• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » HPS dan Owner Estimate

HPS dan Owner Estimate

Diposting pada 12 September 2025 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 645 kali / Kategori: ,

Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE) adalah sebuah acuan penting dalam proses pengadaan barang, jasa, maupun proyek. Teknik Pembuatan HPS Owner Estimate disusun melalui analisis profesional dan disahkan oleh pihak berwenang untuk menjadi dasar dalam menilai kewajaran harga penawaran. Fungsi utama HPS/OE adalah memastikan harga yang ditetapkan oleh penyedia sesuai dengan standar yang wajar, dapat dipertanggungjawabkan, serta sejalan dengan ketentuan kontrak. Dengan kata lain, kemampuan menyusun HPS/OE yang akurat sangat menentukan keberhasilan manajemen pengadaan (purchasing management) di sebuah organisasi.

Di era persaingan yang semakin ketat, keahlian dalam menyusun HPS/OE tidak hanya bermanfaat untuk efisiensi biaya, tetapi juga untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kualitas hasil pengadaan. Cost atau owner estimate ini dibutuhkan baik dalam pengadaan yang menggunakan anggaran operasional (Opex) maupun investasi jangka panjang (Capex). Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai teknik dan metode penyusunan HPS/OE menjadi kompetensi yang wajib dimiliki oleh para profesional di bidang procurement, proyek, maupun manajemen.

Tujuan Mengetahui Teknik Pembuatan HPS/OE:

  • Memahami proses pengadaan barang dan jasa, termasuk tujuan, parameter, serta perbedaan antara metode tradisional dan modern.
  • Menjelaskan fungsi, peran, dan pentingnya HPS/OE dalam berbagai pola pengadaan barang, jasa, maupun proyek.
  • Menguasai teknik penyusunan HPS/OE untuk pengadaan berbasis Opex maupun Capex dengan menggunakan berbagai pendekatan (harga pasar, data kontrak sebelumnya, engineering estimation, Delphi method, dll.).
  • Melakukan perhitungan harga satuan, cost of goods manufactured, dan cost of goods sold secara tepat, termasuk penerapan metode Activity-Based Costing (ABC).
  • Menggunakan analisis titik pulang pokok (break-even point analysis) sebagai dasar dalam penetapan estimasi biaya.
  • Menyusun OE untuk proyek fisik maupun non-fisik, termasuk estimasi biaya aktivitas proyek dan penentuan project cash budget.
  • Menerapkan konsep Total Cost of Ownership (TCO) dan time value of money dalam pengadaan aktiva tetap berbasis Capex.
  • Menghitung serta mengevaluasi OE untuk pengadaan jasa sesuai regulasi BUMN maupun lembaga pemerintah.
  • Menggunakan software dan tools pendukung untuk mempercepat serta meningkatkan akurasi penyusunan HPS/OE.
  • Mengembangkan keterampilan analitis melalui studi kasus dan latihan praktis agar mampu menghasilkan HPS/OE yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Course Outline

1. Proses Pengadaan Barang dan jasa

  • Objektif pengadaan.
  • Parameter pengadaan barang dan jasa.
  • Proses pengadaan tradisional dan proses pengadaan masa kini.
  • Pentingnya aspek Quality, Cost dan Delivery dalam proses pengadaan.

2. Peran Owners Estimate dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa.

  • Pengertian Owners Estimate
  • Fungsi Owners Estimate.
  • Peran Owners Estimate dalam berbagai pola pengadaan.
  • Diskusi dan studi kasus.

3. Teknik Penyusunan Owners Estimate untuk pengadaan dengan anggaran Opex.

  • Harga pasar.
  • Data Kontrak masa lalu.
  • Perhitungan harga satuan dan Cost of goods Sold.
  • Price list dari pabrikan.
  • Engineering Estimation.
  • Delphi Method.
  • Referensi harga yang lain.
  • Formulasi HPS/OE.

4. Perhitungan Harga Satuan dan Cost of Goods Sold.

  • Komponen-komponen biaya
  • Perhitungan Cost of Goods Manufactured.
  • Perhitungan Cost of Goods Sold.

