- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
RAM (Reliability, Availability, and Maintainability)
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Maintenance, Manajemen, Production Operation |
Trainer: Ir. Deddy Nugraha & other practitioners
Bandung, June 23 - 25, 2025
RAM (Reliability, Availability, and Maintainability)
BACKGROUND:
Studi RAM digunakan sebagai cara untuk menilai kemampuan sistem produksi (plant), baik yang beroperasi maupun yang masih dalam fase desain. Karena fasilitas & plant digunakan untuk jangka waktu yang lebih lama, Studi Reliability, Availability, dan Maintainability mampu memberikan assessment ke dalam asset life time capabilities & memungkinkan bisnis untuk memaksimalkan laba atas investasi.
RAM diuntungkan untuk mengevaluasi efisiensi produksi & life time capabilities fasilitas produksi. Reliability & Maintainability tergantung pada kinerja setiap equipment yang disediakan untuk menemukan kontributor unavailable atau equipment bad actors. Operation time & duration time to restore adalah basic data untuk menentukan availability production plant. Langkah-langkah studi RAM diberikan flow di samping ini.
Era digital 4.0 & bahkan sebelumnya, RAM banyak diimplementasikan dengan bantuan software (mis. Maximo) untuk dapat lebih mengoptimalisasi & menaikkan efisiensi untuk dapat mencapai KPI yang ditentukan oleh Manajemen.
Aplikasi suatu software sangat bergantung kepada input & pemanfaatan data keluaran yang dihasilkan guna mengoptimalisasi & meningkatkan efisiensi suatu plant.
Sering dijumpai bahwa parameter input ke dalam software masih banyak butuh perbaikan agar dapat mencapai hasil operasional yang optimum & lebih efisien. Dalam training ini akan dibahas philosophy & implementasi RAM mulai dari verifikasi & validasi data sampai dengan modeling & aplikasi data. Lebih difokuskan pada study kasus dengan penggunaan software Maximo.
OBJECTIVES:
Setelah pelatihan RAM peserta:
- Dapat membaca dan mengolah data reliability dari maximo
- Menampilkan RAM KPI dengan lebih baik
- Meningkatkan kompetensi LCM strategic perencanaan maintenance jangka panjang
RECOMMENDED PARTICIPANTS:
Reliability Engineer, Mechanical Engineer, Operation & Maintenance Team, Operator and others who is willing to know more about asset management & reliability.
COURSE OUTLINE:
- 40% theory & 60% practice
- Philosophy RAM and ISO 55000 (asset management)
- RAM theory and application
- RAM procedure and reporting
- Studi kasus dengan Reliability Data (Maximo case)
- MTBF, MTTF, and MTTR Data
- Verify and validate data
- Built generic reliability data and benchmark to IEEE/ DNV Standard
- Case study Reliability Block Diagram
- Configuration/ Modelling RBD
- Built RBD equipment to Plant
- Applied LCM strategy to maintenance plan and RAM
- Useful Remaining life and risk
- Developing Reliability KPI
- Case studies
ABOUT THE COURSE LEADER:
Ir. Deddy Nugraha and Team
Ir. Deddy Nugraha, menyelesaikan pendidikan S – 1 dari Departemen Teknik Mesin – Institut Teknologi Bandung, yang kemudian mendalami bidang Power Plant (Gas Turbine, Steam Turbine, Pump & Compressor) khususnya di bidang Reliability, Quality, dan Maintenance Management. Berpengalaman sebagai Senior Propulsion Engineer di Universal Maintenance Center PT. IPTN (1991 – 2002) dan sekarang sebagai Reliability Engineer dan Professional Training Instructor. Pengalaman sebagai instruktur training adalah di PT. Tjiwi Kimia, PT. Suparma, PT. Indah Kiat Pulp & Paper, PT. Indonesia Power, British Petroleum, PT. Pertamina, PT. Krakatau Steel, PT. Amoco Mitsui, PT. Semen Gresik, Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Puncak Jaya Power, Medco Energy dsb
RAM (Reliability, Availability, and Maintainability)
Condition Based Maintenance
BACKGROUND: Dalam operasional industri modern, pemeliharaan berbasis kondisi atau Condition Based Management System (CBMS) menjadi pendekatan yang semakin relevan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset. CBMS memanfaatkan data real-time dari kondisi aset untuk merencanakan tindakan pemeliharaan yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, organisasi dapat mengurangi downtime, meminimalkan biaya pemeliharaan yang tidak perlu,…
Rp 7.950.000
Supervisi Pekerjaan Coal & Ash Handling
BACKGROUND: Pelatihan Supervisi Pekerjaan Coal & Ash Handling dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pengawasan pekerjaan terkait pengoperasian, pemeliharaan, dan troubleshooting sistem coal dan ash handling di pembangkit listrik. Fokus pelatihan mencakup pengawasan yang sesuai dengan standar perusahaan untuk memastikan kinerja peralatan yang optimal dan pengendalian risiko operasional. OBJECTIVES: Mengawasi prosedur operasi, pemeliharaan, dan…
Rp 7.950.000
Lock Out Tag Out (LOTO)
BACKGROUND: Tag Out & Lock Out (LOTO) adalah prosedur keselamatan kerja yang bertujuan untuk melindungi pekerja dari potensi bahaya akibat pelepasan energi yang tidak terduga saat melakukan perawatan atau perbaikan peralatan. LOTO tidak hanya berlaku untuk tim Electrical, tetapi juga penting bagi tim Production, Operation, Maintenance, dan Instrument, karena setiap sistem dalam industri Oil &…
Rp 7.950.000
Petroleum Engineering for non Petroleum Engineer
BACKGROUND: Training Petroleum Engineering for Non-Engineering merupakan salah satu pelatihan bidang kompetensi untuk sektor minyak dan gas yang sangat direkomendasikan diikuti oleh para pekerja pada sektor minyak dan gas dengan latar belakang non-engineering. Dalam pelatihan ini akan dibahas dasar-dasar dalam teknologi pengolahan minyak dan gas dan mampu melakukan analisa-analisa serta prinsip dasar dalam pengolahan data…
Rp 7.950.000
BOILER (Pengoperasian Burner System: Coal, Main Oil Gun, Tiny Oil Gun)
BACKGROUND: Pada Pembangkit berbahan bakar batubara, proses start awal boiler tidak bisa langsung menggunakan batubara karena temperatur di furnace masih rendah. Untuk menaikkan temperatur furnace maka digunakan bahan bakar HSD (High Speed Diesel) melalui alat main oil gun. Pada main oil gun terdapat dua saluran utama yaitu saluran bahan bakar HSD dan saluran atomizing air….
Rp 7.950.000
Petroleum Resources Management System
Background: The Petroleum Resources Management System (PRMS) is an internationally recognized framework used to classify, evaluate, and report petroleum resources and reserves in a consistent and transparent manner. PRMS goes beyond volumetric estimation by integrating technical maturity, commercial viability, risk, and uncertainty into a project-based decision framework. For professionals outside the subsurface discipline, PRMS provides…
*Harga Hubungi CS
>