• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » Business Continuity Management

Business Continuity Management

Diposting pada 16 October 2024 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 636 kali / Kategori: ,

Business Continuity ManagementApa Itu Business Continuity Management (BCM)?

Business Continuity Management (BCM) adalah proses menyeluruh yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi ancaman bagi organisasi. Selain itu, BCM menyediakan kerangka kerja untuk membangun ketahanan dan kemampuan dalam merespons ancaman tersebut secara efektif. Tujuan utama BCM adalah memastikan bahwa bisnis tetap berjalan selama dan setelah gangguan terjadi, sehingga membantu meminimalkan dampak finansial, operasional, dan reputasi dari kejadian yang tidak terduga.

Secara regulasi, baik domestik maupun internasional, BCM sudah memiliki ketentuan yang baku. Di samping itu, prinsip BCM juga dapat diterapkan secara pribadi, meskipun tidak ada aturan khusus yang mengaturnya untuk individu.

 

 

Contoh Kasus Dimana Business Continuity Management Diperlukan

1. Perusahaan Besar Tanpa Backup Data
Serangan siber dapat melumpuhkan operasional perusahaan, terutama tanpa backup data. Perusahaan tanpa BCM berisiko kehilangan data penting dan mengalami downtime panjang. Dengan BCM, perusahaan memiliki rencana pemulihan terstruktur, seperti penggunaan backup data terpisah dan respons cepat.

2. Restoran Kehilangan Juru Masak Utama
Kehilangan juru masak utama dapat mengganggu restoran, terutama jika kualitas makanan bergantung padanya. Dengan BCM, restoran dapat melatih juru masak cadangan, menyusun resep standar, dan merencanakan strategi pemasaran untuk meminimalkan dampak negatif.

Latar Belakang Business Continuity Management

BCM muncul sebagai respons terhadap kebutuhan organisasi untuk lebih tangguh menghadapi ancaman tak terduga. Sejak pertengahan abad ke-20, gangguan seperti bencana alam, krisis ekonomi, dan serangan siber menjadi ancaman besar bagi bisnis. Oleh karena itu, BCM penting untuk melindungi kelangsungan bisnis, integritas data, dan reputasi perusahaan. Regulasi seperti ISO 22301 mendorong penerapan BCM di berbagai sektor.

Kenapa Setiap Badan Usaha atau Instansi Pemerintah Sebaiknya Memiliki BCM?

  • Mitigasi Risiko: Gangguan operasional bisa datang dari mana saja. BCM membantu mengantisipasi dan mengatasi risiko ini.
  • Mengurangi Biaya dan Kerugian: Perusahaan tanpa BCM menghadapi biaya lebih besar saat krisis. BCM memungkinkan pemulihan cepat dan meminimalkan kerugian.
  • Menjaga Reputasi: Reputasi sering kali lebih berharga daripada aset fisik. BCM membantu menjaga citra perusahaan di mata pelanggan dan pemangku kepentingan.
  • Kepatuhan Regulasi: Di beberapa negara, penerapan BCM sudah menjadi kewajiban, terutama di sektor penting seperti keuangan dan kesehatan. Di Indonesia, regulasi yang mewajibkan BCM sedang dalam pengembangan.

Contoh Regulasi BCM

  • Di Indonesia:
    • POJK No. 38/POJK.03/2016 oleh OJK mewajibkan bank memiliki strategi mitigasi risiko, termasuk BCP.
    • Peraturan BI No. 11/23/PBI/2009 mengharuskan lembaga keuangan mengembangkan rencana pemulihan bencana.
  • Internasional:
    • ISO 22301 adalah standar internasional untuk BCMS yang harus dipatuhi oleh banyak perusahaan.
    • Sarbanes-Oxley Act (SOX) di AS mengharuskan perusahaan memiliki rencana untuk tetap beroperasi dalam situasi krisis.

Apa Beda BCM dan BCP?

BCM adalah proses menyeluruh yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan strategi menghadapi ancaman. Sementara BCP adalah bagian dari BCM yang berfokus pada langkah-langkah spesifik untuk menjaga operasional selama dan setelah gangguan. Dengan demikian, BCM adalah kerangka besar, sedangkan BCP adalah rencana teknis.

BCM merupakan kebutuhan penting bagi setiap organisasi yang ingin menjaga kelangsungan operasional di tengah berbagai ancaman. Dengan strategi holistik, BCM memberikan panduan untuk menangani gangguan, memulihkan operasional, dan melindungi reputasi perusahaan, baik besar maupun kecil.

Bersambung: Business Continuity Management – 2
Kunjungi IG kami

 

Tags:

Business Continuity Management

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Change Management dalam Proyek

Diposting oleh admin

Change Management dalam Proyek: Kunci Adaptasi dan Keberhasilan Dalam dunia proyek, perubahan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Perubahan dapat muncul dari berbagai faktor, mulai dari kebutuhan bisnis, regulasi pemerintah, permintaan stakeholder, hingga dinamika pasar. Tanpa manajemen perubahan (change management) yang efektif, sebuah proyek berisiko mengalami keterlambatan, pembengkakan biaya, atau bahkan kegagalan total. Oleh karena…

