• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » 100+ Pelatihan Engineering & Migas Profesional 2026 | Sertifikat Resmi » Hazardous Area Classification & Installation
zoom preview activate zoom

Hazardous Area Classification & Installation

Rp 7.950.000
Stok Tersedia
Kategori 100+ Pelatihan Engineering & Migas Profesional 2026 | Sertifikat Resmi, Maintenance, Q-HSE

29 - 31 Juli 2026, Bandung

28 - 30 Oktober 2026, Bandung

Trainer: Ir. Irawadi Prihaswan, MK3, Dipl. Geoth

Tentukan pilihan yang tersedia!

Hazardous Area Classification & Installation

LATAR BELAKANG:

Kawasan berbahaya didefinisikan dalam DSEAR (Dangerous Substances and Explosive Atmospheres Regulation) sebagai “setiap tempat di mana atmosfer yang mudah meledak dapat terjadi dalam jumlah yang memerlukan tindakan pencegahan khusus untuk melindungi keselamatan pekerja”. Dalam konteks ini, ‘tindakan pencegahan khusus’ sebaiknya diambil sehubungan dengan konstruksi, pemasangan dan penggunaan peralatan.

Oleh karena itu Hazardous Area Classification and Installation memerlukan penanganan yang serius olah team yang berkompeten.

RECOMMENDED PARTICIPANTS:

Team from: HSE, Operation, Maintenance, Project

COURSE CONTENTS:

Pengenalan Hazardous Area Classification (HAC):

  • Definisi dan konsep area berbahaya
  • Peraturan dan standar yang relevan terkait HAC
  • Jenis bahaya yang dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan

Identifikasi Bahaya:

  • Jenis bahaya yang dapat ada di area kerja, seperti kebakaran, ledakan, dan pelepasan bahan kimia berbahaya.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi karakteristik bahaya, seperti jenis bahan, kuantitas, dan kondisi operasional.

Sistem Klasifikasi Area Berbahaya:

  • Penggunaan standar IEC 60079 dan NEC 500
  • Zona berbahaya dan sistem numur

Metode Penggolongan Area Berbahaya:

  • Kriteria klasifikasi zona berbahaya
  • Analisis bahaya dan risiko

Perlengkapan dan Perlindungan di Area Berbahaya:

  • Peralatan anti-ledakan dan sertifikasi
  • Perlindungan pribadi dan keselamatan

Tanda dan Identifikasi Area Berbahaya:

  • Penggunaan tanda peringatan dan label yang sesuai untuk menandai area berbahaya.
  • Penempatan yang tepat dan pemeliharaan tanda peringatan.

Tindakan Pengendalian Risiko:

  • Pencegahan dan mitigasi bahaya
  • Praktik keselamatan di area berbahaya

Tanggung Jawab dan Kepatuhan Regulasi:

  • Peran dan tanggung jawab dalam area berbahaya
  • Kepatuhan terhadap regulasi dan standar keamanan

Proses Review dan Pembaruan:

  • Pentingnya melakukan review dan pembaruan berkala terhadap HAC untuk memastikan keberlanjutan keamanan.

Inspeksi dan Perawatan

TRAINER:

Ir. Irawadi Prihaswan, MK3, Dipl. Geoth – Praktisi & Trainer

Anda mungkin membutuhkan:

  1. Safety Instrumented System 
  2. Sefety Integrity Level 
  3. Production safety system 

Hazardous Area Classification & Installation

Produk Terkait

Rotating Equipment Operation & Maintenance

BACKGROUND: Rotating equipment is commonly used in the industry & plays a vital role in end-to-end production operations. Hence, mastering the principles of rotating equipment is very essential. Identification of failure modes & monitoring methods of failure symptoms are important as well, for establishing the most effective maintenance program. This course begins with discussing the…

Rp 7.950.000
Tersedia

ROTATING MACHINERIES

BACKGROUND: Rotating machineries, or turbomachinery, involves a component that transfers energy between a fluid and the machine. This transfer can occur from the rotor to the fluid, making it a pump or a fan, or from the fluid to the rotor, making it a turbine. Examples of such machinery include fans, pumps, compressors, turbines, and…

Rp 7.950.000
Tersedia

RCM (Reliability Centered Maintenance): Principle & Software Implementation

BACKGROUND: This course teaches the fundamentals of Reliability-Centered Maintenance (RCM). The course gives the participant fundamental tools and knowledge required to participate in any RCM analysis process especially in the gas pipeline industry. Participants will have good practice  in developing and implementing RCM. Theory 30%, and 70% practice. OBJECTIVES: After the course participant will have…

Rp 7.950.000
Tersedia

Maintenance Performance Indicator

BACKGROUND: Dalam proses Maintenance, indikator kinerja (KPI) adalah untuk mengukur kinerja tugas yang diberikan. Misal mengukur apa pun mulai dari waktu yang berlalu selama shutdown (terprogram atau tidak) hingga evolusi proses produksi. KPI bervariasi tergantung perusahaannya; tujuan, strategi, dan rencana tindakannya. Namun, ada satu set indikator yang dianggap lebih baik dan lebih sering digunakan. Indikator…

Rp 7.950.000
Tersedia

Training dan Sertifikasi BNSP: Pengendalian Pencemaran Udara

BACKGROUND: Penanggung Jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara (POIPPU) adalah personil yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap penyusunan rencana, pengoperasian dan pengoptimasian pengoperasian peralatan pengendalian pencemaran udara, perawatan peralatan pengendalian pencemaran udara, serta melaksanakan tanggap darurat dalam pengendalian pencemaran udara. Peraturan POIPPU: Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor. P.6/MENLHK/Setjen/Kum.1/2/2018 Tentang Standar…

Rp 8.950.000
Tersedia

Precision Machinery Shaft and Coupling Alignment

BACKGROUND: In rotating equipment, vibrations frequently lead to significant issues, potentially resulting in production loss. Excessive vibrations not only pose a threat to the equipment itself but can also impact other connected machinery. Common causes of vibration include misalignment and imbalance. Shaft and coupling alignment is a specialized technical skill requiring precise measurement instruments and…

Rp 7.950.000
Tersedia
Chat with us on WhatsApp
Chat with Us