• Selamat datang di website PT Fiqry Jaya Manunggal. Semoga anda senantiasa sehat afiat. Kami siap melayani anda
Beranda » Blog » ISO 45001 OHSMS

ISO 45001 OHSMS

Diposting pada 8 December 2025 oleh Teguh Imam Santoso / Dilihat: 103 kali / Kategori: ,
ISO 45001 adalah tentang OHSMS yaitu tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3 / OH&S Management System) yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO). Standar ini dirancang untuk membantu organisasi mengendalikan risiko K3, mencegah kecelakaan kerja, melindungi kesehatan tenaga kerja, serta menciptakan tempat kerja yang aman dan produktif.

Di tengah meningkatnya tuntutan keselamatan kerja, kepatuhan regulasi, serta standar global HSE, ISO 45001 menjadi acuan utama bagi perusahaan yang ingin menerapkan sistem K3 secara sistematis dan berkelanjutan.

Apa Itu ISO 45001?

ISO 45001 adalah standar global yang menyediakan kerangka kerja bagi organisasi untuk:

  • Mengidentifikasi bahaya dan risiko K3

  • Mengendalikan potensi kecelakaan dan penyakit akibat kerja

  • Meningkatkan kinerja keselamatan kerja

  • Memenuhi kewajiban hukum dan peraturan K3

  • Membangun budaya keselamatan di seluruh organisasi

ISO 45001 menggantikan standar lama OHSAS 18001 dan menggunakan pendekatan risk-based thinking dengan siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA).

Untuk Apa ISO 45001 Digunakan?

  • Mencegah kecelakaan kerja (zero accident program)

  • Mengurangi penyakit akibat kerja

  • Mengendalikan risiko tinggi di tempat kerja

  • Melindungi aset, tenaga kerja, dan reputasi perusahaan

  • Meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan K3 nasional dan internasional

  • Meningkatkan kepercayaan klien, regulator, dan mitra bisnis

ISO 45001 Dipakai di Industri Apa Saja?

ISO 45001 dapat diterapkan di hampir semua sektor, terutama industri dengan risiko tinggi:

  • Oil & Gas

  • Pembangkit listrik

  • Manufaktur

  • Konstruksi & EPC

  • Pertambangan

  • Kimia & petrokimia

  • Transportasi & logistik

  • Rumah sakit

  • Perhotelan

  • Perusahaan jasa dan perkantoran

Banyak perusahaan menjadikan ISO 45001 sebagai syarat wajib dalam tender dan kontrak kerja.

Ruang Lingkup (Scope) ISO 45001

Ruang lingkup penerapan ISO 45001 mencakup:

  • Kebijakan dan sasaran K3

  • Identifikasi bahaya & penilaian risiko (HIRADC)

  • Pengendalian operasional K3

  • Kesiapsiagaan dan tanggap darurat

  • Kepatuhan peraturan perundangan K3

  • Kompetensi, pelatihan, dan awareness

  • Pelaporan insiden, near miss, dan investigasi kecelakaan

  • Audit internal dan evaluasi kinerja K3

  • Tinjauan manajemen dan perbaikan berkelanjutan

Scope dapat diterapkan pada seluruh organisasi atau unit kerja tertentu.

Tatacara Sertifikasi ISO 45001

Proses sertifikasi ISO 45001 umumnya melalui tahapan berikut:

  1. Gap Analysis (Opsional).  Menilai kesiapan organisasi terhadap persyaratan ISO 45001.
  2. Pengembangan & Implementasi Sistem K3. Meliputi penyusunan kebijakan K3, HIRADC, SOP, prosedur darurat, pelatihan, audit internal, dan tinjauan manajemen.
  3. Audit Tahap 1 (Stage 1 Audit)

      Audit dokumen:

  • Kebijakan K3

  • Identifikasi bahaya & risiko

  • Sasaran K3

  • Kepatuhan regulasi

  • Program pengendalian risiko

      4. Audit Tahap 2 (Stage 2 Audit)

          Audit lapangan untuk memverifikasi implementasi sistem secara nyata. Jika lolos, organisasi akan memperoleh sertifikat ISO ini.

