• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » Business Continuity Management – 2

Business Continuity Management – 2

Diposting pada 10 February 2025 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 561 kali / Kategori: , ,

Tentunya kita pernah mendengan tentang BCM. Ya, Business Continuity Management – 2 adalah pendekatan sistematis yang digunakan perusahaan dan pemerintahan untuk mengidentifikasi risiko, mempersiapkan tanggapan darurat, serta menjaga kelangsungan operasional dalam menghadapi gangguan. Namun, banyak insiden besar terjadi akibat kelalaian dalam menerapkan konsep ini. Berikut beberapa contoh nyata dari berbagai negara yang menunjukkan bagaimana pengabaian BCM dapat berujung pada bencana besar. Umumnya stakeholder BCM adalah Manajemen, IT, SHE Department

1.Kebakaran Pabrik Kimia, Indonesia (2021)

Salah satu contoh nyata di Indonesia adalah kebakaran besar yang terjadi di Kawasan Cengkareng pada tahun 2021. Insiden ini mengakibatkan kerugian miliaran rupiah serta menghambat distribusi produk dari pabrik-pabrik yang terdampak. Dari berita yang ada, kebakaran terjadi kare konsleting Listrik. Disinyalir bahwa perusahaan tidak memiliki sistem pemadam kebakaran yang memadai dan tidak ada rencana kesinambungan bisnis yang efektif untuk menangani bencana semacam ini. Diberitakan bahwa belasan orang meninggal dalam kebakaran ini.

2. Runtuhnya Gedung Rana Plaza, Bangladesh (2013)

Kasus ini adalah salah satu tragedi terbesar dalam sejarah industri tekstil. Gedung Rana Plaza di Bangladesh runtuh dan menewaskan lebih dari 1.100 pekerja. Manajemen mengabaikan laporan retakan pada struktur bangunan sebelum kejadian. Tidak adanya perencanaan BCM menyebabkan ribuan pekerja tetap diwajibkan bekerja di dalam gedung yang tidak aman. Akibatnya, banyak korban jiwa berjatuhan.

3. Gangguan Sistem IT di British Airways (2017 & 2019)

British Airways mengalami dua kali gangguan besar dalam sistem IT mereka, pertama pada Mei 2017 dan kemudian lagi pada Agustus 2019. Insiden pada 2017 menyebabkan pembatalan lebih dari 400 penerbangan dan mengganggu perjalanan 75.000 penumpang. Penyebab utama adalah kegagalan pemeliharaan sistem dan kurangnya strategi BCM yang matang.

Pada 2019, British Airways kembali mengalami gangguan pada sistem check-in dan boarding. Ribuan penumpang mengalami penundaan dan ketidaknyamanan. Insiden berulang ini menunjukkan lemahnya manajemen kontinuitas bisnis mereka. Seharusnya, mereka dapat mencegah atau mengurangi dampak kegagalan teknologi ini.

4. Pemadaman Listrik Massal di Jakarta (2019)

Pada 2019, Jakarta mengalami pemadaman listrik besar-besaran selama lebih dari 8 jam. Dampaknya meluas ke sektor transportasi, bisnis, dan layanan publik. PLN tidak memiliki mekanisme mitigasi yang efektif untuk mencegah gangguan pada sistem transmisi utama. Akibatnya, ekonomi mengalami kerugian besar.

5. Ledakan Pabrik Kimia di Tianjin, China (2015)

Ledakan besar terjadi di gudang bahan kimia di Tianjin, China. Lebih dari 170 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Investigasi menunjukkan bahwa perusahaan tidak memiliki perencanaan BCM yang memadai untuk menangani risiko penyimpanan zat berbahaya. Kurangnya pengawasan pemerintah memperburuk situasi karena standar keamanan tidak dipatuhi.

Kesimpulan Dari berbagai contoh di atas, kelalaian dalam menerapkan BCM dapat berujung pada bencana besar. Dampaknya bisa berupa kehilangan nyawa, kerugian finansial, dan gangguan sosial. Perusahaan dan instansi pemerintahan perlu memahami pentingnya BCM dan menerapkannya secara serius.

Oleh karena itu, Manajemen perusahaan harus memahami dan sebaiknya membuat perencanaan BCM yang baik, dampak insiden dapat diminimalkan. Operasional bisnis bisa segera dipulihkan. Kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan atau pemerintah juga tetap terjaga.

Baca sebelumnya: Business Continuity Management – 1

 

Business Continuity Management – 2

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Managing Upstream Oil and Gas Assets

Diposting oleh admin

🔥 Managing Upstream Oil & Gas Assets: Pelatihan Premium untuk Profesional Migas Indonesia Ingin naik level dalam karier di industri minyak dan gas? Dunia migas terus berubah cepat. Hanya mereka yang memahami Upstream Oil Management dan mampu mengelola Oil & Gas Assets secara strategis yang bisa bertahan. Pelatihan Managing Upstream Oil & Gas Assets dari…

Selengkapnya
26 Oct

On-shore Wellhead System

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

On-shore Wellhead System adalah rangkaian equipment utama pada sumur minyak dan gas darat. Peralatan ini dipasang di permukaan sumur untuk menopang casing, tubing, serta sistem kontrol produksi. Selain itu, wellhead juga berfungsi sebagai pengaman, pengatur aliran, dan penahan tekanan dari reservoir. Dalam operasi darat, keandalan wellhead menjadi kunci keselamatan dan produktivitas. Peralatan ini tidak hanya…

