• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » Migas Storage and Transportation

Migas Storage and Transportation

Diposting pada 20 April 2026 oleh admin / Dilihat: 66 kali / Kategori: , ,

Introduction to Migas Storage & Transportation Systems

Dalam industri minyak dan gas, proses tidak berhenti pada tahap produksi. Fluida hidrokarbon yang telah dipisahkan dari sumur harus dikelola dengan baik sebelum dikirim ke kilang atau pasar. Di sinilah sistem storage & transportation memainkan peran krusial dalam menjaga kontinuitas supply chain.

Storage berfungsi sebagai buffer untuk menyeimbangkan fluktuasi produksi dan pengiriman, sementara transportation memastikan fluida sampai ke tujuan secara aman, efisien, dan sesuai spesifikasi. Dalam praktik di lapangan, terutama di wilayah dengan banyak sumur dan lapangan kecil, konsep storage tidak selalu langsung berbentuk terminal besar, tetapi sering dimulai dari skala yang lebih kecil di level lapangan.

1. Oil & Gas Storage Systems

1.1 Types of Storage Tanks

Sistem penyimpanan migas umumnya menggunakan beberapa jenis tangki, tergantung pada karakteristik fluida dan kebutuhan operasional. Untuk crude oil, tangki atmosferik seperti fixed roof tank dan floating roof tank banyak digunakan untuk mengurangi losses akibat evaporasi.

Untuk produk gas atau cairan bertekanan, digunakan pressurized tanks seperti bullet tank atau spherical tank. Sementara itu, untuk LNG diperlukan tangki kriogenik dengan temperatur sangat rendah.

Pemilihan jenis tangki tidak hanya mempertimbangkan kapasitas, tetapi juga faktor keselamatan, volatilitas fluida, serta regulasi lingkungan.

1.2 Tank Farm & Terminal Operations

Tangki-tangki tersebut biasanya dikelompokkan dalam satu area yang disebut tank farm. Di dalamnya terdapat sistem pendukung seperti pump station, manifold, metering system, dan fire protection system.

Operasi di tank farm meliputi:

  • Filling dan withdrawal
  • Blending produk
  • Inventory management
  • Custody transfer

Di sinilah integrasi dengan sistem digital seperti SCADA menjadi penting untuk monitoring level, temperature, dan pressure secara real-time.

1.3 Loss Control & Tank Integrity

Salah satu tantangan utama dalam storage adalah losses, baik yang bersifat evaporative losses maupun leakage. Oleh karena itu, sistem seperti vapor recovery unit (VRU) sering digunakan untuk mengurangi kehilangan hidrokarbon.

Selain itu, integritas tangki harus dijaga melalui inspeksi rutin, seperti:

  • Thickness measurement
  • Corrosion monitoring
  • Roof integrity check

Pendekatan berbasis risk-based inspection (RBI) kini semakin umum digunakan untuk meningkatkan efisiensi maintenance.

2. Temporary Field Storage & Gathering System 

Dalam operasi migas di lapangan, khususnya pada satu blok atau konsesi yang memiliki banyak sumur dan beberapa lapangan kecil, fluida produksi tidak langsung dikirim ke terminal utama. Sebaliknya, terdapat tahapan intermediate yang dikenal sebagai temporary field storage melalui sistem gathering.

Setiap sumur umumnya dilengkapi dengan wellhead dan separator awal (2-phase atau 3-phase separator) untuk memisahkan fluida dasar seperti minyak, gas, dan air. Namun, pemisahan ini belum sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, fluida dari beberapa sumur kemudian dialirkan menuju field gathering station.

2.1 Field Gathering Station: Fungsi & Peran

Field gathering station merupakan titik sentral di suatu lapangan yang berfungsi sebagai:

  • Pengumpul fluida dari multiple wells
  • Tempat temporary storage sebelum dikirim ke fasilitas utama
  • Fasilitas pemisahan lanjutan (secondary separation)

Di sinilah terjadi proses penting seperti:

  • Pemisahan lanjutan minyak, air, dan gas
  • Stabilization sebelum transport
  • Pengukuran produksi per lapangan (field allocation)

Dalam banyak kasus, gathering station juga dilengkapi dengan:

  • Horizontal separator (kapasitas lebih besar)
  • Heater treater (untuk emulsi oil-water)
  • Storage tank sementara (biasanya tangki atmosferik)

2.2 Temporary Storage: Buffer Operasional

Konsep temporary field storage sangat penting untuk menjaga stabilitas operasi. Karena produksi sumur bersifat kontinu sementara transportasi tidak selalu berjalan real-time, maka diperlukan buffer.

