• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » Coaching dan Mentoring di Tempat Kerja

Coaching dan Mentoring di Tempat Kerja

Diposting pada 15 February 2026 oleh admin / Dilihat: 4 kali / Kategori:

Pendahuluan

Dalam dunia kerja modern yang kompetitif, perusahaan tidak lagi hanya fokus pada pencapaian target bisnis, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia (SDM). Salah satu pendekatan paling efektif untuk meningkatkan kualitas SDM adalah melalui coaching dan mentoring di tempat kerja.

Banyak organisasi besar di sektor migas, pembangkit listrik, manufaktur, hingga petrokimia telah mengintegrasikan coaching dan mentoring sebagai bagian dari strategi pengembangan kepemimpinan dan peningkatan kinerja. Program ini terbukti mampu menciptakan budaya kerja yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan.

Apa Itu Coaching dan Mentoring?

Meskipun sering dianggap sama, coaching dan mentoring memiliki perbedaan mendasar.

Coaching

Coaching adalah proses pengembangan individu yang berfokus pada peningkatan kinerja melalui pertanyaan terstruktur, refleksi, dan eksplorasi solusi. Seorang coach membantu karyawan menemukan solusi sendiri, bukan memberikan jawaban langsung.

Ciri utama coaching:

  • Fokus pada tujuan spesifik

  • Berorientasi pada hasil

  • Jangka waktu relatif pendek

  • Menggunakan pendekatan berbasis pertanyaan

Mentoring

Mentoring adalah hubungan pengembangan jangka panjang di mana mentor berbagi pengalaman, wawasan, dan nasihat kepada mentee.

Ciri utama mentoring:

  • Berbasis pengalaman

  • Jangka panjang

  • Fokus pada pengembangan karier

  • Hubungan lebih personal

Keduanya saling melengkapi dan sangat efektif jika diterapkan secara sistematis.

Mengapa Coaching dan Mentoring Penting di Tempat Kerja?

Implementasi coaching dan mentoring di tempat kerja memberikan berbagai manfaat strategis.

1. Meningkatkan Kinerja Individu

Melalui coaching, karyawan dapat:

  • Mengidentifikasi hambatan kinerja

  • Mengembangkan keterampilan baru

  • Meningkatkan kepercayaan diri

Hasilnya adalah peningkatan produktivitas yang signifikan.

2. Mengembangkan Kepemimpinan

Program mentoring sangat efektif dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan. Mentor membantu mentee memahami dinamika organisasi dan membangun kemampuan pengambilan keputusan.

3. Meningkatkan Engagement Karyawan

Karyawan yang merasa diperhatikan dan dibimbing cenderung memiliki tingkat loyalitas dan keterlibatan yang lebih tinggi.

4. Mendukung Budaya Pembelajaran

Organisasi yang menerapkan coaching dan mentoring menciptakan budaya belajar berkelanjutan (continuous learning).

Perbedaan Peran Coach dan Mentor

Agar implementasi berjalan efektif, penting memahami peran masing-masing.

Peran Coach:

  • Mengajukan pertanyaan reflektif

  • Membantu menetapkan tujuan

  • Mendorong tanggung jawab pribadi

  • Memberikan umpan balik konstruktif

Peran Mentor:

  • Berbagi pengalaman

  • Memberikan saran strategis

  • Menjadi role model

  • Membantu membangun jaringan profesional

Dalam praktiknya, seorang atasan langsung dapat berperan sebagai coach, sementara senior leader dapat menjadi mentor.

Model Coaching yang Efektif

Salah satu model coaching paling populer adalah GROW Model, yang terdiri dari:

  1. Goal (Tujuan) – Menentukan tujuan yang ingin dicapai

  2. Reality (Realitas) – Mengevaluasi kondisi saat ini

  3. Options (Pilihan) – Mengeksplorasi berbagai solusi

  4. Will (Komitmen) – Menetapkan tindakan nyata

Model ini sederhana namun sangat efektif untuk sesi coaching di tempat kerja.

Tahapan Implementasi Program Coaching dan Mentoring

Agar program berhasil, perusahaan perlu menerapkan langkah strategis berikut:

1. Analisis Kebutuhan Organisasi

Identifikasi:

  • Kesenjangan kompetensi

  • Kebutuhan kepemimpinan

  • Target pengembangan SDM

2. Penetapan Tujuan Program

Tujuan harus spesifik, terukur, dan relevan dengan strategi perusahaan.

3. Pemilihan Coach dan Mentor

Pastikan coach dan mentor memiliki:

  • Kompetensi komunikasi

  • Integritas tinggi

  • Pengalaman relevan

  • Kemampuan mendengarkan aktif

4. Pelatihan Coach dan Mentor

Tidak semua pemimpin otomatis mampu menjadi coach atau mentor. Pelatihan khusus sangat diperlukan.