      5. Surveillance Audit. Dilakukan setiap tahun selama masa berlaku sertifikat (3 tahun).

      6. Recertification Audit. Dilaksanakan pada akhir siklus 3 tahun untuk memperpanjang sertifikat.

Certifying Body di Indonesia

Berikut beberapa lembaga sertifikasi ISO 45001 yang beroperasi di Indonesia:

Lembaga Sertifikasi Internasional

  • SGS Indonesia

  • TÜV Rheinland Indonesia

  • TÜV SÜD Indonesia

  • DNV Indonesia

  • Lloyd’s Register (LRQA) Indonesia

  • Intertek Indonesia

  • BSI Group Indonesia

  • URS Indonesia

Lembaga Sertifikasi Nasional

  • Sucofindo International Certification Services (SICS)

  • PT Mutu Agung Lestari (Mutu International)

  • PT WQA Asia Pacific

  • PT TUV Nord Indonesia

  • PT SAI Global Indonesia

Sebagian besar badan sertifikasi tersebut telah terakreditasi oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional) maupun badan akreditasi internasional.

Manfaat Implementasi ISO 45001

Penerapan ISO 45001 memberikan manfaat strategis bagi perusahaan:

  • Menurunkan angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja

  • Meningkatkan keselamatan dan kesehatan tenaga kerja

  • Mengurangi biaya akibat kecelakaan (downtime, kompensasi, klaim)

  • Meningkatkan kepatuhan hukum dan regulasi K3

  • Meningkatkan citra dan reputasi perusahaan

  • Mendukung keberhasilan program ESG dan sustainability

  • Meningkatkan produktivitas kerja

Perbedaan ISO 45001 dengan SMK3 Nasional

Di Indonesia, perusahaan juga mengenal SMK3 PP No. 50 Tahun 2012. Perbedaannya:

  • ISO 45001 → standar internasional, diakui global

  • SMK3 PP 50/2012 → kewajiban nasional berbasis regulasi pemerintah

  • ISO 45001 sering digunakan untuk kebutuhan internasional, tender global, dan integrasi dengan ISO 9001 & ISO 14001

Banyak perusahaan menerapkan keduanya secara terintegrasi.

Tantangan Implementasi 

Beberapa tantangan yang sering dihadapi:

  • Budaya keselamatan yang belum terbentuk

  • Disiplin penggunaan APD yang rendah

  • Kurangnya kompetensi internal K3

  • Data kecelakaan kerja yang belum tertata

  • Minimnya komitmen manajemen

  • Beban administrasi dan dokumentasi

Dengan pelatihan, sosialisasi, dan leadership yang kuat, tantangan ini dapat diatasi secara bertahap.

ISO 45001 merupakan standar internasional yang sangat penting bagi organisasi untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja secara sistematis. Dengan penerapan yang konsisten, perusahaan dapat menurunkan risiko kecelakaan, melindungi tenaga kerja, meningkatkan kepatuhan hukum, serta memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan semakin ketatnya persyaratan HSE di berbagai industri, ISO 45001 bukan lagi sekadar sertifikasi, tetapi telah menjadi kebutuhan strategis perusahaan modern.

ISO 45001 OHSMS

Komentar

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman ini.

Penerapan Agile Management Industri Berat

Diposting oleh admin

Penerapan Agile Management di Dunia Industri Berat: Kunci Menghadapi Disrupsi Konsep Agile Management secara historis lahir dari pengembangan perangkat lunak, menekankan kolaborasi, feedback cepat, dan adaptasi terhadap perubahan. Namun, di tengah disrupsi pasar dan fluktuasi rantai pasokan, prinsip-prinsip ini semakin krusial diterapkan di sektor fisik dan modal intensif, yaitu Industri Berat (Manufaktur, Konstruksi, dan Pertambangan)….

Selengkapnya
11 Nov

Teknik Effective Talent Mapping

Diposting oleh admin

Dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat, keunggulan organisasi tidak lagi hanya ditentukan oleh teknologi atau modal, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM). Perusahaan yang mampu menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat akan lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan. Di sinilah diperlukan teknik effective untuk talent mapping yang berperan sebagai alat strategis dalam…

Selengkapnya
29 Dec

Cara Mengelola Limbah B3 Sesuai Regulasi Indonesia

Diposting oleh admin

Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan aspek krusial dalam industri, terutama di sektor minyak dan gas (migas). Selain berisiko tinggi terhadap lingkungan dan kesehatan, limbah B3 juga diatur ketat oleh pemerintah Indonesia. Baca: Contoh limbah B3 di Industri Migas Oleh karena itu, setiap perusahaan wajib memahami cara mengelola limbah B3 sesuai regulasi agar…

Selengkapnya
23 Apr

Instrumentasi dan Kontrol Industri

Diposting oleh admin

Instrumentasi dan Kontrol Industri: Panduan Lengkap Konsep, Teknologi, dan Implementasi Instrumentasi dan kontrol industri adalah disiplin rekayasa yang menjadi tulang punggung setiap fasilitas produksi modern. Tanpa sistem ini, pabrik petrokimia, pembangkit listrik, dan fasilitas pengolahan air tidak dapat beroperasi secara aman, konsisten, dan efisien. Singkatnya, instrumentasi dan kontrol adalah sistem saraf dari industri proses global….

