• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » Business Continuity Management – 2

Business Continuity Management – 2

Diposting pada 10 February 2025 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 506 kali / Kategori: , ,

Tentunya kita pernah mendengan tentang BCM. Ya, Business Continuity Management – 2 adalah pendekatan sistematis yang digunakan perusahaan dan pemerintahan untuk mengidentifikasi risiko, mempersiapkan tanggapan darurat, serta menjaga kelangsungan operasional dalam menghadapi gangguan. Namun, banyak insiden besar terjadi akibat kelalaian dalam menerapkan konsep ini. Berikut beberapa contoh nyata dari berbagai negara yang menunjukkan bagaimana pengabaian BCM dapat berujung pada bencana besar. Umumnya stakeholder BCM adalah Manajemen, IT, SHE Department

1.Kebakaran Pabrik Kimia, Indonesia (2021)

Salah satu contoh nyata di Indonesia adalah kebakaran besar yang terjadi di Kawasan Cengkareng pada tahun 2021. Insiden ini mengakibatkan kerugian miliaran rupiah serta menghambat distribusi produk dari pabrik-pabrik yang terdampak. Dari berita yang ada, kebakaran terjadi kare konsleting Listrik. Disinyalir bahwa perusahaan tidak memiliki sistem pemadam kebakaran yang memadai dan tidak ada rencana kesinambungan bisnis yang efektif untuk menangani bencana semacam ini. Diberitakan bahwa belasan orang meninggal dalam kebakaran ini.

2. Runtuhnya Gedung Rana Plaza, Bangladesh (2013)

Kasus ini adalah salah satu tragedi terbesar dalam sejarah industri tekstil. Gedung Rana Plaza di Bangladesh runtuh dan menewaskan lebih dari 1.100 pekerja. Manajemen mengabaikan laporan retakan pada struktur bangunan sebelum kejadian. Tidak adanya perencanaan BCM menyebabkan ribuan pekerja tetap diwajibkan bekerja di dalam gedung yang tidak aman. Akibatnya, banyak korban jiwa berjatuhan.

3. Gangguan Sistem IT di British Airways (2017 & 2019)

British Airways mengalami dua kali gangguan besar dalam sistem IT mereka, pertama pada Mei 2017 dan kemudian lagi pada Agustus 2019. Insiden pada 2017 menyebabkan pembatalan lebih dari 400 penerbangan dan mengganggu perjalanan 75.000 penumpang. Penyebab utama adalah kegagalan pemeliharaan sistem dan kurangnya strategi BCM yang matang.

Pada 2019, British Airways kembali mengalami gangguan pada sistem check-in dan boarding. Ribuan penumpang mengalami penundaan dan ketidaknyamanan. Insiden berulang ini menunjukkan lemahnya manajemen kontinuitas bisnis mereka. Seharusnya, mereka dapat mencegah atau mengurangi dampak kegagalan teknologi ini.

4. Pemadaman Listrik Massal di Jakarta (2019)

Pada 2019, Jakarta mengalami pemadaman listrik besar-besaran selama lebih dari 8 jam. Dampaknya meluas ke sektor transportasi, bisnis, dan layanan publik. PLN tidak memiliki mekanisme mitigasi yang efektif untuk mencegah gangguan pada sistem transmisi utama. Akibatnya, ekonomi mengalami kerugian besar.

5. Ledakan Pabrik Kimia di Tianjin, China (2015)

Ledakan besar terjadi di gudang bahan kimia di Tianjin, China. Lebih dari 170 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Investigasi menunjukkan bahwa perusahaan tidak memiliki perencanaan BCM yang memadai untuk menangani risiko penyimpanan zat berbahaya. Kurangnya pengawasan pemerintah memperburuk situasi karena standar keamanan tidak dipatuhi.

Kesimpulan Dari berbagai contoh di atas, kelalaian dalam menerapkan BCM dapat berujung pada bencana besar. Dampaknya bisa berupa kehilangan nyawa, kerugian finansial, dan gangguan sosial. Perusahaan dan instansi pemerintahan perlu memahami pentingnya BCM dan menerapkannya secara serius.

Oleh karena itu, Manajemen perusahaan harus memahami dan sebaiknya membuat perencanaan BCM yang baik, dampak insiden dapat diminimalkan. Operasional bisnis bisa segera dipulihkan. Kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan atau pemerintah juga tetap terjaga.

Baca sebelumnya: Business Continuity Management – 1

 

Business Continuity Management – 2

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Safety dalam Shutdown Maintenance

Diposting oleh admin

Safety dalam Shutdown Maintenance: Menjaga Keselamatan di Tengah Kompleksitas Proyek Shutdown maintenance adalah kegiatan penghentian operasi pabrik atau fasilitas industri untuk melakukan perawatan menyeluruh, inspeksi, penggantian komponen, hingga upgrade sistem. Aktivitas ini sangat penting untuk menjamin keberlanjutan operasional jangka panjang. Namun, shutdown juga dikenal sebagai fase dengan risiko keselamatan tertinggi, karena melibatkan banyak pekerja, aktivitas…

Selengkapnya
4 Oct

Load Dispatch Center Nasional

Diposting oleh admin

Load Dispatch Center (LDC) merupakan pusat kendali sistem kelistrikan yang andal dan efisien. Dalam sistem kelistrikan modern, keseimbangan antara produksi dan konsumsi listrik harus dijaga setiap saat. Ketidakseimbangan sekecil apa pun dapat menyebabkan gangguan, bahkan blackout. Di sinilah peran load dispatch center merata secara nasional menjadi sangat vital. Load Dispatch Center berfungsi sebagai “otak” sistem…

