• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » Business Continuity Management – 2

Business Continuity Management – 2

Diposting pada 10 February 2025 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 546 kali / Kategori: , ,

Tentunya kita pernah mendengan tentang BCM. Ya, Business Continuity Management – 2 adalah pendekatan sistematis yang digunakan perusahaan dan pemerintahan untuk mengidentifikasi risiko, mempersiapkan tanggapan darurat, serta menjaga kelangsungan operasional dalam menghadapi gangguan. Namun, banyak insiden besar terjadi akibat kelalaian dalam menerapkan konsep ini. Berikut beberapa contoh nyata dari berbagai negara yang menunjukkan bagaimana pengabaian BCM dapat berujung pada bencana besar. Umumnya stakeholder BCM adalah Manajemen, IT, SHE Department

1.Kebakaran Pabrik Kimia, Indonesia (2021)

Salah satu contoh nyata di Indonesia adalah kebakaran besar yang terjadi di Kawasan Cengkareng pada tahun 2021. Insiden ini mengakibatkan kerugian miliaran rupiah serta menghambat distribusi produk dari pabrik-pabrik yang terdampak. Dari berita yang ada, kebakaran terjadi kare konsleting Listrik. Disinyalir bahwa perusahaan tidak memiliki sistem pemadam kebakaran yang memadai dan tidak ada rencana kesinambungan bisnis yang efektif untuk menangani bencana semacam ini. Diberitakan bahwa belasan orang meninggal dalam kebakaran ini.

2. Runtuhnya Gedung Rana Plaza, Bangladesh (2013)

Kasus ini adalah salah satu tragedi terbesar dalam sejarah industri tekstil. Gedung Rana Plaza di Bangladesh runtuh dan menewaskan lebih dari 1.100 pekerja. Manajemen mengabaikan laporan retakan pada struktur bangunan sebelum kejadian. Tidak adanya perencanaan BCM menyebabkan ribuan pekerja tetap diwajibkan bekerja di dalam gedung yang tidak aman. Akibatnya, banyak korban jiwa berjatuhan.

3. Gangguan Sistem IT di British Airways (2017 & 2019)

British Airways mengalami dua kali gangguan besar dalam sistem IT mereka, pertama pada Mei 2017 dan kemudian lagi pada Agustus 2019. Insiden pada 2017 menyebabkan pembatalan lebih dari 400 penerbangan dan mengganggu perjalanan 75.000 penumpang. Penyebab utama adalah kegagalan pemeliharaan sistem dan kurangnya strategi BCM yang matang.

Pada 2019, British Airways kembali mengalami gangguan pada sistem check-in dan boarding. Ribuan penumpang mengalami penundaan dan ketidaknyamanan. Insiden berulang ini menunjukkan lemahnya manajemen kontinuitas bisnis mereka. Seharusnya, mereka dapat mencegah atau mengurangi dampak kegagalan teknologi ini.

4. Pemadaman Listrik Massal di Jakarta (2019)

Pada 2019, Jakarta mengalami pemadaman listrik besar-besaran selama lebih dari 8 jam. Dampaknya meluas ke sektor transportasi, bisnis, dan layanan publik. PLN tidak memiliki mekanisme mitigasi yang efektif untuk mencegah gangguan pada sistem transmisi utama. Akibatnya, ekonomi mengalami kerugian besar.

5. Ledakan Pabrik Kimia di Tianjin, China (2015)

Ledakan besar terjadi di gudang bahan kimia di Tianjin, China. Lebih dari 170 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Investigasi menunjukkan bahwa perusahaan tidak memiliki perencanaan BCM yang memadai untuk menangani risiko penyimpanan zat berbahaya. Kurangnya pengawasan pemerintah memperburuk situasi karena standar keamanan tidak dipatuhi.

Kesimpulan Dari berbagai contoh di atas, kelalaian dalam menerapkan BCM dapat berujung pada bencana besar. Dampaknya bisa berupa kehilangan nyawa, kerugian finansial, dan gangguan sosial. Perusahaan dan instansi pemerintahan perlu memahami pentingnya BCM dan menerapkannya secara serius.

Oleh karena itu, Manajemen perusahaan harus memahami dan sebaiknya membuat perencanaan BCM yang baik, dampak insiden dapat diminimalkan. Operasional bisnis bisa segera dipulihkan. Kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan atau pemerintah juga tetap terjaga.

Baca sebelumnya: Business Continuity Management – 1

 

Business Continuity Management – 2

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Dasar-dasar Pemrograman

Diposting oleh admin

Pemrograman adalah keterampilan penting di era digital saat ini, dan pemahaman dasar-dasar pemrograman menjadi fondasi yang kuat bagi siapa saja yang ingin mengejar karier di bidang teknologi. Artikel ini akan membahas konsep dasar pemrograman, bahasa pemrograman yang umum digunakan, serta beberapa sumber daya untuk memulai perjalananmu. Apa Itu Pemrograman? Pemrograman adalah proses menulis, menguji, dan…

Selengkapnya
21 Oct

International Organization for Standardization (ISO)

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

International Organization for Standardization (ISO) Apa Itu ISO? ISO, singkatan dari International Organization for Standardization, adalah organisasi internasional independen yang menetapkan standar global di berbagai bidang — mulai dari manajemen mutu, lingkungan, keselamatan kerja, hingga teknologi informasi. Didirikan pada tahun 1947 di Jenewa, Swiss, ISO kini memiliki lebih dari 160 negara anggota. Tujuan utama ISO…

