• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » 100+ Pelatihan Engineering & Migas Profesional 2026 | Sertifikat Resmi » Manajemen » Oil & Gas Contract Management: Analysis of the Various Types of Production Sharing Agreement
zoom preview activate zoom

Oil & Gas Contract Management: Analysis of the Various Types of Production Sharing Agreement

Rp 14.500.000
Stok Tersedia
Kategori Manajemen, Oil & Gas, Soft Skills

Trainer: Dr. A Rinto Pudyantoro, MM, Ak, CA

Bogor, 5-7 August, 2025

Tentukan pilihan yang tersedia!

Oil & Gas Contract Management: Analysis of the Various Types of Production Sharing Agreement

BACKGROUND:

Industri minyak dan gas bumi merupakan sektor strategis yang menghadirkan tantangan besar dalam pengelolaan kontrak. Production Sharing Contract (PSC) adalah salah satu bentuk kontrak yang sering digunakan dalam kerja sama antara pemerintah dan perusahaan minyak serta gas bumi (Oil & Gas Contract Management). PSC dirancang untuk memastikan pembagian keuntungan yang adil sekaligus mempromosikan investasi di sektor ini. Namun, struktur kontrak yang kompleks, regulasi yang ketat, dan perubahan dinamika pasar global sering kali menjadi tantangan dalam implementasi dan pengelolaan PSC.

Untuk menjawab tantangan tersebut, penting bagi para profesional di sektor ini untuk memahami secara mendalam berbagai jenis PSC, termasuk aspek teknis, hukum, dan ekonomi yang terkait. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan strategis serta keterampilan praktis dalam menganalisis dan mengelola PSC, guna mendukung keberhasilan proyek minyak dan gas baik di tingkat nasional maupun internasional.

OBJECTIVES:

Dengan mempelajari beragam kontrak dan model kontrak serta memperbandingkan dengan Negara lain maka diharapkan kita akan dapat menangkap intisari dari PSC Indonesia. Lebih dari itu, peserta akan diajak untuk mendalami detail dari PSC Indonesia berdasarkan filosofi PSC yang benar.

COURSE OUTLINE:

  1. Model bisnis akan dipengaruhi oleh proses bisnisnya. Oleh karena bagian awal dari pelatihan peserta akan diajak mendiskusikan dan mendalami proses bisnis hulu migas. Memahami kegiatan eksplorasi migas dan dampaknya dalam kalkulasi bisnis. Mendalami proses ekstraksi dan produksi migas dan mengamati dampaknya terhadap pembuatan kontrak bisnis Migas.
  2. Dengan mencermati pola bisnis dan prosesnya maka akan dikenali risiko bisnis pada setiap tahapan. Karena risiko bisnis tersebut mempengaruhi perhitungan bisnis maka pola bisnis migas atau model kontrak akan mempengaruhi keuntungan bisnis para pihak yang berkontrak.
  3. Model kontrak yang seperti apa yang memberikan pengembalian (return) yang optimum? Tentu kita harus melihat dari seluruh sudut pandang, tidak terkecuali dari sisi Pemerintah dan kontraktor atau investor. Dengan memahami kebutuhan dari kedua belah pihak maka akan dapat dijawab, mengapa kontrak bisnis migas harus seperti ini, atau harus seperti itu.
  4. Tidak lepas dari proses pemahaman yang komplit adalah memperbandingkan untung rugi dari berbagai model kontrak yang ada dan diterapkan didunia migas secara world wide.
  5. Menjadi bagian dari itu, adalah mempelajari dan memperbandingkan kontrak-kontrak hulu migas, khususnya PSC dari berbagai Negara. Dalam hal ini akan dipilih salah satu Negara, antara lain India, Bangladesh dan Irak.
  6. Ujung dari proses diskusi tersebut, adalah memahami filosofi PSC. Apa yang ada dibalik PSC? Mengapa PSC Indonesia modelnya seperti yang sekarang ini? Apa keuntungannya dan semangat apa yang ada dibalik model PSC yang sekarang ini?
  7. Khusus tentang PSC Indonesia, akan diskusikan tentang sejarah PSC dan modelnya. Yang paling penting kemudian dari diskusi tentang sejarah PSC adalah, latar belakang pembentukannya, alasan dibalik lahirnya PSC? bagaimana prosesnya? Dan bagaimana dengan yang sekarang?
  8. PSC Indonesia berisi 17 Bab dengan 4 lampiran. Lebih lanjut peserta pelatihan diajak untuk mendiskusikan setiap bab secara mendetail dan dampak serta konsekuensi dari setiap bab.

