• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » Berhitung Tidak Perlu

Berhitung Tidak Perlu

Diposting pada 14 October 2025 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 149 kali / Kategori: , ,

Berhitung Tidak Perlu, tidak 100% benar. Walau di jaman digital semua bisa dilakukan dengan lebih cepat dengan teknologi. Dulu, kemampuan berhitung dan mengingat dianggap sebagai ukuran kecerdasan seseorang. Kita menghafal tabel perkalian di sekolah dasar, mengingat nomor telepon keluarga, menulis alamat teman, hingga mencatat jadwal harian di buku agenda. Semua itu merupakan keterampilan penting di masa ketika belum ada komputer, ponsel pintar, atau internet.

Namun kini dunia sudah berubah. Revolusi teknologi informasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah hampir seluruh cara manusia bekerja, berpikir, dan menyelesaikan persoalan. Aktivitas berhitung yang dulu memakan waktu kini bisa dilakukan hanya dalam hitungan detik. Begitu pula dengan mengingat data — cukup disimpan di cloud atau perangkat digital, dan semua tersinkronisasi otomatis.

Pertanyaannya: apakah berhitung dan mengingat masih penting di era AI?

Dari Otak Manusia ke Otak Digital

Kita hidup di masa di mana “ingatan digital” jauh lebih cepat, akurat, dan tak terbatas. Cloud storage, server data, dan asisten digital seperti ChatGPT, Google Assistant, atau Siri dapat menyimpan dan memanggil kembali informasi lebih baik daripada ingatan manusia.

Nomor telepon, alamat, jadwal rapat, hingga catatan proyek kini tersimpan otomatis di perangkat, dan tetap aman meski perangkatnya hilang. Otak manusia tidak lagi harus menjadi tempat penyimpanan utama data, melainkan pengelola dan pengguna informasi itu.

Kita beralih dari peran sebagai pengingat menjadi pengarah.
Inilah yang disebut efisiensi kognitif di era digital — manusia tidak perlu mengingat semuanya, cukup tahu bagaimana mengakses dan memanfaatkannya.

Komputer Lebih Cepat dan Tak Pernah Lelah

Berhitung manual kini hampir menjadi sejarah.
Komputer modern mampu melakukan miliaran perhitungan per detik dengan akurasi sempurna. Seorang akuntan, misalnya, kini tak lagi menghitung saldo secara manual, tapi cukup menekan satu tombol di software ERP untuk menampilkan laporan keuangan yang kompleks. Seorang insinyur tidak lagi harus menggunakan kertas dan pensil untuk menghitung beban struktur, karena sistem analisis komputer sudah melakukan simulasi yang jauh lebih akurat.

Teknologi ini memberi manusia ruang baru: lebih sedikit menghitung, lebih banyak berpikir strategis.
Kita kini lebih fokus pada interpretasi, pengambilan keputusan, dan inovasi — bukan lagi pada proses mekanis menghitung angka.

Artificial Intellegent (AI): Lebih dari Sekadar Mesin Hitung

Kecerdasan buatan kini bukan hanya alat berhitung, tetapi sistem yang mampu berpikir adaptif. AI mengenali pola, memproses bahasa, menafsirkan gambar, bahkan memahami konteks emosi manusia. Dengan kemampuan itu, AI dapat membantu manusia menyusun rencana, menulis laporan, menganalisis risiko, hingga membuat rekomendasi bisnis dengan kecepatan yang mustahil dilakukan manusia secara manual.

AI juga telah merambah dunia medis, pendidikan, industri kreatif, bahkan pelayanan publik — semua dilakukan berbasis data dan logika algoritma. Namun ada satu hal yang tidak dimiliki AI: kebijaksanaan manusia.

Dari “Menghafal” ke “Memahami dan Bijak”

Kita memang tidak perlu lagi mengingat banyak hal atau menghitung angka yang rumit, tapi kita tetap harus memahami makna di balik perhitungan dan informasi itu. AI bisa memberi jawaban, tapi hanya manusia yang mampu menilai kapan dan bagaimana jawaban itu sebaiknya digunakan.

Di sinilah peran kebijaksanaan muncul — kemampuan manusia untuk mengaitkan data dengan nilai, konteks, dan dampak terhadap sesama.
Perhitungan bisa dilakukan oleh mesin, tapi keputusan yang menyangkut kemanusiaan tetap berada di tangan manusia. Maka, tugas kita kini bukan berhenti berpikir, melainkan mengalihkan energi otak dari menghitung ke memahami, menimbang, dan bertindak dengan bijak.

Era Baru: Kreatif, Inovatif, Analitik, Konstruktif, dan Bijaksana

Di masa ini, ukuran kecerdasan bukan lagi kemampuan mengingat rumus, tetapi kemampuan berpikir kreatif, inovatif, analitik, konstruktif, dan bijaksana.