Fungsi utamanya:

  • Menampung produksi sementara sebelum lifting
  • Menghindari shutdown saat pipeline/truck tidak tersedia
  • Menyeimbangkan variasi flow rate antar sumur

Tanpa sistem ini, operasi akan sangat rentan terhadap gangguan logistik.

2.3 Interface ke Custody Transfer

Setelah melalui gathering station, fluida yang sudah lebih stabil dan terpisah dengan baik akan dialirkan ke:

  • Central Processing Facility (CPF), atau
  • Langsung ke terminal untuk custody transfer

Di titik inilah kualitas fluida menjadi lebih terkontrol, sehingga memenuhi spesifikasi untuk penjualan atau pengiriman lebih lanjut.

Dengan kata lain, gathering station adalah “jembatan kritikal” antara production operation dan commercial transaction (custody transfer).

3. Pipeline Transportation System

Pipeline biasanya menghubungkan:

  • Well → Gathering Station
  • Gathering Station → CPF / Terminal
  • Terminal → Refinery / Export Point

3.1 Pipeline Network & Design

Pipeline merupakan metode transportasi paling efisien untuk volume besar dan jarak jauh. Sistem ini terdiri dari jaringan pipa yang menghubungkan wellhead, gathering station, processing facility, hingga terminal.

Desain pipeline harus mempertimbangkan:

  • Flow rate dan pressure
  • Fluida (oil, gas, multiphase)
  • Topografi dan kondisi lingkungan
  • Material selection

Pipeline bisa berupa onshore maupun offshore, dengan kompleksitas yang berbeda.

3.2 Flow Assurance Challenges

Dalam operasinya, pipeline menghadapi berbagai tantangan yang dikenal sebagai flow assurance issues. Ini termasuk:

  • Wax deposition
  • Hydrate formation
  • Slugging
  • Corrosion

Masalah ini dapat menghambat aliran bahkan menyebabkan shutdown. Oleh karena itu, digunakan berbagai metode mitigasi seperti chemical injection, insulation, dan pigging operation.

3.3 Pigging & Pipeline Maintenance

Pigging adalah proses pembersihan atau inspeksi pipeline menggunakan alat yang disebut pig. Selain untuk membersihkan deposit, pigging juga digunakan untuk:

  • Inline inspection (smart pigging)
  • Leak detection
  • Separation between different products

Maintenance pipeline juga mencakup monitoring tekanan, deteksi kebocoran, dan proteksi terhadap korosi eksternal maupun internal.

4. Marine & Land Transportation

4.1 Oil & Gas Shipping (Tanker & LNG Carrier)

Untuk distribusi antar pulau atau ekspor, digunakan kapal tanker untuk minyak dan LNG carrier untuk gas cair. Kapal ini dirancang khusus dengan sistem keamanan tinggi untuk mencegah kebocoran dan menjaga stabilitas muatan.

Operasi shipping melibatkan:

  • Loading di terminal
  • Voyage planning
  • Unloading di destination terminal

Koordinasi yang baik sangat diperlukan untuk menghindari bottleneck dalam supply chain.

4.2 Trucking & Rail Transportation

Selain pipeline dan kapal, transportasi darat juga digunakan terutama untuk distribusi produk dalam skala lebih kecil atau daerah yang tidak terjangkau pipeline.

Truk tangki sering digunakan untuk:

  • BBM distribution
  • LPG transport
  • Chemical transport

Meskipun fleksibel, metode ini memiliki risiko lebih tinggi sehingga memerlukan standar keselamatan yang ketat.