ABOUT THE COURSE LEADER:

Dr. A Rinto Pudyantoro, MM, Ak, CA berpengalaman sebagai praktisi bisnis hulu migas selama 30 tahun lebih. Mulai berkarir di VICO Indonesia selama hampir 11 tahun, dilanjutkan 4 tahun di BP Indonesia, dan selama 16 tahun bekerja di BP Migas dan SKK Migas.

Hingga akhir Mei 2022, DR. A Rinto Pudyantoro adalah Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perwakilan SKK Migas untuk Papua dan Maluku. Rinto Pernah juga memegang pekerjaan Perpajakan Migas di SKK Migas, selain juga menangani Akuntansi Penerimaan dan APBN.

Rinto menulis beberapa buku bisnis hulu migas. Antara lain, A to Z Bisnis Hulu Migas, Dialog Tanya Jawab Migas, Proyek Hulu Migas-PetroEkonomi, dan yang terbaru adalah Bisnis Migas – Menakar Persoalan. Lebih dari 30 opini tentang migas dan bisnis hulu migas beredar di berbagai media cetak dan media online.

Oil & Gas Contract Management: Analysis of the Various Types of Production Sharing Agreement

Produk Terkait

Stuck Pipe Prevention

Background: Stuck pipe is one of the most critical and costly problems in drilling operations across the Oil & Gas and Geothermal industries. With more complex well trajectories, smaller hole sizes, and an industry push to “drill to the limit,” the risk of stuck pipe incidents has grown significantly. Although rigs are now supported by…

Rp 10.950.000
Tersedia

Well Completion and Workover

BACKGROUND: Well Completion and Workover are two activities in oil and gas industry, regardless it is oil or gas wells. Initial completion is the activities to allow production fluid to flow into the well bore and eventually flow to surface facilities. Workover carried out when the oil or gas production start declining overtime. Hence as…

Rp 13.950.000
Tersedia

POD, WP&B, and AFE

BACKGROUND: Kegiatan utama dan pertama bisnis hulu migas adalah mencari dan membuktikan keberadaan migas. Apabila cadangan berhasil ditemukan, maka selanjutnya keputusan investasi dan pengembangan akan ditentukan dengan mempertimbangkan hasil perhitungan keekonomian lapangan. Selanjutnya POD, WP&B, and AFE akan dibuat untuk pengembangan lapangan. Pada tahapan tersebut, PSC Planning sudah dimulai dan dibutuhkan. training akan diawali dengan…

Rp 14.750.000
Tersedia

Applied Reservoir Engineering

BACKGROUND: Petroleum Engineering practically covers: Production Operation, Drilling, and the core (Reservoir Engineering). This training represents the core of the reservoir engineering program. Numerous engineering practices are covered from fluid & rock properties to simulation & field development planning. As the core, Reservoir Department is the only one that normally cares about the live time…

Rp 10.950.000
Tersedia

Oil & Gas Operation

BACKGROUND: Kegitaaan operasi produki minyak dan gas, harus dilakukan seoptimal mungkin untuk memberikaan keuntungn yang lebih besar bagi perusahaaan. Untuk itu pemahaaman yang tepat bagi seluruh tim personal produksi di lapangan harus terus ditingkatkan. Training ini akan membahas caara operasi produksi sumur minyak dan gas, Teknik dan proses mengangkat dan mengalirkannya di permukaan dan cara…

Rp 7.950.000
Tersedia

Marginal Field Development

Technical Solutions & Study Cases from Various Fields in Indonesia BACKGROUND: Marginal fields refer to discoveries which have not been exploited for long, due to one or more of the following factors: Very small sizes of reserves/pool to the extent of not being economically viable Lack of infrastructure in the vicinity and profitable consumers Prohibitive…

Rp 10.950.000
Tersedia
Chat with us on WhatsApp
Chat with Us