  • Kreatif, karena manusia harus mampu melihat ide dari sudut pandang baru.

  • Inovatif, karena dunia bergerak cepat dan selalu butuh pembaruan.

  • Analitik, karena kita perlu memahami data dan pola dengan logika yang tajam.

  • Konstruktif, karena kemampuan membangun solusi nyata jauh lebih penting daripada sekadar teori.

  • Bijaksana, karena keputusan yang baik tak hanya logis, tapi juga beretika dan manusiawi.

AI mungkin bisa meniru gaya berbicara atau menulis manusia, tetapi belum bisa meniru intuisi dan kebijaksanaan dalam bertindak.

Mengapa Otak Tetap Harus Digunakan

Meski teknologi sudah mengambil alih sebagian fungsi otak, manusia tidak boleh berhenti berpikir dan berhitung sama sekali. Otak, seperti otot, harus terus dilatih agar tetap tajam dan sehat.

Beberapa riset menunjukkan bahwa orang yang rutin melakukan aktivitas mental seperti berhitung ringan, mengingat nama, membaca, atau memecahkan teka-teki, memiliki risiko lebih rendah terhadap penurunan kognitif dan penyakit seperti demensia atau pikun di usia lanjut.

Artinya, walaupun kita bisa menyerahkan perhitungan kepada komputer, kita tetap perlu “melatih otak” agar tidak tumpul.
Cobalah menghitung harga belanja tanpa kalkulator sesekali, mengingat arah jalan tanpa peta digital, atau menghafal beberapa nomor penting tanpa bantuan kontak ponsel.
Bukan karena kita tidak percaya teknologi, tetapi karena kita ingin tetap menjaga kesehatan otak agar tetap aktif dan adaptif.

Dengan cara itu, teknologi menjadi alat bantu, bukan pengganti pikiran manusia. Kita memang hidup di era di mana mesin bisa menghitung lebih cepat dan menyimpan lebih banyak. Tapi kemampuan otak manusia masih dibutuhkan — bukan untuk bersaing dengan mesin, melainkan untuk memberi arah pada kemajuan itu.

Sekarang mungkin berhitung tidak perlu dilakukan secara manual, tetapi berpikir secara kreatif, analitik, konstruktif, dan bijaksana justru semakin penting. Teknologi membantu kita bekerja lebih efisien, tetapi hanya manusia yang bisa memberi makna pada hasil kerjanya.

Gunakan teknologi untuk memperkuat pikiran, bukan menggantikannya. Karena pada akhirnya, AI mungkin bisa menghitung semuanya — tetapi hanya manusia yang tahu apa yang seharusnya dihitung.

Berhitung Tidak Perlu

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Bullwhip Effect dan Solusinya

Diposting oleh admin

Bullwhip Effect dan Solusinya: Mengelola Volatilitas dalam Rantai Pasok Salah satu tantangan klasik dan krusial dalam manajemen rantai pasok (supply chain) adalah fenomena Bullwhip Effect. Istilah ini mengacu pada terjadinya amplifikasi permintaan di sepanjang rantai pasok, dari konsumen akhir hingga produsen hulu. Permintaan kecil di tingkat pengecer dapat menyebabkan fluktuasi besar dalam pesanan ke distributor,…

Selengkapnya
5 Jul

Pipeline & Piping Design Fabrication

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Piping & Pipeline Design Fabrication: Pengertian, Langkah, Manfaat, Colour Coding, dan Biaya. Piping dan pipeline adalah sistem perpipaan fluida antar peralatan dan lokasi. Disebut piping biasanya jika jaring perpipaan berada di dalam intra‐plant. Dan dinamakan Pipeline jika jaringan perpipaan untuk antar wilayah atau antar fasilitas atau mudahnya jika cross country. Desain dan fabrikasi mencakup material,…

Selengkapnya
20 Oct

Asset Integrity Management System

Diposting oleh admin

Asset Integrity Management System (AIMS): Panduan Teknis Lengkap untuk Keandalan dan Keamanan Aset Industri Pendahuluan Asset Integrity Management System (AIMS) adalah pendekatan sistematis yang digunakan untuk memastikan bahwa seluruh aset industri tetap beroperasi secara aman, andal, dan sesuai standar teknis sepanjang siklus hidupnya. Dalam industri migas, petrokimia, pembangkit listrik, dan manufaktur berat, kegagalan aset bukan…

Selengkapnya
26 Feb

APD: Fungsi dan Standarnya

Diposting oleh admin

APD: Fungsi dan Standarnya Dalam dunia kerja, terutama di sektor industri, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi prioritas utama. Salah satu elemen penting dalam penerapan K3 adalah penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). APD berfungsi melindungi pekerja dari potensi bahaya di tempat kerja yang tidak dapat dihilangkan sepenuhnya melalui rekayasa teknis atau prosedural. Artikel ini membahas…

