• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » User Acceptance Test

User Acceptance Test

Diposting pada 18 August 2026 oleh imam / Dilihat: 25 kali

User Acceptance Test (UAT) adalah salah satu langkah untuk memastikan bahwa peralatan, barang atau sistem yang kita pesan siap digunakan oleh User. Setelah suatu sistem atau aplikasi selesai dikembangkan dan melewati berbagai pengujian teknis, masih ada satu pertanyaan penting: apakah sistem tersebut benar-benar dapat digunakan dan diterima oleh pengguna? UAT biasanya dilakukan setelah FAT (Factory Acceptance Test) dinyatakan selesai.

Di sinilah User Acceptance Test (UAT) dilakukan. User Acceptance Test adalah tahap pengujian yang dilakukan oleh user atau perwakilan end user untuk memastikan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan bisnis, proses kerja, dan ekspektasi pengguna sebelum digunakan secara resmi.

Berbeda dengan testing teknis yang lebih fokus pada fungsi dan performance sistem, UAT melihat sistem dari sudut pandang pengguna dan proses bisnis.

Tujuan UAT

Secara umum, UAT bertujuan untuk:

  • Memastikan sistem sesuai dengan kebutuhan user.
  • Memastikan business process dapat dijalankan dengan baik.
  • Memastikan output, report, dan data sesuai kebutuhan.
  • Mengidentifikasi gap sebelum sistem digunakan secara resmi.
  • Memberikan keyakinan bahwa sistem siap untuk go-live.

Dengan demikian, UAT bukan sekadar mencari error. UAT memastikan bahwa sistem yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi organisasi.

Siapa yang Melakukan UAT?

UAT sebaiknya dilakukan oleh orang yang memahami proses bisnis dan nantinya menggunakan sistem tersebut.

Pihak yang dapat terlibat antara lain:

  • End User
  • Key User
  • Business Analyst
  • Process Owner
  • Project Team
  • IT Support

Project team dapat membantu menyiapkan sistem dan skenario pengujian, tetapi keputusan apakah sistem dapat diterima sebaiknya berasal dari user atau process owner.

Bagaimana Proses UAT?

UAT biasanya dilakukan melalui beberapa tahapan sederhana:

1. Preparation
Menyusun test scenario berdasarkan business process dan kebutuhan user.

2. Test Execution
User menjalankan sistem menggunakan skenario yang telah disiapkan.

3. Evaluation
Hasil aktual dibandingkan dengan expected result.

4. Corrective Action
Jika ditemukan defect atau gap, project team melakukan perbaikan.

5. Acceptance
Setelah seluruh requirement terpenuhi, user memberikan persetujuan untuk penggunaan sistem atau go-live.

Apa yang Diperiksa dalam UAT?

UAT dapat mencakup beberapa aspek penting:

User Experience

Apakah sistem mudah digunakan dan sesuai dengan workflow pengguna?

Business Process

Apakah proses bisnis dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku?

Output dan Report

Apakah data, laporan, dan informasi yang dihasilkan sesuai kebutuhan?

Operational Readiness

Apakah sistem sudah cukup siap untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari? Contohnya, sebuah perusahaan mengembangkan sistem purchasing baru. Secara teknis sistem mungkin sudah berjalan dengan baik. Namun dalam UAT, user menemukan bahwa workflow approval tidak sesuai dengan proses aktual perusahaan.

Secara teknis sistem berfungsi, tetapi secara bisnis sistem tersebut belum dapat diterima. Inilah perbedaan penting antara technical testing dan UAT.

UAT dan Go-Live

Hasil akhir UAT biasanya menjadi salah satu dasar penting dalam keputusan go-live.

Secara sederhana:

UAT Passed → User Acceptance → Go-Live

Sebaliknya, apabila masih terdapat critical issue yang mempengaruhi proses bisnis, sistem sebaiknya tidak langsung digunakan sebelum masalah tersebut diselesaikan.

Hasil UAT dapat berupa:

  • Accepted – sistem dapat digunakan.
  • Accepted with Minor Issues – dapat digunakan dengan outstanding minor items yang telah disepakati.
  • Rejected / Re-Test Required – masih diperlukan perbaikan sebelum digunakan.

UAT Bukan Sekadar Formalitas

UAT sering dianggap sebagai tahap akhir sebelum sistem digunakan. Namun sebenarnya UAT memiliki fungsi yang lebih penting. UAT menjadi jembatan antara apa yang dibangun oleh project team dengan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh user. Sistem yang secara teknis sempurna belum tentu memberikan manfaat apabila tidak sesuai dengan cara organisasi menjalankan bisnisnya.

Karena itu, keberhasilan UAT bukan hanya ditunjukkan oleh tidak adanya error, tetapi oleh satu hal yang lebih penting:

Apakah user yakin bahwa sistem tersebut siap digunakan untuk menjalankan pekerjaan mereka? Dengan UAT yang dilakukan secara sistematis, organisasi dapat mengurangi risiko masalah setelah go-live dan memastikan bahwa investasi teknologi benar-benar memberikan nilai bagi proses bisnis.

