- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
User Acceptance Test
User Acceptance Test (UAT) adalah salah satu langkah untuk memastikan bahwa peralatan, barang atau sistem yang kita pesan siap digunakan oleh User. Setelah suatu sistem atau aplikasi selesai dikembangkan dan melewati berbagai pengujian teknis, masih ada satu pertanyaan penting: apakah sistem tersebut benar-benar dapat digunakan dan diterima oleh pengguna? UAT biasanya dilakukan setelah FAT (Factory Acceptance Test) dinyatakan selesai.
Di sinilah User Acceptance Test (UAT) dilakukan. User Acceptance Test adalah tahap pengujian yang dilakukan oleh user atau perwakilan end user untuk memastikan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan bisnis, proses kerja, dan ekspektasi pengguna sebelum digunakan secara resmi.
Berbeda dengan testing teknis yang lebih fokus pada fungsi dan performance sistem, UAT melihat sistem dari sudut pandang pengguna dan proses bisnis.
Tujuan UAT
Secara umum, UAT bertujuan untuk:
- Memastikan sistem sesuai dengan kebutuhan user.
- Memastikan business process dapat dijalankan dengan baik.
- Memastikan output, report, dan data sesuai kebutuhan.
- Mengidentifikasi gap sebelum sistem digunakan secara resmi.
- Memberikan keyakinan bahwa sistem siap untuk go-live.
Dengan demikian, UAT bukan sekadar mencari error. UAT memastikan bahwa sistem yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi organisasi.
Siapa yang Melakukan UAT?
UAT sebaiknya dilakukan oleh orang yang memahami proses bisnis dan nantinya menggunakan sistem tersebut.
Pihak yang dapat terlibat antara lain:
- End User
- Key User
- Business Analyst
- Process Owner
- Project Team
- IT Support
Project team dapat membantu menyiapkan sistem dan skenario pengujian, tetapi keputusan apakah sistem dapat diterima sebaiknya berasal dari user atau process owner.
Bagaimana Proses UAT?
UAT biasanya dilakukan melalui beberapa tahapan sederhana:
1. Preparation
Menyusun test scenario berdasarkan business process dan kebutuhan user.
2. Test Execution
User menjalankan sistem menggunakan skenario yang telah disiapkan.
3. Evaluation
Hasil aktual dibandingkan dengan expected result.
4. Corrective Action
Jika ditemukan defect atau gap, project team melakukan perbaikan.
5. Acceptance
Setelah seluruh requirement terpenuhi, user memberikan persetujuan untuk penggunaan sistem atau go-live.
Apa yang Diperiksa dalam UAT?
UAT dapat mencakup beberapa aspek penting:
User Experience
Apakah sistem mudah digunakan dan sesuai dengan workflow pengguna?
Business Process
Apakah proses bisnis dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku?
Output dan Report
Apakah data, laporan, dan informasi yang dihasilkan sesuai kebutuhan?
Operational Readiness
Apakah sistem sudah cukup siap untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari? Contohnya, sebuah perusahaan mengembangkan sistem purchasing baru. Secara teknis sistem mungkin sudah berjalan dengan baik. Namun dalam UAT, user menemukan bahwa workflow approval tidak sesuai dengan proses aktual perusahaan.
Secara teknis sistem berfungsi, tetapi secara bisnis sistem tersebut belum dapat diterima. Inilah perbedaan penting antara technical testing dan UAT.
UAT dan Go-Live
Hasil akhir UAT biasanya menjadi salah satu dasar penting dalam keputusan go-live.
Secara sederhana:
UAT Passed → User Acceptance → Go-Live
Sebaliknya, apabila masih terdapat critical issue yang mempengaruhi proses bisnis, sistem sebaiknya tidak langsung digunakan sebelum masalah tersebut diselesaikan.
Hasil UAT dapat berupa:
- Accepted – sistem dapat digunakan.
- Accepted with Minor Issues – dapat digunakan dengan outstanding minor items yang telah disepakati.
- Rejected / Re-Test Required – masih diperlukan perbaikan sebelum digunakan.
