- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Operasi Sistem BOP (Balance of Plant) Pembangkit Thermal
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | 100+ Pelatihan Engineering & Migas Profesional 2026 | Sertifikat Resmi, Power Generation |
Instructor: Maridjo, Drs, S.T., M.T
Bandung, 22-24 April, 2026
Bandung, 5-7 August, 2026
Bandung, 11-13 November, 2026
Operasi Sistem BOP (Balance of Plant) Pembangkit Thermal
BACKGROUND:
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara merupakan salah satu tulang punggung penyediaan energi listrik di Indonesia. PLTU bekerja dengan mengubah energi panas dari pembakaran batu bara menjadi energi listrik melalui berbagai tahapan sistem yang saling terintegrasi. Dalam operasinya, keberhasilan pembangkit ini sangat bergantung pada kinerja komponen utama dan sistem pendukungnya. Salah satu sistem pendukung yang memiliki peran vital adalah Balance of Plant (BOP).
Sistem BOP mencakup berbagai peralatan dan instalasi pendukung yang memastikan kelancaran operasi perangkat inti PLTU, seperti boiler, turbin, dan generator. Peralatan ini meliputi pengolahan air, sistem sirkulasi air, pengolahan limbah, hingga suplai bahan bakar pendukung. BOP dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan operasional dan efisiensi sistem secara keseluruhan. Namun, karena kompleksitasnya, sistem ini memerlukan pemahaman yang mendalam dari para operator dan teknisi.
Kinerja BOP sangat menentukan stabilitas dan efisiensi operasi PLTU. Gangguan kecil pada salah satu komponen BOP dapat menimbulkan efek domino yang memengaruhi seluruh proses pembangkitan. Oleh sebab itu, pengelolaan yang baik terhadap sistem ini menjadi kunci untuk memastikan PLTU dapat beroperasi secara optimal.
Selain itu, dengan semakin meningkatnya tuntutan terhadap efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan, sistem BOP juga menjadi fokus utama dalam upaya modernisasi pembangkit listrik. Supervisi yang berkelanjutan dan pemeliharaan preventif terhadap komponen BOP tidak hanya meningkatkan keandalan operasi, tetapi juga membantu mengurangi dampak lingkungan.
Dengan memahami pentingnya sistem BOP dan cara kerjanya, operator dan teknisi dapat mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin terjadi. Hal ini akan mendukung terciptanya operasi PLTU yang efisien, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan listrik nasional secara konsisten.
OBJECTIVES:
Diharapkan setelah pelatihan peserta:
- Memahami komponen utama PLTU
- Memahami lingkup dan bagian utama dan pendukung BOP pada PLTU
- Memahami fungsi BOP
- Memahami cara kerja BOP
- Memahami pentingnya supervisi operasi BOP
RECOMMENDED PARTICIPANTS:
- Pemeliharaan, teknisi, operator, mechanical
- Supervisor/Staff
- Setiap orang yang ingin mengambil manfaat dari Pelatihan ini.
COURSE OUTLINE:
- Komponen utama PLTU:
-
- Boiler
- Turbin
- Generator
- Tranformator
- Balance of plant (BOP):
-
- Water Treatment Plant (MED, Mixed Bed, Demineralized Tank);
- Water Pump House (Service Water Pump House, Raw Water Tank, Portable Reservoir, Sea Water Reservoir);
- WasteWater Treatment Plant;
- Fuel Oil Pump House;
- Chlorine Plant;
- Circulating Water Pump.