User Acceptance Test

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Kaizen Six Sigma dan Lean Six Sigma

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Dalam dunia bisnis modern, Kaizen, Six Sigma, dan Lean Six Sigma menjadi tiga pendekatan utama dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi. Ketiganya berfokus pada continuous improvement, tetapi memiliki metode dan filosofi yang berbeda. Jadi secara umum Kaizen, Six Sigma, dan Lean Six Sigma merupakan usaha-usaha atau diharapkan menjadi suatu Pendekatan Terbaik untuk Perbaikan Berkelanjutan Artikel ini…

Selengkapnya
14 Nov

Analisis ROI Pelatihan SDM: Mengukur Keuntungan Finansial dan Non-Finansial Program Pengembangan Karyawan

Diposting oleh admin

 Analisis Return on Investment (ROI) Pelatihan dan Pengembangan SDM SDM adalah aset paling penting di perusahaan. Investasi besar pada pelatihan selalu menjadi pertanyaan. Apakah uang yang kita keluarkan benar-benar kembali? Oleh karena itu, Analisis ROI Pelatihan SDM harus dilakukan. Analisis ini sangat penting bagi manajemen dan HR. Ini adalah proses evaluasi keuntungan finansial. Keuntungan ini…

Selengkapnya
2 Dec

HSE Award 2023

Diposting oleh admin

HSE Award 2023 After a long journey & efforts to improve our SHE performance, finally it is paid off. PT. Fiqry Jaya Manunggal has received a CSMS (Contractor Safety Management System) certificate from one of our value-able Customer, in Q-3 2023. Thank you to all, for the contributions on our remark-able accomplishment. We all deserved…

Selengkapnya
30 Oct

ISO 31000 Manajemen Risiko: Prinsip, Kerangka Kerja, dan Proses Inti

Diposting oleh admin

ISO 31000: Standar Internasional untuk Manajemen Risiko Di tengah lingkungan bisnis yang dinamis dan penuh ketidakpastian, kemampuan suatu organisasi untuk mengelola risiko secara efektif adalah kunci keberlanjutan dan pencapaian tujuan strategis. Oleh karena itu, standar ISO 31000 Manajemen Risiko telah menjadi panduan global yang paling diakui untuk membantu organisasi dari berbagai jenis dan skala mengintegrasikan…

Selengkapnya
11 Nov

Time Management: Produktif Tanpa Burnout

Diposting oleh Dudus Kudus

Pendahuluan: Produktif Tanpa Merasa Lelah Berlebihan? Di tengah tuntutan hidup modern, kata “produktif” sering menjadi target utama. Kita berupaya menyelesaikan banyak tugas, mempelajari hal baru, dan mencapai target demi target. Namun, tanpa disadari, ambisi ini bisa membawa kita pada risiko kelelahan ekstrem, yang dikenal sebagai burnout. Pernahkah Anda merasa sudah bekerja keras seharian, namun energi…

Selengkapnya
8 Jul

Manfaat Sistem Pendukung Keputusan dalam Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Diposting oleh admin

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi bisnis. SPK membantu perusahaan dalam membuat keputusan yang lebih cepat dan berdasarkan data yang akurat. Dengan mengotomatiskan analisis data, SPK mempercepat proses pengambilan keputusan dan mengurangi waktu yang dihabiskan untuk analisis manual. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk merespons perubahan pasar dengan lebih cepat dan mempertahankan…

Selengkapnya
20 Sep

Database Analysis & Dashboard Reporting

Powerful Database Analysis & Dashboard Reporting using Microsoft Excel BACKGROUND: The process of analyzing data and creating a dashboard summary report from text files imported from large applications, such as SAP/ERP, is still often conducted using time-consuming methods, taking hours or even days, even when using Microsoft Excel. However, by employing advanced methods—already available in…

Rp 6.950.000
Tersedia

Digital Marketing Training

What is the Purpose of a Digital Marketing Course? A digital marketing course is designed to provide participants with the essential skills and knowledge required to excel in marketing within the online space. In today’s digital-driven world, where businesses rely heavily on online platforms, mastering digital marketing techniques is no longer optional—it’s vital. The primary…

Rp 5.350.000
Tersedia

Fundamental Project Management

BACKGROUND: As an individual or as an employee, we often experience challenges in managing unique, non-routine (non-recurring) project activities that involve many parties. The challenges that are often faced are generally how to start and guide the project activities to be completed on schedule with the expected quality and efficient costs. The success of a…

Rp 7.950.000
Tersedia

Practical Drilling

BACKGROUND: This course teaches how to listen to the well, perform simple tests on the rig, and make proper decisions unique to each well. The intent is to eliminate visible and invisible Non-Productive Time (NPT). Visible NPT includes stuck pipe, conditioning drilling fluid, lost circulation, etc. Invisible NPT is often far more expensive and includes…

Rp 13.950.000
Tersedia

Electrical & Mechanical Safety

BACKGROUND: Sebagian besar penyebab kebakaran di perkotaan dan di berbagai perusahaan adalah karena listrik, dimana besarnya kerugian secara material selama tahun 2003 adalah sebesar Rp.23 Milyar! Hal ini merupakan kerugian yang sangat besar dan dapat terjadi di perusahaan mana saja apabila tidak memperhatikan kaidah-kaidah keamanan, khususnya dalam hal ini di bidang electrical & mechanical. Standar…

Rp 7.950.000
Tersedia

Balance Score Card, Strategy and Implementation

BACKGROUND: Balance Score Card, Strategy and Implementation merupakan elemen penting dalam manajemen kinerja perusahaan. Pendekatan ini membantu perusahaan dalam mengevaluasi kinerja dengan memperhatikan rencana strategis untuk masa depan. Manajemen kinerja yang efektif bergantung pada metodologi yang tidak hanya fokus pada hasil saat ini tetapi juga mempertimbangkan investasi jangka panjang. Dalam Balance Scorecard, perspektif seperti investasi…

Rp 6.950.000
Tersedia

User Acceptance Test

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us