• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
zoom preview activate zoom

Risk Based Inspection (RBI)

Rp 7.950.000
Stok Tersedia
Kategori Maintenance, Production Operation, Q-HSE

06 - 08 Juli 2026, Bandung

26 - 28 Oktober 2026, Bandung

Trainer: Ir. Deddy Nugraha and Team

Tentukan pilihan yang tersedia!

Risk Based Inspection (RBI)

BACKGROUND:

Risk-based inspection (RBI) is the process of developing an inspection plan based on knowledge of the risk of failure of equipment. This is the combination of an assessment of the likelihood (probability) of failure due to flaws, damage, deterioration, or degradation with an assessment of the consequences of such failure. With RBI, you can improve safety and potentially reduce costs by optimizing your inspection strategy to focus resources on high-risk areas.

By attending this online course, participants will have a complete understanding of the RBI methods and knowledge to plan and carry out risk-based inspections.

OBJECTIVES:

  • Understand the fundamentals of Risk-Based Inspection (RBI) and its application in asset integrity management.
  • Learn to identify, analyze, and assess risks associated with industrial equipment and operations.
  • Develop skills to prioritize inspections based on risk levels, focusing on critical assets.
  • Gain knowledge of RBI methodologies and how to integrate them into existing inspection strategies.
  • Improve decision-making capabilities through data analysis and risk assessment techniques.
  • Ensure compliance with industry standards, codes, and best practices in RBI, including API 580/581.
  • Reduce downtime and optimize inspection costs by targeting high-risk areas and avoiding unnecessary inspections.
  • Promote a culture of safety and reliability in the workplace through risk-based strategies.
  • Evaluate case studies and real-world applications of RBI to build practical insights for implementation.

COURSE OUTLINE:

  1. Introduction to Risk-Based Inspection
  2. Risk & Inspection Terminology – Risk value, risk level, risk matrix, hazard, danger, failure, likelihood, consequence
  3. Hierarchy of Hazard Control – Elimination, substitution, engineering control, administration, Personal Protection Equipment (PPE)
  4. Understanding & Scope of RBI – Definition, purpose, and outcome of RBI, pressurized & non-pressurized equipment, un-inspect-able risk
  5. Overview of RBI Code & Standard (API 580 & API 581)
  6. Plant Database Source and Structure – Component of RBI datasheet, heading, plant condition, process flow diagram (PFD), piping and instrument diagram (P&ID)
  7. Qualitative RBI Analysis Level 1 – Screening system analysis, likelihood category, damage consequence category
  8. Likelihood of Failure and Methodology – Generic frequencies, equipment Modification Factor (FE), Management Systems Evaluation Factor (FM), adjusted failure frequency
  9. Consequences of Failure and Methodology – Hole size failure, Flammable Consequence, Toxicity Consequence
  10. Properties of the Base Resource Document (BRD) Representative Fluids – Normal boiling point, Molecular weight, density, calculation, examination
  11. Technical Modules Sub Factor (TMSF) – Thinning factor, Stress Corrosion Cracking (SCC) Factor, High-Temperature Hydrogen Attack (HTHA) factor, the mechanical fatigue factor
  12. RBI Analysis Level 2 – Semi-quantitative
  13. RBI Analysis Level 3 – Full-quantitative
  14. Development of Inspection Programs-Damage type, damage mechanism, inspection effectiveness, approach to inspection planning

ABOUT THE COURSE LEADER:

Ir. Deddy Nugraha and Team

Ir. Deddy Nugraha, menyelesaikan pendidikan sarjana dari Teknik Mesin – Institut Teknologi Bandung, yang kemudian mendalami bidang Power Plant (Gas Turbine, Steam Turbine, Pump & Compressor) khususnya di bidang Reliability, Quality, dan Maintenance Management. Berpengalaman sebagai Senior Propulsion Engineer di Universal Maintenance Center PT. IPTN (1991 – 2002) dan sekarang sebagai Reliability Engineer dan Professional Training Instructor. Pengalaman sebagai instruktur training adalah di PT. Tjiwi Kimia, PT. Suparma, PT. Indah Kiat Pulp & Paper, PT. Indonesia Power, British Petroleum, PT. Pertamina, PT. Krakatau Steel, PT. Amoco Mitsui, PT. Semen Gresik, Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Puncak Jaya Power, Medco Energy dsb

Risk Based Inspection (RBI)

Produk Terkait

Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun

BACKGROUND: Sertifikasi BNSP – Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Pencemaran limbah B3 dari aktivitas industri merupakan Pemerintah telah mengeluarkan aturan baru pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan non-B3. Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. PP ini merupakan salah satu turunan…

Rp 8.950.000
Tersedia

Cathodic Protection, Theory & Practice

BACKGROUND: Successful application and performance of Cathodic Protection (CP) System requires specialized manpower, equipment and recourses. Education is required for understanding basic principles; knowledge and experience are essential for producing desired results in the field. Proper training of personals in the field of cathodic protection is quite difficult and not readily available due to the…

Rp 7.950.000
Tersedia

Safety Engineering in Design

BACKGROUND: Pelatihan ini dirancang untuk memberikan peserta  pengetahuan dan pemahaman mengenai safety engineering dalam perancangan atau tahap design (safety engineering in design). Pada bagian awal pelatihan ini akan dibahas istilah-istilah dalam safety engineering seperti hazard, danger, risk, dan sebagainya. Process design, engineering drawing, serta protection layer dalam safety engineering akan dibahas satu persatu dalam pelatihan ini. Berbagai teknik untuk mengidentifikasi bahaya pada safety engineering dalam design – HAZID, HAZOPS,…

Rp 7.950.000
Tersedia

Spare Parts Management

Background Spare parts merupakan elemen kritis dalam mendukung keandalan operasi, efektivitas pemeliharaan, dan ketersediaan aset di industri manufaktur, migas, pembangkit, dan petrokimia. Pengelolaan spare parts yang tidak optimal dapat menyebabkan downtime tinggi, pembengkakan biaya inventori, serta risiko kekurangan material kritis. Melalui sistem Spare Parts Management yang terencana dan terintegrasi, perusahaan dapat memastikan ketersediaan suku cadang…

Rp 7.950.000
Tersedia

Basic Petroleum Resource Management System

Background Dalam industri minyak dan gas bumi, pengelolaan sumber daya dan cadangan hidrokarbon harus dilakukan secara terstandar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Petroleum Resource Management System (PRMS) merupakan kerangka kerja internasional yang digunakan untuk klasifikasi, estimasi, dan pelaporan sumber daya dan cadangan migas secara konsisten. Pemahaman dasar PRMS menjadi penting bagi personel yang terlibat dalam perencanaan…

Rp 7.950.000
Tersedia

Distributed Control System (DCS) Operation Maintenance

BACKGROUND: DCS (Distributed Control System) adalah suatu pengembangan sistem kontrol yang menggunakan komputer dan alat elektronik lainnya. Sistem ini dirancang agar dapat mengontrol loop system secara terpadu sehingga operator yang terlatih dapat mengoperasikannya dengan cepat dan mudah. Selain itu, DCS juga sangat cocok untuk digunakan dalam mengontrol proses atau peralatan di plant dengan skala menengah…

Rp 7.950.000
Tersedia
Index
Chat with us on WhatsApp
Chat with Us