Selengkapnya
8 Sep

MARKETING FUNNEL

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Mengapa kita perlu marketing Funnel? Banyak orang berfikir bahwa berjualan adalah sekedar mempunyai produk yang akan dijual. Tidak peduli apakah itu barang, jasa atau barang dan jasa. Setelah itu kita menawarkan segencar dan sesering mungkin dimana-mana kepada orang yang mungkin berminat. Menawarkan produk bisa dengan membuka warung, toko, kantor, door to door atau berjualan keliling dengan…

Selengkapnya
30 Aug

Internal Quality Audit

Diposting oleh admin

Internal Quality Audit (IQA) merupakan salah satu elemen kunci dalam sistem manajemen mutu yang bertujuan untuk memastikan bahwa proses, prosedur, dan aktivitas organisasi telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Audit internal bukan sekadar aktivitas pemeriksaan kepatuhan, tetapi juga alat strategis untuk mengevaluasi efektivitas sistem manajemen dan mengidentifikasi peluang perbaikan. Dalam konteks standar internasional seperti…

Selengkapnya
22 Dec

Investasi Pada Diri Sendiri

Diposting oleh admin

Investasi pada Diri Sendiri: Kunci Kesuksesan Jangka Panjang Pendahuluan Banyak orang berlomba-lomba mengumpulkan harta, menambah aset, atau memperluas jaringan bisnis. Namun, ada satu bentuk investasi yang sering diabaikan: investasi pada diri sendiri. Berbeda dengan saham, properti, atau emas, investasi pada diri sendiri tidak bisa diambil orang lain dan manfaatnya akan terasa sepanjang hidup. Inilah fondasi…

Selengkapnya
13 Sep

Laporan Proyek Efektif

Diposting oleh admin

Laporan Proyek Efektif: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Proyek Dalam dunia manajemen proyek, laporan bukan sekadar dokumen formalitas. Laporan proyek berfungsi sebagai alat komunikasi utama yang menghubungkan tim proyek, manajemen, hingga para stakeholder. Melalui laporan, perkembangan, hambatan, risiko, dan capaian proyek dapat tersampaikan secara transparan dan akurat. Namun, tidak semua laporan memiliki nilai yang sama. Laporan…

Selengkapnya
18 Sep

Downhole & Surface Production Equipment

BACKGROUND: Optimizing Oil and Gas Production: Downhole and Surface Equipment In oil and gas production, the seamless operation of both downhole and surface production equipment is essential for efficient hydrocarbon extraction and transportation. To begin with, downhole equipment encompasses the tools and machinery located beneath the earth’s surface, which are pivotal for extracting oil or…

Rp 12.950.000
Tersedia

Sistem Kontrol RHVAC

BACKGROUND: Fungsi Refrigeration Heating Ventilating and Air Conditioning (RHAC) adalah untuk mengendalikan kondisi udara di dalam ruang yang ditentukan seperti suhu, kelembaban, kualitas udara, pasokan udara segar dari luar untuk mengendalikan kadar oksigen dan karbon dioksida, dan terakhir, mengendalikan pergerakan udara atau aliran udara. Selama bertahun-tahun, AC telah berubah dari sekadar mendinginkan ruangan menjadi pengendalian…

Rp 7.950.000
Tersedia

Hazard & Operability Studies (HAZOPS) & Hazard Identification Study (HAZIDS)

BACKGROUND: HAZOP means hazard studies (HAZARD) & Operability. It is a systematic method of analysis of the operability parameters deviations using a specific vocabulary. The required documents in order to accomplish the study are the equipment sketches (PID, PFDs) and a process description. HAZID- is a utilized technique for the identification of the significant hazards…

Rp 11.950.000
Tersedia

Lifting Operation Oil & Gas

BACKGROUND: Lifting operation adalah usaha yang dilakukan oleh production engineer dan tim production engineer untuk mengangkat minyak dan gas dari dasar sumur ke permukaan, baik melalui sumur sumur alam (natural flow) mau pun sumur – sumur buatan (artificial lift). Biasanya artificial lift yang sering digunakan adalah Gas Lift well, Sucker Rod Pump well, Electric Submersible…

Rp 14.950.000
Tersedia
Diskon
4%

Fire Man – 1 BNSP

Latar Belakang Dalam operasi daerah Migas atau area industri atau perkantoran lain, sebaiknya terdapat petugas yang mampu untuk memadamkan kebakaran. Dimana petugas yang dimaksud sebaiknya sudah kompeten dan bersertifikat Fire Man 1 dari BNSP misalnya. Pelatihan ini diberikan kepada tenaga kerja untuk membekali/meningkatkan Kesadaran, Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap seorang pekerja agar dapat: Menerapkan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan…

Rp 6.000.000 Rp 6.250.000
Tersedia

Stuck Pipe Prevention

Background: Stuck pipe is one of the most critical and costly problems in drilling operations across the Oil & Gas and Geothermal industries. With more complex well trajectories, smaller hole sizes, and an industry push to “drill to the limit,” the risk of stuck pipe incidents has grown significantly. Although rigs are now supported by…

Rp 10.950.000
Tersedia

Business Continuity Management – 2

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us