- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Coal Quality & Handling for Power Plant
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Power Generation, Q-HSE |
04 - 06 Maret 2026, Bandung
03 - 05 Agustus 2026, Bandung
03 - 05 November 2026, Bandung
Trainer: Ir. Slamet Suprapto, M.Sc.
Coal Quality & Handling for Power Plant
BACKGROUND:
Batubara sebagian besar digunakan dalam Industri Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), selain itu digunakan pula dalam Industri Semen, Tekstil , Logam & Industri lainnya. Setiap konsumen batubara mempunyai persyaratan khusus disesuaikan dengan keperluan dapur bakar yang digunakan. Persyaratan khusus tersebut, di antaranya ukuran. Ukuran batubara, moisture content, kadar abu, calorific value, hardgrove index, kadar sulfur, ash fusion temperature, dsb.
OBJECTIVES:
Pelatihan ini sangat diperlukan untuk memastikan pemilihan & pemanfaatan batu bara guna efisiensi pembangkit yang lebih baik.
RECOMMENDED PARTICIPANTS:
- Training ini sebaiknya diikuti oleh perusahaan-perusahaan penghasil batubara, baik skala besar maupun skala kecil, Trader Batubara, pengguna batubara seperti Industri Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Industri Semen, Tekstil, Logam, dsb
- Disarankan yang ikut dalam Training ini yaitu : Bagian Planning , Bagian Crushing Plant, Bagian Coal Preparation Plant , Coal Trader, Coal Handling, Marketing & Quality Control.
COURSE OUTLINE:
- Pengenalan Batubara
-
- Proses pembentukan batubara
- Konsep rank, type, grade batubara
- Karakteristik batubara berdasarkan peringkatnya
- Genesa & sebaran endapan batubara di Indonesia
- Kualitas batubara dari beberapa tambang
- Parameter Kualitas & Pengaruhnya dalam Pemanfaatan Batubara
-
- Analisis proksimat (kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, kadar karbon tertambat)
- Nilai kalor
- Analisis ultimat (kadar sulfur, kadar karbon, kadar hidrogen, kadar nitrogen, kadar oksigen)
- Indeks ketergerusan (HGI – Hardgrove Grindability Index)
- Nilai muai bebas (FSI – Free Swelling Index)
- Titik leleh abu
- Komposisi abu
- Kadar klorin
- Penentuan Kualitas Batubara:
-
- Sampling batubara: Prinsip sampling, istilah-istilah dalam sampling, peralatan sampling, sampling dari aliran batubara, sampling dari stockpiles, sampling dari truck/ gerbong, sampling dari kapal/ tongkang, sampling muka batubara (coal face)
- Preparasi batubara: Prinsip preparasi, prosedur preparasi, perhitungan kadar air bebas
- Analisis dan Pengujian Batubara: Analisis proksimat, penentuan nilai kalor, analisis ultimat, pengujian HGI, pengujian FSI, pengujian titik leleh abu, analisis komposisi abu, analisis klorin
- Pelaporan Hasil Analisis: Komponen batubara, istilah-istilah basis analisis, faktor konversi
- Klasifikasi Batubara:
-
- Penentuan peringkat batubara
- Klasifikasi berdasarkan peringkat menurut ASTM
- Klasifikasi berdasarkan peringkat menurut ISO
- Klasifikasi menurut SNI (Indonesia)
ABOUT THE COURSE LEADER:
Ir. Slamet Suprapto, M.Sc adalah Pensiunaan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (PPPTMB – tekMIRA) sebagai peneliti ahli karakterisasi dan gasifikasi batu bara. Pengetahuan beliau di bidang karakterisasi batu bara begitu mendalam. Hal ini telah membantu beliau untuk membuat standar karakterisasi batu bara yang sampai saat ini masih digunakan di laboratorium batubara tekMIRA. Penelitian beliau di bidang gasifikasi batubara mencapai momentumnya ketika berhasil membuat Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan sistem dual-fuel, yaitu pembangkit berbahan bakar campuran minyak diesel dan gas yang dihasilkan dari gas batu bara, dengan komposisi 60% gas batu bara dan 40% minyak diesel
Saat ini beliau aktif Sebagai tenaga pengajar (bantuan) pada Pusdiklat Teknologi Mineral dan Batubara, dan tenaga pengajar (paruh waktu) kursus-kursus tentang karakterisasi dan teknologi pemanfaatan batubara dan sebagai Private Consultant Teknologi Batubara.