Selengkapnya
30 Mar

Risk Based Inspection (RBI) dalam Asset Integrity Management System (AIMS)

Diposting oleh admin

Risk Based Inspection (RBI) dalam Asset Integrity Management System (AIMS) Pendahuluan Risk Based Inspection (RBI) adalah metode inspeksi berbasis risiko yang menjadi komponen utama dalam Asset Integrity Management System (AIMS). RBI bertujuan untuk mengoptimalkan program inspeksi dengan memprioritaskan aset berdasarkan tingkat risiko kegagalannya. Dalam sistem AIMS, RBI memastikan bahwa sumber daya inspeksi dialokasikan secara efektif…

Selengkapnya
1 Mar

Analisis ROI Pelatihan SDM: Mengukur Keuntungan Finansial dan Non-Finansial Program Pengembangan Karyawan

Diposting oleh admin

 Analisis Return on Investment (ROI) Pelatihan dan Pengembangan SDM SDM adalah aset paling penting di perusahaan. Investasi besar pada pelatihan selalu menjadi pertanyaan. Apakah uang yang kita keluarkan benar-benar kembali? Oleh karena itu, Analisis ROI Pelatihan SDM harus dilakukan. Analisis ini sangat penting bagi manajemen dan HR. Ini adalah proses evaluasi keuntungan finansial. Keuntungan ini…

Selengkapnya
2 Dec

Mengapa Python Menjadi Pilihan Utama untuk Data Science dan Machine Learning

Diposting oleh admin

Peran Python dalam Data Science Dalam beberapa tahun terakhir, Python telah menjadi bahasa pemrograman yang dominan di dunia data science dan machine learning. Keunggulan Python dalam kedua bidang ini terletak pada pustaka (library) yang kuat dan kemampuannya dalam menangani berbagai macam data. Pustaka Python yang Populer untuk Data Science dan Machine Learning NumPy NumPy adalah…

Selengkapnya
22 Nov

KESEHATAN & KESELAMATAN DI TEMPAT KERJA

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Pengantar Q-HSE untuk Pegawai & Tamu PT. Fiqry Jaya Manunggal Pendahuluan Di PT. Fiqry Jaya Manunggal, kesehatan dan keselamatan ddi tempat kerja adalah prioritas utama. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pegawai dan tamu dapat bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat. Artikel ini memberikan panduan singkat mengenai prinsip-prinsip dasar kesehatan dan keselamatan kerja (Q-HSE)…

Selengkapnya
1 Sep

Competent, Professional Secretary & Administration

BACKGROUND: The special treatment of a professional secretary is ability to take a part as an administrative assistant, executive secretary and office manager. Therefore, there is a prima skill and global orientation of duty…. (La Rose) To be a good and effective secretary is her own choices. The skill to know self-potency is very important…

Rp 7.950.000
Tersedia

Design Grafis dan Infografis

Background: Dalam era digital marketing saat ini, kemampuan untuk menyampaikan pesan secara visual menjadi keterampilan penting di berbagai bidang. Desain grafis berperan besar dalam menciptakan identitas visual yang kuat, menyampaikan informasi secara efektif, dan menarik perhatian audiens. Sementara itu, infografis hadir sebagai media yang mampu mengubah data atau informasi kompleks menjadi visual yang mudah dipahami….

Rp 5.000.000
Tersedia

Operasi Coal Handling PLTU Batubara

BACKGROUND: Operasi Coal Handling di PLTU Batubara secara baik dan benar merupakan suatu hal yang sangat penting untuk keberlangsungan power generation untuk supply listrik nasional. Memang Batubaru tidak se-flamable BBM, akan tetapi batubara adalah juga bahan bakar yang perlu penanganan khusus. Sampai saat ini batu bara masih termasuk bahan bakar yang dipertimbangkan karena relatif murah,…

Rp 7.950.000
Tersedia

Supervisi Pengoperasian Sistem BOP (Balance of Plant)

BACKGROUND: Pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara, areanya dikelompokkan menjadi beberapa bagian utama: Main Power Equipment, Balance of Plant (BOP), dan Coal Handling. Secara khusus, Main Power Equipment mencakup boiler, turbin, generator, transformator, dan kondensor. Sementara itu, BOP (Balance of Plant) meliputi beberapa sistem penting seperti Water Treatment Plant (MED, Mixed…

Rp 7.950.000
Tersedia

Basic Petroleum Resource Management System

Background Dalam industri minyak dan gas bumi, pengelolaan sumber daya dan cadangan hidrokarbon harus dilakukan secara terstandar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Petroleum Resource Management System (PRMS) merupakan kerangka kerja internasional yang digunakan untuk klasifikasi, estimasi, dan pelaporan sumber daya dan cadangan migas secara konsisten. Pemahaman dasar PRMS menjadi penting bagi personel yang terlibat dalam perencanaan…

Rp 7.950.000
Tersedia

Substitution Equipment & Control Relay

BACKGROUND: In modern industrial operations, ensuring reliable power distribution and control is critical for minimizing downtime, maintaining safety, and optimizing performance. One key aspect of this is the management of substitution equipment and control relays, which play a pivotal role in the protection and automation of electrical systems. Substitution equipment serves as a backup in…

Rp 6.950.000
Tersedia

Business Continuity Management – 2

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us