5. Monitoring dan Evaluasi

Lakukan evaluasi berkala melalui:

  • Feedback peserta

  • Pengukuran peningkatan kinerja

  • Analisis dampak terhadap organisasi

Tantangan dalam Coaching dan Mentoring

Beberapa tantangan yang sering muncul di tempat kerja antara lain:

Kurangnya Waktu

Kesibukan operasional sering menjadi alasan utama program tidak berjalan optimal.

Solusi: Jadwalkan sesi secara terstruktur dan jadikan bagian dari KPI manajerial.

Kurangnya Komitmen

Tanpa komitmen dari manajemen puncak, program sulit berkembang.

Solusi: Libatkan top management sebagai sponsor program.

Ketidakjelasan Tujuan

Program tanpa arah yang jelas akan kehilangan fokus.

Solusi: Tetapkan indikator keberhasilan sejak awal.

Manfaat Jangka Panjang bagi Organisasi

Jika dijalankan secara konsisten, coaching dan mentoring di tempat kerja akan memberikan dampak jangka panjang:

  • Meningkatkan retensi karyawan

  • Mempercepat pengembangan talenta

  • Mengurangi konflik internal

  • Meningkatkan budaya kolaboratif

  • Mendukung succession planning

Dalam industri berisiko tinggi seperti migas dan pembangkit, program mentoring juga membantu transfer knowledge dari senior ke generasi berikutnya, sehingga mengurangi risiko kehilangan keahlian kritis.

Best Practice

Agar program berjalan sukses, terapkan beberapa prinsip berikut:

  • Bangun budaya kepercayaan

  • Jaga kerahasiaan diskusi

  • Fokus pada pengembangan, bukan penilaian

  • Gunakan pendekatan berbasis solusi

  • Dokumentasikan perkembangan

Selain itu, integrasikan program ini dengan sistem manajemen kinerja dan pengembangan kompetensi perusahaan.

Baca juga: Manajemen Kontrak Proyek

Kesimpulan

Coaching dan mentoring di tempat kerja merupakan investasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Program ini tidak hanya meningkatkan kinerja individu, tetapi juga membangun kepemimpinan, memperkuat budaya organisasi, dan menciptakan keunggulan kompetitif.

Di era persaingan global dan transformasi digital, organisasi yang mampu mengembangkan talenta internal melalui coaching dan mentoring akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan perencanaan yang matang, komitmen manajemen, dan evaluasi berkelanjutan, coaching dan mentoring dapat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan organisasi yang berkelanjutan.

Coaching dan Mentoring di Tempat Kerja

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

DKIKP – Pembangkit

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Deklarasi Kondisi dan Indeks Kinerja Pembangkit (DKIKP) atau DKIKP – Pembangkit adalah instrumen penting dalam industri pembangkitan listrik. Konsep ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan objektivitas terhadap performa pembangkit. Melalui DKIKP, operator dapat menilai kondisi unit secara akurat, sekaligus memberikan gambaran kepada regulator mengenai tingkat keandalan dan ketersediaan energi listrik. Pentingnya DKIKP dalam Operasi Pembangkit…

Selengkapnya
19 Sep

Behavior-Based Safety: Pendekatan Modern HSE di Industri

Diposting oleh admin

Behavior-Based Safety: Pendekatan Modern HSE Keselamatan dan kesehatan kerja (HSE – Health, Safety, and Environment) terus berkembang mengikuti dinamika industri modern. Di tengah tuntutan produktivitas, efisiensi, dan kepatuhan regulasi, perusahaan tidak lagi cukup hanya mengandalkan prosedur dan alat pelindung diri. Diperlukan pendekatan yang menyentuh akar permasalahan kecelakaan kerja: perilaku manusia. Salah satu metode yang semakin…

Selengkapnya
12 Feb

Piping and Pipeline Color Coding

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Piping and Pipeline Color Coding (pewarnaan system perpipaan) dalam industri memiliki peran penting dalam keselamatan dan efisiensi operasional. Pengkodean warna membantu terutama pekerja dan mungkin juga kaum awam, untuk dapat mengenali isi pipa dengan cepat, mengurangi risiko kecelakaan akibat kesalahan identifikasi. Standar internasional seperti ANSI/ASME A13.1, ISO 14726, dan API RP 14E memberikan pedoman penggunaan…

