- Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Project Engineering Management
Rp 7.950.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | 100+ Pelatihan Engineering & Migas Profesional 2026 | Sertifikat Resmi, Engineering, Project |
Bandung, 11-13 November, 2026
Instructor: Ir. Agus Ibrahim - Field Pratitioner
Project Engineering Management
Background:
Kompleksitas proyek industri saat ini—khususnya di sektor minyak & gas, petrokimia, pembangkit listrik, dan pertambangan—menuntut integrasi yang sangat presisi antara keahlian rekayasa teknis (engineering) dan kedisiplinan eksekusi proyek (project management). Banyak proyek mengalami kegagalan kinerja bukan karena kesalahan kalkulasi teknis semata, melainkan akibat kurangnya jembatan yang kuat (interface) antara tim engineering dengan fungsi procurement, construction, HSE, serta contract management. Dampaknya terlihat nyata dari fenomena scope creep, keterlambatan pasokan material teknis, revisi desain berulang (re-work), hingga pembengkakan anggaran (cost overrun).
Seorang Project Engineer maupun Project Engineering Manager (PEM) memegang peran kunci sebagai “Jembatan Utama” yang memastikan seluruh engineering deliverables (desain, kalkulasi, spesifikasi, dan drawing) diproduksi tepat waktu, memenuhi kriteria keselamatan/HSE, serta secara langsung mendukung kebutuhan eksekusi Procurement dan Construction (EPC) maupun Handover operasional.
Pelatihan Project Engineering Management ini dirancang secara praktis dan aplikatif untuk membekali para profesional teknis dan pengelola proyek dengan metodologi Front-End Loading (FEL / Stage-Gate Process), sistem pengendalian deliverables teknis, interface management, Management of Change (MOC), hingga kesiapan komisioning. Pelatihan ini akan menyelaraskan mindset teknis dengan target komersial dan operasional proyek secara holistic.
Objectives:
- Memahami Kedudukan Strategis PEM: Menjelaskan peran kunci Project Engineering Management sebagai jembatan integrasi antara disiplin teknis dan eksekusi proyek dalam seluruh siklus hidup proyek (Project Life Cycle).
- Menguasai Metodologi FEL & Stage-Gate System: Mengaplikasikan tahapan Front-End Loading (FEL 1, FEL 2, FEL 3/FEED) dan Gate Review untuk memastikan kematangan desain teknis sebelum keputusan investasi (FID) dan eksekusi EPC.
- Mengelola Scope & WBS Teknis: Menyusun Engineering Work Breakdown Structure (e-WBS), mengendalikan scope creep, serta mengelola daftar deliverables teknis (Master Document Register).
- Mengintegrasikan Interface & Risk Management: Mengidentifikasi, memetakan, dan mengendalikan batasan antarmuka (interface) antar-disiplin teknik, vendor, dan kontraktor eksternal, serta memitigasi risiko teknis (seperti kajian HAZOP/SIL dan RCA).
- Mengawal Integritas Eksekusi EPC: Mengelola evaluasi penawaran teknis (Technical Bid Evaluation – TBE), vendor document review/expediting, kepatuhan Design Safety/HSE, serta prosedur Management of Change (MOC/ECN).
- Menjamin Kelancaran Handover & Closeout: Merencanakan integrasi rekayasa dalam tahapan Mechanical Completion, pra-komisioning, komisioning, hingga penyerahan (Handover) data digital/arsip proyek secara terstruktur.
Recommended Participants
• Project Engineering Managers & Lead Project Engineers
• Project Managers, Assistant PMs, & Project Coordinators
• Lead Engineers & Senior Engineers (Disiplin: Process, Mechanical, Piping, Civil/Structural, Electrical, Instrumentation/Control)
• Engineering Coordinators, Interface Engineers, & Project Assurance / Audit Team
• Planning, Costing, Project Control, & Procurement Engineers yang berinteraksi langsung dengan data dan dokumen teknis proyek
Course Outline
Fondasi, Perencanaan, dan Pengendalian Proyek Migas/Energi
1: Pengantar & Peran Strategis Project Engineering (PEM)
- Karakteristik & kompleksitas proyek energi, migas, dan infrastruktur strategis.
- Peran PEM sebagai bridge/jembatan antara Engineering, Procurement, Construction, dan Operation.
- Mindset shift: Mengubah pendekatan teknis murni menjadi pendekatan berorientasi eksekusi proyek (Cost, Schedule, Quality, HSE).
2: Project Life Cycle, FEL Framework, & Stage-Gate System
- Penerapan sistem kepatuhan standar proyek (Capital Project Management System / Project Excellence Process).
- Tahapan Front-End Loading: FEL-1 (Appraise), FEL-2 (Select/Pre-FEED), dan FEL-3 (Define/FEED).
- Pelaksanaan Stage-Gate Review, Project Assurance/Audit, dan pembentukan kesiapan Final Investment Decision (FID).
3: Engineering Scope Management & Work Breakdown Structure (e-WBS)
- Penyusunan Project Charter, Basis of Design (BOD), dan Statement of Work (SoW) teknis.
- Pembuatan Engineering Work Breakdown Structure (e-WBS) berbasis disiplin dan area proyek.
- Identifikasi awal risiko Scope Creep dan teknik pencegahannya pada fase desain awal.
4: Dasar Estimasi Biaya Teknis, Scheduling, & Risk Assessment
- Estimasi biaya rekayasa teknis (Class 5 to Class 1 Cost Estimation).
- Penyusunan jadwal Engineering Deliverables yang mendukung jalur kritis (Critical Path Method) pengadaan dan konstruksi.
- Identifikasi risiko teknis proyek & penyusunan Technical Risk Register.