Coal Quality & Handling for Power Plant
Training dan Sertifikasi BNSP: Pengendalian Pencemaran Udara
BACKGROUND: Penanggung Jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara (POIPPU) adalah personil yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap penyusunan rencana, pengoperasian dan pengoptimasian pengoperasian peralatan pengendalian pencemaran udara, perawatan peralatan pengendalian pencemaran udara, serta melaksanakan tanggap darurat dalam pengendalian pencemaran udara. Peraturan POIPPU: Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor. P.6/MENLHK/Setjen/Kum.1/2/2018 Tentang Standar…
Rp 8.950.000
0%
P&ID dan Logic Diagram Pembangkit
BACKGROUND: Logic diagram menyajikan detail yang secara skematis memperlihatkan semua instrument peralatan yang akan mempengaruhi berlangsungnya pengaturan yang bersifat sekuensial yaitu peralatan-peralatan yang berpengaruh dalam berlangsungnya pengaturan seperti Switch, Timer, dan memor yang mempunyai keluaran sebagai pengenali/menjalankan Pompa, Katup, Compresor dan sebagainya. Schematic diagram dibuat untuk memperlihatkan semua peralatan listrik yang digunakan meliputi shematic control…
Rp 7.950.000 Rp 7.950.000
Gas Hazard & Measurement
BACKGROUND: Gas Hazard & Measurement is a training program designed to address gas as a highly flammable material, requiring special control and handling. A solid understanding of anticipating and measuring potential gas hazards is essential before utilizing it for various purposes. . Numerous fires, explosions, and poisoning incidents occur due to negligence in recognizing gas…
Rp 7.950.000
BOILER (Pulverizer & Soot blower System)
BACKGROUND: Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar Batu Bara, Soot Blower dan Pulverizer merupakan alat-alat yang sangat penting. Soot blower berfungsi untuk membersihkan tube pada boiler pada Heat Recovery Area (HRA) yaitu area Superheater, Economizer, Reheat, serta pada Air Heater dari kotoran/slag yang menempel. Sedangkan Pulverizer merupakan penyedia serbuk bahan bakar batu bara…
Rp 7.950.000
Perhitungan Heat Rate Pembangkit Menggunakan In-house Software
PENDAHULUAN: Heat rate merupakan salah satu parameter kinerja pada pembangkit. Pemahaman heat rate sangat diperlukan bagi karyawan yang bekerja di pembangkit. Pemahaman pengukuran parameter untuk menentukan heat rate, interprestasi data, menganalisis hasil perhitungan, menentukan heat rate pembangkit, bahkan menentukan perbaikan heat rate amat diperlukan. Sumber masalah kinerja pembangkit atau degradasi kinerja pembangkit dapat juga diketahui…
Rp 7.950.000
Safety Integrity Level (SIL)
BACKGROUND: Dalam keselamatan fungsional, Safety Integrity Level (SIL) (dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai tingkat integritas keselamatan) didefinisikan sebagai tingkat relatif pengurangan risiko yang disediakan oleh fungsi instrumen keselamatan (SIF, Safety Instrumented System), yaitu pengukuran kinerja yang dibutuhkan SIF. Dalam standar keselamatan fungsional berdasarkan standar IEC 61508, empat SIL didefinisikan, dengan SIL4 sebagai yang paling dapat…
Rp 7.950.000
>