Selengkapnya
15 Mar

Contoh Limbah B3 di Industri Migas dan Cara Penanganannya

Diposting oleh admin

Contoh Limbah B3 di Industri Migas dan Cara Penanganannya Industri minyak dan gas (migas) menghasilkan berbagai jenis limbah dari proses eksplorasi, produksi, hingga pengolahan. Sebagian limbah tersebut termasuk dalam kategori limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang memiliki potensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu, penting untuk memahami contoh limbah B3 di…

Selengkapnya
21 Apr

Ayo Sambut Lailatul Qadar

Diposting oleh admin

Bismillahirrahmanirrahim Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ayo kita sambut Lailatul Qadar Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang semoga senantiasa memberikan kita kesehatan dan kesempatan untuk bertemu dengan bulan suci Ramadhan. Salawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman. Pembaca yang dirahmati oleh Allah, Sebagaimana kita ketahui, bulan Ramadhan…

Selengkapnya
13 Feb

Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) & Culinary

BACKGROUND: Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) & Culinary Makanan yang aman & sehat sangat penting bagi karyawan untuk mendapatkan nutrisi yang sesuai. Makanan yang dimakan tidak boleh membahayakan konsumennya. Baik melalui faktor biologis, kimiawi atau melalui kontaminan lainnya. Melalui food safety dan kualitas yang dikontrol, akan menjamin didapatkannya makanan yang aman, baik melalui seluruh…

Rp 6.950.000
Tersedia

Power Line Construction

Overview Power transmission is crucial to the power sector, as important as power generation itself. The electricity generated in power stations must be transported over long distances to reach load centers using transmission lines and towers. Expanding the Transmission & Distribution (T&D) network to meet growing demand is essential for providing a reliable, stable, and…

Rp 7.950.000
Tersedia

Lifting Operation Oil & Gas

BACKGROUND: Lifting operation adalah usaha yang dilakukan oleh production engineer dan tim production engineer untuk mengangkat minyak dan gas dari dasar sumur ke permukaan, baik melalui sumur sumur alam (natural flow) mau pun sumur – sumur buatan (artificial lift). Biasanya artificial lift yang sering digunakan adalah Gas Lift well, Sucker Rod Pump well, Electric Submersible…

Rp 14.950.000
Tersedia

POD, WP&B, and AFE

BACKGROUND: Kegiatan utama dan pertama bisnis hulu migas adalah mencari dan membuktikan keberadaan migas. Apabila cadangan berhasil ditemukan, maka selanjutnya keputusan investasi dan pengembangan akan ditentukan dengan mempertimbangkan hasil perhitungan keekonomian lapangan. Selanjutnya POD, WP&B, and AFE akan dibuat untuk pengembangan lapangan. Pada tahapan tersebut, PSC Planning sudah dimulai dan dibutuhkan. training akan diawali dengan…

Rp 14.750.000
Tersedia

Supervisi Pengoperasian Sistem BOP (Balance of Plant)

BACKGROUND: Pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara, areanya dikelompokkan menjadi beberapa bagian utama: Main Power Equipment, Balance of Plant (BOP), dan Coal Handling. Secara khusus, Main Power Equipment mencakup boiler, turbin, generator, transformator, dan kondensor. Sementara itu, BOP (Balance of Plant) meliputi beberapa sistem penting seperti Water Treatment Plant (MED, Mixed…

Rp 7.950.000
Tersedia

Safety and Risk Management in Oil & Gas

BACKGROUND: Pelatihan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai safety dan manajemen risiko dalam operasi oil & gas. Untuk topik safety management ini akan membahas lapis-lapis perlindungan, safety management system, safety instrumented system (SIS), dan sebagainya. Sedangkan untuk risk management, peserta kursus akan belajar metode-metode penentuan nilai risiko seperti Event Tree Analysis (ETA), Fault Tree Analysis…

Rp 7.950.000
Tersedia

ISO 45001 OHSMS

Chat with us on WhatsApp
Chat with Us