Selengkapnya
25 Oct

5 Kebiasaan Pagi yang Meningkatkan Fokus

Diposting oleh admin

Selamat pagi! Bagaimana Anda memulai hari ini? Bagi sebagian besar profesional, pagi seringkali dimulai dengan terburu-buru, notifikasi ponsel, dan secangkir kopi yang tergesa-gesa. Sayangnya, memulai hari dengan kondisi mental yang reaktif seperti ini dapat merusak konsentrasi dan kemampuan fokus Anda sepanjang hari. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kontrol atas rutinitas awal Anda. Kabar baiknya,…

Selengkapnya
2 Nov

Bahaya Ketergantungan pada Teknologi dalam Kehidupan Sehari-hari

Diposting oleh admin

Pendahuluan Teknologi telah menyusup ke hampir setiap aspek kehidupan kita, memberikan kenyamanan dan efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya. Dengan hanya beberapa klik, kita bisa berkomunikasi, bekerja, belajar, dan bahkan bersenang-senang. Namun, di balik manfaat tersebut, ada bahaya yang mengintai. Bahaya teknologi yang disebabkan Ketergantungan pada teknologi bisa mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kita, baik fisik,…

Selengkapnya
21 Nov

Perencanaan Strategi Pemeliharaan Peralatan Pembangkit

BACKGROUND: Perencanaan Strategi Pemeliharaan Peralatan Pembangkit merupakan faktor penting dalam bisnis pembangkitan. Pemeliharaan peralatan pembangkit itu sendiri merupakan suatu kegiatan pekerjaan perawatan yang dilakukan terhadap peralatan dengan tujuan agar peralatan tersebut dapat dioperasikan secara maksimal, andal, efisien, aman dan dapat mencapai lifetime (umur pakai) sesuai dengan yang direncanakan. Peralatan dalam sistem tenaga listrik perlu dipelihara…

Rp 7.950.000
Tersedia

Centrifugal Pump, Design, Operation, Maintenance & Troubleshoot

BACKGROUND: This Centrifugal Pump, Design, Operation, Maintenance & Troubleshoot focuses on the hydraulic principles of centrifugal pumps, as well as the interaction between a pump and a pipeline. It covers a review of fluid mechanics, the modified Bernoulli equation applied to piping systems, the energy equation applied to pumps and piping systems, energy loss in…

Rp 7.950.000
Tersedia

Kalibrasi dan Ketidakpastian Pengukuran

BACKGROUND: Kalibrasi adalah proses membandingkan pembacaan suatu peralatan atau sistem dengan peralatan lain yang telah dikalibrasi & dijadikan referensi terhadap sekumpulan parameter yang diketahui. Peralatan yang digunakan sebagai acuan harus dapat ditelusuri secara langsung ke peralatan yang dikalibrasi sesuai ISO/IEC 17025. Tujuan kalibrasi adalah untuk meminimalkan ketidakpastian pengukuran dengan memastikan keakuratan peralatan uji. Kalibrasi mengkuantifikasi…

Rp 7.950.000
Tersedia

Electrical Wiring Diagram & Electrical Control System

BACKGROUND: The electrical wiring diagram training helps with the understanding that the operation, maintenance & appropriate response to power system equipment begins with the detailed knowledge of & ability to read & interpret electrical prints. This course is designed to provide various types of electrical diagrams used in the industry, and to develop the skills…

Rp 7.950.000
Tersedia
Diskon
4%

Operator Overhead Crane – BNSP

Latar Belakang: Siapapun yang mengoperasikan Overhead Crane (Crane Jembatan) wajib kompeten di bidangnya demi keamanan & keselamatan diri, kolega & area tempat kerjanya. Operator Over Head Crane wajib memiliki sertifikat dari BNSP misalnya. Pelatihan ini wajib/perlu diikuti oleh setiap tenaga kerja yang bekerja sebagai Operator Crane Jembatan. Pelatihan ini diberikan kepada tenaga kerja untuk membekali/meningkatkan Kesadaran, Pengetahuan, Keterampilan…

Rp 5.500.000 Rp 5.750.000
Tersedia

Advanced Instrumentation Control System

Background: As industrial facilities continue to evolve toward higher levels of automation and digitalization, the role of instrumentation and control systems has expanded far beyond basic measurement and loop control. While basic instrumentation and control training provides essential foundational knowledge, it is no longer sufficient to address the challenges of complex processes, integrated control architectures,…

Rp 7.950.000
Tersedia

Berhitung Tidak Perlu

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us