Integrasi Eksekusi EPC, Interface, dan Keselamatan Desain
5: Engineering-Procurement-Construction (EPC) Interface Management
- Peran Engineering dalam dukungan pengadaan: Pembuatan Datasheet, Specification, dan Requisition.
- Mekanisme Technical Bid Evaluation (TBE) untuk pemilihan material/peralatan strategis.
- Vendor Document Review & Expediting: Mengawal integrasi data vendor ke dalam Detail Engineering.
- Dukungan Engineering di lapangan: Penanganan Technical Query (TQ), Field Change Request (FCR), dan Constructability Review.
6: Interface Management (Greenfield & Brownfield Integration)
- Mengelola batasan antarmuka (interface) antar-disiplin teknik, inter-kontraktor, dan fasilitas eksisting (Brownfield tie-in).
- Pembuatan Interface Matrix, Interface Agreement, dan Interface Register.
- Resolusi konflik teknis dan garis batas tanggung jawab (Battery Limit).
7: Kualitas (QA/QC) & Keselamatan (HSE) dalam Rekayasa Teknis
- Integrasi Health, Safety, & Environment sejak fase rekayasa (Safety in Design).
- Pelaksanaan kajian Hazard & Operability Study (HAZOP), Safety Integrity Level (SIL), dan Risk-Based Inspection (RBI).
- Penjaminan mutu dokumen rekayasa (QA/QC Engineering Deliverables) dan audit kepatuhan standar industri.
Pengendalian Kinerja Teknis, MOC, Digitalisasi, & Handover
8: Engineering Progress Control & Deliverables Tracking
- Sistem Pengukuran Kemajuan Rekayasa (Engineering Progress Measurement System / EPMS).
- Pengelolaan dokumen teknis melalui Master Document Register (MDR).
- Penerapan Earned Value Management (EVM) khusus Engineering (pelacakan CPI & SPI teknis).
9: Engineering Change Management (MOC & Deviation Control)
- Prosedur Management of Change (MOC) dalam fase rekayasa hingga eksekusi lapangan.
- Pengelolaan Engineering Change Notice (ECN) dan penilaian dampak terhadap biaya, jadwal, dan keselamatan operasional.
- Analisis akar masalah (Root Cause Analysis – RCA) pada kegagalan atau deviasi rekayasa proyek.
10: Sistem Informasi, Digitalisasi, Commissioning, & Handover
- Pelaksanaan 3D Model Review Gates (10%, 30%, 60%, 90%) dan analisis benturan (Clash Detection).
- Pemanfaatan sistem digitalisasi manajemen proyek (Digitalized Project Management System / EDMS / Digital Twin).
- Keterlibatan tim Engineering pada tahapan Mechanical Completion, Pra-Komisioning, Komisioning, hingga Handover arsip data teknis (As-Built Drawings).
11: Integrative Workshop & Interactive Case Study
- Simulasi Studi Kasus Proyek Komprehensif (Pengembangan Fasilitas Migas / Pembangkit Listrik / Industri Proses).
- Latihan Kelompok: Penyusunan e-WBS, Pemetaan Interface Matrix, penanganan skenario MOC, dan strategi pemenuhan Stage-Gate.
- Presentasi Kelompok, Diskusi Evaluatif Bersama Instruktur, dan Penyusunan Individual Action Plan.
About The Course Leader
Ir. Agus Ibrahim
Project Engineering Management
Well Completion and Workover
BACKGROUND: Well Completion and Workover are two activities in oil and gas industry, regardless it is oil or gas wells. Initial completion is the activities to allow production fluid to flow into the well bore and eventually flow to surface facilities. Workover carried out when the oil or gas production start declining overtime. Hence as…
Rp 13.950.000
Enhance Oil Recovery (EOR)
INTRODUCTION: EOR (Enhance Oil Recovery)adalah metode perolehan minyak tahap lanjut dengan cara menambahkan energi berupa dari material atau fluida pendorong khusus yang tidak terdapat dalam reservoir minyak secara alami. EOR kabanyakan diterapkan pada lapangan atau sumur minyak tua yang telah kehilangan atau kehabisan tenaga dorong produksi dari sumur atau lapangan itu sendiri. Umumnya, EOR diterapkan…
Rp 10.950.000
Basic Process Safety for Operation Personnel
Background Industri proses seperti migas, petrokimia, pembangkit, dan manufaktur kimia memiliki potensi bahaya tinggi akibat penggunaan fluida berbahaya, tekanan dan temperatur tinggi, serta sistem operasi yang kompleks. Banyak kecelakaan besar di industri proses terjadi bukan hanya karena kegagalan peralatan, tetapi juga akibat kurangnya pemahaman personel operasi terhadap prinsip dasar process safety. Process safety berbeda dengan…
Rp 7.950.000
Gas Development and Commercialization
BACKGROUND: Natural gas has become an increasingly important energy source. Successful Gas Development and Commercialization demands careful integration of technical, economic, regulatory, and commercial considerations to ensure profitability and sustainability. Not only a cleaner alternative to coal and oil but also as a strategic commodity in the global energy market. Developing gas field requires a…
Rp 7.950.000
PSC Business & Profit Sharing Funds
Background: Production Sharing Contract (PSC) is the most widely used contractual framework in the oil and gas industry to regulate the relationship between host governments and contractors. Under this scheme, in the upstream oil & gas business Government retains ownership of natural resources, while contractors are entitled to recover costs and share profits according to…
Rp 14.950.000
Mechanics of Engineering Materials
BACKGROUND: Engineering materials are the foundation of all mechanical and structural designs. Understanding the behavior and properties of materials under different loading conditions is critical for designing safe, efficient, and durable structures and components. The study of the mechanics of engineering materials provides engineers with the tools to predict material performance, analyze failures, and select…
Rp 7.950.000
>