- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Electrical, Engineering, Geothermal, IT, Maintenance, Manajemen, Mechanical, Oil & Gas, Others, Power Generation, Production Operation, Q-HSE |
05 - 07 Mei 2026, Bandung
21 - 23 September 2026, Bandung
07 - 09 Desember 2026, Bandung
Instruktur: Ir. Deddy Nugraha and Team
Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
BACKGROUND:
Failure mode and effect analysis adalah alat yang sangat bermanfaat untuk mencegah kegagalan proses dan produk. FMEA adalah metoda untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kegagalan potensial, menentukan tingkat resiko dari dari kegagalan dan skala prioritas untuk mengambil tindakan yang diperlukan. FMEA dapat menekan biaya karena kegagalan produk. Lebih dari itu, FMEA dapat berfungsi sebagai database pengetahuan tentang rancangan produk dan proses manufaktur yang akan sangat berguna untuk peningkatan berkelanjutan.
OBJECTIVES:
Setelah mengikuti Training ini peserta akan memahami konsep-konsep FMEA, mengembangkan kemampuan untuk melakukan FMEA dan menyusun rencana control yang efektif untuk proses produksi.
RECOMMENDED PARTICIPANTS:
Diharapkan berasal dari Manager dan Supervisor yang terkait dengan R&D, Engineering, Production, dan Quality. Presentasi, Diskusi, Simulasi, Studi Kasus, Evaluasi
COURSE OUTLINE:
- Konsep dasar FMEA
- Persiapan pelaksanaan Failure Mode and Effect Analysis
- Menentukan proses yang mempunyai resiko tinggi dan membentuk tim
-
- Memahami karakter dan Mengidentifikasi proses-proses tambahan yang berisiko tinggi
- Pemilihan sumber-sumber yang diperlukan untuk identifikasi proses
- Membuat pengendalian FMEA
- Menyusun diagram proses dan brainstorming potential failure modes dan menentukan efeknya
- Menentukan prioritas failure modes
-
- Menentukan tingkat kekritisan (criticality)
- Menentukan tingkat keparahan (severity)
- Menentukan prioritas failure modes
- Mengidentifikasi akar penyebab masalah (root causes) dari failure modes
-
- Menggunakan teknik root cause analysis (RCA) dan mengidentifikasi berbagai penyebab utama
- Melakukan RCA
- Mencari sumber-sumber yang dibutuhkan dan penggunaan tools RCA
- Membuat rancangan ulang proses
- Analisis dan pengujian terhadap proses
-
- Mengorganisir implementasi rancangan ulang proses
- Menerapkan siklus Plan-Do-Study-Action (PDSA)
- Pelaksanaan dan pengawasan terhadap proses hasil rancangan ulang
- Menyusun Plan of Action
ABOUT THE COURSE LEADER:
Ir. Deddy Nugraha, menyelesaikan pendidikan sarjana dari Teknik Mesin – Institut Teknologi Bandung, yang kemudian mendalami bidang Power Plant (Gas Turbine, Steam Turbine, Pump & Compressor) khususnya di bidang Reliability, Quality, dan Maintenance Management. Berpengalaman sebagai Senior Propulsion Engineer di Universal Maintenance Center PT. IPTN (1991 – 2002) dan sekarang sebagai Reliability Engineer dan Professional Training Instructor. Pengalaman sebagai instruktur training adalah di PT. Tjiwi Kimia, PT. Suparma, PT. Indah Kiat Pulp & Paper, PT. Indonesia Power, British Petroleum, PT. Pertamina, PT. Krakatau Steel, PT. Amoco Mitsui, PT. Semen Gresik, Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Puncak Jaya Power, Medco Energy dsb
Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
Asset Performance Management
BACKGROUND: When it comes down to the nuts and bolts of industry success, nothing quite matches the importance of Asset Performance Management: Maximizing Equipment Efficiency and Reliability. In a world where operational downtime is not an option, ensuring your assets are running at peak performance isn’t just beneficial; it’s critical. Diving deep into making our…
Rp 7.950.000
Substitution Equipment & Control Relay
BACKGROUND: In modern industrial operations, ensuring reliable power distribution and control is critical for minimizing downtime, maintaining safety, and optimizing performance. One key aspect of this is the management of substitution equipment and control relays, which play a pivotal role in the protection and automation of electrical systems. Substitution equipment serves as a backup in…
Rp 6.950.000
Genset: Technology, Operation & Maintenance
BACKGROUND: Genset atau generator set adalah suatu mesin atau perangkat yang terdiri dari pembangkit listrik (generator) dengan mesin penggerak yang disusun menjadi satu kesatuan untuk menghasilkan suatu tenaga listrik dengan besaran tertentu. Alat ini biasa dipakai sebagai catu daya cadangan jika sumber listrik utama tidak berfungsi, walaupun kadang juga dipakai sebagai catu daya utama. Karena fungsinya…
Rp 7.950.000
Deklarasi Kondisi Indeks Kinerja Pembangkit
BACKGROUND: Deklarasi Kondisi Indeks Kinerja Pembangkit adalah bagian penting dalam manajemen operasi pembangkit untuk menjaga keandalan. DKIKP berfungsi memastikan efisiensi dan akuntabilitas kinerja pembangkit melalui standar yang jelas dan terukur. Dokumen ini menjadi acuan dalam pelaporan kondisi teknis dan operasional pembangkit. DKIKP juga menjadi dasar evaluasi capaian kinerja pembangkit terhadap target perusahaan dan regulator. Pemahaman…
*Harga Hubungi CS
Oil Water Treatment Technology
BACKGROUND: Oil-water treatment technology plays a crucial role not only in the petroleum industry but in most of major intensive capital corporation WHO CARE about environment, where efficient separation of oil and water is essential for environmental compliance and operational efficiency. This course delves into the principles, processes, and advanced techniques for treating oil-contaminated water,…
Rp 7.950.000
Gearbox Selection, Maintenance & Troubleshooting
BACKGROUND: Gearbox Selection, Maintenance & Troubleshooting are essential aspects of ensuring optimal performance in mechanical power transmission systems across industries such as manufacturing, energy, mining, and transportation. Gearboxes play a critical role in powering machinery, and their reliability directly impacts the efficiency and productivity of operations. However, selecting the right gearbox, maintaining it properly, and…
Rp 7.950.000
>