5. Analisis Titik Pulang Pokok (Break event Point Analysis).

  • Apa yang dimaksud dengan fixed cost.
  • Apa yang dimaksud dengan variable cost.
  • Perhitungan Break event Point dengan menggunakan teknik grafis.
  • Perhitungan Break event point dengan menggunakan teknik contribution margin.
  • Latihan dan diskusi.

6. Perhitungan Harga Satuan dan Cost of Goods Sold dengan Activity-Based Costing (ABC).

  • Perbedaan antara metoda Activity-Based Costing dan Traditional Costing.
  • Bagaimana cara menggunakan ABC untuk Purchasing Management.
  • Reduksi biaya dengan menggunakan ABC.
  • Teknik pengumpulan data.
  •  Penggunaan software untuk perhitungan harga satuan dengan menggunakan metoda ABC.

7. Perhitungan OE Proyek fisik dan proyek non fisik.

  • Memahami Manajemen Proyek
  • Network Planning.
  • Menerjemahkan network planning menjadi bar chart.
  • Estimasi biaya setiap aktivitas proyek.
  • Penentuan Project Cash Budget.

8. Perhitungan OE untuk pengadaan jasa.

  • Perbedaan barang dan jasa.
  • Ketentuan pengadaan jasa bagi BUMN dan lembaga pemerintah.
  • Aplikasi traditional cost accounting dan Activity-Based Costing untuk perhitungan OE pengadaan jasa.

9. Konsep TCO (Total Cost of Ownership) untuk pengadaan aktiva tetap dengan anggaran Capex.

  • Apa yang dimaksud dengan TCO.
  • Time value of money.
  • Menghitung TCO dengan Net Present Value (NPV).
  • Latihan perhitungan TCO.

10. Studi Kasus TCO

  • Memilih Mesin Merk A atau Merk B
  • Repair atau Replace
  • Purchase atau Leasing
  • Menghitung tarif Leasing kendaraan Bermotor

11. Diskusi dan studi kasus HPS.

HPS dan Owner Estimate

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Laporan Proyek Efektif

Diposting oleh admin

Laporan Proyek Efektif: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Proyek Dalam dunia manajemen proyek, laporan bukan sekadar dokumen formalitas. Laporan proyek berfungsi sebagai alat komunikasi utama yang menghubungkan tim proyek, manajemen, hingga para stakeholder. Melalui laporan, perkembangan, hambatan, risiko, dan capaian proyek dapat tersampaikan secara transparan dan akurat. Namun, tidak semua laporan memiliki nilai yang sama. Laporan…

Selengkapnya
18 Sep

Bagaimana Robot Mengubah Industri dan Bisnis

Diposting oleh admin

Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi robotik telah membawa perubahan signifikan di berbagai industri. Robot tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mengubah cara bisnis beroperasi. Artikel ini akan membahas bagaimana robot mengubah industri dan bisnis serta dampaknya terhadap dunia kerja dan ekonomi secara keseluruhan. Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Salah satu dampak terbesar dari penggunaan…

Selengkapnya
15 Oct

Oil and Gas Drilling

Diposting oleh admin

Dalam industri minyak dan gas, aktivitas drilling merupakan gerbang utama yang membuka akses menuju sumber energi di bawah permukaan bumi. Reservoir yang kaya hidrokarbon tidak akan memiliki nilai ekonomis tanpa adanya sumur yang menghubungkannya dengan fasilitas produksi di permukaan. Oleh karena itu, drilling bukan hanya tahap awal, tetapi juga menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan…

Selengkapnya
29 Apr

Maintenance Cost Reduction Tanpa Mengorbankan Keandalan

Diposting oleh Dudus Kudus

Maintenance Cost Reduction harus dilakukan tanpa mengorbankan keandalan (Reliability). Dalam lanskap bisnis yang kompetitif saat ini, efisiensi operasional bukan lagi sekadar keunggulan, melainkan suatu keharusan. Setiap pengeluaran harus dipertimbangkan dengan cermat, dan biaya pemeliharaan seringkali menjadi salah satu pos pengeluaran terbesar yang sering terabaikan atau dianggap sebagai “biaya tak terhindarkan”. Namun, dengan strategi yang tepat,…