5. Custody Transfer & Metering System

Sekarang jadi lebih kuat secara narasi, karena sebelumnya sudah dijelaskan alurnya dari:
Well → Separator → Gathering → Storage → Transport → Custody Transfer

Salah satu aspek paling kritis dalam storage & transportation adalah custody transfer, yaitu proses perpindahan kepemilikan produk dari satu pihak ke pihak lain.

Akurasi pengukuran menjadi sangat penting karena berkaitan langsung dengan nilai ekonomi. Oleh karena itu digunakan sistem metering seperti:

  • Flow meter (Coriolis, ultrasonic)
  • Tank gauging system
  • Prover system

Kesalahan kecil dalam pengukuran dapat berdampak signifikan secara finansial.

6. Digitalization in Storage & Transportation

Bisa ditambahkan sedikit konteks:

Dalam sistem modern, field gathering station juga sudah terintegrasi dengan SCADA untuk:

  • Monitoring level tank
  • Flow rate dari tiap well
  • Water cut & oil quality
  • Alarm system untuk overflow / leakage

7. Integration with Production System

Dengan tambahan ini, narasi jadi lebih “real field condition”:

Ketidakseimbangan antara production dan transportation tidak hanya berdampak di terminal, tetapi juga di:

  • Gathering station overflow
  • Bottleneck di separator
  • Backpressure ke sumur

8. Challenges & Future Trends

Industri migas saat ini menghadapi berbagai tantangan seperti fluktuasi harga, regulasi lingkungan, serta tuntutan efisiensi operasional. Di sisi lain, tren menuju energi yang lebih bersih juga mendorong inovasi dalam sistem transportasi dan penyimpanan.

Beberapa tren yang mulai berkembang antara lain:

  • Digital oil field integration
  • Smart pipeline monitoring
  • Carbon capture & storage (CCS)
  • Energy-efficient transportation systems

Ke depan, sistem export, storage & transportation akan semakin terintegrasi dengan teknologi digital dan sustainability goals.

Migas Storage and Transportation

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

ISO 9001

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

ISO 9001 adalah standar internasional yang digunakan oleh organisasi untuk memastikan produk dan layanan memenuhi kebutuhan pelanggan secara konsisten. Standar ini diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) dan menjadi standar manajemen mutu yang paling banyak digunakan di dunia yang biasanya sejalan dengan Quality Management System (QMS) perusahaan. Dengan pendekatan risk-based thinking, fokus pelanggan, serta prinsip…

Selengkapnya
19 Nov

Growth Mindset

Diposting oleh admin

Dalam dunia kerja dan bisnis yang terus berubah, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup. Individu dan organisasi dituntut untuk mampu belajar cepat, beradaptasi, serta bangkit dari kegagalan. Salah satu fondasi penting untuk menghadapi tantangan tersebut adalah growth mindset yang merupakan kunci pengembangan diri dan kinerja berkelanjutan. Istilah ini  semakin populer karena terbukti berpengaruh langsung terhadap…

Selengkapnya
5 Jan

Membuat Desain UI/UX yang Efektif

Diposting oleh admin

Desain UI/UX yang Efektif Membuat desain UI/UX yang efektif melibatkan berbagai langkah strategis yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna. Berikut adalah beberapa poin kunci yang perlu diperhatikan: Riset Pengguna yang Mendalam Memahami audiens target adalah langkah pertama. Lakukan survei, wawancara, dan analisis perilaku untuk menggali kebutuhan, keinginan, dan masalah pengguna. Data ini akan menjadi dasar bagi…

Selengkapnya
27 Sep

Earned Value Management

Diposting oleh admin

Earned Value Management (EVM): Alat Kontrol Proyek yang Efektif Dalam dunia manajemen proyek, keberhasilan tidak hanya diukur dari penyelesaian tugas tepat waktu, tetapi juga dari seberapa efektif proyek dikendalikan dari sisi biaya dan jadwal. Salah satu metode terbaik yang digunakan secara global untuk memantau dan mengendalikan kinerja proyek adalah Earned Value Management (EVM). EVM tidak…