Selengkapnya
22 Feb

Menentukan Kebutuhan Training

Diposting oleh admin

Menentukan Kebutuhan dan Strategi Training Menentukan kebutuhan dan strategi training adalah langkah krusial dalam menciptakan keunggulan bersaing di dunia bisnis yang dinamis. Kebutuhan training harus diidentifikasi dengan tepat agar program yang dirancang dapat memberikan dampak maksimal terhadap performa organisasi. 1. Identifikasi dan Manajemen Kebutuhan Training Langkah pertama adalah melakukan analisis kebutuhan. Perusahaan perlu memahami kesenjangan…

Selengkapnya
2 Sep

Pola Pikir Kaya Miskin

Diposting oleh Teguh Imam Santoso

Pola Pikir Kaya vs Miskin: Rahasia Mengubah Mindset untuk Sukses dalam kehidupan. Dalam realitas sehari-hari, sering kita dengar istilah mindset kaya dan mindset miskin. Istilah ini bukan sekadar membedakan orang yang memiliki banyak harta dengan yang tidak, melainkan bagaimana cara seseorang berpikir, mengambil keputusan, dan memandang peluang. Pola pikir adalah fondasi utama yang menentukan apakah…

Selengkapnya
6 Oct

Investasi Pada Diri Sendiri

Diposting oleh admin

Investasi pada Diri Sendiri: Kunci Kesuksesan Jangka Panjang Pendahuluan Banyak orang berlomba-lomba mengumpulkan harta, menambah aset, atau memperluas jaringan bisnis. Namun, ada satu bentuk investasi yang sering diabaikan: investasi pada diri sendiri. Berbeda dengan saham, properti, atau emas, investasi pada diri sendiri tidak bisa diambil orang lain dan manfaatnya akan terasa sepanjang hidup. Inilah fondasi…

Selengkapnya
13 Sep

Integrated Production Optimization of Oil & Gas

BACKGROUND: Dalam industri minyak dan gas, tantangan operasional yang kompleks seperti fluktuasi produksi, penurunan cadangan, dan peningkatan biaya operasional membutuhkan pendekatan terpadu untuk mengoptimalkan proses produksi. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep dan teknik integrasi dari reservoir, sumur, fasilitas permukaan, hingga jaringan distribusi. Dengan pendekatan ini, peserta dapat mengidentifikasi peluang peningkatan efisiensi,…

Rp 10.950.000
Tersedia

Supervisi Pengoperasian dan Pemeliharaan Pembangkit Tenaga Listrik

BACKGROUND: Supervisi pengoperasian dan pemeliharaan pembangki tenaga listrik sangat dibutuhkan untuk menjaga mutu, keandalan, keamanan dan kelancaran operasi dan pemeliharaan pembangkit. Dengan supervisi operasi dan pemeliharaan pembangkit dapat diketahui apakah tatakelola unit pembangkit sudah dilaksanakan dengan baik. Tata kelola operasi dan pemeliharaan unit pembangkit yang baik merupakan pedoman dalam menjalankan seluruh proses bisnis untuk meningkatkan…

Rp 7.950.000
Tersedia

Manajemen Aset Berbasis ICT

Background Kompleksitas aset pada industri migas, pembangkit, dan petrokimia menuntut pengelolaan yang terintegrasi, real-time, dan berbasis data. Pemanfaatan Information & Communication Technology (ICT) menjadi enabler utama dalam meningkatkan keandalan aset, efisiensi biaya, keselamatan operasi, serta kepatuhan regulasi. Melalui sistem digital seperti CMMS, EAM, IoT, condition monitoring, data analytics, dan dashboard kinerja, organisasi dapat beralih dari…

Rp 7.950.000
Tersedia
Diskon
9%

Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S

Latar Belakang: Pelatihan ini wajib/perlu diikuti oleh setiap tenaga kerja yang bekerja sebagai Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S. Pelatihan ini diberikan kepada tenaga kerja untuk membekali/meningkatkan Kesadaran, Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap seorang pekerja agar dapat: Menerapkan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan jenis pekerjaannya Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP yang berlaku Mencegah/Mengurangi…

Rp 5.000.000 Rp 5.500.000
Tersedia

Reservoir Simulation

BACKGROUND Production and operation teams cannot directly observe how conditions change within a reservoir during production. Instead, they depend on sophisticated simulation models that transform subsurface. Therefore, reservoir simulation serves as a cornerstone for understanding reservoir performance and optimizing recovery strategies. Integrating geoscience, production data, engineers can forecast future performance under various scenarios, identify operational…

Rp 9.950.000
Tersedia

Safety Instrumented System (SIS) and Control

BACKGROUND: Process safety is a critical element in industries involving high-risk operations, such as oil and gas, petrochemicals, and manufacturing. One of the main components in process safety management is the Safety Instrumented System (SIS). SIS is designed to protect personnel, the environment, and assets from potential incidents that can cause significant losses. This training…

Rp 7.950.000
Tersedia

Coaching dan Mentoring di Tempat Kerja

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us