Selengkapnya
10 Nov

MTTR vs MTBF

Diposting oleh admin

MTTR vs MTBF: Indikator yang Harus Dikuasai dalam Manajemen Maintenance Dalam dunia pemeliharaan (maintenance), keberhasilan strategi perawatan tidak hanya bergantung pada seberapa sering mesin diperiksa atau berapa banyak teknisi yang tersedia. Lebih dari itu, manajemen maintenance yang efektif memerlukan pemahaman mendalam terhadap indikator kinerja. Dua indikator utama yang sering digunakan dalam analisis performa peralatan adalah…

Selengkapnya
11 Aug

Contract Lifecycle Management

Diposting oleh admin

Dalam dunia Project Management, kontrak bukan sekadar dokumen hukum yang ditandatangani di awal proyek. Kontrak merupakan fondasi yang mengatur hak, kewajiban, risiko, tanggung jawab, mekanisme pembayaran, perubahan pekerjaan, hingga penyelesaian sengketa antara para pihak yang terlibat. Contract Lifecycle Management (CLM) adalah suatu ilmu untuk mengelola kontrak dari awal hingga penutupan suatu proyek atau pekerjaan. Pada…

Selengkapnya
9 Jun

Digital Twin: Inovasi Baru untuk Optimasi Operasi Lapangan

Diposting oleh Dudus Kudus

Dalam lanskap bisnis modern yang semakin kompetitif, optimasi operasi bukan lagi sekadar pilihan. Melainkan sebuah keharusan. Setiap detik yang terbuang, sumber daya yang tidak dimanfaatkan maksimal, & keputusan yang tidak berbasis data dapat berdampak signifikan pada profitabilitas & keberlanjutan. Di tengah tuntutan efisiensi yang tinggi dan kebutuhan akan pemahaman yang lebih dalam tentang aset dan…

Selengkapnya
21 Jun

CMMS: Investasi atau Solusi?

Diposting oleh admin

CMMS: Investasi atau Solusi? Dalam dunia industri dan pengelolaan aset, istilah CMMS (Computerized Maintenance Management System) semakin sering terdengar. Banyak perusahaan—baik manufaktur, energi, logistik, hingga fasilitas umum—mulai mempertimbangkan penggunaan CMMS sebagai bagian dari strategi pemeliharaan mereka. Namun pertanyaannya, apakah CMMS hanya sebuah investasi mahal atau benar-benar merupakan solusi efektif untuk manajemen pemeliharaan? Artikel ini akan…

Selengkapnya
12 Jul

Analisa & Evaluasi Strategi Pemeliharaan Pembangkit

PENDAHULUAN: Analisa & Evaluasi Pemeliharaan Pembangkit. Tata kelola pemeliharaan unit pembangkitan yang sistematis merupakan hal penting dalam menjalankan seluruh proses bisnis untuk meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan daya saing. Tata kelola pemeliharaan pembangkitan yang dilakukan secara efektif dapat menjadikan perusahaan terdepan dalam bidang pembangkitan. Pemahaman proses tata kelola pemeliharaan sistem pembangkit harus dilakukan secara rasional…

Rp 6.950.000
Tersedia

Pengambilan Contoh Uji Air (PCUA)

BACKGROUND: Training & Sertifikasi BNSP: Pengambilan Contoh Uji Air (PCUA) Pengambilan Contoh Uji Air (PCUA) adalah pekerjaan yang tidak mudah untuk dilakukan, hal ini disebabkan karena polutan dari air memiliki karakteristik yang sangat mudah berubah. Hal ini dapat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi sekitarnya, seperti jumlah polutan yang terkandung, sifat kimia/biologi maupun fisika, dan intervensi…

Rp 8.950.000
Tersedia

Pemeliharaan Motor Listrik

BACKGROUND: Motor listrik merupakan komponen penting dalam berbagai aplikasi industri, dan pemeliharaannya sangat penting untuk memastikan efisiensi, mengurangi konsumsi energi, serta meminimalkan downtime. Pelatihan Pemeliharaan Motor Listrik bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada teknisi dan insinyur dalam merawat motor listrik secara efektif, dengan fokus pada pemeliharaan rutin, diagnostik kerusakan, dan langkah pencegahan untuk…

Rp 7.950.000
Tersedia

Operation Readiness, Hand Over & Assurance

BACKGROUND: Oil and gas facilities are among the most complex in the industry. Typically, these facilities are built by world-class EPC (Engineering, Procurement, and Construction) companies through subcontracting agreements. As a result, they must adhere to strict completion schedules. Consequently, effective collaboration among the Project, Commissioning, Operation Assurance, and Operation & Maintenance teams is essential….

Rp 7.950.000
Tersedia

Hubungan Industrial dan Human Resources Management

BACKGROUND: Hubungan Industrial (HI) dan Human Resources Management (HRM) adalah dua elemen penting dalam pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan. HI berfokus pada menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan, karyawan, dan serikat pekerja, sementara HRM bertujuan untuk mengelola potensi karyawan secara strategis agar mendukung tujuan perusahaan. Di era globalisasi dan perkembangan regulasi ketenagakerjaan yang dinamis,…

Rp 7.950.000
Tersedia

Project Control Management

BACKGROUND: Project Control Management merupakan fungsi kunci dalam memastikan suatu proyek berjalan sesuai dengan rencana dari sisi waktu, biaya, mutu, dan ruang lingkup pekerjaan. Kegagalan dalam pengendalian proyek sering kali bukan disebabkan oleh lemahnya perencanaan, tetapi oleh kurangnya sistem monitoring, pelaporan, serta kemampuan analisis deviasi yang efektif. Di tengah kompleksitas proyek saat ini—baik di sektor…

*Harga Hubungi CS
Tersedia

Business Continuity Management – 2

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us