Selengkapnya
21 Aug

Manajemen Transportasi dan Distribusi

Diposting oleh admin

Peran Transportasi dalam Rantai Pasok. Transportasi menyumbang 40-60% dari total biaya logistik, menjadikannya area dengan potensi penghematan terbesar sekaligus variabel yang paling kompleks untuk dioptimalkan. Keputusan transportasi melibatkan pilihan moda, pemilihan carrier, routing, konsolidasi muatan, dan manajemen reverse logistics — semuanya harus dioptimalkan secara simultan dalam konteks service level commitment kepada pelanggan. Oleh karena itu manajemen…

Selengkapnya
11 Mar

Memahami Revolusi Industri 4.0: Era Digital dan Inovasi

Diposting oleh admin

Revolusi Industri 4.0 adalah istilah yang menggambarkan transformasi mendalam yang terjadi dalam cara kita memproduksi, mendistribusikan, dan mengonsumsi barang dan jasa. Dengan munculnya teknologi digital, otomatisasi, dan konektivitas yang lebih tinggi, industri di seluruh dunia mengalami perubahan yang signifikan. Artikel ini akan membahas konsep Revolusi Industri 4.0, karakteristik utamanya, serta dampaknya terhadap ekonomi dan masyarakat….

Selengkapnya
17 Oct

Well Control and Safety

Diposting oleh admin

Dalam operasi pengeboran migas, tidak ada aspek yang lebih kritis dibandingkan keselamatan. Sumur yang sedang dibor selalu berada dalam kondisi dinamis, di mana tekanan bawah permukaan dapat berubah secara tiba-tiba. Jika tidak dikendalikan dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi kejadian serius seperti kick hingga blowout. Sejarah industri menunjukkan bahwa kegagalan dalam well control dan safety…

Selengkapnya
1 May

Cara Mengelola Stres di Tengah Kesibukan Hidup

Diposting oleh admin

Dalam kehidupan yang serba cepat saat ini, stres menjadi bagian yang tidak terhindarkan. Banyak orang merasa tertekan karena tuntutan pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, mengelola stres dengan baik adalah kunci untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengelola stres di tengah kesibukan hidup. Tetapkan…

Selengkapnya
22 Oct

Mengoptimalkan Pengalaman Pengguna: Panduan UI/UX Design untuk Pemula

Diposting oleh admin

Mengoptimalkan Pengalaman Pengguna: Panduan UI/UX Design untuk Pemula Dalam dunia digital yang terus berkembang, memahami dasar-dasar UI/UX design untuk pemula sangat penting. Ini berlaku bagi siapa saja yang ingin mengoptimalkan pengalaman pengguna. UI/UX design tidak hanya berperan menciptakan antarmuka yang menarik, tetapi juga memastikan pengalaman pengguna berjalan lancar. UI (User Interface) berfokus pada tampilan dan…

Selengkapnya
23 Sep

BOILER (Pulverizer & Soot blower System)

BACKGROUND: Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar Batu Bara, Soot Blower dan Pulverizer merupakan alat-alat yang sangat penting. Soot blower berfungsi untuk membersihkan tube pada boiler pada Heat Recovery Area (HRA) yaitu area Superheater, Economizer, Reheat, serta pada Air Heater dari kotoran/slag yang menempel. Sedangkan Pulverizer merupakan penyedia serbuk bahan bakar batu bara…

Rp 7.950.000
Tersedia

Reliability Management

BACKGROUND: Is your equipment frequently breaking down? Is your maintenance planning process becoming chaotic? Are you failing to determine when to service assets to maximize their lifespan? Almost 80% of companies are in the same boat, experiencing unplanned downtime at least once every three years. Reliability management is a crucial aspect of any organization’s operations….

Rp 7.950.000
Tersedia

Integrated Reservoir Management

Background: Integrated Reservoir Management (IRM) is a structured approach to maximize the value of hydrocarbon assets by combining G&G, Reservoir Engineering, Drilling, Completion, Production, and Economic considerations into a single framework. Through effective integration of data and disciplines, operators can improve recovery factors, extend field life, and optimize development plans. This is where “Integrated” play…

Rp 10.950.000
Tersedia

Managing Upstream Oil/Gas Assets

Background Manajemen aset hulu migas merupakan aspek strategis yang menentukan keberhasilan pengelolaan sumber daya energi nasional. Dalam konteks global yang terus berubah—mulai dari fluktuasi harga minyak, perubahan kebijakan energi, hingga transisi menuju energi bersih—para profesional di sektor hulu dituntut untuk memahami dinamika industri, filosofi kontrak kerja sama, serta tata kelola migas yang baik. Pemahaman yang…

Rp 14.950.000
Tersedia

Advance Electrical Power Distribution & Protection System

Background: Sistem distribusi dan proteksi tenaga listrik merupakan tulang punggung keandalan operasi industri dan fasilitas pembangkitan. Electrical Power Distribution & Protection System berfungsi menyalurkan energi listrik secara aman, efisien, dan kontinu dari sumber ke berbagai beban. Keandalan sistem ini sangat bergantung pada kemampuan design engineer, operator, dan electrical engineer dalam memahami karakteristik beban, parameter sistem,…

*Harga Hubungi CS
Tersedia

Open Process Control (OPC) Server

BACKGROUND: OPC is a published industrial standard for system interconnectivity. It uses Microsoft’s COM and DCOM technology to enable applications to exchange data on one or more computers using a client/server architecture.  OPC defines a common set of interfaces. So applications retrieve data in exactly the same format regardless of whether the data source is…

Rp 7.950.000
Tersedia

Business Continuity Management

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us