• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
zoom preview activate zoom

Training Need Analysis (TNA)

Rp 7.500.000
Stok Tersedia
Kategori 100+ Pelatihan Engineering & Migas Profesional 2026 | Sertifikat Resmi, Human Resource

Trainer: Ir. R. Iim Takwim, ST., MM., IPM., ASEAN.Eng., ACPE

Bandung, 7 – 9 Oktober , 2024

Tentukan pilihan yang tersedia!

Training Need Analysis (TNA)

INTRODUCTION:

Apa Itu Training Need Analysis (TNA)?

Training Need Analysis (TNA) atau Analisa Kebutuhan Pelatihan adalah proses penting dalam manajemen sumber daya manusia yang bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan di semua level manajemen. Proses ini dilakukan dengan mempertimbangkan tujuan strategis perusahaan jangka panjang, sehingga setiap pelatihan yang dilakukan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian tujuan tersebut. Dengan TNA, perusahaan dapat memastikan bahwa pelatihan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Dalam konteks manajemen sumber daya manusia, TNA membantu perusahaan memastikan bahwa mereka selalu memiliki orang yang tepat di posisi yang tepat pada waktu yang dibutuhkan. Proses ini bersifat berkelanjutan dan dinamis, terus-menerus menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan bisnis serta perkembangan industri.

Manfaat Program Training Need Analysis

Program Training Need Analysis dirancang secara khusus agar peserta tidak hanya memahami konsep dasar TNA, tetapi juga mampu menguasai teknik-teknik yang diperlukan untuk melaksanakan analisa kebutuhan pelatihan secara efektif. Peserta akan dibimbing untuk menerapkan TNA dalam perencanaan pengembangan karyawan, dengan fokus pada penyusunan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan dan tujuan strategisnya.

Melalui pelatihan ini, perusahaan dapat meningkatkan keterampilan karyawan sesuai dengan kebutuhan operasional dan pertumbuhan jangka panjang. Selain itu, program TNA membantu dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya perusahaan, dengan memastikan bahwa setiap investasi dalam pelatihan memberikan hasil yang maksimal bagi perkembangan karyawan dan produktivitas perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat menjaga daya saingnya dalam industri yang terus berkembang.

OUTLINE:

  1. Pengetahuan Management Pelatihan
  2. Bagaimana menentukan Kebutuhan dan Strategi training untuk menciptakan keunggulan bersaing
  3. Pengembangan karyawan melalui training
  4. Analisis kebutuhan training (Training Need Analysis) dan Desain training
  5. Menetapkan Tujuan Program Pelatihan
  6. Teknik menganalisa Data Program Pelatihan
  7. Metode training modern
  8. Pengembangan karir dan tantangan bagi manajemen karir/ Tallent Management
  9. Metoda RACI/ RASCI

METHODOLOGY Training Need Analysis:

  • Interactive discussions
  • Group & individual exercises
  • Self-reflection
  • Role Play, Relevant Games, Video Films

WHO SHOULD ATTEND?

Pelatihan ini dibuat untuk :

  1. Para praktisi SDM, Pelatihan, Pengembangan Kompetensi, dan
  2. Pelaksana yang bertugas dan bertanggung jawab untuk melaksanakan Analisa Kebutuhan Pelatihan.

TRAINER:

Ir. R. Iim Takwim, ST., MM., IPM., ASEAN.Eng., ACPE

Anda mungkin membutuhkan:

Training Need Analysis (TNA)

Produk Terkait

Safety Leadership for Leaders

BACKGROUND: Safety Leadership for Leaders atau jajaran Managers sangat diperlukan terutama untuk pekerjaan atau industri yang mempunyai exposure resiko kerja atau resiko peralatan yang tinggi. Leadership tidak hanya menyangkut manajemen puncak (top manajemen). Akan tetapi juga termasuk pemimpin lini yang langsung membawahi pekerja, semisal Supervisor atau Foreman. Leadership harus mampu menjadi contoh (lead by example)…

Rp 7.950.000
Tersedia

Relay Protection

BACKGROUND: Relay adalah Saklar (Switch) yang dioperasikan secara listrik dan merupakan komponen Electromechanical (Elektromekanikal) yang terdiri dari 2 bagian utama yakni Elektromagnet (Coil) dan Mekanikal (seperangkat Kontak Saklar/Switch). Relay menggunakan Prinsip Elektromagnetik untuk menggerakkan Kontak Saklar sehingga dengan arus listrik yang kecil (low power) dapat menghantarkan listrik yang bertegangan lebih tinggi. Sebagai contoh, dengan Relay…

Rp 7.950.000
Tersedia

Project Engineering Management

Background: Kompleksitas proyek industri saat ini—khususnya di sektor minyak & gas, petrokimia, pembangkit listrik, dan pertambangan—menuntut integrasi yang sangat presisi antara keahlian rekayasa teknis (engineering) dan kedisiplinan eksekusi proyek (project management). Banyak proyek mengalami kegagalan kinerja bukan karena kesalahan kalkulasi teknis semata, melainkan akibat kurangnya jembatan yang kuat (interface) antara tim engineering dengan fungsi procurement,…

Rp 7.950.000
Tersedia

Integrated Production Optimization

Background & Objectives: A production system is the system that transports reservoir fluid from the subsurface to the surface and separates it into oil, gas, and water. From there the oil and gas streams are treated if necessary and prepared for sale or transport from the field. Any water produced will also treated and prepared…

Rp 8.950.000
Tersedia

RAMS (Reliability, Availability, Maintainability & Safety)

Background Dalam industri modern—khususnya manufaktur, energi, transportasi, dan infrastruktur—kinerja sistem dan aset tidak hanya diukur dari kemampuan beroperasi, tetapi juga dari keandalan (Reliability), ketersediaan (Availability), kemudahan pemeliharaan (Maintainability), serta keselamatan (Safety). Konsep RAMS menjadi pendekatan terintegrasi untuk memastikan sistem mampu beroperasi secara optimal, aman, dan berkelanjutan sepanjang siklus hidupnya (life cycle). Penerapan RAMS yang baik…

Rp 9.500.000
Tersedia

Basic Process Safety for Operation Personnel

Background Industri proses seperti migas, petrokimia, pembangkit, dan manufaktur kimia memiliki potensi bahaya tinggi akibat penggunaan fluida berbahaya, tekanan dan temperatur tinggi, serta sistem operasi yang kompleks. Banyak kecelakaan besar di industri proses terjadi bukan hanya karena kegagalan peralatan, tetapi juga akibat kurangnya pemahaman personel operasi terhadap prinsip dasar process safety. Process safety berbeda dengan…

Rp 7.950.000
Tersedia
Chat with us on WhatsApp
Chat with Us