- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Procurement dan Manajemen Pemasok
Procurement dan Manajemen Pemasok merupakan strategi pengadaan yang efektif dan efisien. Strategic procurement tentunya lebih dari sekadar beli murah.
Procurement modern telah berevolusi jauh dari fungsi administratif pembelian menjadi mitra strategis bisnis. Strategic procurement tidak hanya mencari harga terendah, tetapi mengoptimalkan total cost of ownership (TCO) — yang mencakup harga pembelian, biaya transportasi, biaya kualitas, biaya inventory, dan risiko supply disruption — sambil membangun hubungan pemasok yang saling menguntungkan untuk jangka panjang.
| Training Terkait:
Logistic Supply Chain Management |
Contract Writing & Planning Management |
Contractor Safety Management System |
Kraljic Matrix: Segmentasi Strategis Kategori Pengadaan
Kraljic Matrix mengklasifikasikan kategori pengadaan ke dalam empat kuadran berdasarkan dua dimensi: profit impact (seberapa besar dampak kategori ini terhadap profitabilitas?) dan supply risk (seberapa sulit memperoleh kategori ini di pasar?). Setiap kuadran menuntut strategi procurement yang berbeda.

E-Procurement dan Digitalisasi Proses Pengadaan
Platform e-procurement modern mengotomasi dan menstandardisasi seluruh siklus procure-to-pay: dari pembuatan purchase requisition, approval workflow, RFQ/tender, evaluasi penawaran, purchase order, receiving, hingga invoice matching dan pembayaran. Manfaatnya mencakup pengurangan cycle time, peningkatan compliance kebijakan, penghematan biaya proses, dan visibilitas spend yang lebih baik.
- Automated purchase requisition dan multi-level approval workflow
- E-sourcing: RFI, RFP, dan reverse auction secara digital
- Supplier portal untuk submission dokumen dan update status
- 3-way matching otomatis: PO vs GR vs Invoice
- Spend analytics: visibilitas pengeluaran by category, supplier, dan cost center
Supplier Relationship Management (SRM)
Pemasok strategis bukan sekadar vendor — mereka adalah mitra dalam penciptaan nilai. SRM yang efektif mencakup program onboarding pemasok yang terstruktur, scorecard evaluasi performa berkala (quality, delivery, cost, service), business review reguler (Quarterly Business Review), pengembangan kapabilitas pemasok, dan mekanisme continuous improvement bersama.
Riset Harvard Business Review menemukan bahwa perusahaan yang memperlakukan pemasok kunci sebagai mitra strategis — berbagi informasi bisnis, melibatkan mereka dalam product development awal, dan memberi reward atas inovasi — secara konsisten mendapatkan harga yang lebih baik, prioritas kapasitas di saat supply ketat, dan keunggulan kompetitif dari inovasi bersama.
Sustainable Procurement: Integrasi ESG dalam Pengadaan
Tekanan dari konsumen, investor, dan regulator mendorong perusahaan untuk mengintegrasikan kriteria Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam proses pengadaan mereka. Sustainable procurement mencakup evaluasi pemasok berdasarkan jejak karbon, praktik ketenagakerjaan, hak asasi manusia, dan tata kelola etika bisnis.
Di Indonesia, regulasi tentang due diligence rantai pasok semakin ketat, terutama untuk sektor-sektor dengan risiko deforestasi dan pelanggaran hak kerja tinggi seperti kelapa sawit, karet, dan pertambangan. Perusahaan yang proaktif membangun sustainable supply chain akan memiliki competitive advantage dalam mengakses pasar global yang semakin menuntut transparansi ESG.
Baca Juga:
Procurement dan Manajemen Pemasok
Business Continuity Management
Diposting oleh Teguh Imam SantosoApa Itu Business Continuity Management (BCM)? Business Continuity Management (BCM) adalah proses menyeluruh yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi ancaman bagi organisasi. Selain itu, BCM menyediakan kerangka kerja untuk membangun ketahanan dan kemampuan dalam merespons ancaman tersebut secara efektif. Tujuan utama BCM adalah memastikan bahwa bisnis tetap berjalan selama dan setelah gangguan terjadi, sehingga membantu meminimalkan…
SelengkapnyaDrilling Equipment & System
Diposting oleh adminKeberhasilan operasi pengeboran sangat ditentukan oleh kombinasi antara peralatan (equipment) dan sistem kerja (system) yang digunakan. Drilling bukan hanya soal menembus batuan, tetapi bagaimana seluruh komponen—mulai dari rig, fluida, hingga sistem kontrol—bekerja secara terintegrasi dan efisien. Baik pada operasi migas maupun geothermal, prinsip dasar peralatan drilling relatif sama. Namun, perbedaan kondisi reservoir—terutama dari sisi temperatur…
SelengkapnyaGagal Bukan Akhir Segalanya
Diposting oleh Teguh Imam SantosoDalam hidup, siapa pun pasti pernah mengalami kegagalan. Entah itu gagal dalam studi, pekerjaan, bisnis, percintaan, atau dalam meraih impian yang sudah lama diidam-idamkan. Rasa kecewa, sedih, bahkan kehilangan arah adalah respons yang sangat manusiawi. Namun satu hal yang perlu diingat: gagal bukan akhir segalanya. Kegagalan hanyalah bagian dari proses. Bahkan, dalam banyak kasus, kegagalan…
SelengkapnyaPengenalan Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)
Diposting oleh adminApa Itu Rekayasa Perangkat Lunak? Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) adalah disiplin ilmu yang berfokus pada proses perencanaan, pembuatan, pengujian, dan pemeliharaan perangkat lunak berkualitas tinggi dengan cara yang sistematis dan efisien. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan perangkat lunak dapat memenuhi kebutuhan pengguna, berfungsi secara optimal, dan dapat dipelihara dalam jangka panjang. Dalam dunia yang…
SelengkapnyaUI vs. UX: Apa Bedanya dan Mengapa Keduanya Penting?
Diposting oleh adminUI vs. UX: Apa Bedanya? Dalam dunia desain digital, memahami perbedaan antara UI (User Interface) dan UX (User Experience) sangat penting. UI vs. UX sering disalahartikan sebagai hal yang sama, padahal keduanya memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. UI berkaitan dengan tampilan visual produk, sementara UX berfokus pada keseluruhan pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan…
SelengkapnyaCritical Equipment Maintenance
Diposting oleh adminCritical Equipment: Cara Menentukan dan Mengelolanya Dalam dunia maintenance dan manajemen aset, tidak semua peralatan memiliki tingkat kepentingan yang sama. Beberapa peralatan memiliki dampak yang sangat besar terhadap keselamatan, kontinuitas operasi, kualitas produk, dan biaya. Peralatan inilah yang dikenal sebagai critical equipment. Menentukan dan mengelola critical equipment secara tepat merupakan fondasi dari sistem maintenance yang…
Selengkapnya
>



Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.