- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Manajemen Aset Berbasis ICT
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | 100+ Pelatihan Engineering & Migas Profesional 2026 | Sertifikat Resmi, Manajemen |
15 - 17 Juli 2026, Bandung
23 - 25 September 2026, Bandung
DR. Djadja Achmad Sardjana, S.T., M.M.
Manajemen Aset Berbasis ICT
Background
Kompleksitas aset pada industri migas, pembangkit, dan petrokimia menuntut pengelolaan yang terintegrasi, real-time, dan berbasis data. Pemanfaatan Information & Communication Technology (ICT) menjadi enabler utama dalam meningkatkan keandalan aset, efisiensi biaya, keselamatan operasi, serta kepatuhan regulasi.
Melalui sistem digital seperti CMMS, EAM, IoT, condition monitoring, data analytics, dan dashboard kinerja, organisasi dapat beralih dari pendekatan reaktif menuju predictive dan proactive asset management. Manajemen aset berbasis ICT juga mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis asset lifecycle dan risk-based approach.
Objectives
Setelah mengikuti training ini, peserta mampu:
- Memahami konsep manajemen aset modern berbasis ICT.
- Mengintegrasikan sistem informasi dalam pengelolaan siklus hidup aset.
- Memanfaatkan data aset untuk meningkatkan reliability, availability, dan safety.
- Mengimplementasikan CMMS/EAM sebagai tulang punggung manajemen aset.
- Menyusun roadmap digitalisasi manajemen aset di lingkungan industri proses.
Recommended Participants
Training ini direkomendasikan untuk:
- Asset Management Engineer & Reliability Engineer
- Maintenance & Inspection Engineer
- Operation & Production Engineer
- IT / Digital Transformation Team (Industrial IT)
- Supervisor, Manager Maintenance, Engineering, dan Asset
- Project Engineer dan Continuous Improvement Team
Course Outline
Hari 1 – Konsep Manajemen Aset & Fondasi ICT
Manajemen Aset Modern
- Evolusi manajemen aset di industri proses
- Asset life cycle: design – operation – maintenance – retirement
- Value, risk, dan cost dalam pengelolaan aset
- Integrasi dengan keandalan dan keselamatan
Peran ICT
- Arsitektur sistem informasi aset
- Data aset statis vs dinamis
- Integrasi OT (Operational Technology) dan IT
- Tantangan digitalisasi di industri migas, pembangkit, dan petrokimia
Pengenalan CMMS & EAM
- Fungsi utama CMMS dan EAM
- Master data aset, struktur hierarki, dan asset register
- Work order management & maintenance history
- Diskusi praktik terbaik implementasi sistem
Hari 2 – Digital Maintenance & Data-Driven Asset Management
ICT untuk Maintenance Management
- Preventive, Predictive, dan Condition-Based Maintenance berbasis sistem
- Planning & scheduling digital
- Spare parts & inventory management berbasis ICT
Condition Monitoring & IoT
- Sensor dan data akuisisi (vibration, temperature, pressure)
- Integrasi IoT dengan sistem aset
- Dasar condition monitoring untuk rotating & static equipment
Data Analytics untuk Aset
- KPI manajemen aset (MTBF, MTTR, availability, OEE)
- Dashboard kinerja aset
- Pengantar predictive analytics & anomaly detection
Workshop
- Simulasi alur kerja digital maintenance
- Analisis data sederhana untuk pengambilan keputusan aset
Hari 3 – Integrasi Sistem, Risiko, & Roadmap Implementasi
Integrasi ICT & Asset Integrity
- Integrasi CMMS/EAM dengan sistem operasi (DCS/SCADA)
- Data aset untuk reliability dan risk-based maintenance
- Dukungan ICT terhadap keselamatan dan kepatuhan
Risk-Based & Performance-Based Asset Management
- Risk-based maintenance (RBM) berbasis data
- Prioritisasi aset kritis menggunakan sistem informasi
- Hubungan RAMS dan manajemen aset digital
Roadmap Digitalisasi Manajemen Aset
- Tahapan implementasi ICT
- Manajemen perubahan dan kesiapan organisasi
- Faktor keberhasilan dan kegagalan implementasi
Studi Kasus & Diskusi
- Penerapan manajemen aset digital di fasilitas industri
- Penyusunan roadmap sederhana berbasis kebutuhan organisasi
- Evaluasi dan penutupan training
Output Training
- Pemahaman komprehensif manajemen aset berbasis ICT
- Kemampuan mengelola aset secara digital dan terintegrasi
- Kerangka kerja implementasi digital asset management yang aplikatif
About The Course Leader
DR. Djadja Achmad Sardjana, S.T., M.M.
