- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Hubungan Industrial dan Human Resources Management
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | 100+ Pelatihan Engineering & Migas Profesional 2026 | Sertifikat Resmi, Human Resource, Manajemen |
18 - 20 Februari 2026, Bandung
28 - 30 September 2026, Bandung
25 - 27 November 2026, Bandung
Instructor: Dr. Nina Nurani S.H., M.Si, CPHCPM
Hubungan Industrial dan Human Resources Management
BACKGROUND:
Hubungan Industrial (HI) dan Human Resources Management (HRM) adalah dua elemen penting dalam pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan. HI berfokus pada menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan, karyawan, dan serikat pekerja, sementara HRM bertujuan untuk mengelola potensi karyawan secara strategis agar mendukung tujuan perusahaan.
Di era globalisasi dan perkembangan regulasi ketenagakerjaan yang dinamis, perusahaan menghadapi tantangan baru, seperti manajemen konflik, perundingan bipartit, hingga implementasi kebijakan ketenagakerjaan yang sesuai. Training ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang konsep, regulasi, dan praktik terbaik dalam HI dan HRM agar perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif, harmonis, dan mematuhi peraturan yang berlaku.
OBJECTIVES:
Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami prinsip dasar Hubungan Industrial dan Human Resources Management.
- Menganalisis peraturan ketenagakerjaan terbaru yang relevan untuk perusahaan.
- Mengelola hubungan dengan serikat pekerja secara efektif.
- Memahami proses perundingan dan penyelesaian konflik ketenagakerjaan.
- Mengembangkan strategi pengelolaan SDM yang mendukung produktivitas dan kesejahteraan karyawan.
- Mengimplementasikan kebijakan HI dan HRM yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan regulasi.
RECOMMENDED PARTICIPANTS:
- Manajer dan Supervisor di bidang SDM dan Hubungan Industrial.
- Praktisi HR yang bertanggung jawab atas pengelolaan karyawan.
- Pihak manajemen yang terlibat dalam pengambilan keputusan terkait tenaga kerja.
- Staf legal perusahaan yang menangani ketenagakerjaan.
- Anggota serikat pekerja yang ingin memahami peran dan hak mereka dalam hubungan industrial.
COURSE OUTLINE:
Dasar-Dasar Hubungan Industrial dan Human Resources Management
- Pengantar Hubungan Industrial dan HRM
- Definisi, ruang lingkup, dan pentingnya HI dan HRM.
- Peran Hubungan Industrial dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis.
- Integrasi HRM dengan strategi bisnis perusahaan.
- Kerangka Hukum Hubungan Industrial di Indonesia
- Regulasi ketenagakerjaan utama (UU No. 13/2003, UU Cipta Kerja, dll.).
- Hak dan kewajiban perusahaan dan karyawan.
- Jenis-jenis perjanjian kerja: PKWT, PKWTT, dan outsourcing.
Praktik Hubungan Industrial dan Manajemen Konflik
- Manajemen Hubungan Industrial
- Peran serikat pekerja dalam hubungan kerja.
- Strategi membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan karyawan.
- Mekanisme perundingan bipartit dan tripartit.
- Manajemen Konflik Ketenagakerjaan
- Penyelesaian perselisihan hubungan industrial: mediasi, konsiliasi, dan arbitrase.
- Studi kasus perselisihan ketenagakerjaan dan cara mengelolanya.
- Pencegahan konflik di tempat kerja melalui komunikasi efektif.
Strategi HRM dan Studi Kasus
- Strategi Human Resources Management yang Efektif
- Perencanaan tenaga kerja untuk mendukung tujuan organisasi.
- Manajemen kinerja dan pengembangan karyawan.
- Kebijakan kesejahteraan dan kompensasi karyawan.
- Studi Kasus dan Simulasi
- Studi kasus: Resolusi perselisihan hubungan industrial.
- Simulasi perundingan bipartit antara perusahaan dan serikat pekerja.
Diskusi kelompok: Merancang kebijakan HRM yang mendukung hubungan industrial yang sehat.
ABOUT THE COURSE LEADER:
Dr. Nina Nurani S.H., M.Si, CPHCPM
Hubungan Industrial dan Human Resources Management
Well Completion and Workover
BACKGROUND: Well Completion and Workover are two activities in oil and gas industry, regardless it is oil or gas wells. Initial completion is the activities to allow production fluid to flow into the well bore and eventually flow to surface facilities. Workover carried out when the oil or gas production start declining overtime. Hence as…
Rp 13.950.000
Gas Development and Commercialization
BACKGROUND: Natural gas has become an increasingly important energy source. Successful Gas Development and Commercialization demands careful integration of technical, economic, regulatory, and commercial considerations to ensure profitability and sustainability. Not only a cleaner alternative to coal and oil but also as a strategic commodity in the global energy market. Developing gas field requires a…
Rp 7.950.000
Precision Machinery Shaft and Coupling Alignment
BACKGROUND: In rotating equipment, vibrations frequently lead to significant issues, potentially resulting in production loss. Excessive vibrations not only pose a threat to the equipment itself but can also impact other connected machinery. Common causes of vibration include misalignment and imbalance. Shaft and coupling alignment is a specialized technical skill requiring precise measurement instruments and…
Rp 7.950.000
Desain & Pemasangan PLTS
BACKGROUND: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) – Merupakan suatu fasilitas atau sistem yang mengubah energi matahari menjadi energi listrik. PLTS menggunakan teknologi fotovoltaik untuk menangkap sinar matahari dan mengubahnya menjadi arus listrik secara langsung melalui efek fotolistrik pada sel surya. Ini adalah salah satu bentuk energi terbarukan yang semakin populer karena sumber energi matahari yang…
Rp 7.950.000
Economics & Commercial Aspects of POD
Background: Plan of Development (POD) of oil & gas fields represents a very complex problem and involves huge amounts of investments. POD is also one of the main business processes in Indonesia PSC besides Work Program & Budget (WP&B) and Authorization for Expenditure (AFE). Understand POD mechanism is very importance for anyone working on oil…
Rp 14.950.000
Introduction to Offshore and Subsea Drilling
Background: Offshore and subsea drilling are among the most complex and high-risk operations in the upstream oil and gas industry. Compared to onshore drilling, offshore and deepwater operations involve harsher environments, higher costs, sophisticated technologies, and significantly greater safety and environmental risks. From jack-up rigs in shallow water to floating rigs and subsea systems in…
Rp 9.950.000
>