Selengkapnya
3 Aug

Drilling Optimization & Technology

Diposting oleh admin

Dalam industri pengeboran modern, keberhasilan tidak lagi hanya diukur dari kemampuan mencapai target kedalaman (Total Depth / TD), tetapi dari seberapa efisien, aman, dan ekonomis proses tersebut dilakukan. Biaya drilling bisa mencapai 30–50% dari total biaya pengembangan lapangan, sehingga setiap peningkatan efisiensi—even kecil—dapat memberikan dampak finansial yang signifikan. Di sinilah peran drilling optimization & technology…

Selengkapnya
11 May

Audit Internal HSE

Diposting oleh admin

Checklist yang Wajib Dimiliki Audit Internal HSE (Health, Safety, and Environment) adalah proses evaluasi yang dilakukan secara berkala untuk memastikan sistem K3L (Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan) di perusahaan berjalan sesuai standar dan regulasi. Audit ini bertujuan menemukan potensi risiko, ketidaksesuaian prosedur, dan area yang perlu perbaikan sebelum terjadi insiden. Tanpa audit internal yang baik,…

Selengkapnya
15 Aug

Surface Wellhead System

Background The surface wellhead system plays critical role ensuring safe & efficient control of hydrocarbons from the reservoir to processing facilities. Positioned on surface, wellhead serves as the primary interface between subsurface operations & topside facilities. It provides structural and pressure control throughout the well’s life cycle. Among its key components, the Christmas tree enables…

Rp 6.350.000
Tersedia

Pipeline Corrosion & Scale Integrity Management

BACKGROUND: Scale and Corrosion di lapangan Oil & Gas Field merupakan tantangan utama yang dapat mengurangi efisiensi operasi, meningkatkan biaya pemeliharaan, dan memperpendek umur peralatan. Scale terbentuk akibat pengendapan mineral di dalam sistem, sementara korosi merusak struktur material akibat interaksi dengan lingkungan yang agresif. Masalah ini tidak hanya memengaruhi produktivitas, tetapi juga membawa risiko terhadap…

Rp 7.950.000
Tersedia

Relay Protection

BACKGROUND: Relay adalah Saklar (Switch) yang dioperasikan secara listrik dan merupakan komponen Electromechanical (Elektromekanikal) yang terdiri dari 2 bagian utama yakni Elektromagnet (Coil) dan Mekanikal (seperangkat Kontak Saklar/Switch). Relay menggunakan Prinsip Elektromagnetik untuk menggerakkan Kontak Saklar sehingga dengan arus listrik yang kecil (low power) dapat menghantarkan listrik yang bertegangan lebih tinggi. Sebagai contoh, dengan Relay…

Rp 7.950.000
Tersedia

Extended Reach Drilling (ERD)

BACKGROUND: Pelatihan Extended Reach Drilling (ERD) ini akan difokuskan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang desain dan aspek operasional dan design pada Extended Reach Drilling. Dengan tujuan khusus kegiatan operasi pemboran yang rumit dan menggunakan sudut inklinasi yang tinggi dan Panjang horizontal displacement yang sangat panjang menimbulkan problem tersendiri pada kegiatan operasi nya seperti pipa terjepit,…

Rp 14.950.000
Tersedia
Diskon
4%

Operator K3 Migas – BNSP

Latar Belakang: Seseorang yang berprofesi & mempunyai tanggung jawab keselamatan di lingkungan Minyak & Gas wajib berkompeten & bersertifikasi dari yang berwajib di antara dari BSNP (Operator K3 Migas – BNSP) Pelatihan ini diberikan kepada tenaga kerja untuk membekali/meningkatkan Kesadaran, Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap seorang pekerja agar dapat: Menerapkan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan jenis pekerjaannya Menerapkan Keselamatan…

Rp 6.000.000 Rp 6.250.000
Tersedia

Power Plant Performance Test

BACKGROUND: The main reasons to conduct a power plant performance test are: Identify the baseline performance of the power plant in different operating cases Quantify the prior/after performance improvement due to a major maintenance outage. Verify if the power plant meets the specifications of the applicable purchase contract, therefore if liquidated damages or “make good”…

Rp 7.950.000
Tersedia

Migas Storage and Transportation

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us