- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Maintenance and Reliability Management System
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Engineering, Maintenance, Production Operation |
Maintenance and Reliability Management System
Background
Dalam industri modern—terutama migas, pembangkit, petrokimia, dan manufaktur—fungsi maintenance tidak lagi bersifat reaktif, tetapi harus dikelola sebagai sistem manajemen yang terstruktur, berbasis risiko, dan berorientasi keandalan. Maintenance and Reliability Management System (MRMS) merupakan pendekatan terintegrasi yang menghubungkan strategi maintenance, reliability engineering, perencanaan kerja, pengendalian biaya, serta kinerja aset, guna menjamin keberlangsungan operasi, keselamatan, dan profitabilitas perusahaan.
MRMS membantu organisasi untuk:
- Mengurangi breakdown dan unplanned shutdown
- Meningkatkan keandalan dan availability aset
- Mengoptimalkan biaya pemeliharaan sepanjang siklus hidup aset
- Mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan KPI
Objectives
Setelah mengikuti training ini, peserta mampu:
-
Memahami konsep dan kerangka kerja MRMS secara menyeluruh.
-
Menyusun strategi maintenance berbasis reliability dan risiko.
-
Mengelola sistem perencanaan, penjadwalan, dan eksekusi maintenance.
-
Mengukur dan mengevaluasi kinerja maintenance dan reliability.
-
Menerapkan MRMS sebagai alat peningkatan kinerja aset yang berkelanjutan.
Recommended Participants
Training ini direkomendasikan untuk:
Maintenance Engineer & Reliability Engineer
Asset Management Engineer
Supervisor dan Manager Maintenance / Engineering
Planner & Scheduler Maintenance
Operation & Production Engineer
Continuous Improvement & Operational Excellence Team
Course Outline
Konsep Dasar MRMS & Strategi Maintenance
Pengantar MRMS
-
Evolusi maintenance management
-
Peran MRMS dalam manajemen aset dan operasi
-
Hubungan MRMS dengan reliability, availability, dan safety
Strategi Maintenance
-
Reactive, Preventive, Predictive, dan Proactive Maintenance
-
Reliability-Centered Maintenance (RCM) – overview
-
Risk-Based Maintenance (RBM) – overview
-
Criticality analysis peralatan
Reliability Engineering dalam MRMS
-
Failure mode dan failure pattern
-
MTBF, MTTR, failure rate
-
Analisis penyebab kegagalan (pengantar RCA)
Studi Kasus
-
Evaluasi strategi maintenance existing
-
Identifikasi gap terhadap konsep MRMS
Perencanaan, Eksekusi, & Pengendalian Maintenance
Maintenance Planning & Scheduling
-
Peran planner dan scheduler
-
Job plan, work order, dan backlog management
-
Shutdown, turnaround, dan major maintenance planning
Sistem & Proses Maintenance
-
Alur kerja maintenance end-to-end
-
Integrasi MRMS dengan CMMS/EAM
-
Manajemen spare part dan material
Pengendalian Biaya Maintenance
-
Maintenance cost structure
-
Cost vs reliability trade-off
-
Budgeting dan cost control maintenance
Workshop
-
Penyusunan job plan maintenance
-
Simulasi penjadwalan dan prioritisasi pekerjaan
Kinerja, Evaluasi, & Implementasi MRMS
Key Performance Indicator (KPI) Maintenance & Reliability
-
Leading vs lagging indicator
-
KPI utama: availability, MTBF, MTTR, backlog, maintenance cost
-
Dashboard kinerja maintenance
Continuous Improvement & Reliability Growth
-
Analisis tren kegagalan
-
Root Cause Analysis (RCA)
-
Continuous improvement berbasis data
Implementasi MRMS
-
Tahapan implementasi MRMS
-
Perubahan budaya dan kompetensi SDM
-
Faktor keberhasilan dan kegagalan implementasi
Studi Kasus Terintegrasi
-
Penerapan MRMS pada fasilitas industri
-
Diskusi kelompok dan presentasi
-
Rangkuman dan evaluasi training
Output Training
-
Pemahaman komprehensif sistem MRMS
-
Kemampuan menyusun dan mengevaluasi strategi maintenance & reliability
-
Kerangka implementasi MRMS yang aplikatif dan berkelanjutan
About The Course Leader
Ir. Deddy Nugraha, CRMP, CLA
Maintenance and Reliability Management System
Sistem Proteksi Pembangkit Listrik
sharBACKGROUND: Sistem Proteksi Pembangkit listrik merupakan perangkat yeng melindungi pembangkit secara umum. Pembangkit sendiri adalah suatu sistem yang menghasilkan energi listrik dari sumber energi mekanik, biasanya melalui cara induksi elektromagnetik. Proses ini dikenal sebagai pembangkit listrik (electricity generation). Dalam dunia industri, generator sangat berguna untuk mengatasi semua kegiatan dalam perusahaan yang membutuhkan ketersediaan energi listrik….
Rp 7.950.000
Boiler & System Operation
BACKGROUND: Boiler system operation is something the operator should be technically capable to operate as this is considered as HPHT (High Pressure High Temperature) equipment. Therefore, the operation team should be those who are competent to handle the job. Boiler & System Operation training is designed to teach the maintenance and safe operation of boiler…
Rp 7.950.000
Maintenance Performance Indicator
BACKGROUND: Dalam proses Maintenance, indikator kinerja (KPI) adalah untuk mengukur kinerja tugas yang diberikan. Misal mengukur apa pun mulai dari waktu yang berlalu selama shutdown (terprogram atau tidak) hingga evolusi proses produksi. KPI bervariasi tergantung perusahaannya; tujuan, strategi, dan rencana tindakannya. Namun, ada satu set indikator yang dianggap lebih baik dan lebih sering digunakan. Indikator…
Rp 7.950.000
HVAC Operation, Maintenance, & Troubleshooting
BACKGROUND: HVAC systems play a crucial role in maintaining optimal indoor comfort by regulating heating, ventilation, and air conditioning. A key component of these systems is the hydronic system, which uses water or other liquids for efficient heat transfer. Understanding the operation, maintenance, and troubleshooting of HVAC systems, including hydronic and refrigeration components, is essential…
Rp 7.950.000
Big Data and Cloud Computing
BACKGROUND: Big Data dan Cloud Computing sangat terintegrasi, yang dirancang untuk mengelola dan memproses sejumlah besar data tersebut. Skalabilitas dan fleksibilitas Cloud Computing menjadikannya platform yang ideal untuk menangani tantangan unik yang dimiliki oleh Big Data. Big Data mengacu pada data yang sangat besar, sangat bervariasi, dan tumbuh dengan sangat cepat. Seringkali tidak terstruktur, Big…
Rp 5.950.000
Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
BACKGROUND: Failure mode and effect analysis adalah alat yang sangat bermanfaat untuk mencegah kegagalan proses dan produk. FMEA adalah metoda untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kegagalan potensial, menentukan tingkat resiko dari dari kegagalan dan skala prioritas untuk mengambil tindakan yang diperlukan. FMEA dapat menekan biaya karena kegagalan produk. Lebih dari itu, FMEA dapat berfungsi sebagai database…
Rp 7.950.000
>