- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Process Safety & Asset Integrity Management System
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Engineering, Process, Project, Q-HSE |
Trainers: 1. Ir. In Jumanda Kasdadi, M.T.
2. Ir. Deddy Nugraha, CMRP, CLA
Bandung, 8 - 10 July, 2026
Bandung, 25-27 November, 2026
Process Safety & Asset Integrity Management System
Background:
Process Safety & Asset Intergrity Management System, biasanya merupakan dua hal yang terpisah. Padahal keselamatan proses (Process Safety) dan integritas aset (Asset Integrity) merupakan fondasi utama dalam industri migas yang berisiko tinggi. Kegagalan pengelolaan kedua aspek ini bisa menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi manusia, lingkungan, maupun bisnis.
Process Safety & Asset Integrity Management System (PSAIMS) adalah kerangka kerja komprehensif yang menyatukan keduanya untuk memastikan operasi yang andal, aman, dan berkelanjutan dengan menghadirkan 2 narasumber dengan kompetensi yang saling melengkapi. Jadi, PSAIMS adalah sistem manajemen yang menyatukan keselamatan proses dan integritas aset secara menyeluruh untuk meningkatkan keamanan dan keandalan operasi aset industri.
Objectives:
– Memberikan pemahaman menyeluruh tentang elemen-elemen kunci PSAIMS.
– Membekali peserta dengan keterampilan identifikasi bahaya, manajemen risiko, dan kontrol kritis.
– Mengasah kompetensi inspeksi, pemeliharaan, audit, dan tanggap darurat.
– Mendorong budaya keselamatan berkelanjutan di seluruh level organisasi.
Recommended Participants:
– Manajer/supervisor bidang operasi, maintenance, engineering.
– Personel K3, HSSE, reliability, asset integrity, dan QA.
– Kontraktor dan tenaga pendukung yang terlibat dalam manajemen aset dan keselamatan proses.
– Profesional migas yang mengelola risiko dan keselamatan operasional.
Course Outline:
Process Safety Management (PSM) – Pondasi Keselamatan Proses & Pencegahan Major Incident:
1. Pengenalan PSAIMS dan integrasi PSM–AIMS:
– Evolusi regulasi & standar (OSHA PSM, API, OGP)
– Hubungan PSM dengan AIMS
2. Identifikasi bahaya & analisis risiko:
– Metode HAZID, HAZOP, LOPA
– Contoh penerapan di fasilitas migas
3. Prosedur operasi & safe working practices:
– Permit to Work, isolasi energi, job safety analysis
4. Rencana tanggap darurat & manajemen krisis:
– Incident Command System (ICS)
– Koordinasi internal & eksternal
– Safety Leadership dalam Process Safety
Asset Integrity Management (AIMS) – Bagian I, Kerangka Kerja AIMS & Pengendalian Technical Integrity:
1. Prinsip & framework AIMS:
– Konsep SECE (Safety & Environmental Critical Elements)
– Lifecycle management asset
2. Inspeksi, pemeliharaan & condition monitoring:
– RBI (Risk-Based Inspection)
– NDT & predictive maintenance
3. Pengelolaan aset aging & decommissioning:
– Tantangan peralatan tua
– Infrastruktur pendukung (pipeline, storage, utilities)
4. Kesiapan operasi & Pre-Startup Safety Review (PSSR)
5. Transformasi digital dalam AIMS:
– IoT, digital twin, dashboard integritas asset
Asset Integrity Management (AIMS) – Bagian II & Continuous Improvement, Respon darurat, evaluasi kinerja & budaya keselamatan:
1. Monitoring kinerja & penilaian risiko berkelanjutan:
– KPI PSAIMS
– Leading vs lagging indicators
2. Audit & review PSAIMS:
– Internal/ external audit
– Gap analysis & benchmarking
3. Investigasi insiden & analisis akar masalah:
– Metode RCA, 5 Why, Bow-Tie
– Case study interaktif
4. Management of Change (MoC):
– Prinsip, prosedur, dan kendala lapangan
About The Course Leaders: (practitioners)
1. Ir. In Jumanda Kasdadi, M.T.
2. Ir. Deddy Nugraha, CMRP, CLA
Process Safety & Asset Integrity Management System
Integrated Production Optimization of Oil & Gas
BACKGROUND: Dalam industri minyak dan gas, tantangan operasional yang kompleks seperti fluktuasi produksi, penurunan cadangan, dan peningkatan biaya operasional membutuhkan pendekatan terpadu untuk mengoptimalkan proses produksi. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep dan teknik integrasi dari reservoir, sumur, fasilitas permukaan, hingga jaringan distribusi. Dengan pendekatan ini, peserta dapat mengidentifikasi peluang peningkatan efisiensi,…
Rp 10.950.000
Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
BACKGROUND: Failure mode and effect analysis adalah alat yang sangat bermanfaat untuk mencegah kegagalan proses dan produk. FMEA adalah metoda untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kegagalan potensial, menentukan tingkat resiko dari dari kegagalan dan skala prioritas untuk mengambil tindakan yang diperlukan. FMEA dapat menekan biaya karena kegagalan produk. Lebih dari itu, FMEA dapat berfungsi sebagai database…
Rp 7.950.000
Big Data and Cloud Computing
BACKGROUND: Big Data dan Cloud Computing sangat terintegrasi, yang dirancang untuk mengelola dan memproses sejumlah besar data tersebut. Skalabilitas dan fleksibilitas Cloud Computing menjadikannya platform yang ideal untuk menangani tantangan unik yang dimiliki oleh Big Data. Big Data mengacu pada data yang sangat besar, sangat bervariasi, dan tumbuh dengan sangat cepat. Seringkali tidak terstruktur, Big…
Rp 5.950.000
Safety Leadership for Leaders
BACKGROUND: Safety Leadership for Leaders atau jajaran Managers sangat diperlukan terutama untuk pekerjaan atau industri yang mempunyai exposure resiko kerja atau resiko peralatan yang tinggi. Leadership tidak hanya menyangkut manajemen puncak (top manajemen). Akan tetapi juga termasuk pemimpin lini yang langsung membawahi pekerja, semisal Supervisor atau Foreman. Leadership harus mampu menjadi contoh (lead by example)…
Rp 7.950.000
Remaining Life Assessment
BACKGROUND: Remaining life assessment (RLA) is an attempt to measure, predict the remaining life of an equipment, ie. a boiler or other critical equipment in a plant. By knowing the remaining life of an equipment or part thereof, technicians can plan replacement or repair. It is also very important aspect from safety, operation, and asset…
Rp 7.950.000
Hazardous Area Classification & Installation
LATAR BELAKANG: Kawasan berbahaya didefinisikan dalam DSEAR (Dangerous Substances and Explosive Atmospheres Regulation) sebagai “setiap tempat di mana atmosfer yang mudah meledak dapat terjadi dalam jumlah yang memerlukan tindakan pencegahan khusus untuk melindungi keselamatan pekerja”. Dalam konteks ini, ‘tindakan pencegahan khusus’ sebaiknya diambil sehubungan dengan konstruksi, pemasangan dan penggunaan peralatan. Oleh karena itu Hazardous Area…
Rp 7.950.000
>