Manajemen Aset Berbasis ICT
Marginal Fields Development
Background: Marginal fields development refers to discoveries which have not been exploited for long, due to one or more of the following factors: • Very small sizes of reserves/pool to the extent of not being economically viable • Lack of infrastructure in the vicinity and profitable consumers • Prohibitive development costs, fiscal levies and or…
*Harga Hubungi CS
Operasi Sistem BOP (Balance of Plant) Pembangkit Thermal
BACKGROUND: Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara merupakan salah satu tulang punggung penyediaan energi listrik di Indonesia. PLTU bekerja dengan mengubah energi panas dari pembakaran batu bara menjadi energi listrik melalui berbagai tahapan sistem yang saling terintegrasi. Dalam operasinya, keberhasilan pembangkit ini sangat bergantung pada kinerja komponen utama dan sistem pendukungnya. Salah…
Rp 7.950.000
Hazardous Area Classification & Installation
LATAR BELAKANG: Kawasan berbahaya didefinisikan dalam DSEAR (Dangerous Substances and Explosive Atmospheres Regulation) sebagai “setiap tempat di mana atmosfer yang mudah meledak dapat terjadi dalam jumlah yang memerlukan tindakan pencegahan khusus untuk melindungi keselamatan pekerja”. Dalam konteks ini, ‘tindakan pencegahan khusus’ sebaiknya diambil sehubungan dengan konstruksi, pemasangan dan penggunaan peralatan. Oleh karena itu Hazardous Area…
Rp 7.950.000
Relay Protection
BACKGROUND: Relay adalah Saklar (Switch) yang dioperasikan secara listrik dan merupakan komponen Electromechanical (Elektromekanikal) yang terdiri dari 2 bagian utama yakni Elektromagnet (Coil) dan Mekanikal (seperangkat Kontak Saklar/Switch). Relay menggunakan Prinsip Elektromagnetik untuk menggerakkan Kontak Saklar sehingga dengan arus listrik yang kecil (low power) dapat menghantarkan listrik yang bertegangan lebih tinggi. Sebagai contoh, dengan Relay…
Rp 7.950.000
Life Cycle Cost Management
BACKGROUND: Life Cycle Cost Management (LCC) adalah metode sistematis untuk mengelola total biaya aset sepanjang siklus hidupnya, mulai dari perencanaan, pengoperasian, hingga penghentian. LCC membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengoptimalkan biaya, meningkatkan keandalan aset, serta mendukung pengambilan keputusan strategis yang efisien. OBJECTIVES: Untuk meningkatkan kesadaran biaya. Penerapan LCC akan meningkatkan kesadaran manajemen dan Teknikal tentang faktor-faktor…
Rp 7.950.000
Distributed Control System (DCS) Operation Maintenance
BACKGROUND: DCS (Distributed Control System) adalah suatu pengembangan sistem kontrol yang menggunakan komputer dan alat elektronik lainnya. Sistem ini dirancang agar dapat mengontrol loop system secara terpadu sehingga operator yang terlatih dapat mengoperasikannya dengan cepat dan mudah. Selain itu, DCS juga sangat cocok untuk digunakan dalam mengontrol proses atau peralatan di plant dengan skala menengah…
Rp 7.950.000
>