Selengkapnya
20 Jul

Project Planning and Scheduling

Diposting oleh admin

Keberhasilan proyek sangat dipengaruhi oleh kualitas perencanaan dan pengendalian jadwal proyek. Banyak proyek mengalami keterlambatan, pembengkakan biaya, penurunan produktivitas, hingga konflik kontrak bukan karena lemahnya kemampuan teknis, tetapi karena planning dan scheduling yang kurang efektif. Pada proyek industri seperti Oil & Gas, Power Plant, EPC, konstruksi, maupun manufacturing, Project Planning & Scheduling menjadi fondasi utama untuk…

Selengkapnya
22 May

Evolusi ISO 9001

Diposting oleh imam

Evolusi ISO 9001 merupakan perjalanan Standar Manajemen Mutu dari masa ke masa. ISO 9001 adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan bagi Quality Management System (QMS) atau Sistem Manajemen Mutu. Standar ini diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) dan digunakan oleh berbagai organisasi di seluruh dunia, baik perusahaan manufaktur, jasa, konstruksi, kesehatan, pendidikan, hingga pemerintahan….

Selengkapnya
27 Jul
Diskon
4%

Teknisi Bekerja di Ketinggian – BNSP

Latar Belakang: Seseorang yang bekerja di atas ketinggian lebih dari 2 meter mempunyai resiko terhadap keselamatan dirinya maupun orang lain. Oleh karena itu sebaiknya mereka sudah mengikuti pelatihan dan mempunyai sertifikat sebagai teknisi bekerja di ketinggian misal dari BNSP sebagai certifiying body. Pelatihan ini perlu diikuti oleh setiap tenaga kerja yang bekerja sebagai Teknisi Bekerja…

Rp 6.000.000 Rp 6.250.000
Tersedia

Rotating Equipment Operation & Maintenance

BACKGROUND: Rotating equipment is commonly used in the industry & plays a vital role in end-to-end production operations. Hence, mastering the principles of rotating equipment is very essential. Identification of failure modes & monitoring methods of failure symptoms are important as well, for establishing the most effective maintenance program. This course begins with discussing the…

Rp 7.950.000
Tersedia

Sistem Kontrol RHVAC

BACKGROUND: Fungsi Refrigeration Heating Ventilating and Air Conditioning (RHAC) adalah untuk mengendalikan kondisi udara di dalam ruang yang ditentukan seperti suhu, kelembaban, kualitas udara, pasokan udara segar dari luar untuk mengendalikan kadar oksigen dan karbon dioksida, dan terakhir, mengendalikan pergerakan udara atau aliran udara. Selama bertahun-tahun, AC telah berubah dari sekadar mendinginkan ruangan menjadi pengendalian…

Rp 7.950.000
Tersedia
Diskon
4%

Operator Scafolding – BNSP

Latar Belakang: Bekerja di atas perancah mengandung resiko terhadap keselamatan diri sendiri & orang lain. Oleh karena itu seseorang yang bertanggung jawab terhadap pemasangan dan operasi scafolding wajib berkompeten sebagai Operator Scaffolding dan bersertifikat misalnya dari BNSP. Pelatihan ini diberikan kepada tenaga kerja untuk membekali/meningkatkan Kesadaran, Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap seorang pekerja agar dapat: Menerapkan peraturan perundang-undangan yang…

Rp 6.000.000 Rp 6.250.000
Tersedia

Downhole & Surface Production Equipment

BACKGROUND: Optimizing Oil and Gas Production: Downhole and Surface Equipment In oil and gas production, the seamless operation of both downhole and surface production equipment is essential for efficient hydrocarbon extraction and transportation. To begin with, downhole equipment encompasses the tools and machinery located beneath the earth’s surface, which are pivotal for extracting oil or…

Rp 12.950.000
Tersedia

Manajemen Operasi dan Pemeliharaan Pembangkit

BACKGROUND: Manajemen Operasi dan pembangkitan adalah Pemahaman proses operasi sistem pembangkit dan sistem penyaluran secara rasional dan ekonomis dengan memperhatikan mutu dan keandalan. Perawatan Pembangkitan yang dilakukan secara efektif dapat menjadikan perusahaan terdepan dalam bidang pembangkitan Training ini dimaksudkan untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia dalam pengelolaan pengoperasian sistem pembangkit. Selain itu diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan…

Rp 7.950.000
Tersedia

HPS dan Owner Estimate

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us