• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
zoom preview activate zoom

Vibration Analysis Methodology

Rp 9.950.000
Stok Tersedia
Kategori Engineering, Maintenance, Mechanical

Trainer: Ir. Soetrisno Sonto, M.Si.

Bandung, 26-28 May, 2025 & 26-28 August, 2025

Tentukan pilihan yang tersedia!

Vibration Analysis Methodology

BACKGROUND:

This training is currently provided to teach the techniques and skills needed to perform Vibration Analysis in the shortest time and to increase awareness of its importance. Extensive teaching techniques and skills required to perform vibration in three-days “hands on” to increase knowledge to achieve the smooth-running machinery. You will learn how to analyze the spectrum and time waveform methods. You will be confident to perform analysis of rotating equipment after attending this class.

Assessment of job-related skills is becoming increasingly important in the workplace as industrial competition drives the need for higher quality and performance. Assessments serve many purposes, both for the worker and for the employer. They are used to document training outcomes, identify future training needs, facilitate effective job placements, and even provide compliance with certain company requirements.

Assessments are key to the successful implementation of a company Machinery Improvement Program. They provide baselines of existing skill levels from which targeted training and performance support programs can be designed for the ultimate attainment of a precision maintenance environment.

This enhancement has been designed to provide the fundamental understanding needed by vibration technicians to effectively collect data, detect problems, and recognize common vibration sources as part of a condition monitoring team.

OBJECTIVES:

Upon completion of this course, the successful candidate will be able to describe the key components of accurate, repeatable data collection using appropriate tools and measurement criteria; detect the presence of machinery vibration problems; and identify the probable cause of most common machinery vibration problems.

COURSE OUTLINE:

  1. Machinery Vibration
  2. Vibration Motion
  3. Basics of Machinery Vibration Measurement
  4. Instrument Types and Limitations
  5. Vibration Transducers
  6. Condition Monitoring of Basic Machines
  7. Vibration Diagnosis
  8. Data Collection
  9. Data Collection Setup
  10. Unbalance:
  11. Misalignment
  12. Detection of Rolling Element Bearing Faults
  13. Safety and Health
  14. Deliverable:
    • Two days delivery theoretical in the classroom
    • One day practicing in the class as well by applying rotor kits, collecting vibration data, analysis data and recommendation

ABOUT THE COURSE LEADER:

Ir. Soetrisno Sonto, M.Si.

Ir. Sutrisno Sonto, Msi, Senior Reliability Specialist, This highly skilled specialist offers maturity, experience and commitment in the field for more than thirty solid years of experience in oil/gas offshore and onshore.

Other than formal educations he is also certified in:

  • Infrared Thermograph Specialist, Indonesia
  • Vibration Specialist Level 1 & Level 2, Indonesia and Singapore
  • In-situ Balancing, Indonesia
  • Advance Vibration Analyst, Indonesia
  • Machinery Alignment, Singapore
  • Machinery Vibration Analyst Level 1, Singapore

He has domestic and international professional memberships which are USA Vibration Institute, TRUC Reliability User Conf and Indonesia Oil/Gas discussion forum.

Started his career in 1988 in Arun LNG Project, in Aceh, Indonesia as a Vibration Leader. He moved to Singapore for two years taking the Job Responsibility as Vibration Support Manager with the duties on vibration & sound monitoring, Technical Services and Sales continued to work in O/G companies Company in Indonesia until he retired.

Vibration Analysis Methodology

Produk Terkait

RAMS (Reliability, Availability, Maintainability & Safety)

Background Dalam industri modern—khususnya manufaktur, energi, transportasi, dan infrastruktur—kinerja sistem dan aset tidak hanya diukur dari kemampuan beroperasi, tetapi juga dari keandalan (Reliability), ketersediaan (Availability), kemudahan pemeliharaan (Maintainability), serta keselamatan (Safety). Konsep RAMS menjadi pendekatan terintegrasi untuk memastikan sistem mampu beroperasi secara optimal, aman, dan berkelanjutan sepanjang siklus hidupnya (life cycle). Penerapan RAMS yang baik…

Rp 9.500.000
Tersedia

Hazardous Area Classification & Installation

LATAR BELAKANG: Kawasan berbahaya didefinisikan dalam DSEAR (Dangerous Substances and Explosive Atmospheres Regulation) sebagai “setiap tempat di mana atmosfer yang mudah meledak dapat terjadi dalam jumlah yang memerlukan tindakan pencegahan khusus untuk melindungi keselamatan pekerja”. Dalam konteks ini, ‘tindakan pencegahan khusus’ sebaiknya diambil sehubungan dengan konstruksi, pemasangan dan penggunaan peralatan. Oleh karena itu Hazardous Area…

Rp 7.950.000
Tersedia

Slagging and Fouling Phenomena

Background Slagging dan fouling adalah tantangan operasional yang signifikan bagi tim operasi di pembangkit listrik yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar. Pengembangan kompetensi tim operasi sangat penting untuk memastikan bahwa mereka memahami dasar-dasar fenomena ini, serta mampu memprediksi, mencegah, dan memitigasi dampaknya. Pelatihan ini akan membantu meningkatkan keahlian dalam mengelola masalah slagging dan fouling yang…

Rp 13.950.000
Tersedia

Spare Parts Management

Background Spare parts merupakan elemen kritis dalam mendukung keandalan operasi, efektivitas pemeliharaan, dan ketersediaan aset di industri manufaktur, migas, pembangkit, dan petrokimia. Pengelolaan spare parts yang tidak optimal dapat menyebabkan downtime tinggi, pembengkakan biaya inventori, serta risiko kekurangan material kritis. Melalui sistem Spare Parts Management yang terencana dan terintegrasi, perusahaan dapat memastikan ketersediaan suku cadang…

Rp 7.950.000
Tersedia

Sistem Kontrol RHVAC

BACKGROUND: Fungsi Refrigeration Heating Ventilating and Air Conditioning (RHAC) adalah untuk mengendalikan kondisi udara di dalam ruang yang ditentukan seperti suhu, kelembaban, kualitas udara, pasokan udara segar dari luar untuk mengendalikan kadar oksigen dan karbon dioksida, dan terakhir, mengendalikan pergerakan udara atau aliran udara. Selama bertahun-tahun, AC telah berubah dari sekadar mendinginkan ruangan menjadi pengendalian…

Rp 7.950.000
Tersedia

Engineering Economic Analysis

PENDAHULUAN: Para insinyur, manajer teknik, atau bahkan semua orang akan dihadapkan pada dua lingkungan penting yang saling berkaitan, yaitu lingkungan fisik dan lingkungan ekonomi. Pengetahuan yang baik tentang lingkungan fisik akan banyak mendasari kemampuan seseorang untuk melihat, mengidentifikasi, dan mengendalikan konsep-konsep teknis. Dengan demikian, lingkungan fisik yang ada di sekelilingnya akan bisa digiring pada suatu…

Rp 7.500.000
Tersedia
Index
Chat with us on WhatsApp
Chat with Us