• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » Info Lengkap Pembinaan K3 Sertifikasi Kemnaker

Info Lengkap Pembinaan K3 Sertifikasi Kemnaker

Diposting pada 30 September 2024 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 743 kali / Kategori:

Perusahaan yang secara operasional memiliki potensi risiko besar diharuskan untuk menerapkan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Selain itu, perusahaan dengan potensi risiko kecil tetapi memiliki lebih dari 100 karyawan juga wajib menerapkan program K3. Alasan utama penerapan K3 adalah melindungi pekerja dari potensi kecelakaan kerja yang mungkin terjadi. Lebih dari itu, perusahaan juga memperoleh keuntungan dari lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien.

Dengan demikian, ketika K3 diterapkan secara benar, para stakeholder tentu saja akan yakin bahwa perusahaan telah menjalankan prosedur operasional dengan baik. Selanjutnya, K3 juga berfungsi sebagai tolok ukur untuk pelaksanaan SOP (Standar Operating Procedure). Jika kecelakaan kerja terjadi, perusahaan akan lebih mudah mengidentifikasi bagian proses kerja yang salah, sehingga langkah perbaikan dapat dilakukan dengan cepat.

Selain itu, penerapan K3 yang tepat akan meningkatkan produktivitas karena karyawan merasa aman dan terlindungi, sehingga mereka dapat fokus pada pekerjaan mereka tanpa kekhawatiran.

Apa Itu K3?

K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) mencakup berbagai kegiatan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja. Secara khusus, tujuan K3 adalah mencegah kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja. Selain itu, Ahli K3 adalah seorang profesional yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja untuk memastikan pelaksanaan UU No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja. Dengan kata lain, tugas utama Ahli K3 adalah memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat melalui pencegahan kecelakaan dan penyakit, serta sosialisasi kesehatan di tempat kerja.

Dasar Hukum K3 di Indonesia

Di Indonesia, K3 diatur oleh beberapa undang-undang yang bertujuan melindungi tenaga kerja. Pertama, ada UU No. 1 Tahun 1970 yang mengatur keselamatan kerja. Selanjutnya, UU No. 23 Tahun 1992 tentang kesehatan dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan juga mengatur hal serupa.

Pemerintah telah mengeluarkan beberapa peraturan tambahan terkait K3, seperti:

  • PP No. 11 Tahun 1979 tentang keselamatan kerja di pengelolaan minyak dan gas bumi.
  • PP No. 7 Tahun 1973 tentang penggunaan dan peredaran pestisida.
  • Keputusan Presiden No. 22 Tahun 1993 tentang penyakit akibat kerja.

Pembinaan K3: Mengapa Ini Penting?

Pembinaan K3 adalah pelatihan untuk membekali pekerja dengan pengetahuan mengenai prosedur keselamatan dan bahaya yang ada di tempat kerja. Sebagai contoh, perusahaan di sektor kontraktor, kimia, gas, dan listrik memiliki risiko tinggi, sehingga mereka membutuhkan Ahli K3 umum yang tersertifikasi KEMNAKER. Dengan demikian, perusahaan yang memiliki Ahli K3 menunjukkan bahwa mereka serius dalam mengurangi potensi kerugian dari kecelakaan kerja.

Tujuan dan Manfaat Pembinaan K3 KEMNAKER

Pembinaan K3 KEMNAKER memiliki beberapa tujuan utama:

  • Pertama, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja tentang K3.
  • Kedua, membantu pekerja melaksanakan pekerjaannya dengan aman tanpa risiko terhadap kesehatan.
  • Pembinaan K3 juga bertujuan untuk mengurangi kecelakaan kerja dan absensi akibat penyakit kerja.
  • Penerapan K3 yang baik dapat mengurangi biaya kompensasi kecelakaan dan perawatan alat kerja.
  • K3 akan meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja serta membangun komunikasi yang lebih baik di antara pekerja.
  • Pada akhirnya, ini menciptakan budaya K3 yang positif di lingkungan kerja.

Syarat Mengikuti Pembinaan K3 KEMNAKER

Untuk mengikuti Pembinaan K3 KEMNAKER, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:

  1. Fotokopi ijazah terakhir.
  2. Fotokopi KTP.
  3. Pas foto 1,5×2 cm dan 4×6 cm (3 lembar).
  4. Surat pengantar dari perusahaan.
  5. Surat keterangan sehat dari klinik atau rumah sakit.

Berapa Biaya Pembinaan K3?

Biaya Pembinaan K3 bervariasi, tergantung pada bidang kompetensi dan jumlah peserta. Semakin banyak peserta yang didaftarkan, semakin menarik penawaran yang akan diberikan. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menghubungi tim kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Selain Public Training, PJK3 PT. Fiqry Jaya Manunggal (FJM) juga menyelenggarakan In-house Training bagi perusahaan-perusahaan yang membutuhkan. Silahkan kunjungi www.fiqry.com

Bersambung disini.

