• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
zoom preview activate zoom

PTK 007 Revisi 05

Rp 14.950.000
Stok Tersedia
Kategori Finance, Oil & Gas, Suply Chain

Trainer. Ir. Pani A. Ariaz

Bogor, 28 – 30 Maret, 2025 & 7 – 9 Oktober, 2025

Tentukan pilihan yang tersedia!

PTK 007 Revisi 05

BACKGROUND:

PTK 007 Revisi 05 adalah versi terkini sebagai Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Di Industri Hulu Minyak dan Gas Bumi Indonesia. Cost Recovery manjadi salah satu target yang harus dipenuhi dalam bisnis migas di Indonesia. Salah satu syarat agar biaya yang dikeluarkan dapat disetujui sebagai biaya operasi yang dapat cost recovery  adalah dengan melakukan kegiatan pengadaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu Pedoman Pengadaan BPMIGAS.

SKKMIGAS beberapa waktu lalu melakukan sosialisasi kepada KKKS perihal perubahan Amandemen dalam Ketentuan Pengadaan Barang / Jasa di Industri Hulu Migas dan Gas Bumi Indonesia PTK 007 Revisi 05. Perubahan apa saja yang terdapat dalam amandemen tersebut? Seberapa berpengaruhkah dalam pelaksanaan PTK 007 Revisi 5 dilapangan? Apa saja tahapan yang harus diketahui oleh pelaku Industri Migas? Dan beberapa hal lainnya akan dibahas dalam workshop kali ini.

OBJECTIVES:

  • Memahami prosedur dan mekanisme pelaksanaan pengadaan barang-jasa di Industri Hulu Migas
  • Mendapatkan pemahaman mengenai filosofi dan tujuan ketentuan TKDN, prinsip dasarnya, komponen dalam barang dan jasa dalam negeri serta ketentuan-ketentuan dasar serta pihak yang terkait dengan TKDN beserta perannya masing-masing.
  • Memahami dan melaksanakan ketentuan kerjasama pengadaan antara K3S Cost Recovery dengan K3S Gross Split atau PSC Konvensional

COURSE OUTLINE:

Pertama:

  1. Centralized Integrated Vendor Database (CIVD)
  2. Prosedur Pelaksanaan Tender Dalam CIVD.
  3. Ketentuan Kewajiban Penggunaan Barang, Jasa dan Kompetensi Dalam Negeri
  4. Tujuan pengadaan pada PTK007 Rev.5 dan Amandemen 1
  5. Ketentuan Daftar Pengadaan (Procurement List)
  6. Konsep Komponen Dalam Negeri
  7. Ketentuan Bantuan Uang Muka
  8. Ketentuan Perihal Harga Perkiraan Sendiri (HPS)/Owner Estimate (OE)
  9. Ketentuan Dasar Tender Barang dan Jasa
  10. Ketentuan Khusus Pengadaan Komoditi Utama
  11. Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa

Kedua:

  1. Persyaratan Panitia Tender
  2. Ketentuan Penunjukan Langsung
  3. Ketentuan dan Pelaksanaan Prakualifikasi
  4. Kewenangan dan Ketentuan Persetujuan SKK Migas Dalam Tender
  5. Tahapan dan Proses Pelelangan Umum
  6. Tahapan dalam Evaluasi Penawaran Komersial
  7. Ketentuan Jaminan Penawaran dan Berbagai Jaminan dalam Tender
  8. Penawaran Alternatif dan Pengecualian
  9. Pelaksanaan Evaluasi Tender Harga Satuan dan Lump sum
  10. Koreksi Aritmatik
  11. Klarifikasi Kewajaran TKDN dan Harga
  12. Ketentuan Penawaran Tidak Lulus
  13. Tata Cara Perhitungan Penentuan Peringkat Hasil Tender Barang

Ketiga:

  1. Tahapan dan Proses Pembelian Langsung Split
  2. Tahapan dan Proses Penunjukan Langsung
  3. Tata Cara Perhitungan Penentuan Peringkat Hasil Tender Jasa
  4. Prosedur Negosiasi dan Penetapan Calon Pemenang Tender
  5. Tenggat Waktu Tender
  6. Perubahan Lingkup Kontrak (PLK) (lanjutan)
  7. Sanksi Penyedia Barang dan Jasa
  8. Pembinaan Penyedia Barang dan Jasa
  9. Ketentuan Kontrak Bersama dan Farm in K3S Cost Recovery dengan K3S Gross Split.

ABOUT THE COURSE LEADER:

Ir. Pandji A Ariaz

Pandji A. Ariaz adalah seorang profesional yang memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman kerja di industri minyak dan gas. Ia menerima gelar sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB). Pak Pandji telah terlibat dalam seluruh pembentukan PTK 007 Rev. 1 hingga PTK Rev. 5 yang bekerja sama dengan SKK Migas. Beliau pernah menjabat sebagai panitia revisi untuk PTK 007.

Sekarang, beliau secara resmi menjadi Instruktur/ Pembicara di lingkungan Migas untuk PTK 007 dan saat ini beliau menjabat sebagai Staf Ahli untuk Deputy Manajemen Pengadaan di SKK Migas

PTK 007 Revisi 05

Produk Terkait

Formation Damage, Well Stimulation

Background: Formation Damage & Well Stimulation is just like a twin children. Formation damage is a common and often unavoidable issue that reduces well productivity and injectivity throughout drilling, completion, production, and workover operations. And Well Stimulation may need to come after. Improper fluid selection, solids invasion, fines migration, scaling, and organic deposition frequently result…

Rp 10.950.000
Tersedia

Onshore Facilities Infrastructure, Design, Constructions & Operation Optimization

BACKGROUND: Onshore Facilities Infrastructure, Design, Constructions & Operation Optimization are one of the most complex systems among others. It requires team competent in fully integrated approaches starting from initial study, design planning, construction, startup operation and carry on to the post commissioning process. Ideally this includes post start-up review optimization and asset integrity management to…

Rp 7.950.000
Tersedia

Surface Wellhead System

Background The surface wellhead system plays critical role ensuring safe & efficient control of hydrocarbons from the reservoir to processing facilities. Positioned on surface, wellhead serves as the primary interface between subsurface operations & topside facilities. It provides structural and pressure control throughout the well’s life cycle. Among its key components, the Christmas tree enables…

Rp 6.350.000
Tersedia

Well Completion and Workover

BACKGROUND: Well Completion and Workover are two activities in oil and gas industry, regardless it is oil or gas wells. Initial completion is the activities to allow production fluid to flow into the well bore and eventually flow to surface facilities. Workover carried out when the oil or gas production start declining overtime. Hence as…

Rp 13.950.000
Tersedia

Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)

BACKGROUND: Failure mode and effect analysis adalah alat yang sangat bermanfaat untuk mencegah kegagalan proses dan produk. FMEA adalah metoda untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kegagalan potensial, menentukan tingkat resiko dari dari kegagalan dan skala prioritas untuk mengambil tindakan yang diperlukan. FMEA dapat menekan biaya karena kegagalan produk. Lebih dari itu, FMEA dapat berfungsi sebagai database…

Rp 7.950.000
Tersedia

Taxation, Legal and Financial Aspects of PSC

BACKGROUND: Taxation, Legal, and Financial Aspects of Production Sharing Contracts (PSC) focuses on equipping participants with a comprehensive understanding of the complex tax regulations and legal frameworks governing PSCs in Indonesia. As one of the primary models for oil and gas exploration and production, PSCs involve intricate financial structures, cost recovery mechanisms, and tax obligations…

Rp 14.500.000
Tersedia
Index
Chat with us on WhatsApp
Chat with Us