UAT Bukan Sekadar Formalitas
UAT sering dianggap sebagai tahap akhir sebelum sistem digunakan. Namun sebenarnya UAT memiliki fungsi yang lebih penting. UAT menjadi jembatan antara apa yang dibangun oleh project team dengan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh user. Sistem yang secara teknis sempurna belum tentu memberikan manfaat apabila tidak sesuai dengan cara organisasi menjalankan bisnisnya.
Karena itu, keberhasilan UAT bukan hanya ditunjukkan oleh tidak adanya error, tetapi oleh satu hal yang lebih penting:
Apakah user yakin bahwa sistem tersebut siap digunakan untuk menjalankan pekerjaan mereka? Dengan UAT yang dilakukan secara sistematis, organisasi dapat mengurangi risiko masalah setelah go-live dan memastikan bahwa investasi teknologi benar-benar memberikan nilai bagi proses bisnis.
User Acceptance Test
Dasar Hukum Sertifikasi K3 di Indonesia
Diposting oleh adminSeri BNSP HSE · Artikel 3 dari 9 · Cluster: Regulasi Dasar Hukum Sertifikasi K3 di Indonesia: Apa yang Wajib Diketahui Pekerja? Panduan lengkap regulasi K3 Indonesia — dari UU hingga PTK SKK Migas — dan bagaimana semua regulasi itu terhubung langsung ke kewajiban sertifikasi BNSP HSE Anda. Estimasi baca: 13–15 menit Level: Pemula –…
SelengkapnyaTime Management: Produktif Tanpa Burnout
Diposting oleh Dudus KudusPendahuluan: Produktif Tanpa Merasa Lelah Berlebihan? Di tengah tuntutan hidup modern, kata “produktif” sering menjadi target utama. Kita berupaya menyelesaikan banyak tugas, mempelajari hal baru, dan mencapai target demi target. Namun, tanpa disadari, ambisi ini bisa membawa kita pada risiko kelelahan ekstrem, yang dikenal sebagai burnout. Pernahkah Anda merasa sudah bekerja keras seharian, namun energi…
SelengkapnyaISO 14001 Standar EMS
Diposting oleh Teguh Imam SantosoISO 14001 adalah Standar Sistem Manajemen Lingkungan (Environmental Management System/EMS) untuk Kinerja Bisnis Berkelanjutan membantu organisasi mengelola dampak lingkungan secara sistematis. Standar ini digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia untuk memastikan operasional yang lebih ramah lingkungan, efisien, serta mematuhi regulasi yang berlaku. Implementasi ISO 14001 tidak hanya fokus pada pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi…
SelengkapnyaJournaling yang Mengubah Hidup
Diposting oleh adminSelf Development: Journaling yang Mengubah Hidup – Cara Sederhana Menjadi Versi Terbaik Dirimu Di tengah kehidupan yang sibuk, bising, dan serba cepat, banyak orang kehilangan koneksi dengan dirinya sendiri. Kita terlalu sibuk mengejar target, menyelesaikan pekerjaan, dan merespons tuntutan dari luar — hingga lupa untuk berhenti sejenak dan mendengarkan suara dari dalam diri. Salah satu…
SelengkapnyaCara Menurunkan Downtime Operasi Tanpa Tambah Biaya
Diposting oleh adminIn this article, we will discuss important aspects of downtime operasi and how it impacts processes. Cara Menurunkan Downtime Operasi Tanpa Tambah Biaya Downtime operasi adalah momok nyata bagi setiap bisnis — setiap menit mesin berhenti, produksi terhenti, dan kerugian terus berjalan. Ironisnya, banyak manajer operasional langsung berasumsi bahwa menurunkan downtime operasi berarti harus mengeluarkan…
SelengkapnyaPengertian, Tujuan, Manfaat Teknologi
Diposting oleh adminPengertian Teknologi: Teknologi adalah kumpulan pengetahuan, keterampilan, dan teknik yang digunakan untuk membuat alat, mesin, atau sistem. Ini membantu memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan manusia. Teknologi mencakup berbagai bidang, seperti informasi, teknik, bioteknologi, dan komunikasi. Secara umum, teknologi meliputi: Proses dan Metode: Cara yang digunakan untuk mencapai hasil dalam produksi barang atau layanan. Alat dan…
Selengkapnya
>
Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.