Info Lengkap Pembinaan K3 Sertifikasi Kemnaker

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Mengembangkan Individual Development Plan

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Mengembangkan Individual Development Plan yang Realistis aadalah kunci pengembangan talenta dan retensi karyawan unggul. Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk tidak hanya merekrut talenta terbaik, tetapi juga mengembangkan dan mempertahankan mereka. Salah satu cara paling strategis untuk mencapainya adalah dengan menyusun Individual Development Plan (IDP). IDP yang efektif dan realistis tidak hanya…

Selengkapnya
26 Jun

Risk Based Inspection (RBI) dalam Asset Integrity Management System (AIMS)

Diposting oleh admin

Risk Based Inspection (RBI) dalam Asset Integrity Management System (AIMS) Pendahuluan Risk Based Inspection (RBI) adalah metode inspeksi berbasis risiko yang menjadi komponen utama dalam Asset Integrity Management System (AIMS). RBI bertujuan untuk mengoptimalkan program inspeksi dengan memprioritaskan aset berdasarkan tingkat risiko kegagalannya. Dalam sistem AIMS, RBI memastikan bahwa sumber daya inspeksi dialokasikan secara efektif…

Selengkapnya
1 Mar

Tahapan Project Management

Diposting oleh admin

Dalam dunia industri modern, keberhasilan sebuah proyek tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atau besarnya anggaran yang dimiliki perusahaan. Banyak proyek dengan teknologi canggih dan investasi besar tetap mengalami keterlambatan, pembengkakan biaya, hingga gagal mencapai target karena lemahnya pengelolaan proyek. Di sinilah pentingnya memahami tahapan Project Management secara menyeluruh. Oleh karena itu melaksanakan tahapan-tahapan Efective…

Selengkapnya
18 May

Oil & Gas Production Operation

Diposting oleh admin

Oil & Gas Production Operation: Key Processes, Equipment, and Optimization Strategies. Dalam industri migas, production operation merupakan tahap krusial yang menentukan keberhasilan pengangkatan hidrokarbon dari reservoir hingga ke fasilitas permukaan. Setelah sumur selesai di-completion, proses produksi harus dikelola secara optimal agar dapat menghasilkan minyak dan gas secara stabil, aman, dan ekonomis. Di Indonesia, operasi produksi…

Selengkapnya
8 Apr

5 Langkah Efektif Vendor Management

Diposting oleh admin

5 Langkah Efektif Vendor Management untuk Rantai Pasok yang Tangguh Manajemen vendor yang baik adalah fondasi dari rantai pasok yang lancar, efisien, dan berkelanjutan. Vendor tidak hanya sekadar pemasok barang atau jasa, tetapi juga mitra strategis yang memengaruhi kualitas, biaya, ketepatan waktu, bahkan reputasi perusahaan.Jika hubungan dengan vendor tidak dikelola secara efektif, risiko seperti keterlambatan…

Selengkapnya
13 Aug

Bahan Berbahaya dan Beracun

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Secara umum Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) adalah zat, energi, atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, atau jumlahnya dapat mencemari atau merusak lingkungan hidup, kesehatan, dan keselamatan manusia serta makhluk hidup lainnya. Tidak semua B3 bersifat limbah. Banyak di antaranya adalah produk industri yang bernilai ekonomi tinggi, seperti hidrogen peroksida, asam sulfat, amonia, atau…

Selengkapnya
2 May

Advanced Instrumentation Control System

Background: As industrial facilities continue to evolve toward higher levels of automation and digitalization, the role of instrumentation and control systems has expanded far beyond basic measurement and loop control. While basic instrumentation and control training provides essential foundational knowledge, it is no longer sufficient to address the challenges of complex processes, integrated control architectures,…

Rp 7.950.000
Tersedia

Coal Dust Explosion

Background & Objectives: Coal dust explosion is one of the most hazardous risks in coal-fired power plants & coal handling facilities. Fine coal particles are highly combustible & under certain conditions, can lead to catastrophic explosions when exposed to ignition sources. The risk becomes even more critical as operations scale up & involve large quantities…

Rp 6.350.000
Tersedia

Basic Process Safety for Operation Personnel

Background Industri proses seperti migas, petrokimia, pembangkit, dan manufaktur kimia memiliki potensi bahaya tinggi akibat penggunaan fluida berbahaya, tekanan dan temperatur tinggi, serta sistem operasi yang kompleks. Banyak kecelakaan besar di industri proses terjadi bukan hanya karena kegagalan peralatan, tetapi juga akibat kurangnya pemahaman personel operasi terhadap prinsip dasar process safety. Process safety berbeda dengan…

Rp 7.950.000
Tersedia

Lock Out Tag Out (LOTO)

BACKGROUND: Tag Out & Lock Out (LOTO) adalah prosedur keselamatan kerja yang bertujuan untuk melindungi pekerja dari potensi bahaya akibat pelepasan energi yang tidak terduga saat melakukan perawatan atau perbaikan peralatan. LOTO tidak hanya berlaku untuk tim Electrical, tetapi juga penting bagi tim Production, Operation, Maintenance, dan Instrument, karena setiap sistem dalam industri Oil &…

Rp 7.950.000
Tersedia

Substitution Equipment & Control Relay

BACKGROUND: In modern industrial operations, ensuring reliable power distribution and control is critical for minimizing downtime, maintaining safety, and optimizing performance. One key aspect of this is the management of substitution equipment and control relays, which play a pivotal role in the protection and automation of electrical systems. Substitution equipment serves as a backup in…

Rp 6.950.000
Tersedia

POD, WP&B, and AFE

BACKGROUND: Kegiatan utama dan pertama bisnis hulu migas adalah mencari dan membuktikan keberadaan migas. Apabila cadangan berhasil ditemukan, maka selanjutnya keputusan investasi dan pengembangan akan ditentukan dengan mempertimbangkan hasil perhitungan keekonomian lapangan. Selanjutnya POD, WP&B, and AFE akan dibuat untuk pengembangan lapangan. Pada tahapan tersebut, PSC Planning sudah dimulai dan dibutuhkan. training akan diawali dengan…

Rp 14.750.000
Tersedia

Info Lengkap Pembinaan K3 Sertifikasi Kemnaker

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us