• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » KESEHATAN & KESELAMATAN DI TEMPAT KERJA

KESEHATAN & KESELAMATAN DI TEMPAT KERJA

Diposting pada 1 September 2024 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 815 kali / Kategori:

Kesehatan dan Keselamatan di Tempat Kerja

Pengantar Q-HSE untuk Pegawai & Tamu PT. Fiqry Jaya Manunggal

Pendahuluan

Di PT. Fiqry Jaya Manunggal, kesehatan dan keselamatan ddi tempat kerja adalah prioritas utama. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pegawai dan tamu dapat bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat. Artikel ini memberikan panduan singkat mengenai prinsip-prinsip dasar kesehatan dan keselamatan kerja (Q-HSE) yang harus diterapkan di tempat kerja. Mari kita teliti langkah-langkah penting yang perlu diikuti untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman.

Mengapa Kesehatan & Keselamatan Kerja Itu Penting

  1. Biaya Kecelakaan

    Kecelakaan di tempat kerja dapat menimbulkan kerugian finansial yang signifikan. Pada tahun 2014, negara-negara Eropa mengalami kerugian lebih dari Rp 255 miliar akibat kecelakaan kerja. Biaya ini mencakup pengobatan, kompensasi, dan kerugian produktivitas.

  2. Kehilangan Waktu Kerja (LTA)

    Masalah kesehatan dan kecelakaan di tempat kerja menyebabkan kehilangan waktu kerja yang signifikan. Berikut adalah statistik dari berbagai jenis LTA:

    • 5 juta LTA akibat sakit yang berhubungan dengan kesehatan kerja
    • 7 juta LTA akibat terluka
    • 3 juta LTA akibat stres
    • 3 juta LTA akibat masalah otot

    Semua pegawai bertanggung jawab terhadap kesehatan dan keselamatan mereka sendiri serta orang lain. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil untuk memastikan lingkungan kerja yang aman:

    • Mematuhi peraturan dan instruksi HSE yang berlaku.
    • Menyadari dampak tindakan kita terhadap diri sendiri dan orang lain.
    • Melaporkan potensi masalah HSE kepada atasan.
    • Selalu berpikir dan bertindak dengan cara yang paling aman.
    • Menjaga lingkungan kerja bersih dan rapi.
    • Memperhatikan teman kerja dan saling mengingatkan.
    • Mengungkapkan kekhawatiran tentang HSE.

Prosedur Kesehatan dan Keselamatan di Tempat Kerja

  1. Layar Monitor Office Ergonomic

    Bekerja di depan layar monitor memiliki risiko kesehatan jangka panjang. Beberapa langkah pencegahan meliputi:

    • Memastikan monitor, keyboard, dan mouse diletakkan dengan posisi yang ergonomis.
    • Menjaga area di bawah meja bebas dari penghalang.
    • Melaporkan kerusakan peralatan yang dapat menimbulkan risiko.
    • Menggunakan kaca pelindung untuk mengurangi silau.
    • Mengambil waktu istirahat dari layar monitor secara berkala.
  2. Ergonomi

    Ergonomi yang buruk dapat menyebabkan cedera akut dan kronis. Beberapa langkah untuk meningkatkan ergonomi di tempat kerja adalah:

    • Menggunakan teknik angkat yang benar untuk mencegah cedera tulang belakang.
    • Menyesuaikan kursi dan meja untuk mendukung postur yang baik.
    • Menghindari posisi duduk atau berdiri yang tidak ergonomis untuk waktu yang lama.
  3. Mengangkat Beban

    Teknik mengangkat yang benar adalah:

    • Berdiri dengan kaki selebar pinggul dan satu kaki sedikit di depan.
    • Membungkuk dengan lutut, bukan pinggang.
    • Mengangkat beban dengan kuat dan berdiri menggunakan otot kaki.

    Di Eropa, 24% dari cedera non-fatal pada 2014 disebabkan oleh kesalahan dalam mengangkat beban. Untuk mencegah cedera, pelajari cara mengangkat yang benar dan gunakan alat bantu jika diperlukan.

