- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Condition Based Maintenance
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Maintenance, Mechanical |
01 - 03 Juni 2026, Bandung
08 - 10 Juli 2026, Bandung
Instructor: Cecep Slamet Abadi, ST., MT.
Condition Based Maintenance
BACKGROUND:
Dalam operasional industri modern, pemeliharaan berbasis kondisi atau Condition Based Management System (CBMS) menjadi pendekatan yang semakin relevan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset. CBMS memanfaatkan data real-time dari kondisi aset untuk merencanakan tindakan pemeliharaan yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, organisasi dapat mengurangi downtime, meminimalkan biaya pemeliharaan yang tidak perlu, serta meningkatkan umur pakai aset secara keseluruhan.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang implementasi dan analisis CBMS dalam berbagai sektor industri. Peserta akan mempelajari teknik pengumpulan data, analisis kondisi aset, hingga pembuatan keputusan berbasis data yang strategis. Dengan pendekatan yang berbasis teknologi dan data, pelatihan ini membantu organisasi untuk beradaptasi dengan tuntutan industri 4.0 serta meningkatkan daya saing bisnis.
OBJECTIVES:
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dan manfaat dari Condition Based Management System (CBMS).
- Mengidentifikasi langkah-langkah implementasi CBMS dalam organisasi.
- Melakukan analisis kondisi aset menggunakan teknik dan perangkat lunak yang relevan.
- Mengembangkan strategi pemeliharaan berbasis kondisi untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Mengurangi risiko kegagalan aset melalui pengambilan keputusan yang berbasis data.
RECOMMENDED PARTICIPANTS:
- Manajer dan supervisor di bidang pemeliharaan dan operasional.
- Engineer yang bertanggung jawab atas pemeliharaan dan analisis aset.
- Profesional di bidang reliability engineering dan asset management.
- Individu yang terlibat dalam pengelolaan infrastruktur dan pengembangan strategi pemeliharaan.
COURSE OUTLINE:
Introduction to Condition Based Management System
- Overview of Condition Based Maintenance and Management System
- Key Principles and Benefits of CBMS
- Tools and Technologies for Condition Monitoring
- Case Study: Implementing CBMS in Industrial Settings
Data Collection and Analysis
- Techniques for Collecting Real-Time Data from Assets
- Introduction to Predictive Maintenance Tools (e.g., Vibration Analysis, Thermal Imaging)
- Data Interpretation and Fault Diagnosis
- Workshop: Developing a Monitoring Framework for Assets
Strategy Development and Implementation
- Building a CBMS Strategy: From Planning to Execution
- Risk Assessment and Decision-Making in CBMS
- Performance Metrics for Evaluating CBMS Success
- Final Presentation: Designing a CBMS Plan for Your Organization
ABOUT THE COURSE LEADER:
Cecep Slamet Abadi, ST., MT adalah salah satu associate instructor di FJM dengan latar belakang Pendidikan Teknik Mesin untuk jenjang S1 & S2.
Selain aktif sebagai dosen sejak tahun 1996, beliau juga memiliki pangalaman dalam bidang industry & konsultan di antaranya di LAPI ITB, Puslitbang Air, PINDAD, Audit Energi di Pertamina EP Pangkalan Susu, Tambung & Rengasdengklok, serta sebagai team uji kompetensi si IATKI (Ikatan Akhli Ketenagalistrikan Indonesia).
Untuk industrial training, Pak Cecep telah mengajar lebih dari 150 in-house maupun public training di antaranya: Indonesia Power, PLTA Saguling, Freeport-Papua, Chevron Oil/Gas, Chevron Geothermal, Premier Oil, Pupuk Sriwijaya, Pupuk Kujang, Badak LNG, dan lain-lain.
Condition Based Maintenance
Pengukuran & Alat Ukur Listrik Pembangkit
BACKGROUND: Pengukuran dan alat ukur listrik memiliki peran krusial dalam memastikan keandalan dan efisiensi operasi pembangkit listrik. Alat ukur ini digunakan untuk memantau parameter penting seperti tegangan, arus, daya, dan frekuensi, yang berdampak langsung pada kinerja sistem. Pemahaman yang baik tentang prinsip kerja dan aplikasi alat ukur listrik sangat penting bagi teknisi dan operator dalam…
Rp 7.950.000
Rotating Equipment & Machineries
BACKGROUND: Rotating equipment & machineries, or turbomachinery, involves a component that transfers energy between working fluids and the machine. This transfer can occur from the rotor to the fluid, making it a pump or a fan, or from the fluid to the rotor, making it a turbine. Examples of such machinery include fans, pumps, compressors,…
*Harga Hubungi CS
Life Cycle Cost Management
BACKGROUND: Life Cycle Cost Management (LCC) adalah metode sistematis untuk mengelola total biaya aset sepanjang siklus hidupnya, mulai dari perencanaan, pengoperasian, hingga penghentian. LCC membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengoptimalkan biaya, meningkatkan keandalan aset, serta mendukung pengambilan keputusan strategis yang efisien. OBJECTIVES: Untuk meningkatkan kesadaran biaya. Penerapan LCC akan meningkatkan kesadaran manajemen dan Teknikal tentang faktor-faktor…
Rp 7.950.000
Electrical Power System Analysis Protection
OBJECTIVES: The objective of this course is to provide a comprehensive understanding of Electrical Power System Analysis while enhancing knowledge and skills in Power Generation capabilities. Classroom discussions and problem-solving have been designed to provide the analytical techniques necessary to solve a wide variety of practical problems. In the Electrical Power System Analysis course, participants…
Rp 7.950.000
Reliability Instrument and Control
BACKGROUND: Kehandalan (reliability) sebuah plant menjadi kritikal untuk kesuksesan sebuah perusahaan. Kehandalan sebuah plant dibangaun dari kehandalan masing – masing peralatan yang berfungsi secara bersama. Plant yang handal akan mengasilkan availability waktu produksi yang tinggi. Peralatan instrumentasi dan control memeiliki peran penting sebagai fungsi proteksi dan juga control dan monitoring proses produksi. Kegagalan peralatan instrumentasi…
Rp 7.950.000
Kalibrasi dan Ketidakpastian Pengukuran
BACKGROUND: Kalibrasi adalah proses membandingkan pembacaan suatu peralatan atau sistem dengan peralatan lain yang telah dikalibrasi & dijadikan referensi terhadap sekumpulan parameter yang diketahui. Peralatan yang digunakan sebagai acuan harus dapat ditelusuri secara langsung ke peralatan yang dikalibrasi sesuai ISO/IEC 17025. Tujuan kalibrasi adalah untuk meminimalkan ketidakpastian pengukuran dengan memastikan keakuratan peralatan uji. Kalibrasi mengkuantifikasi…
Rp 7.950.000
>