangkaian tantangan kompleks yang mengancam stabilitas operasional, rantai pasokan, dan bahkan kelangsungan hidup aset fisik. Oleh karena…
Selengkapnya
>



Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.