  4. Kebakaran

    Kebakaran terjadi jika tiga elemen bertemu: bahan bakar, sumber panas, dan oksigen, yang sering disebut segitiga api. Untuk keselamatan kebakaran:

    • Ketahui prosedur evakuasi dan jalur evakuasi.
    • Arahkan tamu mengenai jalur evakuasi.
    • Gunakan jalur terdekat dan ikuti petunjuk petugas.
  5. Stres

    Stres di tempat kerja dapat menyebabkan kehilangan hari kerja yang signifikan. Beberapa langkah untuk mengelola stres termasuk:

    • Membicarakan stres dengan atasan atau HRD.
    • Berbicara dengan rekan kerja atau partner.
    • Mengambil waktu istirahat secara rutin.
    • Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
  6. Terpeleset dan Tersandung

    Untuk mencegah terpeleset atau tersandung:

    • Jaga tempat kerja selalu rapi dan bersih.
    • Buang sampah atau sisa kerja dengan aman.
    • Singkirkan penghalang dan pastikan tidak ada kabel melintang.
    • Hati-hati di area basah dan bersihkan tumpahan segera.

Kesimpulan

Di PT. Fiqry Jaya Manunggal, kami percaya bahwa tidak seorang pun harus terluka atau sakit akibat tempat kerja. Dengan mematuhi prinsip-prinsip Q-HSE dan mengikuti pedoman ini, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan setiap individu berperan penting dalam menjaga keselamatan di tempat kerja.

Tags: ,

KESEHATAN & KESELAMATAN DI TEMPAT KERJA

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

HPS dan Owner Estimate

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE) adalah sebuah acuan penting dalam proses pengadaan barang, jasa, maupun proyek. Teknik Pembuatan HPS Owner Estimate disusun melalui analisis profesional dan disahkan oleh pihak berwenang untuk menjadi dasar dalam menilai kewajaran harga penawaran. Fungsi utama HPS/OE adalah memastikan harga yang ditetapkan oleh penyedia sesuai dengan standar yang…

Selengkapnya
12 Sep

Earned Value Management

Diposting oleh admin

Earned Value Management (EVM): Alat Kontrol Proyek yang Efektif Dalam dunia manajemen proyek, keberhasilan tidak hanya diukur dari penyelesaian tugas tepat waktu, tetapi juga dari seberapa efektif proyek dikendalikan dari sisi biaya dan jadwal. Salah satu metode terbaik yang digunakan secara global untuk memantau dan mengendalikan kinerja proyek adalah Earned Value Management (EVM). EVM tidak…

Selengkapnya
3 Aug

Pengenalan Big Data: Apa Itu dan Mengapa Penting?

Diposting oleh admin

Di era digital saat ini, Big Data adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan volume besar data yang dihasilkan dengan kecepatan sangat cepat dan dalam berbagai format. Data ini sangat beragam dan mencakup berbagai jenis informasi yang berasal dari sumber yang berbeda, seperti media sosial, sensor, transaksi bisnis, dan banyak lagi. Pemanfaatan Big Data dapat…

Selengkapnya
28 Nov

Strategi Efisiensi Operasi Produksi di Era Digital

Diposting oleh Dudus Kudus

Strategi Efisiensi Operasi Produksi di Era Digital Di tengah pesatnya laju perkembangan teknologi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, efisiensi operasi produksi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan mutlak bagi setiap organisasi, baik skala kecil maupun besar. Era digital telah mengubah lanskap bisnis secara fundamental, memaksa perusahaan untuk beradaptasi, berinovasi, dan mengoptimalkan setiap aspek…

Selengkapnya
29 Jun

Daily Meeting Tingkatkan Output

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Daily meeting seharusnya tingkatkan output kerja. Dalam dunia kerja modern, rapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas profesional. Namun, tidak semua rapat membawa hasil positif. Banyak orang justru menganggap meeting sebagai beban, bukan solusi. Waktu kerja yang seharusnya produktif habis untuk diskusi panjang tanpa keputusan jelas. Kondisi ini sering terjadi ketika pertemuan tidak memiliki…