- Fungsi BOP
- Cara kerja BOP
- Pengawasan terhadap Ruang Lingkup Program Operasi Sistem Pembangkit
- Pengawasan perencanaan dan operasi BOP
- Diskusi & Studi Kasus
ABOUT THE COURSE LEADER:
Maridjo, Drs, S.T., M.T., adalah alumni Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia telah menjadi dosen di PEDC dan sekarang sebagai dosen di teknik mesin Polytechnique ITB (POLBAN). Telah mengajarkan banyak topik terkait keahliannya ke banyak perusahaan di Indonesia, seperti pemeliharaan prediktif dan preventif, sistem pelumasan, mesin diesel, pompa, turbin gas, perpipaan dan perpipaan, kompresor, boiler, dan banyak lainnya. Banyak peserta dari perusahaan telah dilatih dan berkolaborasi dengannya seperti Chevron, Semen Gresik, semen Baturaja, Pertamina, Pusri, GGPC, karyawan Qatar dan perusahaan minyak dan gas Libya, UP IV Balongan pertamina, PT. Indocement, beberapa PLTA, beberapa hotel, PT.Pupuk Kujang, PT.Bio Farma, BPPT, PT. Bintang Agung, beberapa perusahaan minyak dan gas lain di Indonesia dan lain-lain.
Operasi Sistem BOP (Balance of Plant) Pembangkit Thermal
Managing Upstream Oil/Gas Assets
Background Manajemen aset hulu migas merupakan aspek strategis yang menentukan keberhasilan pengelolaan sumber daya energi nasional. Dalam konteks global yang terus berubah—mulai dari fluktuasi harga minyak, perubahan kebijakan energi, hingga transisi menuju energi bersih—para profesional di sektor hulu dituntut untuk memahami dinamika industri, filosofi kontrak kerja sama, serta tata kelola migas yang baik. Pemahaman yang…
Rp 14.950.000
Perhitungan Heat Rate Pembangkit Menggunakan In-house Software
PENDAHULUAN: Heat rate merupakan salah satu parameter kinerja pada pembangkit. Pemahaman heat rate sangat diperlukan bagi karyawan yang bekerja di pembangkit. Pemahaman pengukuran parameter untuk menentukan heat rate, interprestasi data, menganalisis hasil perhitungan, menentukan heat rate pembangkit, bahkan menentukan perbaikan heat rate amat diperlukan. Sumber masalah kinerja pembangkit atau degradasi kinerja pembangkit dapat juga diketahui…
Rp 7.950.000
Basic Petroleum Resource Management System
Background Dalam industri minyak dan gas bumi, pengelolaan sumber daya dan cadangan hidrokarbon harus dilakukan secara terstandar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Petroleum Resource Management System (PRMS) merupakan kerangka kerja internasional yang digunakan untuk klasifikasi, estimasi, dan pelaporan sumber daya dan cadangan migas secara konsisten. Pemahaman dasar PRMS menjadi penting bagi personel yang terlibat dalam perencanaan…
Rp 7.950.000
Coal Quality & Handling for Power Plant
BACKGROUND: Batubara sebagian besar digunakan dalam Industri Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), selain itu digunakan pula dalam Industri Semen, Tekstil , Logam & Industri lainnya. Setiap konsumen batubara mempunyai persyaratan khusus disesuaikan dengan keperluan dapur bakar yang digunakan. Persyaratan khusus tersebut, di antaranya ukuran. Ukuran batubara, moisture content, kadar abu, calorific value, hardgrove index, kadar…
Rp 7.950.000
Pemeliharaan Prediktif Pembangkit
BACKGROUND: Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan faham menganai predictive maintenance pada mesin dan peralatan pembangkit, yang merupakan strategi perawatan dengan pelaksanaan yang didasarkan kondisi mesin/ peralatan itu sendiri atau berdasarkan kondisi (condition based maintenance) dan monitoring kondisi mesin/peralatan (machinery condition monitoring) sebagai penentuan kondisi mesin/peralatan pembangkit dengan cara pemeriksaan secara rutin sehingga dapat diketahui…
Rp 7.950.000
Time Management and Negotiation
BACKGROUND Pengaturan waktu (Time Management) dan negosiasi yang efektif merupakan hal mendasar untuk lingkup berbagai wilayah kehidupan termasuk dalam mengaturan kerja di lingkup perusahaan. Sering terjadi permalahan timbulnya pekerjaan yang tidak dapat di selesaikan sesuai dengan tencana, hal ini bias di sebabkan oleh karena terlalu banyaknya pekerjaan atau tidak terjadualnya pekerjaan/ aktivitas. Intinya pengaturan waktu…
Rp 7.500.000
>