- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
API 580 Risk Based Inspection
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Maintenance |
28 - 30 Juli 2026, Bandung
27 - 29 Oktober 2026, Bandung
Instruktur : Ir. In Jumanda Kasdadi, M.T.
API 580 Risk Based Inspection
API 580 – Risk Based Inspection and Maintenance, Repair
Background
Dalam industri proses berisiko tinggi, kegagalan peralatan seperti pressure vessel, piping, heat exchanger, dan storage tank dapat menimbulkan dampak serius terhadap keselamatan, lingkungan, dan kontinuitas operasi. Pendekatan inspeksi konvensional berbasis waktu (time-based inspection) sering kali tidak efektif dan kurang optimal dari sisi biaya dan risiko.
API 580 – Risk Based Inspection (RBI) menyediakan kerangka kerja sistematis untuk mengalokasikan sumber daya inspeksi dan perawatan berdasarkan tingkat risiko, dengan mempertimbangkan probability of failure (PoF) dan consequence of failure (CoF). Pendekatan ini memungkinkan perusahaan meningkatkan keselamatan, mengoptimalkan biaya, serta memperpanjang umur peralatan.
Training ini dirancang untuk memberikan pemahaman konseptual dan aplikatif mengenai RBI sesuai API 580 serta keterkaitannya dengan maintenance, repair, dan asset integrity management.
Objectives
Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu:
-
Memahami prinsip dan filosofi Risk Based Inspection sesuai API 580.
-
Mengidentifikasi mekanisme kerusakan dan risiko pada peralatan statis.
-
Melakukan penilaian risiko berbasis PoF dan CoF.
-
Menyusun interval inspeksi dan strategi maintenance berbasis risiko.
-
Mengintegrasikan RBI dengan program maintenance, repair, dan asset integrity.
Recommended Participants
Training ini direkomendasikan untuk:
-
Inspection Engineer & Asset Integrity Engineer
-
Maintenance & Reliability Engineer
-
Process Engineer
-
HSE / Process Safety Engineer
-
Supervisor dan Manager Engineering / Maintenance
-
Profesional industri migas, petrokimia, dan pembangkit
Course Outline
A. Pengenalan Risk Based Inspection
-
Evolusi inspeksi dan maintenance berbasis risiko
-
Peran RBI dalam asset integrity management
-
Overview API 580 dan keterkaitannya dengan API 581
B. Dasar Risiko dan Failure Mechanism
-
Definisi risiko dalam industri proses
-
Probability of Failure (PoF)
-
Consequence of Failure (CoF)
-
Damage mechanism pada peralatan statis
C. Risk Assessment Methodology
-
Identifikasi peralatan kritis
-
Penilaian risiko kualitatif dan semi-kuantitatif
-
Risk matrix dan risk ranking
D. RBI untuk Inspection, Maintenance & Repair
-
Penentuan interval inspeksi berbasis risiko
-
Strategi inspeksi dan teknik NDT
-
Hubungan RBI dengan maintenance dan repair planning
E. Implementasi RBI di Fasilitas Industri
-
Data dan dokumentasi RBI
-
Integrasi RBI dengan CMMS/EAM
-
Monitoring dan review risiko secara berkala
F. Studi Kasus dan Diskusi
-
Studi kasus RBI pada piping dan pressure vessel
-
Diskusi penerapan RBI di fasilitas nyata
4. Output Training
-
Pemahaman menyeluruh konsep RBI sesuai API 580
-
Kemampuan menerapkan RBI untuk inspeksi dan maintenance berbasis risiko
-
Peningkatan keselamatan, keandalan, dan efisiensi biaya inspeksi
About The Course Leader
Ir. In Jumanda Kasdadi, M.T.
API 580 Risk Based Inspection
Pengoperasian Unit Pembangkit Listrik
BACKGROUND: Unit pembangkit listrik adalah komponen vital dalam penyediaan energi listrik yang andal untuk memenuhi kebutuhan industri, komersial, dan rumah tangga. Pengoperasian yang efisien dan aman dari unit pembangkit ini memerlukan pemahaman mendalam tentang prinsip kerja mesin pembangkit, sistem kelistrikan, serta peralatan pendukung lainnya. Dalam era modern ini, penggunaan teknologi canggih pada unit pembangkit listrik…
Rp 7.950.000
Risk Based Inspection (RBI)
BACKGROUND: Risk-based inspection (RBI) is the process of developing an inspection plan based on knowledge of the risk of failure of equipment. This is the combination of an assessment of the likelihood (probability) of failure due to flaws, damage, deterioration, or degradation with an assessment of the consequences of such failure. With RBI, you can…
Rp 7.950.000
Precision Machinery Shaft Coupling Alignment
BACKGROUND: Precision alignment is the process of accurately positioning the shafts of rotating equipment, such as pumps, compressors, and turbines, to ensure they are aligned within specified tolerances. This minimizes vibration, reduces wear on components, and enhances the performance, reliability, and lifespan of the machinery. In rotating equipment, vibrations often result in severe problems and…
Rp 9.500.000
Pemeliharaan Instrument Control Software Pembangkit
BACKGROUND: Dalam suatu sistem pembangkitan listrik, dibutuhkan sistem instrumentasi dan control agar pembangkitan energi dapat berjalan optimal dan menghasilkan energi sesuai target yang ditetapkan. Sistem instrumentasi dan kontrol pada pembangkitan listrik juga berperan untuk menjaga keamanan dan reliabilitas sistem. Namun, untuk mengerti sistem instrumentasi dan kontrol pada sistem pembangkitan listrik kita juga perlu mengetahui sistem…
Rp 7.950.000
Precision Machinery Shaft and Coupling Alignment
BACKGROUND: In rotating equipment, vibrations frequently lead to significant issues, potentially resulting in production loss. Excessive vibrations not only pose a threat to the equipment itself but can also impact other connected machinery. Common causes of vibration include misalignment and imbalance. Shaft and coupling alignment is a specialized technical skill requiring precise measurement instruments and…
Rp 7.950.000
Hazard & Operability Studies (HAZOPS) & Hazard Identification Study (HAZIDS)
BACKGROUND: HAZOP means hazard studies (HAZARD) & Operability. It is a systematic method of analysis of the operability parameters deviations using a specific vocabulary. The required documents in order to accomplish the study are the equipment sketches (PID, PFDs) and a process description. HAZID- is a utilized technique for the identification of the significant hazards…
Rp 11.950.000
>

