- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Vibration and Alignment Measurement and Analysis
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Engineering, Mechanical |
Instruktur: Rahmat Subarkah, S.T., M.T/ Cecep Slamet Abadi, S.T., M.T
Vibration and Alignment Measurement and Analysis
BACKGROUND:
Vibration & miss-alignment merupakan salah satu kesalahan operasi yang menyebabkan kerusakan peralatan yang secara umum menurunkan efisiensi suatu plant. Untuk menghindari hal tersebut, diperlukan cara pengukuran, monitoring dan analisa data yang benar agar dapat diambil tindakan yang tepat guna menjaga efisiensi peralatan.
TRAINING OBJECTIVES:
- Improve Advance Vibration knowledge
- Understand how to select and use instrumentation to measure vibration correctly
- Detect The Mechanical Component Damage Prematurely & Make necessary anticipation
COURSE OUTLINE:
1. Getaran (Vibration)
- Anatomi Mesin Rotasi dan Getarannya
- Sensor dan Analyzer
- Cara Pengukuran Getaran
- Analisis Getaran dalam Domain Waktu dan Frekuensi
- Memanfaatkan Fasa untuk Analisis
- Mechanical Signature Analysis (karakteristik getaran kerusakan mesin seperti: ketakseimbangan (imbalance), bantalan gelinding (rolling bearings), bantalan luncur (sliding bearings), oil whirl & oil whip, misalignment, mechanical looseness, gear, blade & vane, resonansi, motor listrik (motor current signature analysis).
2. Metode Analisis Sinyal Getaran:
- Memanfaatkan fasa untuk analisis, jumlah dan selisih frekuensi, normalisasi kecepatan; baseline spectrum;
- Standar getaran; evaluasi criteria getaran mesin. konsep analisa data domain frekuensi; frekuensi dasar, harmonik dan fasa, analisis data auto power, power spectrum dan cross power; spectrum; analisis dan ciri sinyal getaran dalam domain frekuensi.
3. Misalignment dan Diagnosisnya
- Apakah Alignment itu ?
- Kenapa perlu diperhatikan ?
- Diagnosis statis
- Diagnosis saat mesin bekerja
- Misalignment vs unbalance
4. Pengukuran Alignment
- Metrologi
- Jam ukur (dial indicator)
- Pengukuran poros berputar
- Perhitungan secara grafis
- Pengukuran obyek stasioner
- Pengukuran jarak mekanis
- Transducer elektronik
- Offset vs runout
- Toleransi alignment
5. Metode Reverse Indicator dan Face and Rim
- Setup
- Prinsip dasar
- Kelebihan dan keterbatasan
- Rumus matematika
- Plotting
- Contoh plotting
- Variasi
6. Faktor pengganggu
- Pengukuran non repeatable
- Pondasi jelek
- Studi kasus mesin diesel
- Poros bengkok
- Distorsi casing
- Bar sag
- Perubahan mekanis
- Thermal growth
WHO SHOULD ATTEND:
- Rotating equipment engineers
- Operators, vibration analysts and technicians, supervisors and Manager
- Everyone who is responsible for operation, maintenance and reliability of rotating equipment.
ABOUT THE COURSE LEADER:
Cecep Slamet Abadi, S.T., M.T
Cecep Slamet Abadi, ST., MT, is one the FJM associate instructors who holds Master & Bachelor degrees of Mechanical Engineering.
Beyond his duty as lecturer in a university, he also has industrial experiences and consultant with LAPI-ITB, Puslitbanb Air, PINDAD, Energy Audit at Pertamina Pangkalan Susu, North Sumatra and also Rengasdengklok and Tambun of West Java Provinces. His roles in IATKI (Ikatan Akhli Kelistrikan Indonesia) is as Assessor.
Pak Cecep is certified on AutoCAD, Pneumatic, Programable Logic Controller and hydraulic system.
His experience on in-house and public training are numerous more than 150 events in major intensive capital companies in oil & gas, power generation, mining & petrochemical such as: Pertamina, Chevron oil and gas, Chevron geothermal, Premier Oil, Conoco Philips, Indonesia Power, PLTA Saguling, Vale-Sorowako, Freeport Indonesia, Petrokimia Gresik, Pupuk Sriwijaya, Pupuk Kujang, Badak LNG and etc.
Vibration and Alignment Measurement and Analysis
Big Data and Cloud Computing
BACKGROUND: Big Data dan Cloud Computing sangat terintegrasi, yang dirancang untuk mengelola dan memproses sejumlah besar data tersebut. Skalabilitas dan fleksibilitas Cloud Computing menjadikannya platform yang ideal untuk menangani tantangan unik yang dimiliki oleh Big Data. Big Data mengacu pada data yang sangat besar, sangat bervariasi, dan tumbuh dengan sangat cepat. Seringkali tidak terstruktur, Big…
Rp 5.950.000
Plant Turn Around & Strategic Management
Background Management Outage plays a crucial role in achieving safe, efficient, and cost-effective operational performance. Outage management involves policies, coordination, safety measures, regulatory compliance, technical requirements, and hazardous activities before and after an outage. This training focuses on equipping participants with a comprehensive understanding of the synergistic and continuous processes involved in Planned Outage (PO)…
Rp 8.950.000
Pipeline Corrosion & Scale Integrity Management
BACKGROUND: Scale and Corrosion di lapangan Oil & Gas Field merupakan tantangan utama yang dapat mengurangi efisiensi operasi, meningkatkan biaya pemeliharaan, dan memperpendek umur peralatan. Scale terbentuk akibat pengendapan mineral di dalam sistem, sementara korosi merusak struktur material akibat interaksi dengan lingkungan yang agresif. Masalah ini tidak hanya memengaruhi produktivitas, tetapi juga membawa risiko terhadap…
Rp 7.950.000Operasi Generator & Trafo Daya
BACKGROUND: Generator dan transformator daya adalah komponen utama dalam sistem pembangkitan dan distribusi listrik, yang berfungsi untuk menghasilkan, mengubah, dan menyalurkan energi listrik secara andal ke berbagai kebutuhan. Pengoperasian yang efektif dan efisien dari peralatan ini memerlukan pemahaman teknis mendalam tentang prinsip kerja, karakteristik peralatan, serta tantangan operasional yang mungkin dihadapi. Dengan berkembangnya teknologi dan…
Rp 7.950.000
Condition Based Maintenance
BACKGROUND: Dalam operasional industri modern, pemeliharaan berbasis kondisi atau Condition Based Management System (CBMS) menjadi pendekatan yang semakin relevan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset. CBMS memanfaatkan data real-time dari kondisi aset untuk merencanakan tindakan pemeliharaan yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, organisasi dapat mengurangi downtime, meminimalkan biaya pemeliharaan yang tidak perlu,…
Rp 7.950.000
Maintenance and Reliability Management System
Background Dalam industri modern—terutama migas, pembangkit, petrokimia, dan manufaktur—fungsi maintenance tidak lagi bersifat reaktif, tetapi harus dikelola sebagai sistem manajemen yang terstruktur, berbasis risiko, dan berorientasi keandalan. Maintenance and Reliability Management System (MRMS) merupakan pendekatan terintegrasi yang menghubungkan strategi maintenance, reliability engineering, perencanaan kerja, pengendalian biaya, serta kinerja aset, guna menjamin keberlangsungan operasi, keselamatan, dan profitabilitas…
*Harga Hubungi CS
>