Selengkapnya
31 Oct

Conflict Resolution: Mengelola Ego di Tim

Diposting oleh Dudus Kudus

Pendahuluan: Pentingnya Resolusi Konflik dan Peran Ego dalam Tim Dalam lanskap bisnis modern yang dinamis, kemampuan sebuah tim untuk berkolaborasi secara efektif adalah fondasi utama keberhasilan organisasi. Namun, interaksi antarindividu yang beragam seringkali tak terhindarkan dari munculnya konflik. Konflik, jika tidak dikelola dengan baik, dapat mengikis moral, menghambat produktivitas, dan bahkan menyebabkan disintegrasi tim. Di…

Selengkapnya
21 Jun

Operasi Generator & Trafo Daya

BACKGROUND: Generator dan transformator daya adalah komponen utama dalam sistem pembangkitan dan distribusi listrik, yang berfungsi untuk menghasilkan, mengubah, dan menyalurkan energi listrik secara andal ke berbagai kebutuhan. Pengoperasian yang efektif dan efisien dari peralatan ini memerlukan pemahaman teknis mendalam tentang prinsip kerja, karakteristik peralatan, serta tantangan operasional yang mungkin dihadapi. Dengan berkembangnya teknologi dan…

Rp 7.950.000
Tersedia

Contract Writing, Planning & Management

BACKGROUND: Whatever business deal occurs between two or more parties shall have proper and correct terms & conditions agreed by the parties. To ensure a smooth process and execution, and to minimize and mitigate potential risks, parties should bind the deal with a legal agreement. However, it quite common that the agreement not properly written…

Rp 7.950.000
Tersedia

Wells Stimulation

BACKGROUND Often in today’s dynamic oil and gas industry, not enough attention is paid to the details of wells stimulation treatments. This can result in poor and/or less than optimum results. Production and Reservoir Engineers involved in the planning, execution, evaluation & monitor well performance. They need to know more about well stimulation so can…

Rp 9.950.000
Tersedia

Maintenance & Repair Process: Strategi Efektif Tingkatkan Keandalan Aset

Background Dalam dunia industri, efektivitas proses maintenance dan repair sangat menentukan keandalan aset, kelancaran produksi, serta pengendalian biaya operasional. Banyak organisasi masih menghadapi masalah seperti downtime tinggi, perbaikan berulang, pekerjaan reaktif, serta kurangnya standar kerja yang jelas dalam proses maintenance dan repair. Proses maintenance dan repair yang tidak terstruktur sering menyebabkan inefisiensi, pemborosan sumber daya,…

Rp 7.950.000
Tersedia

Maintenance and Reliability Management System (MRMS)

Background Dalam lingkungan industri yang semakin kompetitif, keandalan aset dan efektivitas sistem perawatan menjadi faktor penentu keberhasilan operasional. Banyak organisasi masih menghadapi tantangan seperti downtime tinggi, biaya maintenance membengkak, perencanaan yang lemah, serta rendahnya keandalan peralatan. Hal ini sering disebabkan oleh belum terintegrasinya sistem maintenance dan reliability secara menyeluruh. Maintenance and Reliability Management System (MRMS)…

Rp 9.500.000
Tersedia
Diskon
4%

Fire Man II – BNSP

Latar Belakang: Industri Migas memerlukan perhatian serius terutama terhadap bahaya terkait kebakaran. Oleh karena itu diperlukan tenaga kerja yang telah membekali diri dengan Kesadaran, Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap seorang pekerja agar dapat: Menerapkan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan jenis pekerjaannya Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP yang berlaku Mencegah/Mengurangi…

Rp 6.000.000 Rp 6.250.000
Tersedia

KESEHATAN & KESELAMATAN DI TEMPAT KERJA

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us